Model BATUAH Berbasis Kearifan Lokal Madihin: Inovasi dalam Meningkatkan Retorika Spontan dan Kolaborasi Murid Sekolah Dasar

Authors

  • Muhammad Arifin Ilham Ilham Universitas Lambung Mangkurat
  • Rizky Amelia Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.655

Keywords:

Elementary School, BATUAH learning model, madihin local wisdom, spontaneous rhetoric, collaboration skills, elementary school.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan retorika spontan dan kolaborasi siswa kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin melalui penerapan model pembelajaran BATUAH berbasis kearifan lokal madihin pada muatan Bahasa Indonesia. Model BATUAH merupakan gabungan sinergis dari model Problem Based Learning, Round Robin Brainstorming, dan Numbered Head Together. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek penelitian 20 siswa. Hasil penelitian kemampuan retorika spontan meningkat dari 30 % (pertemuan pertama) menjadi 80% (pertemuan keempat), sedangkan kemampuan kolaborasi meningkat dari 25% menjadi 85%. Kedua capaian telah melampaui  indikator keberhasilan ≥80%, sehingga dapat disimpulkan bahwa model BATUAH berbasis kearifan lokal madihin secara efektif meningkatkan kemampuan retorika spontan dan kolaborasi siswa sekolah dasar.

 

Published

2026-08-20

How to Cite

Ilham, M. A. I., & Amelia, R. (2026). Model BATUAH Berbasis Kearifan Lokal Madihin: Inovasi dalam Meningkatkan Retorika Spontan dan Kolaborasi Murid Sekolah Dasar. Science and Education Journal (SICEDU), 5(3), 164–179. https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.655