Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas V Di SD Muhammadiyah 1 Sugio
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1322Keywords:
Problem Based Learning (PBL), critical thinking, mathematics, spatial shapes.Abstract
Pembelajaran matematika di sekolah dasar idealnya berpusat pada siswa, namun metode konvensional yang masih dominan membuat siswa pasif dan menurunkan kemampuan berpikir kritis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika materi bangun ruang siswa kelas V di SD Muhammadiyah 1 Sugio.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 47 siswa, terbagi menjadi kelas eksperimen (VA, 23 siswa) menggunakan model PBL dan kelas kontrol (VB, 24 siswa) menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian kemampuan berpikir kritis yang telah valid dan reliabel (Cronbach's Alpha=0,823).
Hasil analisis data menunjukkan peningkatan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 82,17, sedangkan kelas kontrol sebesar 72,08. Uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen (nilai signifikansi = 0,851 > 0,05). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,006. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari standar (0,006<0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya, penerapan model Problem Based Learning (PBL) memberikan pengaruh yang signifikan secara nyata dalam mendongkrak kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas V Sekolah Dasar.






