Strategi Manajemen Sekolah Minggu Buddha Dalam Merespons Krisis Guru PAB Dan Penguatan Identitas Keagamaan Siswa Di Pontianak

Authors

  • Vandy Vandy Institut Nalanda
  • Sutrisno Sutrisno Institut Nalanda
  • Mettadewi Wong Institut Nalanda

DOI:

https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1243

Abstract

Keterbatasan guru Pendidikan Agama Buddha di sekolah formal Kota Pontianak menyebabkan layanan pembelajaran agama bagi peserta didik Buddhis belum optimal. Kondisi ini mendorong Sekolah Minggu Buddha (SMB) berperan sebagai pendidikan nonformal yang mendukung pembelajaran agama sekaligus pembinaan moral, spiritual, dan penguatan identitas keagamaan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi manajemen Sekolah Minggu Buddha dalam merespons keterbatasan guru Pendidikan Agama Buddha serta kontribusinya terhadap penguatan identitas keagamaan siswa Buddhis di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Sekolah Minggu Buddha Vihara Vajra Bumi Kertayuga Kota Pontianak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Minggu Buddha telah menerapkan fungsi manajemen pendidikan yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program secara berkelanjutan. Pembelajaran dilaksanakan melalui cerita Jātaka, puja bakti, meditasi, diskusi Dhamma, permainan edukatif, dan pembiasaan nilai-nilai Buddhis. Strategi tersebut mendukung layanan Pendidikan Agama Buddha di sekolah formal sekaligus memperkuat identitas keagamaan siswa melalui peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, kebiasaan berdoa, serta pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Buddhis dalam kehidupan sehari-hari.

Published

2026-10-01

How to Cite

Vandy, V., Sutrisno, S., & Wong, M. (2026). Strategi Manajemen Sekolah Minggu Buddha Dalam Merespons Krisis Guru PAB Dan Penguatan Identitas Keagamaan Siswa Di Pontianak. Science and Education Journal (SICEDU), 5(3), 3054–3060. https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1243