Analisis Pembelajaran Deep Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV Di SD Negeri Joglo Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1020Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), mengetahui respon peserta didik, serta menganalisis hasil belajar peserta didik kelas IV di SD Negeri Joglo Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026 setelah implementasi pendekatan tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada realitas pembelajaran IPAS konvensional yang cenderung berpusat pada guru (teacher-centered) dan berbasis hafalan, sehingga menyebabkan rendahnya keaktifan dan ketidakmerataan pemahaman konsep peserta didik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, guru kelas IV, dan 28 peserta didik kelas IV A SD Negeri Joglo Surakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan pembelajaran Deep Learning pada mata pelajaran IPAS telah terlaksana dengan baik melalui integrasi tiga pilar utama, yaitu Joyful Learning (suasana pembelajaran menggembirakan melalui kelompok Sahabat Alam), Mindful Learning (berpikir kritis dan berkesadaran penuh melalui pertanyaan pemantik), dan Meaningful Learning (menghubungkan konsep keanekaragaman hayati dengan realitas lingkungan sekolah); (2) Respon peserta didik terhadap penerapan Deep Learning sangat positif, ditunjukkan oleh tingginya antusiasme, keaktifan dalam berdiskusi, serta keberanian mengemukakan pendapat; (3) Implementasi pembelajaran Deep Learning berkontribusi signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS secara komprehensif, yang mencakup aspek kognitif (pemahaman konsep mendalam), afektif (sikap peduli lingkungan), dan psikomotorik (keterampilan kolaborasi dan komunikasi).






