Strategi Pengembangan Brand Identity Desa Wisata Jaboi Berbasis Community-Based Tourism Melalui Analisis Segmenting, Targeting, Positioning

Authors

  • Ester Mariana Malau Politeknik Pariwisata Negeri Medan
  • Cinta Kartini Simatupang Politeknik Pariwisata Negeri Medan
  • Fazia Sari Politeknik Pariwisata Negeri Medan
  • Shafa Anggita Ramadhani Politeknik Pariwisata Negeri Medan
  • Resi S. Sianturi Politeknik Pariwisata Negeri Medan
  • Hatta Adisaro Zega Politeknik Pariwisata Negeri Medan
  • Rahel Yosepina Sihombing Politeknik Pariwisata Negeri Medan
  • Osland Herijon Lingga Politeknik Pariwisata Negeri Medan
  • Ikhlas Ramadhan Politeknik Pariwisata Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.369

Keywords:

Brand Identity, Community-Based Tourism, Ecotourism, Segmentation Targeting Positioning (STP), Sustainable Tourism

Abstract

Desa Wisata Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh, memiliki potensi ekowisata signifikan berupa kawasan geothermal aktif, hutan tropis, pantai berpasir putih, dan kolam air panas alami. Namun, destinasi ini belum memiliki brand identity yang kuat sehingga daya saingnya belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis segmentasi, penargetan, dan positioning (STP) wisatawan sebagai dasar perumusan strategi pengembangan destinasi berbasis masyarakat (community-based tourism). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengelola desa wisata, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta wisatawan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmen paling potensial adalah kelompok usia 20–35 tahun dengan motivasi ekowisata dan petualangan alam. Positioning yang dirumuskan adalah “Surga Geothermal Autentik di Ujung Barat Indonesia” dengan tagline “Di Sini, Bumi Bernapas”. Strategi pengembangan mencakup lima pilar: pengembangan produk wisata berbasis pengalaman, pemberdayaan UMKM lokal, pemasaran digital terintegrasi, peningkatan kapasitas SDM, serta manajemen lingkungan berbasis komunitas. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan praktis bagi pemerintah daerah, pengelola desa wisata, dan komunitas lokal dalam mengembangkan pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Published

2026-06-10

How to Cite

Mariana Malau, E., Kartini Simatupang, C., Sari, F., Anggita Ramadhani, S., S. Sianturi, R., Adisaro Zega, H., Yosepina Sihombing, R., Herijon Lingga, O., & Ramadhan, I. (2026). Strategi Pengembangan Brand Identity Desa Wisata Jaboi Berbasis Community-Based Tourism Melalui Analisis Segmenting, Targeting, Positioning. Science and Education Journal (SICEDU), 5(2), 1170–1179. https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.369