Science and Education Journal (SICEDU)
https://sicedu.org/index.php/sicedu
<p>Science and Education Journal is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education Science and Education Journal publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.</p> <p>Science and Education Journal is published three a year in June, October and February As our commitment to the advancement of science and technology, Science and Education Journal follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription. </p>LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusaien-USScience and Education Journal (SICEDU)2963-928XImplementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas V UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1196
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas V UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Kondisi tersebut disebabkan dari penggunaan model pembelajaran yang masih bersifat konvesioanal dan kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick serta meningkatkan hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot, dengan subjek penelitian peserta didik kelas V semester II tahun 2025/2026 yang berjumlah 20 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan desain dalam model penelitian menggunakan model Kemmis dan Taggart dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I, rata-rata hasil lembar observasi guru 67,49% sedangkan rata-rata lembar observasi peserta didik sebesar 60,62%. Rata-rata hasil belajar peserta didik 66,9 dengan persentase ketuntasan 55%. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, dengan hasil rata-rata lembar observasi guru 91,66% sedangkan rata-rata lembar observasi peserta didik sebesar 91,24%. Hasil belajar peserta didik juga meningkat dengan rata-rata hasil belajar 86,5 dengan persentase ketuntasan mencapai 85%. Dari hasil penelitian di atas, maka implementasi model pembelajaran kooperatif tipe talking stick efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot.</p>Anggelika Kristiani Bate'eEka Periaman ZaiIndah Wijaya LaseNovelina Andriani Zega
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-202026-08-205318018710.31004/sicedu.v5i3.1196Pengaruh Fluktuasi Harga Emas Dan Kurs Terhadap Return On Assets (ROA) Bank Syariah Indonesia Tahun 2018-2025
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1221
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fluktuasi harga emas dan kurs terhadap Return on Assets (ROA) Bank Syariah Indonesia periode 2018–2025. Profitabilitas yang diukur melalui ROA menjadi indikator penting dalam menilai kemampuan bank mengelola aset untuk menghasilkan laba. Fluktuasi harga emas dan perubahan kurs diduga memengaruhi tingkat profitabilitas Bank Syariah Indonesia karena berkaitan dengan kondisi ekonomi dan aktivitas pembiayaan bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan Bank Syariah Indonesia, data harga emas, dan data kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat periode 2018–2025 yang disajikan secara triwulanan sehingga diperoleh 32 data pengamatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial fluktuasi harga emas berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Kurs juga berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05. Secara simultan, fluktuasi harga emas dan kurs berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA) Bank Syariah Indonesia dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05. Dengan demikian, fluktuasi harga emas dan kurs merupakan faktor yang memengaruhi profitabilitas Bank Syariah Indonesia selama periode penelitian.</p>Dela Puspita SariEka Sri WahyuniKatra Pramadeka
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-31531017102410.31004/sicedu.v5i3.1221Strategi Manajemen Sekolah Minggu Buddha Dalam Merespons Krisis Guru PAB Dan Penguatan Identitas Keagamaan Siswa Di Pontianak
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1243
<p>Keterbatasan guru Pendidikan Agama Buddha di sekolah formal Kota Pontianak menyebabkan layanan pembelajaran agama bagi peserta didik Buddhis belum optimal. Kondisi ini mendorong Sekolah Minggu Buddha (SMB) berperan sebagai pendidikan nonformal yang mendukung pembelajaran agama sekaligus pembinaan moral, spiritual, dan penguatan identitas keagamaan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi manajemen Sekolah Minggu Buddha dalam merespons keterbatasan guru Pendidikan Agama Buddha serta kontribusinya terhadap penguatan identitas keagamaan siswa Buddhis di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Sekolah Minggu Buddha Vihara Vajra Bumi Kertayuga Kota Pontianak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Minggu Buddha telah menerapkan fungsi manajemen pendidikan yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program secara berkelanjutan. Pembelajaran dilaksanakan melalui cerita Jātaka, puja bakti, meditasi, diskusi Dhamma, permainan edukatif, dan pembiasaan nilai-nilai Buddhis. Strategi tersebut mendukung layanan Pendidikan Agama Buddha di sekolah formal sekaligus memperkuat identitas keagamaan siswa melalui peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, kebiasaan berdoa, serta pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Buddhis dalam kehidupan sehari-hari.</p>Vandy VandySutrisno SutrisnoMettadewi Wong
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-012026-10-01533054306010.31004/sicedu.v5i3.1243Analisis Kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Berbasis Domisili Terhadap Jumlah Pendaftaran Peserta Didik Baru Di SMP Negeri 01 Kandis
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1271
<p>Perubahan kebijakan penerimaan peserta didik baru menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru membawa konsekuensi terhadap mekanisme pemilihan sekolah dan distribusi calon murid. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan SPMB berbasis domisili dan perubahan jumlah pendaftar di SMP Negeri 01 Kandis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis dokumen dan data jumlah pendaftar tahun ajaran 2021/2022 sampai 2025/2026. Hasil analisis menunjukkan jumlah pendaftar sebanyak 80 orang pada 2021/2022, meningkat menjadi 85 orang pada 2022/2023, kemudian 82 orang pada 2023/2024, 55 orang pada 2024/2025, dan 52 orang pada 2025/2026. Penurunan terbesar terjadi pada 2024/2025, yaitu sebelum SPMB secara resmi berlaku pada 2025/2026. Penurunan jumlah pendaftar tidak dapat dinyatakan sebagai akibat langsung SPMB. Kebijakan berbasis domisili tetap relevan sebagai konteks yang dapat mengubah pola pilihan sekolah, tetapi jumlah lulusan sekolah dasar, persebaran domisili, daya tampung, pilihan sekolah, kondisi geografis, dan persepsi masyarakat juga perlu diperhitungkan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya evaluasi SPMB berbasis data lokal agar tujuan pemerataan akses pendidikan dapat berjalan tanpa menimbulkan ketidakseimbangan jumlah pendaftar antarsatuan pendidikan.</p>Candra KiranaMuhamad Arifin
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-302026-08-305387788610.31004/sicedu.v5i3.1271Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas III SD Negeri 075113 Fabaliwa
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1300
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Canva terhadap hasil belajar siswa serta menganalisis hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Canva pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas III di SD Negeri 075113 Fabaliwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS melalui tahap uji normalitas, uji hipotesis Paired Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa sebelum diberikan perlakuan (pretest) sebesar 57,61, sedangkan setelah penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Canva nilai rata-rata hasil belajar siswa (posttest) meningkat menjadi 81,52. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Canva terhadap hasil belajar siswa. Selanjutnya, hasil uji N-Gain diperoleh sebesar 56,33% yang berada pada kategori cukup efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Canva berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dan cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas III di SD Negeri 075113 Fabaliwa.</p>Roman Sartika ZebuaOkniel Zebua
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532762276910.31004/sicedu.v5i3.1300Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (Tgt) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas IV UPT SPF SDN Maradekaya 1 Kota Makassar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1329
<p>Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi berbagai permasalahan, salah satunya adalah rendahnya hasil belajar murid akibat proses pembelajaran yang kurang melibatkan murid secara aktif. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar aktif, menyenangkan, kolaboratif, dan kompetitif secara positif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika murid kelas IV UPT SPF SDN Maradekaya 1 melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah murid kelas IV UPT SPF SDN Maradekaya 1 sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, observasi aktivitas murid, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar pada setiap tahap penelitian. Penerapan TGT dilakukan melalui pembentukan kelompok heterogen, penyajian materi, kegiatan permainan, turnamen, dan pemberian penghargaan kelompok. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model TGT menunjukkan peningkatan hasil belajar serta meningkatkan persentase ketuntasan belajar dari 40% pada kondisi awal menjadi 90% pada siklus II. Dengan demikian, model TGT dapat menjadi alternatif pembelajaran matematika yang mendorong keterlibatan aktif, kerja sama, motivasi, dan peningkatan hasil belajar murid.</p>Arini AriniAbdul WahidIrma Ati MegaMuzdaliva Muzdaliva
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-262026-09-26532884289210.31004/sicedu.v5i3.1329Pengaruh Media Sosial Dan Citra Destinasi Terhadap Kepuasan Wisatawan Dengan Mediasi Keputusan Berkunjung Wisatawan Pantai Marina Lampung Selatan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1368
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran media sosial dan citra destinasi dalam memengaruhi keputusan berkunjung serta kepuasan wisatawan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial dan citra destinasi terhadap kepuasan wisatawan dengan keputusan berkunjung sebagai variabel mediasi pada wisatawan Pantai Marina Lampung Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 140 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta uji Sobel dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung (t = 10,325; Sig. = 0,000) dan terhadap kepuasan wisatawan (t = 4,120; Sig. = 0,000). Citra destinasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung (t = 3,342; Sig. = 0,001), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wisatawan (t = 1,236; Sig. = 0,019). Keputusan berkunjung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan (t = 5,214; Sig. = 0,000), serta terbukti memediasi pengaruh media sosial (z = 3,8076) maupun citra destinasi (z = 2,5438) terhadap kepuasan wisatawan. Pengelola disarankan mengoptimalkan konten media sosial dan memperkuat keunikan citra destinasi guna meningkatkan keputusan berkunjung dan kepuasan wisatawan.</p>Pri ResatiUmar Sanusi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-04531331134010.31004/sicedu.v5i3.1368Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournament Berbantuan Powerpoint Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pembelajaran IPAS Kelas V SD GMIT Airnona 12
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1391
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD GMIT Airnona 12 pada pembelajaran IPAS materi siklus air, yang disebabkan oleh penggunaan model dan media pembelajaran yang kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>Teams Games Tournament</em> (TGT) berbantuan PowerPoint interaktif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas V SD GMIT Airnona 12. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada tahap pra siklus hanya 30% (9 siswa), meningkat menjadi 56,67% (17 siswa) pada Siklus I, dan mencapai 86,67% (26 siswa) pada Siklus II dengan nilai rata-rata kelas 85,23. Capaian tersebut telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu minimal 80% siswa mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 70. Aktivitas guru turut meningkat dari kategori Baik (71,25) menjadi Sangat Baik (90,62), sementara aktivitas siswa meningkat dari kategori Cukup (66,95%) menjadi Baik (85,12%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan PowerPoint interaktif efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPAS materi siklus air.</p>Serly DjadjiMaxsel KoroTreesly Y. N. Adoe
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-172026-09-17532136214210.31004/sicedu.v5i3.1391Pembiasaan Disiplin Dan Tanggung Jawab Melalui Program Makan Bergizi Gratis Sebagai Upaya Penguatan Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/738
<p>Pendidikan karakter, khususnya disiplin dan tanggung jawab, masih menjadi tantangan di sekolah dasar. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menjadi sarana pembiasaan karakter melalui aktivitas keseharian peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembiasaan disiplin dan tanggung jawab peserta didik, menggambarkan dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap penguatan pendidikan karakter, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus pada 22 siswa kelas IV SDN 2 Jungjang. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan disiplin dan tanggung jawab dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan cuci tangan, berdoa sebelum makan, makan secara tertib, menjaga kebersihan lingkungan, mengantre, serta merapikan peralatan makan setelah digunakan. Program MBG mendukung penguatan karakter melalui pembiasaan yang dilakukan secara rutin, keteladanan guru, dan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Faktor pendukung meliputi keteladanan guru, prosedur pelaksanaan yang jelas, serta ketersediaan fasilitas sekolah. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan ruang, antrean penggunaan wastafel, dan perbedaan kecepatan makan antarsiswa. Selain itu, sebagian siswa dilaporkan melalui self-report mulai menerapkan kebiasaan disiplin dan tanggung jawab di rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa Program MBG dapat menjadi sarana pembiasaan yang mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.</p>Amal TaqiyuddinPrana Dwija IswaraNurdinah Hanifah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-152026-09-15532041205010.31004/sicedu.v5i3.738Komunitas BarengWarga Di Aplikasi X Sebagai Ruang Publik Digital Dalam Membangun Partisipasi Warga
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/837
<p>Studi ini meneliti peran Komunitas BarengWarga di aplikasi X yang berfungsi sebagai ruang publik digital untuk menggerakkan partisipasi warga terhadap isu sosial dan kebijakan publik. Penelitian berfokus pada dinamika diskusi seputar fenomena ‘17+8 Tuntutan Rakyat’ selama Agustus hingga September 2025. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi model Philipp Mayring, data dikumpulkan melalui observasi unggahan dan interaksi anggota komunitas dari Agustus hingga Desember 2025. Analisis data diintergrasikan dengan teori ruang public Jürgen Habermas, teori komunitas virtual, serta paradigma interaksionisme simbolik. Temuan lapangan mengindikasi bahwa Komunitas BarengWarga memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar ruang diskusi. Platform ini bertransformasi menjadi ruang kritik sosial, saluran informasi secara realtime, sekaligus incubator solidaritas antarwarga. Interaksi di dalamnya efektif memantik kesadaran kritis serta keterlibatan warga dalam merespons dinamika politik. Disamping itu, narasi digital dan konten visual terbukti krusial dalam mengubah empati public terkait isu kekerasan apparat. Studi ini memiliki kesimpulan bahwa Komunitas BarengWarga berhasil merefleksikan ruang publik digital yang akomodatif dalam memperkuat partisipasi warga dan menjalankan fungsi control sosial terhadap kebijakan pemerintah.</p>Naza Noor CamilaChoirul Ulil Albab
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-315393294410.31004/sicedu.v5i3.837Meningkatkan Hasil Belajar Materi Luas Bangun Datar Gabungan Menggunakan Model PBL Dengan Pendekatan Saintifik Dan TPACK Pada Siswa Kelas V
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/901
<p>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menggambarkan aktivitas belajar serta hasil belajar yang dicapai oleh siswa kelas V pada materi luas bangun datar dengan mengimplementasikan model PBL yang dipadukan dengan pendekatan saintifik dan TPACK. Penelitian ini dilatarbelakangi dari kondisi hasil belajar siswa yang masih belum mencapai target yang diharapkan pada topik tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dengan menerapkan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengacu pada model Kemmis dan McTaggart serta dilakukan dengan 2 siklus yang menjadi subjek penelitian adalah 13 siswa kelas V, 4 laki-laki dan 9 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase dan ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa meningkat dari 46% kategori "cukup aktif" pada Siklus I menjadi 85% kategori "sangat aktif" pada Siklus II. Hasil belajar klasikal pada ranah kognitif meningkat dari 46% menjadi 85%, sedangkan pada ranah psikomotorik meningkat dari 62% menjadi 85%. Hasil yang diperoleh telah memenuhi kriteria keberhasilan penelitian yang ditentukan, yakni mencapai sedikitnya 80%. Dengan demikian, penerapan model PBL yang dipadukan dengan pendekatan saintifik dan TPACK terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas belajar serta pencapaian hasil belajar peserta didik pada materi luas bangun datar gabungan di SDN Kuin Utara 5 Banjarmasin.</p>Nanda Aulia AyuningtiasSunarno SunarnoYogi Prihandoko
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-112026-09-11531774178010.31004/sicedu.v5i3.901Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis, Motivasi Belajar, Dan Karakter WASAKA Melalui Kombinasi Model Problem Based Learning, Example Non Example, Dan Snowball Throwing Pada Pembelajaran IPAS Di Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/934
<p>Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, dan karakter WASAKA (kerja keras) murid sehingga diperlukan model pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, dan karakter WASAKA melalui kombinasi model Problem Based Learning, Example Non Example, dan Snowball Throwing (BALANTING).<br />Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 12 murid kelas V SDN Tigarun. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis<br />secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model BALANTING<br />meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Aktivitas guru meningkat dari 75,00% menjadi 96,43%, aktivitas murid dari 41,67% menjadi 91,67%, kemampuan berpikir kritis dari 16,67% menjadi 83,33%, motivasi belajar dari 33,33% menjadi 91,67%, serta karakter WASAKA<br />(kerja keras) dari 25,00% menjadi 91,67%. Peningkatan tersebut diikuti oleh meningkatnya hasil belajar kognitif dan psikomotorik hingga mencapai indikator keberhasilan klasikal. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan, kombinasi model BALANTING efektif diterapkan dalam pembelajaran IPAS untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan motivasi belajar, membentuk karakter WASAKA, serta meningkatkan hasil belajar murid sekolah dasar</p>Julianor Vatika PutriMuhsinah Annisa
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-162026-09-16532122213510.31004/sicedu.v5i3.934Analisis Produktivitas Pekerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Hebel Menggunakan Metode Work Sampling Pada Proyek Pembangunan Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1014
<p>Produktivitas tenaga kerja merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi, khususnya pada pekerjaan pemasangan dinding bata ringan (hebel) yang memiliki volume pekerjaan besar dan berdampak langsung terhadap waktu serta biaya proyek. Rendahnya tingkat produktivitas tenaga kerja dapat menyebabkan keterlambatan pekerjaan dan meningkatnya biaya pelaksanaan. Oleh karena itu, diperlukan metode pengukuran yang tepat untuk mengetahui tingkat pemanfaatan waktu kerja tenaga kerja secara objektif di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas pekerja pada pekerjaan pemasangan dinding hebel di Proyek Pembangunan Gedung FKIP Universitas Pattimura menggunakan metode work sampling dengan indikator Labor Utilization Rate (LUR). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama 18 hari kerja dengan total 882 waktu pengamatan terhadap satu tim kerja yang terdiri dari tukang1 dan tukang 2. Aktivitas pekerja diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu kegiatan produktif (effective work), kegiatan pendukung (contributory work), dan kegiatan tidak produktif (ineffective work). Data hasil pengamatan dianalisis untuk mengetahui proporsi waktu kerja setiap kategori serta menghitung nilai LUR sebagai ukuran efektivitas pemanfaatan waktu kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi waktu kerja produktif sebesar 30,39% untuk tukang 1 dan 36,39% untuk tukang 2. Aktivitas pendukung tercatat sebesar 39,57% pada tukang 1 dan 28,57% pada Tukang 2, sedangkan aktivitas tidak produktif masih relatif tinggi, yaitu 30,05% pada tukang 1 dan 35,03% pada tukang 2. Nilai LUR yang diperoleh sebesar 40,28% untuk tukang 1 , 43,54% untuk tukang 2. Yang menunjukkan bahwa pemanfaatan waktu kerja belum optimal karena berada di bawah 50%. Selama periode penelitian, total hasil pekerjaan mencapai 301,75 m² dengan rata-rata 16,76 m² per hari. Hasil uji keseragaman dan kecukupan data menunjukkan bahwa data yang diperoleh seragam dan mencukupi, sehingga hasil penelitian dinyatakan valid.</p>Buce Samuel TalakuaFauzan A SangadjiFelix Taihuttu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531267127410.31004/sicedu.v5i3.1014Pendekatan Konstruktivisme Berbasis Budaya Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Kelas IV Di SD Negeri Sonosewu
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1075
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendekatan konstruktivisme berbasis budaya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka agar pembelajaran lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pendekatan konstruktivisme berbasis budaya dalam implementasi Kurikulum Merdeka di kelas IV SD Negeri Sonosewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru wali kelas IV, dan lima siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivisme berbasis budaya dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan, diwujudkan melalui penyusunan KOSP, modul ajar, pembelajaran berdiferensiasi, serta kegiatan P5 bertema budaya lokal. Implementasi didukung oleh peran kepala sekolah, komitmen guru, dan keterlibatan siswa, namun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana prasarana, karakteristik siswa yang beragam, serta pengalaman guru dalam pembelajaran berdiferensiasi.</p>Zakiya Ramadhina AzharMuhardila Fauziah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-202026-09-20532354236310.31004/sicedu.v5i3.1075Kekuatan Otot Lengan dan Keseimbangan sebagai Faktor Penentu Ketepatan Melempar Koteklema pada Pemburu Paus Tradisional di Lamalera B
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1131
<p>This study aimed to analyze the relationship between arm muscle strength and balance with the accuracy of koteklema (whale) harpooning among the Lamalera B community. The study employed a quantitative correlational design involving 15 fishermen selected through purposive sampling. Data were collected using a hand dynamometer test, the Stork Stand Test, and a harpooning accuracy test, and were analyzed using Pearson correlation and multiple correlation analyses. The results revealed that arm muscle strength (r = 0.905; p < 0.05) and balance (r = 0.658; p < 0.05) were positively and significantly correlated with harpooning accuracy. Simultaneously, both variables demonstrated a very strong relationship with harpooning accuracy (R = 0.935), contributing 87.4% of the variance (R² = 0.874). It can be concluded that arm muscle strength and balance are important physical factors supporting the harpooning skills of the Lamalera B community.</p>Katarina Nogo BedingBernadete Deta
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-102026-08-105311410.31004/sicedu.v5i3.1131Kinerja Keuangan: Ditinjau Dari Koneksi Politik, Risiko Kredit, Dan Keberadaan Perempuan Studi Tentang Perusahaan Perbankan Di Indonesia Untuk Periode 2021–2025
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1160
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh koneksi politik (<em>political connections</em>), risiko kredit (<em>credit risk</em>), dan keberadaan perempuan (<em>board gender diversity</em>) terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>purposive sampling</em>, diperoleh sampel sebanyak 44 perusahaan perbankan dengan total 220 observasi data panel. Analisis data diolah menggunakan perangkat lunak EViews 12 dengan pendekatan <em>Fixed Effect Model</em> (FEM) berdasarkan hasil uji Chow dan uji Hausman. Kinerja keuangan diproyeksikan melalui <em>Return on Assets</em> (ROA), koneksi politik diukur dari proporsi dewan terhubung politik (POLCON), risiko kredit diukur melalui <em>Non-Performing Loans</em> (NPL), dan keberadaan perempuan diukur dari rasio dewan perempuan (GENDER). Hasil penelitian membuktikan bahwa koneksi politik dan risiko kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perbankan. Sebaliknya, keberadaan perempuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai <em>Adjusted R-squared</em> sebesar 67,32%. Temuan ini mengonfirmasi <em>Agency Theory</em> dan <em>Upper Echelons Theory</em>, serta menegaskan pentingnya pengetatan <em>fit and proper test</em> dan pendorongan inklusivitas gender dalam struktur dewan untuk meminimalkan distorsi politik serta meningkatkan efisiensi tata kelola perbankan.</p>Indra Faisal Rizki MufidKhalida Kumalasari
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-172026-09-17532149216510.31004/sicedu.v5i3.1160Efektivitas Penerapan Modul Ajar Berbasis Deep Learning Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPAS Kelas III Pada Materi Energi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1209
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya penerapan modul ajar berbasis <em>deep learning</em> dalam pembelajaran IPAS kelas III di SDN Cigugur, sehingga pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru dan pemahaman konsep siswa secara mendalam belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan modul ajar berbasis <em>deep learning</em> terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas III pada materi energi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain <em>quasi experiment</em> jenis <em>nonequivalent control group design</em>, melibatkan 48 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (28 siswa) dan kelas kontrol (28 siswa) melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes <em>pretest</em>-<em>posttest</em> (15 butir soal valid), lembar observasi, dan pedoman wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas <em>Levene</em>, uji <em>Independent Samples T-Test</em>, dan uji N-Gain berbantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi uji hipotesis sebesar 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,72 (kategori tinggi) lebih besar dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,52 (kategori sedang). Dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis <em>deep learning</em> efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III.</p>Dinda DianisaAtang SutisnaNunu Nurfirdaus
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532463247310.31004/sicedu.v5i3.1209Penerapan Algoritma Pencarian Sequential Search pada Sistem Repository Program Studi Teknik Informatika, Intitut Keguruan dan Teknologi Larantuka
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1232
<p>The thesis archiving process in the Informatics Engineering Study Program at the Institute of Teacher Education and Technology Larantuka (IKTL) is still carried out using conventional methods, resulting in inefficient document retrieval. This study aims to design and develop a web-based repository system by implementing the Sequential Search algorithm to improve the efficiency of thesis document searches. The system was developed using the System Development Life Cycle (SDLC) with the Waterfall model. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires involving 112 respondents. The Sequential Search algorithm was implemented using Python integrated with PHP and MySQL to search documents based on their metadata. The Black Box Testing results showed that all system features functioned successfully (100%). Algorithm testing on datasets of 50, 100, and 200 records produced response times of 15 ms, 30 ms, and 65 ms, respectively, with 100% accuracy. The System Usability Scale (SUS) evaluation achieved a score of 86.25, which falls into the Excellent category. The results indicate that the developed repository system provides a centralized storage solution while improving the speed and ease of searching academic documents.</p>Yoseph F. Kuma ManukBernadete DetaAlfian Nara Weking
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-252026-08-255325126010.31004/sicedu.v5i3.1232Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN 227 Patila
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1256
<h5>Kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SDN 227 Patila masih tergolong rendah. Kondisi tersebut ditandai oleh rendahnya partisipasi analitis siswa selama pembelajaran serta belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) akibat dominannya penggunaan metode pembelajaran ekspositori yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus pada 28 siswa kelas IV SDN 227 Patila. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi kemampuan berpikir kritis, wawancara, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif-komparatif, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis meningkat dari 42,85% pada prasiklus menjadi 85,71% pada Siklus II, sedangkan ketuntasan hasil belajar meningkat dari 35,71% menjadi 89,28% dengan nilai rata-rata kelas meningkat dari 58,21 menjadi 84,64. Dengan demikian, penerapan model <em>Project-Based Learning</em> (PjBL) efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas IV SDN 227 Patila.</h5>Nurmaida NurmaidaSri HastatiBadruddin KaddasSupriadi Supriadi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-252026-08-255321322410.31004/sicedu.v5i3.1256Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas IV SDS ST. Antonius VI Medan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1283
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Role Playing</em> terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDS St. Antonius VI Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS sehingga diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain <em>One Group Pretest-Posttest</em>. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas IV SDS St. Antonius VI Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji <em>Paired Sample t-Test.</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata <em>pretest</em> sebesar 55,67, sedangkan nilai rata-rata <em>posttest</em> meningkat menjadi 81,67, sehingga terjadi peningkatan sebesar 26,00 poin. Hasil uji <em>Paired Sample t-Test</em> memperoleh nilai t<sub>hitung</sub> sebesar -19,054 dengan df = 29 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran <em>Role Playing</em> terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDS St. Antonius VI Medan.</p>Romauli Aldesi Butar-ButarIrmina PinemJoen Parningotan Purba
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532727273810.31004/sicedu.v5i3.1283Implementasi Model Project Based Learning Dalam Pembelajaran Teks Drama Melalui Pembuatan Video Drama Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Pekanbaru
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1308
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model <em>Project Based Learning</em> (PjBL) dalam pembelajaran teks drama melalui produksi video drama pada siswa kelas XI.3 SMA Negeri 4 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas seorang guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas XI.3 SMA Negeri 4 Pekanbaru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proyek produksi video drama, dan evaluasi proyek. Penerapan model ini mendorong keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran, meningkatkan pemahaman kontekstual terhadap teks drama, serta mengembangkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, berpikir kritis, dan literasi digital. Selain itu, penilaian autentik terhadap proses pembelajaran dan hasil proyek memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan kompetensi siswa. Dengan demikian, penerapan model <em>Project Based Learning</em> melalui produksi video drama dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengajarkan teks drama sekaligus memfasilitasi pengembangan kompetensi abad ke-21 sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka.</p>Ilya ZulfadillaRahma Yulia NingsihAsnawi AsnawiSefrida Hasibuan
Copyright (c) 2026 Science and Education JournalScience and Education Journal
2026-09-222026-09-22532474248610.31004/sicedu.v5i3.1308Bertahan Dalam Hubungan Pacaran Yang Toxic : Sebuah Pendekatan Analisis Tematik
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1354
<p>Riset ini bertujuan untuk menganalisis dan mengeksplorasi secara mendalam pengalaman subjektif perempuan dewasa awal yang bertahan dalam hubungan pacaran yang toxic, faktor psikologis yang mendorong keputusan tersebut, serta dampaknya terhadap kehidupan. Penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis tematik ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria perempuan berusia 20–30 tahun di Kota Padang yang memiliki pengalaman bertahan dalam hubungan pacaran toxic minimal 1 tahun. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang perempuan dewasa awal berusia 21–22 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi penyidik dan member check. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama: awal menjalin hubungan yang diwarnai komunikasi intens dan pengalaman positif; pengalaman toxic relationship berupa kontrol berlebihan, tuduhan tak berdasar, perselingkuhan, hingga kekerasan verbal dan fisik; dampak multidimensional yang mencakup gangguan psikologis (stres, kecemasan, penurunan harga diri, hingga self-harm), masalah kesehatan fisik (sesak napas, gangguan pencernaan, penurunan berat badan, cedera), serta penurunan fungsi sosial dan prestasi akademik; serta alasan bertahan yang dipengaruhi oleh keterikatan emosional, ketergantungan, harapan akan perubahan pasangan, bujukan serta permintaan maaf, trauma bonding, besarnya investasi hubungan, dan ketakutan mengakhiri hubungan. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan bertahan merupakan proses psikologis kompleks yang saling berinteraksi, bukan sekadar didasari oleh rasa cinta semata.</p>Citra AnrianiRizal Kurniawan
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-032026-09-03531230124310.31004/sicedu.v5i3.1354Keamanan Dan Perlindungan Informasi Pribadi Nasabah Dalam Aktivitas Transaksi Perbankan Digital
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1377
<p>Penelitian merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi tidak terlepas dari peran mahasiswa dan Dosen dalam bentuk kegiatan Penelitian dalam program pemberdayaan masyarakat itulah masyarakat, dosen dan mahasiswa dapat meningkatkan kolaborasi serta solidaritas dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat khususnya yang membutuhkan bantuan Hukum. Dispensasi nikah adalah pemberian izin nikah oleh pengadila kepada calon mempelai laki-laki atau perempuan yang masih dibawah batas usia nikah dikarenakan terdapat alasan mendesak untuk segera dinikahkan. Dunia Perbankan sangat tergantung pada nasabah yang akan menyimpan dananya di bank dan yang meminjam dana dari bank, karena nasabah merupakan salah satu faktor penting dalam bisnis perbankan. Untuk mendapatkan nasabah tersebut, diperlukan kepercayaan yang dapat dipertanggungjawabkan oleh bank terhadap nasabahnya.</p> <p>Tujuan penelitian saya yang diangkat dari tesis ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan hukum perbankan dalam melindungi dana nasabah, untuk mengetahui bagaimana pertanggungjawaban bank terhadap nasabah bank sebagai korban atas kelalaian bank dan untuk mengetahui pertimbangan hukum majelis hakim Mahkamah Agung dalam perkara hilangnya uang nasabah atas kelalaian bank.</p> <p>Metode penelitian yang dipergunakan dalam penyusunan penulisan tesis ini adalah penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang menganalisis hukum yang diputuskan oleh hakim melalui proses pengadilan dengan cara meneliti data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Dengan menggunakaan teori perlindungan hukum dan teori pertanggungjawaban sehingga dapat menjawab pertanyaan sesuai dengan pokok permasalahan dalam penulisan tesis ini, yang mengenai pertanggungjawaban bank dalam memberikan ganti rugi terhadap nasabah atas kelalaian bank dan mau pun kelalaian nasabah itu sendiri. Berdasarkan hasil penelitian adalah, perlindungan hukum terhadap nasabah digital banking atas praktik perbankan komersial dihubungkan dengan peraturan otoritas jasa keuangan nomor 13/pojk.03/2021 tentang penyelenggaraan bank umum( studi kasus layanan jenius PT. SMBC Indonesia, tbk). Pertanggungjawaban bank dalam memberikan ganti rugi terhadap nasabah atas kelalaian bank yaitu dengan adanya peraturan perundang-undangan yang melindungi nasabah yaitu Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, Undang-undang No. 10 Tahun 1998 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, dan undang-undang Otoritas Jasa keuangan Nomor 21 Tahun 2011. Penulis melakukan pendekatan penelitian terhadap Produk Digital Banking yang terdapat di Bank Tabungan Pensiunan Nasional dimana tidak semua kerugian nasabah terdapat dalam kelalaian pihak Bank melainkan dapat terjadi juga kesalahan yang diakibatkan oleh kelalaian oleh pihak Nasabah itu sendiri.</p>Tias Aprilia HasanudiNanda Putri Puspasari Nur Chanifah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-132026-09-13531931194010.31004/sicedu.v5i3.1377Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Fonik Berbasis Read Aloud Pada Murid Kelas III UPTD SD Inpres Oetete 2
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1414
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui metode fonik dengan pendekatan Read Aloud pada murid kelas III UPTD SD Inpres Oetete 2. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 murid kelas III. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes kemampuan membaca permulaan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan melihat peningkatan aktivitas pembelajaran dan ketuntasan hasil belajar murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode fonik dengan pendekatan Read Aloud dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan murid. Pada siklus I, masih terdapat murid yang mengalami kesulitan dalam mengenal bunyi huruf, membaca suku kata, kata sederhana, dan membaca dengan lancar. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II melalui bimbingan individual, latihan membaca suku kata secara berulang, dan kegiatan membaca nyaring, kemampuan membaca murid mengalami peningkatan. Nilai rata-rata kemampuan membaca permulaan pada siklus II mencapai 87,11 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100% atau seluruh 19 murid mencapai KKTP 75. Dengan demikian, metode fonik melalui pendekatan Read Aloud dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan murid kelas III.</p>Giovana Maria Kanossa NanaNetty Elisabeth AntonethaHabibi Musa
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-032026-10-03533091309710.31004/sicedu.v5i3.1414Dinamika Aktualisasi Diri Remaja Pendiam Dan Kurang Dekat Dengan Orang Tua Di SMA X
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/797
<p>Masa remaja merupakan periode peralihan kritis yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran aktualisasi diri remaja yang memiliki karakteristik pendiam dan kurang dekat dengan orang tua, dikaji menggunakan pendekatan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMA X, Kota Jakarta Timur. Subjek penelitian ini terdiri dari empat siswa kelas XI yang ditentukan melalui AUM umum dan Sosiometri, serta wawancara mendalam. Hasilnya menunjukkan bahwa pada pemenuhan tahapan social needs dan esteem needs gagal terpenuhi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya hubungan emosional dengan orang tua, membuat keempat siswa memiliki caranya masing-masing dalam berinteraksi sosial.</p>Dieni KhairunidaNurmawati Nurmawati
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-315390091210.31004/sicedu.v5i3.797Pengembangan Penilaian Game Ular Tangga Tantangan (UTANG) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi IPAS Murid Kelas V Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/873
<p>Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kelayakan penilaian <em>Game</em> UTANG untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi IPAS murid kelas V SD; 2) mengetahui reliabilitas penilaian <em>Game</em> UTANG IPAS murid kelas V SD; dan 3) menguji peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi IPAS murid kelas V SD melalui penilaian <em>Game </em>UTANG. Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>Research and Development</em> (R&D) dengan model pengembangan instrumen Edi Istiyono (2020) dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Stephen Kemmis & Robin Mc Taggart. Prosedur R&D meliputi tahap perencanaan, uji coba, dan pengukuran, dilanjutkan PTK dengan prosedur dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan instrumen penelitian berupa 10 (sepuluh) butir soal. Teknik analisis data menggunakan korelasi <em>pearson product moment</em> untuk mengetahui validitas dan <em>Cronbach's Alpha</em> untuk mengetahui reliabilitas, dan teknik analisis persentase untuk mengetahui peningkatan skor kemampuan berpikir tingkat tinggi IPAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penilaian <em>Game</em> UTANG untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi IPAS murid kelas V SD adalah layak yang dihasilkan oleh validasi ahli materi (100%), ahli media (96%), dan ahli bahasa (96%), validasi empiris oleh r 0,4438, maka validitas cukup; 2) penilaian game UTANG IPAS murid kelas V SD diperoleh dari <em>Cronbach’s Alpha sebesar </em>0,865; maka reliabilitas instrumen tinggi; dan 3) peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi IPAS murid kelas V SD melalui penilaian game UTANG ditunjukkan oleh jumlah murid yang mencapai skor ketuntasan ≥70, pada pra-siklus sebesar 22,86% meningkat menjadi 45,71% pada Siklus I, dan menigkat menjadi 74,29% pada Siklus II.</p>Seidina Praningtias Anitising DjatiNaniek Sulistya Wardani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-052026-09-05531378139010.31004/sicedu.v5i3.873Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard NEKAYA Menggunakan Aplikasi Canva Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/920
<p>Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan Media Flashcard NEKAYA dan menghasilkan media yang layak, praktis, serta efektif untuk meningkatkan prestasi belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 1 Padokan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Padokan dengan subjek uji coba lapangan adalah 52 siswa kelas V yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas B sebanyak 26 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas A sebanyak 26 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Produk yang dikembangkan berupa media flashcard yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran secara berkelompok. Kelayakan produk dinilai oleh ahli materi dengan presentase 100% dan ahli media dengan presentase 82,5%, kepraktisan dinilai melalui angket respons guru dan peserta didik, sedangkan keefektifan dinilai melalui pretest dan posttest. Kepraktisan media diperoleh dari hasil angket respon guru dengan persentase sebesar 82,67% dan angket respon peserta didik 91,35% termasuk kategori sangat praktis. Efektivitas media diperoleh dari nilai pretest dan posttest kelas eksperimen dan kontrol. Dengan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 66,38% meningkat menjadi 89,69% pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 58,34% menjadi 89,76%, yang menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar lebih tinggi pada kelas eksperimen yang menggunakan media flashcard. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa Media Flashcard NEKAYA sangat layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan prestasi belajar.</p>Adinda Zahra SukmahatiSetyo Eko Atmojo
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-162026-09-16532095210310.31004/sicedu.v5i3.920Pengaruh Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah, Efikasi Diri Dan Iklim Kerja Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru SMK Negeri Bidang Teknologi Rekayasa Di Jakarta Timur
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/962
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis, mengetahui dan menguji pengaruh Kepemimpinan visioner Kepala Sekolah, Efikasi diri dan Iklim kerja Terhadap Kompetensi pedagogik Guru SMK Negeri Bidang Teknologi Rekayasa di Jakarta Timur. Metode dalam penelitian ini adalah metode survey kausal dengan teknik analisis jalur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMK Negeri Bidang Teknologi Rekayasa di Jakarta Timur yang berjumlah 250 guru dengan sampelnya 154 guru yang diambil berdasarkan proposional random sampling, dengan teknik analisis jalur (path analysis). Berdasarkan hasil analisis, diketahui: 1) Terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan kepemimpinan visioner kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru dengan hasil analisis jalur antara variabel kepemimpinan visioner (X<sub>1</sub>) dengan variabel kompetensi pedagogik guru (X<sub>4</sub>) adalah 0,298 dengan nilai probabilitas signifikansi ρ<sub>x4x1</sub> = 0,000. 2) Terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan efikasi diri terhadap kompetensi pedagogik guru dengan hasil analisis jalur antara variabel efikasi diri (X<sub>2</sub>) dengan variabel kompetensi pedagogik guru (X<sub>4</sub>) adalah 0,264 dengan nilai probabilitas signifikansi ρ<sub>x4x2</sub> = 0,000. 3) Terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan iklim kerja terhadap kompetensi pedagogik guru dengan hasil analisis jalur antara variabel iklim kerja (X<sub>3</sub>) dengan variabel kompetensi pedagogik guru (X<sub>4</sub>) adalah 0,197 dengan nilai probabilitas signifikansi ρ<sub>x4x3</sub> = 0,000. 4) Terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan kepemimpinan visioner kepala sekolah terhadap iklim kerja dengan hasil analisis jalur antara variabel kepemimpinan visioner (X<sub>1</sub>) dengan variabel iklim kerja (X<sub>3</sub>) adalah 0,131 dengan nilai probabilitas signifikansi ρ<sub>x3x1</sub> = 0,005. 5) Terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan efikasi diri terhadap iklim kerja dengan hasil analisis jalur antara variabel efikasi diri (X<sub>2</sub>) dengan variabel iklim kerja (X<sub>3</sub>) adalah 0,635 dengan nilai probabilitas signifikansi ρ<sub>x3x2</sub> = 0,000. 6) Terdapat pengaruh langsung positif dan signifikan kepemimpinan visioner kepala sekolah terhadap efikasi diri dengan hasil analisis jalur antara variabel kepemimpinan visioner (X<sub>1</sub>) dengan variabel efikasi diri (X<sub>2</sub>) adalah 0,630 dengan nilai probabilitas signifikansi ρ<sub>x2x1</sub> = 0,000.</p>Muhammad Fikri Insan RidhoIhsana El KhuluqoMusringudin Musringudin
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532209222010.31004/sicedu.v5i3.962Studi Perubahan Garis Pantai Watu Ulo Kabupaten Jember Menggunakan Data Landsat 8
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1035
<p>Perubahan garis pantai berupa abrasi dan akresi merupakan fenomena dinamis wilayah pesisir. Pantai Watu Ulo di Kabupaten Jember rentan karena merupakan pantai terbuka (<em>open coast</em>) yang berhadapan langsung dengan gelombang besar Samudra Hindia. Penelitian ini bertujuan menganalisis laju perubahan garis pantai di Pantai Watu Ulo periode 2021–2025. Metode yang digunakan adalah integrasi teknologi pengindraan jauh menggunakan Citra Satelit Landsat 8 OLI/TIRS multitemporal. Batas darat-laut diekstraksi dengan algoritma <em>Normalized Difference Water Index</em> (NDWI) pada ArcGIS 10.8, sedangkan pergeseran horizontal dianalisis pada 20 transek menggunakan metode <em>Euclidean Distance</em>. Hasil penelitian menunjukkan dinamika pantai didominasi oleh abrasi sebesar 55% (11 transek), sementara akresi sebesar 45% (9 transek). Abrasi paling ekstrem terjadi pada Transek 15 di segmen tengah dengan total kemunduran mencapai -18,30 meter (laju rata-rata -4,58 meter/tahun). Sebaliknya, akresi tertinggi ditemukan pada Transek 11 sebesar 13,37 meter yang dipengaruhi pelindung alami formasi batuan "Watu Ulo". Integrasi NDWI dan <em>Euclidean Distance</em> terbukti andal serta efisien untuk monitoring dinamika pantai terbuka berenergi gelombang tinggi.</p>Roikhan SalimHendrata Wibisana
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532269227910.31004/sicedu.v5i3.1035Application of the Total Cost of Ownership (TCO) and Equivalent Annual Cost (EAC) Methods to Determine the Optimal Forklift Procurement Alternative Based on Optimal Service Life at PT MY Warehouse
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1097
<p><em>Forklift procurement is one of the investment decisions that significantly affects a company's operational efficiency, particularly in warehouse material handling activities. PT MY employs two procurement alternatives, namely purchasing diesel forklifts and leasing electric forklifts, each having different cost structures that require a comprehensive economic evaluation to determine the most efficient option. This study aims to analyze the Total Cost of Ownership (TCO), calculate the Present Worth (PW) and Equivalent Annual Cost (EAC), and determine the most economical forklift procurement alternative. This research employed a descriptive quantitative method using an Engineering Economy approach. The study utilized the company's secondary data from the 2021–2025 period, including investment costs, operating costs, maintenance costs, leasing costs, energy consumption costs, and asset salvage values. The analysis was conducted using the Total Cost of Ownership (TCO), Present Worth (PW), Capital Recovery Factor (CRF), and Equivalent Annual Cost (EAC) methods with a Minimum Attractive Rate of Return (MARR) of 8%. The results indicate that the Total Cost of Ownership (TCO) of the purchased diesel forklift was Rp1,938,918,750, while the leased electric forklift recorded a TCO of Rp689,856,000. The Present Worth (PW) values were Rp1,625,920,877 and Rp550,869,427, respectively. Based on a Capital Recovery Factor (CRF) of 0.25046, the Equivalent Annual Cost (EAC) of the diesel forklift was Rp407,225,941 per year, whereas the electric forklift was Rp137,970,739 per year. These findings demonstrate that leasing an electric forklift results in lower ownership and Equivalent Annual Costs than purchasing a diesel forklift. Therefore, leasing an electric forklift is recommended as the more economical procurement alternative to support material handling operations at the PT MY warehouse.</em></p>Resqi WahyudiAngga Widyas SwaraNugroho
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-032026-09-035361663510.31004/sicedu.v5i3.1097Pengaruh Pelatihan Akuntansi Dan Penggunaan Teknologi Fintech Terhadap Pelaporan Keuangan Pada Umkm Sektor Makanan Tradisional Di Bukittinggi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1139
<p>Penelitian ini menggali lebih dalam terkait variabel-variabel yang menentukan Pelaporan Keuangan. Tujuan penelitian ini diantaranya yaitu (1) untuk mengetahui pengaruh Pelatihan Akuntansi terhadap Pelaporan Keuangan (2) untuk mengetahui pengaruh Teknologi Fintech terhadap Pelaporan Keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 80 orang yang terdiri 20 Laki-laki dan 60 Perempuan . Penelitian ini dilakukan pada UMKM Sektor Makanan Tradisional di Bukittinggi. Uji Hipotesis penelitian dilakukan menggunakan uji statistik Analisis Regresi Liner Berganda. Pengujian data dilakukan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Pelatiahan Akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pelaporan Keuangan (2) Teknologi Fintech berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pelaporan Keuangan.</p>Cica Ratna SariFitria Fitria
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275329831810.31004/sicedu.v5i3.1139Optimalisasi Visualisasi Laring Pada Intubasi Endotrakeal melalui Penggunaan Anesthesia Pillow Dalam Posisi Sniffing
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1181
<p>Keberhasilan intubasi endotrakeal selama anestesi umum sangat dipengaruhi oleh kualitas visualisasi struktur laring, terutama epiglotis dan glotis. Posisi kepala dan leher yang tepat berperan penting dalam meningkatkan keselarasan jalan napas dan mempermudah tindakan laringoskopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan anesthesia pillow yang dikombinasikan dengan sniffing position terhadap visualisasi epiglotis pada pasien dewasa yang menjalani intubasi intraoperatif di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan rancangan post-test only control group design yang melibatkan 36 pasien dewasa yang menjalani operasi elektif dengan anestesi umum dan intubasi endotrakeal. Responden dibagi menjadi kelompok intervensi (<em>anesthesia pillow</em> dengan <em>sniffing position</em>) dan kelompok kontrol (<em>sniffing position</em> saja). Visualisasi epiglotis dinilai menggunakan klasifikasi Cormack–Lehane. Hasil menunjukkan menggunakan uji <em>Fisher Exact test</em> menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,691 (> 0,05), yang menunjukkan bahwa penggunaan anesthesia pillow yang dikombinasikan dengan sniffing position memberikan visualisasi laring yang lebih baik selama intubasi. Dengan demikian, kombinasi anesthesia pillow dan sniffing position secara signifikan meningkatkan visualisasi epiglotis pada pasien dewasa yang menjalani intubasi endotrakeal dengan anestesi umum.</p>Puji WidiyastutiSuanda SaputraLido Sianipar
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532420242510.31004/sicedu.v5i3.1181Penerapan Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1194
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih konvesional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk Mengetahui Penerapan Metode Role Playing Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano, dan (2) Untuk Mengetahui Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Melalui Penerapan Metode Role Playing. Penelitian ini di laksanakan di SD Negeri 077780 Dahadano, kecamatan Lotu, Kebupaten Nias Utara, dengan subjek penelitian peserta didik kelas IV semester II tahun 2025/2026 yang berjumlah 19 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, dokumentasi dan tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa: pertama, Penerapan metode role playing pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan pada setiap siklus. Hal ini terlihat dari peningkatan aktivitas guru dari 65,27% pada siklus I menjadi 88,19% pada siklus II serta aktivitas peserta didik dari 62,49% menjadi 93,74%. Kedua, Penerapan metode role playing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD Negeri 077780 Dahadano, yang ditunjukkan dari peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 61,50 dengan ketuntasan klasikal 42,10% pada siklus I menjadi 85,58 dengan ketuntasan klasikal 100% pada siklus II.</p>Kasih Notatema ZalukhuEka Periaman ZaiIndah Wijaya LaseOtilina Gulo
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285351051810.31004/sicedu.v5i3.1194Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Game Menggunakan Media Kartu Angka Untuk Meningkatkan Pemahaman Perkalian Siswa Kelas 3 UPT SDN 241 Labose
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1219
<p class="isselectedend" style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span style="font-size: 11.0pt;">Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perkalian siswa kelas III UPT SDN 241 Labose melalui penerapan model pembelajaran berbasis game menggunakan media kartu angka. Permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran matematika adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep perkalian karena pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan latihan soal yang kurang menarik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III UPT SDN 241 Labose Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis game menggunakan media kartu angka mampu meningkatkan pemahaman perkalian siswa. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran karena kegiatan belajar dikemas dalam bentuk permainan yang menyenangkan. Peningkatan pemahaman siswa terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis game menggunakan media kartu angka efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman perkalian siswa kelas III UPT SDN 241 Labose.</span></p>Kamriah KamriahErwin NurdiansyahMulyadi MulyadiAbdul Wahid
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-122026-08-1253233310.31004/sicedu.v5i3.1219Analisis Hubungan Kecepatan Dan Kepadatan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Kapasari Dalam Sistem Informasi Geografis Menggunakan Metode Greenshields
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1241
<p>Pertumbuhan jumlah kendaraan yang terus meningkat di Kota Surabaya menyebabkan bertambahnya volume lalu lintas sehingga berpotensi menurunkan kinerja ruas jalan. Jalan Kapasari merupakan salah satu ruas jalan arteri yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup tinggi sehingga diperlukan analisis hubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas sebagai dasar evaluasi kinerja jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik hubungan kecepatan dan kepadatan lalu lintas menggunakan metode Greenshields serta memetakan hasil analisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian dilakukan melalui survei lapangan dengan pengamatan volume kendaraan menggunakan aplikasi traffic counting dan pengukuran kecepatan kendaraan menggunakan metode waktu tempuh pada empat segmen Jalan Kapasari. Data dianalisis menggunakan model Greenshields untuk memperoleh hubungan matematis antara volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas. Selanjutnya hasil analisis divisualisasikan dalam bentuk peta tematik menggunakan perangkat lunak QGIS. Hasil penelitian diharapkan mampu menggambarkan karakteristik arus lalu lintas pada ruas Jalan Kapasari sehingga dapat menjadi dasar dalam pengelolaan lalu lintas dan perencanaan transportasi perkotaan.</p>Yudhistira Rizky Al IkhsaniFithri EstikhamahBagas Aryaseta
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-232026-09-23532621262810.31004/sicedu.v5i3.1241Analisis Perubahan Garis Pantai Kecamatan Teluk Ambon, Menggunakan Digital Shoreline Analysis System (Dsas)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1266
<p>Penelitian menganalisis dinamika garis pantai periode 2015-2025 akibat abrasi dan akresi yang mengancam pemukiman, infrastruktur termasuk Bandara Pattimura. Rumusan masalah mencakup perubahan garis pantai pada pantai berbangunan pelindung dan tanpa pelindung. Tujuan penelitian menganalisis perubahan menggunakan parameter Net Shoreline Movement (NSM) dan End Point Rate (EPR). Metode menggunakan citra satelit Landsat 8-9 dari USGS, diolah dengan ArcGIS dan DSAS. Lokasi penelitian Kecamatan Teluk Ambon seluas 20,73 km, dibagi segmen 60 transect. Identifikasi bangunan pelindung pantai dilakukan visual, diikuti digitasi garis pantai dan analisis NSM-EPR. Hasil menunjukkan pantai berbangunan pelindung stabil cenderung akresi: rata-rata NSM +1,4 m, EPR +0,7 m/tahun (contoh segmen 6: NSM 4,94 m, EPR 2,47 m/tahun; segmen 22: NSM 3,21 m). Pantai tanpa pelindung abrasi progresif: rata-rata NSM -10,8 m, EPR -5,4 m/tahun (contoh segmen 5: NSM -19,70 m, EPR -11,19 m/tahun; segmen 33: NSM -15,42 m). Dinamika transisi segmen menunjukkan pelindung meredam abrasi efektif. Bangunan pelindung pantai terbukti mengurangi abrasi signifikan dan mendorong akresi. Penelitian beri informasi evaluasi pengelolaan pesisir Teluk Ambon.</p>Vito Hermanus PattinasaranyWarniyati WarniyatiTri O. Sihombing
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531194120510.31004/sicedu.v5i3.1266Mereduksi Miskonsepsi Dalam Topik Gelombang Pada Siswa SMA Kelas XI Menggunakan Metode Pembelajaran Demonstrasi: Sebuah Analisis Dengan Model Rasch
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1297
<p>Miskonsepsi pada materi gelombang merupakan salah satu permasalahan dalam pembelajaran fisika karena konsep yang bersifat abstrak dapat menyulitkan peserta didik dalam menghubungkan fenomena dengan konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan pemahaman konsep dan miskonsepsi siswa kelas XI pada materi gelombang setelah penerapan metode pembelajaran demonstrasi serta mengevaluasi karakteristik instrumen menggunakan Model Rasch. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen Non-Equivalent Pretest–Posttest Replication Design. Subjek penelitian berjumlah 68 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Batudaa yang terbagi dalam dua kelas replikasi. Data dikumpulkan menggunakan Three-Tier Diagnostic Test dan dianalisis melalui kategori pemahaman konsep serta Model Rasch dengan bantuan perangkat lunak Ministeps. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman konsep pada kedua kelas. Pada kelas XI B, kategori paham konsep meningkat dari 21% menjadi 59%, sedangkan miskonsepsi menurun dari 8% menjadi 2%. Pada kelas XI C, pemahaman konsep meningkat dari 12% menjadi 71%, sementara miskonsepsi menurun dari 7% menjadi 5%. Kategori tidak paham konsep juga menurun pada kedua kelas. Analisis Rasch menunjukkan sebagian besar butir sesuai dengan model, meskipun beberapa butir memerlukan peninjauan lebih lanjut. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran demonstrasi berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman konsep dan reduksi miskonsepsi pada materi gelombang.</p>Wirnawati LuawoMohamad JahjaIrsan IrsanMursalin MursalinDewa Gede Eka Setiawan
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531064108410.31004/sicedu.v5i3.1297Hubungan Tingkat Konsumsi Dark Humour Di TikTok Dengan Schadenfreude Pada Generasi Z Di Kota Padang
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1323
<p>Perkembangan media sosial menjadikan <em>dark humour</em> sebagai salah satu bentuk hiburan yang banyak dikonsumsi Generasi Z, termasuk melalui TikTok. Paparan humor yang menjadikan penderitaan, kegagalan, atau situasi tabu sebagai bahan candaan diduga berkaitan dengan <em>schadenfreude</em>, yaitu perasaan senang ketika melihat kemalangan orang lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat konsumsi <em>dark humour</em>, tingkat <em>schadenfreude</em>, serta hubungan antara kedua variabel pada Generasi Z di Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling terhadap 384 responden berusia 15–29 tahun yang berdomisili di Kota Padang dan aktif menggunakan TikTok. Konsumsi <em>dark humour</em> diukur menggunakan <em>Social Networking Time Use Scale</em> (SONTUS) yang dimodifikasi, sedangkan <em>schadenfreude</em> diukur menggunakan skala <em>schadenfreude</em>. Analisis dilakukan dengan JASP. Hasil menunjukkan konsumsi <em>dark humour</em> mayoritas berada pada kategori sedang (54,7%) dan <em>schadenfreude</em> juga didominasi kategori sedang (81,3%). Uji korelasi Pearson menghasilkan r = 0,6079 dengan p < 0,001, yang menunjukkan hubungan positif, kuat, dan signifikan. Semakin tinggi konsumsi <em>dark humour</em>, semakin tinggi kecenderungan <em>schadenfreude</em> pada responden.</p>M. Farhan Putra MaisoniRizal Kurniawan
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-032026-09-03531223122910.31004/sicedu.v5i3.1323Pemberdayaan Guru Master Dalam Mengakselerasi Profesionalisme Guru Pengabdian Di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1364
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pemberdayaan alumni tingkat menengah sebagai Guru Pengabdian Baru yang belum memenuhi kualifikasi akademik sarjana, namun dituntut memiliki profesionalisme tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran Guru Master dalam meningkatkan profesionalisme Guru Pengabdian Baru di TMI Putra Al-Amien Prenduan beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Master menjalankan perannya secara integratif dalam mengembangkan empat kompetensi dasar guru. Pada dimensi pedagogik, Guru Master melakukan supervisi klinis pra-mengajar melalui koreksi perencanaan pembelajaran <em>(I’dad Tadries)</em>. Pada dimensi kepribadian, mereka menjadi teladan <em>(uswah hasanah)</em> yang menanamkan nilai pengabdian. Pada dimensi sosial, Guru Master membangun relasi kemitraan sejawat melalui forum Kelompok Guru Bidang Edukasi (KGBE). Secara profesional, mereka mengendalikan mutu pengajaran melalui spesialisasi bidang studi yang linear. Faktor pendukung peran ini meliputi jaminan waktu pembinaan khusus dan otonomi pendisiplinan, sedangkan hambatannya berupa minimnya observasi kelas secara langsung akibat benturan jadwal serta kesenjangan kemampuan awal guru pengabdian.</p>Abdullah FatihurrohmanAbd. Qadir Jailani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-262026-09-26532920292710.31004/sicedu.v5i3.1364Perbandingan Kemampuan Kognitif Dan Minat Belajar Pada Implementasi Model Make A Match Dan Numbered Heads Together Dalam Pembelajaran Informatika
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1388
<p>Pembelajaran Informatika pada jam pelajaran siang hari sering kali menghadapi kendala penurunan konsentrasi dan kejenuhan murid, yang berdampak pada belum optimalnya kemampuan kognitif dan rendahnya minat belajar. Studi ini dilakukan guna mengkaji sekaligus menelaah perbandingan antara penerapan model pembelajaran kooperatif Make a Match dan Numbered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan kognitif serta minat belajar murid kelas IX di SMPN 16 Malang pada materi Pemrosesan Data. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain Non-equivalent Control Group Design pada sampel 64 murid yang terbagi ke dalam kelas Make a Match (IX-H, n=32) dan kelas NHT (IX-E, n=32). Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan kognitif pilihan ganda dan angket minat belajar skala Likert yang divalidasi dengan Indeks Gregory (V=1,00). Analisis data dilakukan secara nonparametrik menggunakan uji Wilcoxon Signed-Ranks dan uji Mann-Whitney U. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa penerapan model Make a Match dan NHT secara signifikan meningkatkan kemampuan kognitif (p=0,000 dan p=0,020) serta minat belajar murid (p=0,000 dan p=0,000) pada masing-masing kelas perlakuan. Sementara itu, hasil uji Mann-Whitney U mengonfirmasi tidak terdapat perbedaan capaian akhir yang signifikan antara kedua kelas, baik pada ranah kognitif (p=0,148) maupun minat belajar (p=0,061). Temuan ini membuktikan bahwa kedua model kooperatif memiliki daya capai yang setara dalam mengatasi kejenuhan belajar dan meningkatkan capaian kognitif serta afektif murid pada pembelajaran Informatika.</p>Fikriya Rachma DewiDidi Dwi PrasetyaEka Rakhmawati Ardhani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-212026-09-21532373238210.31004/sicedu.v5i3.1388Model BATUAH Berbasis Kearifan Lokal Madihin: Inovasi dalam Meningkatkan Retorika Spontan dan Kolaborasi Murid Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/655
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan retorika spontan dan kolaborasi siswa kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin melalui penerapan model pembelajaran BATUAH berbasis kearifan lokal madihin pada muatan Bahasa Indonesia. Model BATUAH merupakan gabungan sinergis dari model Problem Based Learning, Round Robin Brainstorming, dan Numbered Head Together. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek penelitian 20 siswa. Hasil penelitian kemampuan retorika spontan meningkat dari 30 % (pertemuan pertama) menjadi 80% (pertemuan keempat), sedangkan kemampuan kolaborasi meningkat dari 25% menjadi 85%. Kedua capaian telah melampaui indikator keberhasilan ≥80%, sehingga dapat disimpulkan bahwa model BATUAH berbasis kearifan lokal madihin secara efektif meningkatkan kemampuan retorika spontan dan kolaborasi siswa sekolah dasar.</p> <p> </p>Muhammad Arifin Ilham IlhamRizky Amelia
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-202026-08-205316417910.31004/sicedu.v5i3.655Meningkatkan Berpikir Kreatif Dan Kerjasama Siswa Muatan IPAS Menggunakan Model Koala Kelas IV SDN Mekarsari 2
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/824
<p>Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan berupa rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran, keterampilan berpikir kreatif, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kreatif, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan model Jigsaw. Metode: Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan dengan subjek 10 siswa kelas IV SDN Mekarsari 2. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, penilaian keterampilan berpikir kreatif dan kerja sama, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil: Aktivitas guru meningkat dari 91% menjadi 97% dan mencapai 100%, aktivitas siswa dari 0% menjadi 90%, keterampilan berpikir kreatif dari 0% menjadi 20% dan mencapai 90%, keterampilan kerja sama dari 10% menjadi 90% dan mencapai 100%, sedangkan ketuntasan hasil belajar mencapai 90% pada akhir tindakan. Implikasi: Penerapan model Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan Jigsaw efektif meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta mengembangkan keterampilan berpikir kreatif, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS.</p>Diska RahmasafitriAkhmad Riandy Agusta
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-102026-09-10531700170910.31004/sicedu.v5i3.824Improving Fraction Learning Outcomes Using the PBL Model Combined with a Scientific Approach and TPACK for Fourth-Grade Students at SDN Pelambuan 2 Banjarmasin
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/897
<h5>This study aims to improve teacher activity, student activity, and mathematics learning outcomes on fraction material through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model combined with the scientific approach and the TPACK framework. The study was conducted with 22 fourth-grade students at SDN Pelambuan 2 Banjarmasin over two cycles, employing both qualitative and quantitative approaches within a Classroom Action Research (CAR) design based on the Kemmis and Mc Taggart model. Data were collected through observation and tests. The results indicate improvements in teacher activity, student activity, and learning outcomes: teacher activity increased from a score of 26 to 28 (categorized as “Very Good”), student activity rose from 59% to 86%, cognitive learning outcomes increased from 45% to 82%, and psychomotor learning outcomes improved from 45% to 82%. These improvements were evidenced by more optimal instructional delivery by the teacher, increased student participation during the learning process, and a rise in the number of students achieving mastery in each cycle. Thus, the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model integrated with the scientific approach and TPACK proved effective in enhancing teacher activity, student activity, and learning outcomes on fraction material.</h5>Aprida HerlianiSurnarno SurnarnoYogi Prihandoko
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-202026-08-205311612610.31004/sicedu.v5i3.897Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid Sekolah Dasar Menggunakan Model Problem Based Learning
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/930
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis murid dalam pembelajaran menggunakan model <em>Problem based learning</em>. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN Bukit Mulia 2 sebanyak tiga kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu 17 murid kelas IV <strong> </strong>terdiri 6 murid perempuan dan 11 murid laki-laki. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang terkumpul diproses melalui pendekatan analisis deskriptif dan analisis kecendrungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru memperoleh kriteria “sangat baik”. Aktivitas murid meningkat dari “Sebagian Besar Murid aktif ” menjadi “hampir seluruh murid sangat aktif”. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari “Sangat Sedikit murid Yang Sangat Terampil” menjadi “hampir seluruh murid sangat terampil”. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi inovasi yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar guna mengoptimalkan aktivitas dan keterampilan murid.</p>Fatimah Az ZahrohTika Puspita Widya Rini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-112026-09-11531766177310.31004/sicedu.v5i3.930Pengembangan E-Modul IPAS Berbasis Inkuiri Pada Materi Tumbuhan Sumber Kehidupan Manusia Untuk Siswa Kelas IV SD
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1005
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul pembelajaran IPAS berbasis model inkuiri pada materi Tumbuhan Sumber Kehidupan Manusia untuk siswa kelas IV sekolah dasar yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tiga tahap, yaitu analysis, design, dan development. Subjek penelitian meliputi dua ahli materi, dua ahli bahasa, dua ahli media, satu guru kelas IV, dan sepuluh siswa kelas IV SDN 141 Pekanbaru. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli dan angket respons pengguna. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul memperoleh persentase validitas aspek materi sebesar 97,48%, aspek bahasa sebesar 91,63%, dan aspek media sebesar 95,59%, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 94,90% dalam kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas menunjukkan respons guru sebesar 96,64% dan respons siswa sebesar 84,50%, keduanya berada pada kategori sangat praktis. Dengan demikian, e-modul pembelajaran IPAS berbasis model inkuiri dinyatakan valid dan praktis sebagai bahan ajar digital pendukung pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini masih terbatas pada uji validitas dan praktikalitas, sehingga uji efektivitas pada skala yang lebih luas direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya.</p>Novita Sari TanjungLeny Julia Lingga
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532234225110.31004/sicedu.v5i3.1005Pengembangan Media Smart Box Pada Pembelajaran IPAS Materi Keberagaman Budaya Indonesia Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1060
<p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran <em>Smart Box</em> pada materi keberagaman budaya Indonesia serta mendeskripsikan tingkat validitas dan kepraktisannya pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode <em>Research and Development</em> (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap <em>Analysis</em>, <em>Design</em>, dan <em>Development</em>. Tahap pengembangan mencakup analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, revisi, dan uji coba terbatas sebagai evaluasi formatif produk. Subjek penelitian terdiri atas enam validator, yaitu dua ahli media, dua ahli materi, dan dua ahli bahasa. Uji coba terbatas melibatkan dua guru dan sepuluh siswa kelas IV UPT SD Negeri 025 Danau Lancang Kabupaten Kampar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, lembar validasi, dan angket respons pengguna, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media <em>Smart Box</em> memperoleh tingkat validitas sebesar 96,67% dari ahli media, 96,67% dari ahli materi, dan 95,50% dari ahli bahasa, dengan rata-rata antar-aspek sebesar 96,28% yang termasuk kategori sangat valid. Hasil uji coba terbatas menunjukkan respons guru sebesar 97,50% dan respons siswa sebesar 98,00%, dengan rata-rata antar-kelompok pengguna sebesar 97,75% yang termasuk kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran <em>Smart Box</em> dinyatakan sangat valid dan praktis pada uji terbatas serta berpotensi digunakan untuk mendukung pembelajaran IPAS yang konkret, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV. Pengujian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui efektivitas media terhadap hasil belajar siswa.</p>Sri KurniasehLeny Julia Lingga
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532280229410.31004/sicedu.v5i3.1060Improving the Quality of the Inner Packaging Process in the Food Industry Through the Integration of Statistical Process Control (SPC), Root Cause Analysis (RCA), Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), and Sensor-Based Poka-Yoke
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1128
<p><em>High reject rates in the inner packaging process remain a critical issue in the food manufacturing industry because they reduce product quality, increase production costs, and lower operational efficiency. This study aims to identify the root causes of product rejects and evaluate the effectiveness of an integrated quality improvement framework combining Statistical Process Control (SPC), Root Cause Analysis (RCA), Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), and sensor-based Poka-Yoke at PT CANDY JTK. A quantitative case study was conducted using production data from July–December 2025 as the baseline period and January–June 2026 as the post-improvement evaluation period. SPC was applied to monitor process stability, RCA to identify root causes, FMEA to prioritize risks based on the Risk Priority Number (RPN), and sensor-based Poka-Yoke to prevent process errors. The proposed framework reduced monthly rejects by 28.36%, from 53,500 kg to 38,330 kg, lowered the reject rate from 4.31% to 3.05%, increased production by 1.41%, and generated estimated cost savings of approximately IDR 303.4 million per month. These findings demonstrate that the integrated framework effectively improves process quality and operational efficiency in food manufacturing.</em></p>Abby Yazid BustommyJojor TaruliAbimanyu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal (SICEDU)
2026-09-042026-09-045368069910.31004/sicedu.v5i3.1128Penerapan Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Negeri Mejing 2
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1157
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) pada siswa kelas III SD Negeri Mejing 2. Penelitian ini dilakukan karena prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas III SD Negeri Mejing 2 Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, pedoman wawancara, soal tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas III SD Negeri Mejing 2. Hal tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya persentase ketuntasan belajar siswa dari 37% pada pra siklus menjadi 52% pada Siklus I dan meningkat lagi menjadi 81% pada Siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan, ditunjukkan dengan persentase aktivitas sebesar 74% pada siklus I menjadi 83% Siklus II, sedangkan aktivitas guru meningkat dari 76% pada siklus 1 menjadi 82% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran melalui model <em>Problem Based Learning</em> mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan mendorong keterlibatan siswa dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan materi pembelajaran.</p>Yuli NingsihMahilda Dea Komalasari
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-202026-09-20532344235310.31004/sicedu.v5i3.1157Pengaruh Word Of Mouth Dan Product Quality Terhadap Minat Beli Ulang Melalui Kepuasan Pelanggan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1206
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>word of mouth</em> dan <em>product quality</em> terhadap minat beli ulang melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel <em>intervening</em> pada bakso & mie ayam barokah pak mandor kabupaten pati. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena <em>fluktuasi</em> minat beli konsumen yang diduga dipengaruhi <em>word of mouth</em>, <em>product quality</em>, dan kepuasan pelanggan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik <em>purposive sampling</em> terhadap 96 responden yang pernah membeli di Bakso & Mie Ayam Barokah Pak Mandor. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala <em>linkert</em>, kemudian dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling </em>(SEM) dengan metode <em>Partial Least Squares</em> (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPls 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>word of mouth</em> dan<em> product quality </em>terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. <em>Product quality</em> dan kepuasan pelanggan terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang konsumen secara langsung, sedangkan <em>word of mouth </em>terbukti tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap minat beli ulang konsumen. Hasil analisis pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan terbukti secara signifikan mampu memediasi pengaruh <em>word of mouth</em> dan <em>product quality</em> terhadap minat beli ulang konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa konsistensi cita rasa kualitas produk yang unggul serta kepuasan yang dirasakan oleh pelanggan dapat menjadi pendorong utama dalam membangun loyalitas dan pendorong minat beli ulang. Hasil penelitian diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi Bakso & Mie ayam barokah pak mandor dalam menjaga konsistensi cita rasa serta mengoptimalkan pengalaman langsung konsumen guna mendorong pembelian ulang yang berkelanjutan.</p>Yaqdhan Abbud DzakyHenry Casandra GultomNoventia Karina Putri
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-122026-09-12531891190210.31004/sicedu.v5i3.1206Pengaruh Strategi Pemasaran Digital Melalui Instagram Terhadap Minat Konsumen Pada Munifah Attire
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1227
<p>Minat konsumen menggambarkan kecenderungan seseorang untuk mencari informasi, mempertimbangkan, serta memutuskan menggunakan suatu produk atau jasa. Pemasaran digital melalui Instagram merupakan salah satu strategi yang banyak digunakan pelaku usaha jasa kecantikan untuk membangun ketertarikan dan mendorong minat calon konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran digital melalui Instagram yang diterapkan oleh Munifah Attire, mengetahui minat konsumen terhadap jasa Munifah Attire, serta mengetahui pengaruh strategi pemasaran digital melalui Instagram terhadap minat konsumen pada Munifah Attire. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengujian pengaruh antara Strategi Pemasaran Instagram (X) terhadap Minat Konsumen (Y) diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 0,511 dengan nilai t hitung sebesar 8,971 lebih besar daripada t tabel 1,984 dan nilai signifikansi sebesar 0,000, karena nilai signifikansı < 0,05 maka terdapat pengaruh yang signifikan antara Strategi Pemasaran Instagram (X) terhadap Minat Konsumen (Y). Mengingat koefisien bertanda positif mengindikasikan bahwa hubungan keduanya positif. Artinya, semakin baik Strategi Pemasaran Instagram (X) yang diterapkan, maka akan semakin tinggi pula Minat Konsumen (Y), begitu juga sebaliknya. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,451 menunjukkan bahwa Strategi Pemasaran Instagram mampu menjelaskan 45,1% variasi Minat Konsumen, sedangkan 54,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian ini.</p>Febbi RahmawatiSri Irtawidjajanti JannatiNeneng Siti Silfi Ambarwati
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-072026-09-07531526154010.31004/sicedu.v5i3.1227Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Kolaborasi Menggunakan Model PASTI Di Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1251
<p>Rendahnya keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi pada muatan Pendidikan Pancasila yang disebabkan oleh minimnya penggunaan media pembelajaran interaktif, pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurang optimalnya pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Tujuan penelitian untuk meningkatkan aktivitas siswa, kemampuan berpikir kritis,kolaborasi dan hasil belajar siswa melalui model “PASTI” dalam pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III SDN Kuin Utara 5. Jenis penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan selama 3 kali pertemuan. Subjek penelitian 16 siswa kelas III. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model yang digunakan dalam studi ini berhasil meningkatkan aktivitas guru dengan skor mencapai 40 yang masuk dalam kategori “Sangat Baik”, aktivitas siswa mencapai persentase 100% dengan kategori "Seluruh Siswa Sangat Aktif", Berpikir Kritis mencapai 88% dengan kategori“Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil”, Kolaborasi mencapai 100% dengan kategori “Seluruh Siswa Sangat Terampil” dan Hasil belajar mencapai 100% dengan katergori “Seluruh Siswa Sangat Terampil”. Penggunaan model PASTI mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, keterampilan berpikir kritis, dan kolaborasi, serta hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkanikualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.</p>Susanty RamdhaniAkhmad Riandy Agusta
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-112026-09-11531744175310.31004/sicedu.v5i3.1251Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1281
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa di kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS SD Swasta Santo Antonius Bangun Mulia Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan instrumen tes sebanyak 25 soal dan angket 25 butir angket. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 siswa berdasarkan teknik<em> purposive sampling</em>. Untuk mengetahui kemampuan awal siswa, penelitian melakukan <em>Pretest</em> dengan nilai rata-rata 54,6 yang masuk dalam kategori kurang. Hasil dari <em>Pretest</em> tersebut memiliki peningkatan dari hasil <em>Posttest</em> yang diberikan sebelumnya dengan nilai rata-rata siswa mencapai 77,46 dengan kategori baik. Dapat dikatakan tingkat keberhasilan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Berbasis Proyek meningkat dan berpengaruh dengan kategori kuat dibuktikan dengan hasil perhitungan uji koefisien korelasi diperoleh hasil dengan hasil 0,757 ≥ 0,361. Selanjutnya pengujian hipotesis yang membandingkan nilai . Diperoleh nilai = 6,133 sedangkan = 2,750. Karena (6,133 ≥ 2,750) maka diterima dan ditolak. Melalui uji-t tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara model pembelajaran Berbasis Proyek (X) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS (Y).</p>Pebrinanda Br BarusIrmina PinemLasmaria Agnes Sinaga
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532715272610.31004/sicedu.v5i3.1281Kualitas Tidur Dalam Tekanan Sandwich Generation: Pengaruh Stres Pada Dewasa Awal Di Karawang
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1306
<p><em>Sandwich generation</em> memiliki resiko mengalami kualitas tidur yang buruk karena harus menjalani peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh bagi anak dan orangtua secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh stress terhadap kualitas tidur pada <em>sandwich generation</em> dewasa awal, dengan rentang usia 20-40 tahun, yang berdomisili di Karawang. Sampel penelitian ini berjumlah 204 responden dengan menggunakan teknik non-probabilitas dengan teknik snowball sampling. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Alat ukur yang digunakan adalah skala PSQI untuk mengukur kualitas tidur dan skala PSS untuk mengukur stres. Menggunakan uji , uji hipotesis regresi linear sederhana, dengan melakukan uji klasik asumsi normalitas, uji linearitas, serta uji tambahan berupa uji koefisien determinasi, uji kategorisasi dan uji beda. Hasil uji hipotesis linear sederhana penelitian ini sebesar 0,290 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, maka hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti bahwa stres memiliki pengaruh terhadap kualitas tidur. Hasil koefisien determinasi menunjukan stres memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas tidur sebesar 29,5%.</p>Dhiya Rachma KintaniWina Lova RizaMohamad Sopian
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-092026-09-09531674168910.31004/sicedu.v5i3.1306Collaborative Governance Dalam Kebijakan Pemenuhan Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas: Studi Dinas Tenaga Kerja Dan SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1346
<p>Rendahnya penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Kabupaten Gresik menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan regulasi dan capaian implementasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses collaborative governance dalam pelaksanaan kebijakan pemenuhan kesamaan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, khususnya pada hubungan antara Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik dan SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus; data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta dikaji melalui model collaborative governance Ansell dan Gash (2008) yang meliputi kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi tumbuh dari kebutuhan yang saling melengkapi: Dinas Tenaga Kerja memiliki kewenangan penempatan tetapi tidak mengenal kompetensi lulusan secara rinci, sedangkan SLB memahami kesiapan peserta didik namun tidak memiliki akses ke dunia kerja. Desain kelembagaan bertumpu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan Peraturan Bupati Gresik Nomor 53 Tahun 2022, meskipun belum didukung oleh MoU, PKS, atau SOP khusus. Kepemimpinan fasilitatif Dinas Tenaga Kerja terwujud melalui koordinasi, pelibatan guru pendamping, pembekalan, dan mediasi. Kolaborasi telah berjalan cukup baik dan memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas, tetapi belum optimal karena keterbatasan kelembagaan formal dan masih rendahnya kesadaran perusahaan.</p>Windy Aprilia DewiTukiman Tukiman
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285345546310.31004/sicedu.v5i3.1346Analisis Media Edukasi Digital Sebagai Strategi Promosi Kesehatan Di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1375
<p>Media edukasi digital menjadi salah satu strategi promosi kesehatan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menyampaikan informasi kesehatan secara cepat, luas, dan mudah diakses masyarakat. RSUD Arifin Achmad Pekanbaru telah memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media promosi kesehatan, namun pengelolaannya masih menghadapi beberapa kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media edukasi digital sebagai strategi promosi kesehatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri dari 1 informan kunci, 3 informan pendukung, dan 4 informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan telusur dokumen, kemudian dianalisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media edukasi digital secara umum telah berjalan dengan baik. Dukungan manajemen, sarana prasarana, konten edukasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta strategi promosi kesehatan yang meliputi advokasi, bina suasana, pemberdayaan, dan kemitraan telah terlaksana dengan cukup baik. Media edukasi digital dinilai efektif dalam meningkatkan akses informasi kesehatan, memperluas jangkauan promosi kesehatan, dan memperkuat komunikasi antara rumah sakit dan masyarakat. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, belum adanya jadwal publikasi yang terdokumentasi secara formal, serta sistem evaluasi yang belum optimal. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan kompetensi pengelola media digital melalui pelatihan berkala, menyusun kalender publikasi konten, serta mengembangkan sistem evaluasi yang terstruktur untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan digital.</p>Rika HeltyOktavia DewiYessi HarnaniEmy LeonitaReno RinaldiDewi Hayati Prabu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-282026-09-28532972298310.31004/sicedu.v5i3.1375Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Pada Materi Teks Surat Kelas VII
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1402
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan <em>Deep Learning</em> melalui model Inkuiri Terbimbing serta perkembangan keaktifan belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks surat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 38 murid kelas VII 5 UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, yang dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perkembangan keaktifan belajar murid selama empat pertemuan pembelajaran. Perkembangan tersebut terlihat pada keberanian bertanya dan menjawab, partisipasi dalam diskusi kelompok, kepercayaan diri dalam presentasi, kedalaman refleksi tertulis, serta kemandirian dalam menyelesaikan tugas. Penerapan bahan ajar autentik, aktivitas pembelajaran yang menggembirakan, pemberian tanggung jawab secara bertahap, dan kegiatan refleksi turut mendukung keterlibatan murid dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, implementasi pendekatan <em>Deep Learning</em> melalui model Inkuiri Terbimbing menunjukkan potensi dalam mendukung peningkatan keaktifan belajar murid pada pembelajaran teks surat.</p>Alifianjani Putri SyakiraFitri Humairoh Nur Afni WidariRoziah RoziahMaya Ervi Susanti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532487289710.31004/sicedu.v5i3.1402Seberapa Besar Sarana Prasarana Dan Motivasi Belajar Memengaruhi Kepuasan Belajar Ekonomi? Studi Empiris Peserta Didik Fase F SMA Negeri 13 Kota Jambi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/793
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarana prasarana dan motivasi belajar terhadap kepuasan belajar ekonomi fase F SMA Negeri 13 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 71 siswa kelas XI dan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan belajar ekonomi siswa dengan nilai t hitung sebesar 5,615 dan signifikansi 0,000. Motivasi belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan belajar ekonomi siswa dengan nilai t hitung sebesar 3,970 dan signifikansi 0,000. Secara simultan sarana prasarana dan motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan belajar ekonomi siswa dengan nilai F hitung sebesar 45,556 dan tingkat signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi<em> (Adjusted R Square) </em>sebesar 0,560 menunjukkan bahwa sebesar 56% variasi kepuasan belajar siswa dapat dijelaskan oleh sarana prasarana dan motivasi belajar, sedangkan sisanya sebesar 44% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.</p>Arini Juliana SijabatRefnida RefnidaAminah Ramalia
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-152026-09-15532024203110.31004/sicedu.v5i3.793Pengembangan Media Kartu Domino Untuk Meningkatkan Keterampilan Analisis Perkalian Murid Kelas 3 SD
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/863
<p>Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) kelayakan media kartu domino untuk meningkatkan keterampilan analisis perkalian murid kelas III SD; 2) reliabilitas media kartu domino; dan 3) peningkatan keterampilan analisis perkalian murid kelas III SD melalui media kartu domino. Jenis penelitian menggunakan <em>Research and Development </em>model Sukmadinata dan Penelitian Tindakan Kelas model Stephen Kemmis dan Robin McTaggart. Prosedur <em>Research and Development </em>meliputi studi pendahuluan, pengembangan produk, dan uji produk. Prosedur Penelitian Tindakan Kelas sebanyak 2 siklus. Setiap siklus mencakup <em>planning</em>, <em>acting </em>dan <em>observation</em>, dan <em>reflecting </em>membentuk spiral. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan instrumen penelitian berupa butir soal berbentuk pilihan ganda. Analisis data menggunakan korelasi <em>Pearson Product Moment </em>untuk mengetahui validitas dan <em>Cronbach’s Alpha </em>untuk mengetahui reliabilitas, serta teknik persentase untuk mengetahui peningkatan skor keterampilan analisis perkalian murid kelas III SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) media kartu domino untuk meningkatkan keterampilan analisis perkalian murid kelas III SD dinyatakan sangat layak oleh validasi ahli media (90%), validasi ahli materi (93,34%), validasi ahli bahasa (90%) dengan r sebesar 0,478 termasuk validitas cukup; 2) media kartu domino memiliki <em>Cronbach’s Alpha </em>sebesar 0,856 termasuk reliabilitas tinggi; 3) peningkatan keterampilan analisis perkalian murid kelas III SD melalui penggunaan media kartu domino ditunjukkan oleh meningkatnya skor keterampilan analisis perkalian tinggi (≥ 91) murid pada pra-siklus sebesar 24,69%, siklus I sebesar 31,14%, dan siklus II sebesar 50,81%.</p>Yusuf ImmanuelNaniek Sulistya Wardani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-27531038104710.31004/sicedu.v5i3.863Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Murid
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/914
<p>Keterampilan pemecahan masalah merupakan keterampilan yang perlu dimiliki oleh setiap individu dalam abad 21, namun murid SD belum memiliki keterampilan tersebut sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu murid kelas VA SDN Teluk Tiram 2 yang berjumlah 25 orang, pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi atau pengamatan dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa aktivitas guru memperoleh kriteria “sangat baik”. Aktivitas murid meningkat dari kriteria “cukup aktif” menjadi “sangat aktif”. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari kriteria “cukup terampil” menjadi “sangat terampil”. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa model PBL dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, serta hasil belajar pada murid.</p>Nazwani Dwi PutriaTika Puspita Widya Rini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-162026-09-16532087209410.31004/sicedu.v5i3.914The Pengaruh Konsumsi Kopi Terhadap Konsentrasi Dan Akurasi Shooting Games Stage 1 Pada Atlet UKM Pétanque Universitas Singaperbangsa Karawang
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/954
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi kopi terhadap konsentrasi dan akurasi Shooting Games Stage 1 pada atlet Pétanque Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet yang merupakan seluruh populasi penelitian sehingga menggunakan teknik total sampling. Perlakuan diberikan berupa konsumsi 4 gram bubuk kopi instan yang diseduh menggunakan 220 mL air suhu normal dan dikonsumsi 30 menit sebelum pengujian. Konsentrasi diukur menggunakan Grid Concentration Test, sedangkan akurasi diukur menggunakan tes Shooting Games Stage 1. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Wilcoxon Signed-Rank Test, dan analisis effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konsentrasi (Z = -3,926; p = 0,000) dan akurasi Shooting Games Stage 1 (Z = -3,688; p = 0,000). Analisis effect size menunjukkan nilai r = 0,878 pada variabel konsentrasi dan r = 0,825 pada variabel akurasi yang termasuk kategori Large Effect. Dengan demikian, konsumsi kopi sebelum pengujian terbukti memberikan pengaruh yang signifikan dan berdampak besar terhadap peningkatan konsentrasi serta akurasi Shooting Games Stage 1 pada atlet Pétanque.</p>Muhammad IrsyadDeden Akbar IzzuddinHabibi Hadi Wijaya
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532203220810.31004/sicedu.v5i3.954Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas V Pada Materi Perubahan Lingkungan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1031
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas V pada materi perubahan lingkungan. Pendekatan kuantitatif digunakan pada penelitian dengan metode kuasi eksperimen dan jenis desain <em>nonequivalent control group design</em>. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas V di dua sekolah dasar yang ada di Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang. Teknik sampling jenuh digunakan untuk menentukan sampel karena semua populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui tes berbentuk soal uraian. Analisis secara deskriptif dan inferensial dilakuan untuk menganalisis data. Hasil dari analisis secara deskriptif menunjukkan perolehan rerata kemampuan pada literasi sains siswa di kelas eksperimen lebih tinggi nilainya dibanding kelas kontrol. Namun, hasil uji <em>independent sample t-test </em>menunjukkan nilai peluang sig 0,247 ≥ 0,05 sehingga tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model PBL terhadap literasi sains siswa. Tidak ditemukannya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol diduga disebabkan oleh perbedaan waktu pembelajaran, siswa yang masih beradaptasi dengan model PBL, dan waktu perlakuan yang relatif singkat.</p>Dede Fitri NurkholizahRegina Lichteria PanjaitanAtep Sujana
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-232026-09-23532508251810.31004/sicedu.v5i3.1031Penerapan Statistical Process Control (SPC), Root Cause Analysis (RCA), Dan Poka-Yoke Berbasis Sensor Otomatis Untuk Mengurangi Reject Inner Permen Pada Proses Packaging Di PT Candy JTK
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1093
<p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mesin C memiliki tingkat <em>reject</em> tertinggi sebesar 4,05% dengan rata-rata <em>reject</em> 53.500 kg per bulan dan kerugian mencapai Rp3.945.000.000 per bulan. Analisis Diagram Pareto mengidentifikasi permen pecah sebagai jenis <em>reject</em> terbesar (53,72%), diikuti sambungan <em>inner</em> (46,28%). Analisis <em>Root Cause Analysis</em> (RCA) menunjukkan bahwa penyebab utama <em>reject</em> adalah penumpukan permen pada jalur produksi akibat sensor yang tidak mampu mendeteksi aliran permen secara optimal saat kecepatan mesin ditingkatkan untuk memenuhi target produksi. Sebagai solusi, diusulkan penerapan <em>Poka-Yoke</em> berbasis otomatisasi melalui pemasangan sensor otomatis, sistem alarm, dan mekanisme <em>automatic stop</em> untuk mencegah penumpukan permen. Implementasi usulan ini diharapkan dapat menurunkan tingkat <em>reject</em>, mengurangi kerugian produksi, meningkatkan kualitas produk, serta meningkatkan efisiensi proses produksi secara berkelanjutan di PT Candy JTK.</p>Jojor TaruliAbby Yazid BustommyAbimanyu Abimanyu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285359561510.31004/sicedu.v5i3.1093Implementation of the Define Measure Analyze Improve Control (DMAIC) Method and Value Stream Mapping (VSM) to Improve the Efficiency of Quality Control Document Administration Processes in the Snack Food Industry
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1137
<p><em>This study aims to improve administrative efficiency in the Quality Control Department by implementing the Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) methodology integrated with Value Stream Mapping (VSM). A descriptive quantitative approach was employed using observation, interviews, and documentation for data collection. The Define phase identified administrative waste, while the Measure phase mapped the current process using VSM. The Analyze phase determined the root causes of inefficiency through Value Added (VA), Necessary Non-Value Added (NNVA), and Non-Value Added (NVA) analyses. In the Improve phase, a Paperless System was introduced to digitalize administrative activities, followed by the Control phase through standardized procedures, a Control Plan, monitoring, and Standard Operating Procedures (SOPs) to ensure sustainable improvement. The results indicate that the implementation reduced administrative lead time from 330 minutes to 254 minutes (23%) and decreased office stationery costs from IDR 17,810,000 to IDR 11,932,500 (33%). These findings demonstrate that integrating DMAIC and VSM effectively improves administrative efficiency, minimizes non-value-added activities, and reduces operational costs in the Quality Control Department.</em></p>Sinta JuliantiMochamad Eko NugrohoLifia Citra Ramadhanti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-045372875110.31004/sicedu.v5i3.1137Hubungan Disiplin Kehadiran Dengan Prestasi Akademik Siswa SMA Negeri 11 Banjarmasin
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1179
<p>Disiplin kehadiran merupakan salah satu indikator kedisiplinan siswa yang berperan dalam mendukung efektivitas proses pembelajaran. Kehadiran yang konsisten memungkinkan siswa memperoleh pengalaman belajar secara utuh sehingga diharapkan mampu meningkatkan prestasi akademik. Namun, berbagai kondisi internal maupun eksternal sering kali menyebabkan siswa tidak hadir di sekolah, yang berpotensi memengaruhi pencapaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara disiplin kehadiran dengan prestasi akademik siswa SMA Negeri 11 Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 154 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data disiplin kehadiran diperoleh melalui angket, sedangkan data prestasi akademik diperoleh dari dokumentasi nilai rapor siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,253 (p>0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,093. Temuan tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin kehadiran dengan prestasi akademik siswa SMA Negeri 11 Banjarmasin. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa prestasi akademik tidak hanya dipengaruhi oleh disiplin kehadiran, tetapi juga oleh berbagai faktor lain seperti motivasi belajar, kemampuan akademik, dukungan keluarga, lingkungan sekolah, serta strategi belajar yang dimiliki siswa.</p>Melita ElenoraM. Eka PrasetiaYulizar Abidarda
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285344745410.31004/sicedu.v5i3.1179Upaya Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Matematika Materi Sudut Melalui Model PBL Di SDN SN Kebun Bunga 4
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1190
<p>Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik pada setiap pertemuan setelah diterapkannya model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL), penelitian ini menggunakan pendekatan PTK. Pada pertemuan I, keterampilan berpikir kritis secara klasikal mencapai 37% dengan kategori kurang terampil, sedangkan ketuntasan hasil belajar klasikal mencapai 31%. Pada pertemuan II, keterampilan berpikir kritis meningkat menjadi 75% dengan kategori terampil dan ketuntasan hasil belajar klasikal meningkat menjadi 81%. Selanjutnya pada pertemuan III, keterampilan berpikir kritis meningkat menjadi 87% dengan kategori sangat terampil, sedangkan ketuntasan hasil belajar klasikal mencapai 100%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dengan media jam sudut terbukti dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik kelas VA yang berjumlah 16 orang, terdiri atas 5 peserta didik laki-laki dan 11 peserta didik perempuan pada mata pelajaran Matematika materi sudut di SDN SN Kebun Bunga 4 Banjarmasin.</p>Cesilia Faulina BarusAnida SafitriAida AzizahMuhammad Sa'dani SopyanYusniarti YusniartiNurul FazriahAli Rachman
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-212026-09-21532364237210.31004/sicedu.v5i3.1190Peningkatan Hasil Belajar Matematika Penjumlahan Melalui Menggunakan Media Konkret Pada Siswa Kelas II
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1217
<p>This study aimed to improve students' mathematics learning outcomes in addition material through the use of concrete media for second-grade students at UPT SDN 124 Tedeboe. This research was Classroom Action Research conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects were second-grade students of UPT SDN 124 Tedeboe. Data were collected through learning achievement tests, observations, and documentation. The results showed that the use of concrete media improved students' learning outcomes in addition material. Students became more active, enthusiastic, and better understood addition concepts through direct manipulation of real objects. Learning mastery increased from the pre-cycle to cycle I and cycle II. Therefore, concrete media effectively improved mathematics learning outcomes in addition material for second-grade students at UPT SDN 124 Tedeboe</p>Arita sErwin NurdiansyahMulyadiAbdul Wahid
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-132026-08-1353808710.31004/sicedu.v5i3.1217Rancang Bangun Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Budaya Lokal pada SMPK ST. Isidorus Lewotala Menggunakan Model ADDIE
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1239
<p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran interaktif berbasis budaya lokal menggunakan model ADDIE serta mengetahui pengaruh penggunaan media terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran, karakteristik siswa, dan materi budaya lokal menenun. Tahap desain meliputi penyusunan materi, perancangan alur media, flowchart, dan storyboard. Tahap pengembangan dilakukan dengan membangun media pembelajaran interaktif yang memuat materi, gambar, teks, serta kuis. Selanjutnya, media diimplementasikan kepada 34 siswa SMPK St. Isidorus Lewotala. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, serta tes pretest dan posttest. Data hasil beljar dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajran interaktif berbasis budaya lokal berhasil dikembangkan melalui lima tahap model ADDIE dan dapat digunakan sebagai media pendukung dalam proses pembelajaran penggunaan media pembelajaran menunjukan adanya peningkatan hsil belajar siswa, yang ditujukan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 196,054 pada pretest menjadi 215,3251 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 19,2711 poin. Hasil uji Paired Sample t-Test memperoleh nilai thitung > ttabel, maka Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis budaya lokal memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa SMPK St. Isidorus Lewotala. Media dikembangkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang menarik, interaktif kontekstual, serta mendukung pemahaman dan pelestatian budaya lokal.</p>Theodosius Geroda HokorMartinus Irwanto IshakBernadete Deta
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-262026-08-265326927610.31004/sicedu.v5i3.1239Perbandingan Total Suspended Solid (TSS) Di Pesisir Pantai Tuban Menggunakan Data Citra Satelit Serta Kaitannya Dengan pH Air
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1263
<p>Wilayah pesisir Pantai Tuban merupakan kawasan yang memiliki aktivitas pemanfaatan yang tinggi, seperti permukiman, perikanan, industri, dan transportasi laut, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas perairan, khususnya terhadap konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) dan derajat keasaman (pH) air. Penelitian ini bertujuan membandingkan nilai TSS hasil pengukuran lapangan dengan hasil estimasi menggunakan Citra Satelit Landsat 8 periode tahun 2022-2026, menentukan algoritma empiris yang paling sesuai untuk estimasi TSS, menganalisis hubungan antara TSS dan pH air, serta menyusun peta tematik sebaran TSS di wilayah pesisir Pantai Tuban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi penginderaan jauh menggunakan Citra Satelit Landsat 8 mampu menggambarkan distribusi spasial konsentrasi TSS di pesisir Pantai Tuban serta dapat digunakan sebagai alternatif pemantauan kualitas perairan secara efektif dan efisien. Perbandingan antara data citra satelit dengan data lapangan menunjukkan adanya hubungan yang baik sehingga algoritma yang memiliki tingkat akurasi terbaik dapat digunakan untuk pemetaan TSS pada wilayah penelitian. Analisis korelasi juga menunjukkan adanya hubungan antara konsentrasi TSS dengan nilai pH air, sehingga kedua parameter tersebut dapat digunakan sebagai indikator dalam evaluasi kualitas perairan pesisir. Peta tematik yang dihasilkan memberikan informasi spasial mengenai kondisi sebaran TSS sebagai dasar dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan pesisir secara berkelanjutan.</p>Amrullah Wahyu SyahputraHendrata WibisanaNovie Handajani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-242026-09-24532667267510.31004/sicedu.v5i3.1263Pengaruh Store Atmosphere, Customer Relationship Management, Dan Service Quality Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Kayangan Cafe & Space Ngawi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1289
<p>Persaingan industri <em>Food and Beverage </em>(F&B), khususnya coffee shop, semakin meningkat sehingga loyalitas pelanggan menjadi aspek penting bagi keberlangsungan usaha. Kayangan Cafe & Space Ngawi memiliki keunggulan berupa konsep alam, suasana yang nyaman, serta fasilitas yang beragam, namun masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh <em>Store Atmosphere</em>, <em>Customer Relationship Management</em>, dan <em>Service Quality </em> terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah pelanggan Kayangan Cafe & Space Ngawi dengan jumlah yang tidak diketahui secara pasti. Sampel sebanyak 385 responden ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih melalui <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Store Atmosphere</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai t hitung 5,630. <em>Customer Relationship Management</em> juga berpengaruh positif dan signifikan dengan t hitung 6,899 serta menjadi variabel paling dominan. <em>Service Quality </em> berpengaruh positif dan signifikan dengan t hitung 5,615. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan F hitung 246,393. Nilai <em>Adjusted R Square </em>sebesar 0,657 menunjukkan bahwa 65,7% variasi loyalitas pelanggan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. <em>Store Atmosphere</em>, <em>Customer Relationship Management</em>, dan <em>Service Quality </em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. <em>Customer Relationship Management</em> menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan Kayangan Cafe & Space Ngawi.</p>Mila Nur HidayahRusnandari Retno CahyaniArya Budi Sutopo
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-072026-09-07531554156710.31004/sicedu.v5i3.1289Analisis Kelayakan Ekonomi Dan Finansial (Studi Kasus: Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket I, II & III)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1320
<p>Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket I, II, dan III direncanakan untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi transportasi di Jawa Timur. Peningkatan volume lalu lintas pada jalan eksisting berpotensi menurunkan tingkat pelayanan, meningkatkan waktu tempuh, dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi lalu lintas eksisting, potensi perpindahan kendaraan ke jalan tol, serta manfaat ekonomi melalui penghematan BOK dan nilai waktu perjalanan. Studi menggunakan data sekunder dari instansi terkait dan literatur dengan pendekatan <em>without project</em> dan <em>with project</em>. Kelayakan dianalisis menggunakan <em>Net Present Value</em> (NPV), <em>Benefit Cost Ratio</em> (BCR), dan <em>Internal Rate of Return</em> (IRR). Hasil analisis ekonomi menunjukkan BCR 1,23, NPV Rp2.960.867.181.166,29, dan EIRR 11,16%. Analisis finansial menghasilkan BCR 1,89, NPV Rp10.052.647.141.406,20, FIRR 11,09%, dan <em>Payback Period</em> (PP) tahun ke-32. FIRR lebih besar daripada MARR (11,09% > 8,47%), sehingga investasi memenuhi tingkat pengembalian minimum dan tidak memerlukan <em>Viability Gap Funding</em> (VGF). Dengan demikian, pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket I, II, dan III dinyatakan layak secara ekonomi dan finansial.</p>Nabila Sekar MawardhaniAulia Dewi FatikasariAchmad Dzulfiqar Alfiansyah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-262026-09-26532866287210.31004/sicedu.v5i3.1320Determinan Kontekstual Non-Teknis Dalam Kinerja Proyek Konstruksi Di Wilayah Kepulauan: Tinjauan Konseptual
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1362
<p>Kinerja proyek konstruksi di wilayah kepulauan sering kali tidak dapat dijelaskan hanya melalui faktor teknis-manajerial konvensional. Sementara kajian mengenai determinan kontekstual non-teknis pada konteks kepulauan, khususnya Indonesia bagian Timur, masih sangat terbatas dibandingkan literatur global yang didominasi kasus negara kepulauan kecil (<em>Small Island Developing States</em>) di kawasan Karibia. Penelitian ini bertujuan menyusun kerangka konseptual determinan kontekstual non-teknis yang memengaruhi kinerja proyek konstruksi di wilayah kepulauan, berdasarkan tinjauan literatur sistematis (<em>systematic literature review</em>) dengan pendekatan konseptual kualitatif mengacu pada pedoman PRISMA. Sebanyak 52 artikel jurnal terbitan 2021-2026 dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil tinjauan mengidentifikasi empat kategori determinan kontekstual non-teknis, yaitu ekonomi-finansial, institusional-regulasi, sosial-tenaga kerja, dan geogrefis-logistik. Determinan geografis-logistik terbukti menjadi kategori paling khas dan berpengaruh signifikan pada konteks kepulauan, sebagaimana dikonfirmasi oleh temuan empiris bahwa kondisi geografis merupakan prediktor pembengkakan biaya terkuat pada proyek pemerintah di Papua Barat Daya, melampaui faktor sosial dan risiko proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa determinan geografis-logistik berperan sebagai variabel kontingensi utama yang memoderasi ketiga determinan lainnya, sehingga mengusulkan perluasan kerangka <em>contingency theory</em> untuk konteks wilayah kepulauan. Kerangka konseptual yang dihasilkan diharapkan menjadi landasan bagi penelitian empiris lanjutan, khususnya pada konteks proyek konstruksi di Maluku.</p>Giovianne Friensty MarantikaYesia Tahapary
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-31531025103710.31004/sicedu.v5i3.1362Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Digital Berbasis Wordwall Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia 5-6 Tahun Di PAUD Barokah
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1385
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemampuan memecahkan masalah merupakan aspek kognitif esensial yang perlu distimulasi sejak usia dini, namun observasi awal di PAUD Barokah menunjukkan anak usia 5-6 tahun Kelompok B masih berpikiran pasif dan mudah menyerah pada tugas yang membutuhkan langkah berpikir logis akibat keterbatasan variasi media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kemampuan pemecahan masalah anak sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran digital berbasis Wordwall, serta menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun di PAUD Barokah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen model One Group Pretest-Posttest tanpa kelompok kontrol. Populasi berjumlah 20 anak, dengan sampel yang ditetapkan pada Kelompok B sebanyak 8 anak melalui purposive sampling dan sampling jenuh (total sampling). Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan dan dokumentasi menggunakan lembar observasi yang mengacu pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA), kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji peered sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 43,75 meningkat menjadi 70,75 pada posttest, atau meningkat 27,00 poin. Uji normalitas menunjukkan data pretest dan posttest berdistribusi normal (Sig. = 0,126 dan 0,189). Uji peered sample t-test menunjukkan nilai thitung sebesar 8,344 lebih besar dari t tabel sebesar 1,895 (df = 7) dengan signifikansi (2-tailed) < 0,001 (< 0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran digital berbasis Wordwall terbukti berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun di PAUD Barokah</span></p>Dini PuspitasariAhmad JauharuddinRizqy Nur Sholihat
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532191220110.31004/sicedu.v5i3.1385Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPAS Pada Materi Struktur Tumbuhan Dan Fungsinya Dengan Menggunakan Alat Peraga Siswa Kelas IV SD Negeri Naikoten 1
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1458
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Naikoten 1 pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi struktur tumbuhan dan fungsinya. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I dari 24 siswa hanya 6 siswa (25%) yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan 18 siswa (75%) belum mencapai ketuntasan. Rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan oleh penggunaan alat peraga dalam proses pembelajaran yang belum optimal sehingga siswa kurang aktif dan mengalami kesulitan dalam memahami materi. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan alat peraga yang dapat memberikan pengalaman belajar secara langsung dan membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi struktur tumbuhan dan fungsinya dengan menggunakan alat peraga tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 24 siswa kelas IV SD Negeri Naikoten 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga tumbuhan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 58,75 pada siklus I dengan persentase ketuntasan 25% menjadi 83,33 pada siklus II dengan persentase ketuntasan 87,5%. Jumlah siswa yang mencapai KKTP meningkat dari 6 siswa pada siklus I menjadi 21 siswa pada siklus II. Selain itu, aktivitas siswa meningkat dari nilai rata-rata 43,5 pada siklus I menjadi 81,35 pada siklus II, sedangkan aktivitas guru meningkat dari 71,87 pada siklus I menjadi 94,52 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga tumbuhan dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada materi struktur tumbuhan dan fungsinya di kelas IV SD Negeri Naikoten 1.</p>Kristina Donalo LamadokenJannes Bastian SellyDaniel Williams Fointuna
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-032026-10-03533169317510.31004/sicedu.v5i3.1458Integrasi Artificial Intelligence Dalam Pembelajaran Fisika Untuk Meningkatkan Self-Regulated Learning Peserta Didik
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/365
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi <em>Artificial Intelligence</em> (AI) dalam pembelajaran fisika untuk meningkatkan <em>self-regulated learning</em> peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan AI dalam pendidikan yang memberikan peluang sekaligus tantangan terhadap kemandirian belajar peserta didik pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam pengalaman peserta didik dalam menggunakan AI selama pembelajaran fisika. Partisipan penelitian terdiri atas 12 peserta didik, 2 guru fisika, dan 1 wakil kepala sekolah yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Validasi data dilakukan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, <em>member checking</em>, dan <em>audit trail</em>. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI membantu peserta didik memahami konsep fisika secara lebih fleksibel dan personal, serta mendorong berkembangnya kemampuan <em>self-regulated learning</em> seperti perencanaan belajar, monitoring pemahaman, dan evaluasi diri. Penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa ketergantungan teknologi dan rendahnya literasi digital peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran fisika berbasis AI yang lebih adaptif, reflektif, dan humanis.</p>Nira Nurwulandari
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531206121710.31004/sicedu.v5i3.365Representasi Kebijakan Normalisasi Sungai Kali Gabus Dalam Komunikasi Multimodal Pemerintah Di Media Sosial Instagram Dan Youtube
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/821
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kebijakan normalisasi Sungai Kali Gabus dalam komunikasi multimodal pemerintah melalui media sosial Instagram dan YouTube. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi kebijakan pemerintah, sementara kajian mengenai representasi kebijakan infrastruktur melalui pendekatan komunikasi kritis masih relatif terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan paradigma kritis. Analisis data dilakukan menggunakan Multimodal Critical Discourse Analysis (MCDA) berdasarkan kerangka Kress dan van Leeuwen. Data penelitian terdiri atas dua unggahan Instagram dan satu video YouTube resmi Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat sebagai data utama, serta satu konten TikTok dan satu video YouTube sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa normalisasi Sungai Kali Gabus direpresentasikan sebagai solusi teknis untuk mengatasi banjir melalui dominasi visual alat berat, aktivitas pengerukan sungai, dan kehadiran aparatur pemerintah. Representasi tersebut menempatkan pemerintah sebagai aktor utama dalam penyelesaian masalah publik serta memperkuat legitimasi kebijakan melalui kombinasi elemen visual, verbal, dan audiovisual, sementara representasi masyarakat terdampak memperoleh ruang yang lebih terbatas. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan MCDA relevan digunakan dalam kajian Ilmu Pemerintahan untuk membaca relasi kekuasaan yang bekerja melalui komunikasi digital pemerintah.</p>Natasya MargarethEka YulyanaMochammad Faizal Rizki
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-102026-09-10531724173110.31004/sicedu.v5i3.821Pemetaan Emisi Gas Karbon Dioksida (CO₂) Akibat Peningkatan Volume Kendaraan Di Pusat Kabupaten Tuban, Jawa Timur
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/885
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pertumbuhan sektor transportasi di Kabupaten Tuban, yang didorong oleh aktivitas industri dan strateginya sepanjang jalur lintas provinsi, berpotensi meningkatkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), terutama Karbondioksida CO₂. Penelitian ini direncanakan untuk menghitung beban emisi CO₂ yang dihasilkan dari aktivitas kendaraan bermotor dan peta persebarannya secara spasial.Metodologi penelitian mengacu pada pedoman Inter Governmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2006 kategori Tier 1, dengan variabel utama berupa volume kendaraan (penghitungan lalu lintas) dan panjang ruas jalan di lokasi studi. Data spasial akan diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS melalui proses georeferensi dan digitalasi untuk menghasilkan peta tematik emisi. Untuk memperkuat analisis, digunakan uji statistik regresi dan korelasi guna mengetahui sejauh mana kontribusi volume kendaraan terhadap total beban emisi.Output yang diharapkan dari penelitian ini adalah tersedianya data dasar dan peta digital persebaran emisi CO₂ di Kabupaten Tuban. Hasil penelitian ini nantinya diproyeksikan menjadi bahan pertimbangan ilmiah bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan mitigasi polusi udara serta perencanaan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.</span></p>Wisnu Romadhon SetiawanHendrata WibisanaFithri Estikhamah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-052026-09-05531416142510.31004/sicedu.v5i3.885Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid Kelas 4 SDN Antasan Besar 7 Menggunakan Model Problem Based Learning
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/928
<p>Permasalahan yang utama dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis murid pada muatan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang diakibatkan oleh proses pembelajaran yang monoton dan berpusat pada guru. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengimplementasikan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis murid kelas 4 secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) desain Kemmis & McTaggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin dengan subjek penelitian 22 murid kelas IV. Sumber data diperoleh dari hasil observasi menggunakan instrumen lembar pengamatan keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan persentase ketuntasan klasikal secara kuantitatif dengan indikator keberhasilan klasikal 76%. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis murid dari pertemuan ke pertemuan. Ketuntasan klasikal keterampilan berpikir kritis pada Pertemuan 1 mencapai 50%, meningkat menjadi 82% pada Pertemuan 2, dan mencapai 86% (Hampir Seluruh Murid Kritis) pada Pertemuan 3. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada muatan IPAS di kelas IV SDN Antasan Besar 7.</p>Syufi RaudahTika Puspita Widya Rini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-292026-08-295381982410.31004/sicedu.v5i3.928Peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha Dalam Membuktikan Persekongkolan Tender Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah: Studi Putusan Nomor 07/KPPU-L/2025
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/990
<p>Persekongkolan tender dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan bentuk pelanggaran hukum persaingan usaha yang merugikan keuangan negara, sebagaimana terjadi pada Perkara Nomor 07/KPPU-L/2025 mengenai tender pemeliharaan mesin induk MTU di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang melibatkan PT Dieselindo Utama Nusa dan PT Rolls Royce Solution Indonesia. Artikel ini bertujuan mengkaji peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam membuktikan adanya persekongkolan tender tersebut. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif bersifat deskriptif analitis, melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus terhadap putusan KPPU tersebut, didukung data wawancara pada Kantor Wilayah III KPPU. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran KPPU tercermin dari kedudukannya sebagai lembaga quasi-judicial yang menjalankan fungsi investigatif dan ajudikatif secara terpisah namun terpadu, mulai dari penyusunan laporan dugaan pelanggaran hingga penilaian rangkaian bukti langsung dan tidak langsung berupa dokumen penawaran, surat dukungan teknis eksklusif, dan pola kemenangan berulang pada dua paket tender. Konstruksi pembuktian tersebut berhasil menunjukkan terpenuhinya unsur-unsur Pasal 22 UU No. 5/1999 dan dikuatkan pada tingkat keberatan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Artikel ini menyimpulkan bahwa metode pembuktian berbasis bukti tidak langsung (circumstantial evidence) menjadi kunci keberhasilan KPPU mengungkap persekongkolan vertikal yang tersembunyi di balik hubungan otorisasi teknis eksklusif.</p>Syahnas NavisaRahmi ZebaedahMeita Fadhilah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275340341110.31004/sicedu.v5i3.990An Integrated Warehouse Redesign Framework For Improving Operational Efficiency Through Systematic Layout Planning, Material Handling Analysis, Risk Assessment, And Error-Proofing
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1057
<p>Warehouse operational efficiency has become increasingly important for manufacturing companies because it directly affects material flow continuity, logistics costs, production responsiveness, and overall supply chain performance. However, inefficient warehouse layouts often result in excessive material handling distances, prolonged transportation time, underutilized storage space, and increased operational risks that reduce warehouse productivity. Although previous studies have demonstrated the effectiveness of facility layout optimization, material handling analysis, risk assessment, and error-proofing techniques, these approaches have largely been applied independently, limiting their ability to simultaneously improve operational efficiency and process reliability.</p> <p>This study proposes, implements, and validates an Integrated Warehouse Redesign Framework for enhancing warehouse operational efficiency through the integration of Systematic Layout Planning (SLP), Material Handling Analysis, Risk Assessment, and Error-Proofing within a unified improvement methodology. In the proposed framework, SLP was employed to redesign the warehouse layout based on activity relationships and space requirements, Material Handling Analysis was used to evaluate transportation performance through distance, time, and handling cost measurements, operational risk assessment was conducted using Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) to identify and prioritize critical failure modes, and error-proofing strategies were developed using Poka-Yoke to prevent recurring operational errors.</p> <p>The framework was validated through an industrial case study in a manufacturing warehouse. The implementation results demonstrated significant operational improvements, including a 32.53% reduction in total material travel distance, a 28.86% reduction in material handling time, a 30.30% reduction in material handling costs, a 66.67% decrease in backtracking movements, and a 72.73% reduction in cross movements. Furthermore, warehouse space utilization increased from 71.5% to 86.9%, while overall material handling efficiency improved from 68.2% to 89.1%, indicating substantial enhancements in warehouse operational performance.</p> <p>The proposed framework extends conventional warehouse layout optimization by integrating facility layout planning, material handling optimization, operational risk assessment, and error-proofing into a systematic decision-making process for warehouse redesign. This study contributes to the Industrial Engineering literature by providing a comprehensive and validated methodological framework for warehouse improvement, while offering manufacturing practitioners a practical guideline for reducing operational waste, improving process reliability, and enhancing warehouse performance without requiring major facility expansion.</p>Abby Yazid BuystommyAditya BudiansyahAbimanyu Abimanyu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-122026-09-12531817183410.31004/sicedu.v5i3.1057Penerapan Business Process Reengineering (BPR) Dan Gap Analysis Untuk Mengurangi Discrepancy Stock Pada Proses Pengelolaan Persediaan Barang Di Industri Jasa Penyedia Internet
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1125
<p>Pengelolaan persediaan yang masih dilakukan secara manual berpotensi menyebabkan <em>discrepancy stock</em>, menurunkan <em>inventory accuracy</em>, serta menghambat efektivitas operasional gudang. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab terjadinya <em>discrepancy stock</em> serta merancang perbaikan proses pengelolaan persediaan menggunakan pendekatan <em>Business Process Reengineering</em> (BPR). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di Industri Jasa Penyedia Internet. Analisis dilakukan melalui pemetaan <em>As-Is Process</em> menggunakan <em>Business Process Model and Notation</em> (BPMN), pengukuran <em>inventory accuracy</em> dan <em>discrepancy stock</em>, identifikasi aktivitas <em>Value Added</em> (VA) dan <em>Non Value Added</em> (NVA), serta penyusunan <em>To-Be Process</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan persediaan masih bergantung pada Microsoft Excel, belum terdapat pembaruan data secara <em>real-time</em>, dan permintaan barang belum terdokumentasi secara sistematis. Nilai <em>discrepancy stock</em> tertinggi terjadi pada bulan Juli sebesar 15,30%, sedangkan terendah pada bulan November sebesar 0,43%. Usulan perbaikan melalui BPR menghasilkan proses bisnis yang lebih sederhana dengan digitalisasi pencatatan, formulir permintaan barang, pembaruan stok secara <em>real-time</em>, dan pengkodean lokasi penyimpanan. Perbaikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan <em>inventory accuracy</em> serta mengurangi <em>discrepancy stock</em> pada Industri Jasa Penyedia Internet.</p>Maria Desy NatalianiAbby Yazid BustommyLifia Citra Ramadhanti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-292026-08-295363665910.31004/sicedu.v5i3.1125Analisis Line Density Untuk Fenomena Morfotektonik Di Wilayah Desa Makunjung, Kec. Batura, Kab. Murung Raya Kalimantan Tengah
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1146
<p>Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah merupakan area yang menarik untuk diteliti karena merupakan daerah batas cekungan Kutai dan Barito serta terdapat sesar Adang yang berskala Regional dan dipengaruhi oleh arah gaya Meratus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik struktur geologi di wilayah Desa Makunjung, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Barito Utara, melalui pendekatan analisis densitas lineamen, <em>Topographic Position Index (TPI), dan Slope Direction, </em>dengan luasan 100 km<sup>2</sup>. Lineamen, sebagai representasi permukaan dari kelurusan geologi seperti kekar, sesar, dan bidang perlapisan, dianalisis kerapatannya untuk mengidentifikasi zona-zona lemah dan pola struktur yang berkembang. Metodologi yang diterapkan meliputi tahapan akuisisi data citra satelit, pemrosesan awal, digitasi lineamen, pembuatan grid, penghitungan densitas, serta interpretasi geologis. Hasil analisis menunjukkan sebaran densitas lineamen yang tidak homogen, dengan zona densitas tinggi mengindikasikan konsentrasi struktur geologi yang kompleks, diduga terkait dengan sejarah tektonik regional. Analisis ini memberikan kontribusi signifikan bagi pemahaman kerangka struktural daerah penelitian, yang dapat diaplikasikan dalam mitigasi bencana geologi dan eksplorasi sumber daya.</p>Rilly Nursyabana HadyatullahSetyo PambudiEv. Budiadi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-122026-09-12531882189010.31004/sicedu.v5i3.1146Implementasi Pembelajaran Berbasis Teknologi (Game Educaplay) Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila Di Kelas 1 SD Gmit Airnona 12 Kupang
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1201
<p>Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan cepat merasa bosan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus mendukung penanaman nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis teknologi menggunakan Game Educaplay dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila serta mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaannya di kelas I SD GMIT Airnona 12 Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Game Educaplay mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan berpusat pada siswa. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran, serta mampu menunjukkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti kerja sama, tanggung jawab, kejujuran, saling menghargai, dan disiplin. Guru juga lebih mudah mengintegrasikan teknologi dengan pendidikan karakter melalui aktivitas permainan edukatif. Dengan demikian, Game Educaplay dapat menjadi alternatif media pembelajaran berbasis teknologi untuk mendukung penanaman nilai-nilai Pancasila pada siswa sekolah dasar.</p>Yusri Febrianti No’eYetursance ManafeMartha Khristina Kota
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275328929710.31004/sicedu.v5i3.1201Identifikasi Faktor Yang Berhubungan Dengan Post Dural Puncture Headache Pada Pasien Post Sectio Caesarea
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1225
<p>Peningkatan angka tindakan <em>sectio caesarea</em> menyebabkan penggunaan anestesi spinal semakin luas dalam praktik obstetri. Salah satu komplikasi yang sering muncul setelah anestesi spinal adalah <em>Post Dural Puncture Headache</em> (PDPH), yang terjadi akibat kebocoran cairan serebrospinal setelah pungsi duramater. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian PDPH pada pasien post <em>sectio caesarea</em>. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>cross-sectional</em>. Sampel penelitian berjumlah 73 responden yang dipilih menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Variabel independen meliputi usia, ukuran jarum spinal, riwayat PDPH, dan jumlah percobaan pungsi lumbal, sedangkan variabel dependen adalah kejadian PDPH yang diukur menggunakan <em>Numeric Rating Scale</em> (NRS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji <em>Chi-Square</em> dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri kepala ringan (49,3%), berusia 26–35 tahun (61,6%), menggunakan jarum spinal ukuran 25G (74,0%), tidak memiliki riwayat PDPH (82,2%), dan menjalani satu kali pungsi lumbal (78,1%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia (p=0,000), ukuran jarum (p<0,05), riwayat PDPH (p<0,05), dan jumlah percobaan pungsi lumbal (p=0,001) dengan kejadian PDPH. Dengan demikian, usia, ukuran jarum spinal, riwayat PDPH, dan jumlah percobaan pungsi lumbal merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian PDPH pada pasien post <em>sectio caesarea</em>.</p>Marcellia Putri KusumaTri Wahyuni IsmoyowatiSahat Tumpal SalomoTriseu Setianingsih
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532455246210.31004/sicedu.v5i3.1225Penerapan Model Contextual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas IV UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1248
<p>Penelitian dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikam Pancasila di kelas IV UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo I Lot. Permasalah tersebut terjadi karena pembelajaran kerap menggunakan metode ceramah yang bersifat konvensiaonal dan monoton, sehingga menggakibatkan hasil belajar yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menerapkan model pembelajaran contextual teaching and learning serta melihat peningkatan hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus diantaranya, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penerapan model contextual teaching and learning dilaksanakan dengan dua siklus. Siklus I mendapatkan rata- rata hasil belajar peserta didik mencapai 64,15% masih tergolong rendah dan dikategorikan cukup, pada siklus II adanya peningkatan yang menunjukaan rata- rata hasil belajar 88,25% yang dikategorikan sangat baik. pada lembar observasi peneliti/guru memperoleh hasil pada siklus I pertemuan I presentasenya sebesar 65,38%, sementara pada pertemuan II mengalami peningkatan presentasenya menjadi 67,30%. Sehingga perlu adanya tindakan lanjutan untuk memperbaiki dan menyempurnakan sehingga pada siklus II pertemuan I mendapatkan peningkatan maka di peroleh hasil presentase sebesar 80,76%, dan pada pertemuan II di peroleh presentase sebesar 92,3% yang dikategorikan sangat baik. Hasil obeservasi peserta didik mendapatkan presentase sebesar 55,65%, sementara pada pertemuan kedua diperoleh presentase yakni sebesar 72,18% dan memerlukan peningkatan lebih lanjut sehingga pada siklus II pertemuan pertama maka dipereloh peningkatan dari pada pertemuan sebelumnya presentasenya sebesar 81,87% dan pada pertemuan kedua siklus II berhasil memperbaiki dan meningkatkan kelemahan pada pertemuan sebelumnya dimana di peroleh hasil presentsaenya sebesar 85% dikotegorikan sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan.</p>Margaret Priska Iman ZebuaEka Periaman ZaiIndah Wijaya LaseAsali Lase
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-242026-09-24532642265010.31004/sicedu.v5i3.1248Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ipas Kelas V Sd Swasta Santo Antonius Vi Medan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1278
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model <em>Discovery Learning</em> terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Swasta Santo Antonius VI Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS yang masih kurang optimal, sehingga diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>pre-experimental</em> dan desain <em>One Group Pretest-Posttest</em>. Sampel penelitian berjumlah 31 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji korelasi dan <em>Paired Sample t-Test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata <em>pretest</em> sebesar 59,61 meningkat menjadi 82,06 pada <em>posttest</em>, dengan peningkatan sebesar 22,45 poin. Hasil uji <em>Paired Sample t-Test</em> menunjukkan nilai t sebesar -29,638 dengan df = 30 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,965 yang menunjukkan hubungan sangat kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model <em>Discovery Learning</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Swasta Santo Antonius VI</p>Jessica Mariana ManullangIrmina PinemJoen Parningotan Purba
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-242026-09-24532688270110.31004/sicedu.v5i3.1278Analisis Program 'Mendo One' Terhadap Peningkatan Penjualan Tenaga Listrik Di PLN UP3 Purwokerto Dengan Pemodelan Kajian Kelayakan Bisnis
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1304
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan kelayakan program inovatif Mendo One (Maximize Electricity Needs and Digital Online for ONE smart solution) yang diimplementasikan di PT PLN (Persero) UP3 Purwokerto. Penelitian ini menganalisis dampak implementasi Mendo One terhadap pertumbuhan penjualan energi listrik (kWh) dan pendapatan non-listrik (beyond kWh), serta mengevaluasi kelayakan bisnis dari aspek pasar, teknis, dan finansial. Metode yang digunakan adalah pendekatan mixed-methods dengan desain deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Mendo One memberikan dampak kinerja yang signifikan, ditandai dengan peningkatan penjualan tenaga listrik golongan Bisnis sebesar 11,55 GWh secara Year-on-Year (YoY). Realisasi pendapatan gabungan mencapai lebih dari Rp9,5 miliar, dengan dominasi pendapatan layanan digital sebesar Rp9,1 miliar per tahun. Analisis finansial menunjukkan nilai NPV sebesar Rp38.846.665.718 dan IRR sebesar 135,43%, yang mengindikasikan bahwa program ini sangat layak secara bisnis. Analisis SWOT menegaskan bahwa sinergi infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi digital menjadi faktor strategis utama.</p>Nurcahyo Adi PrabowoSyamsir Abduh
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-072026-09-07531581158910.31004/sicedu.v5i3.1304Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas IV UPTD SD Negeri 070987 Fadoro
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1332
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV UPTD SD Negeri 070987 Fadoro akibat penggunaan model pembelajaran yang masih konvensional dan kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran Inkuiri serta peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penerapan model tersebut. Penelitian dilaksanakan di UPTD SD Negeri 070987 Fadoro, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, dengan subjek 16 peserta didik kelas IV semester II tahun ajaran 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I, rata-rata observasi guru mencapai 67,30% dan peserta didik 64,25%, dengan rata-rata hasil belajar 66,13 serta ketuntasan 43,75%. Pada siklus II, observasi guru meningkat menjadi 92,31% dan peserta didik 88,87%, sedangkan rata-rata hasil belajar mencapai 87,5 dengan ketuntasan 87,5%. Dengan demikian, model pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.</p>Kelvin Exodius Telaumbanua Telaumbanua
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-262026-09-26532905291910.31004/sicedu.v5i3.1332Peningkatan Hasil Belajar Murid Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva pada Murid Kelas V SDN 025 Tandung
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1372
<p>Rendahnya hasil belajar murid pada materi sistem bilangan desimal dan bilangan bulat merupakan<br>salah satu permasalahan pembelajaran di kelas V SDN 025 Tandung. Penelitian ini bertujuan untuk<br>meningkatkan hasil belajar murid melalui penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis<br>Canva. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin<br>yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 10 murid kelas V SDN 025<br>Tandung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data<br>dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan nilai hasil belajar dan persentase<br>ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar murid pada<br>setiap siklus. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 40% pada prasiklus menjadi 70% pada<br>siklus I dan mencapai 90% pada siklus II, dengan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 87,0. Hasil<br>tersebut telah melampaui indikator ketuntasan klasikal yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat<br>disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Canva efektif dalam<br>meningkatkan hasil belajar murid kelas V SDN 025 Tandung.</p>Citrawanti CitrawantiSri HastatiErwin NurdiansyahSupriadi Supriadi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-012026-09-015320421210.31004/sicedu.v5i3.1372Pengaruh Penggunaan Media Pop Up Book Terhadap Hasil Belajar Siswa Tentang Hak Dan Kewajiban Anak Di Sekolah Kelas III SD Inpres Oesapa Kota Kupang
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1398
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media <em>pop-up book</em> terhadap hasil belajar siswa pada materi hak dan kewajiban anak di sekolah dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III UPTD SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III UPTD SD Inpres Oesapa Kota Kupang, dengan sampel yang terdiri atas kelas III B sebagai kelas eksperimen sebanyak 27 siswa dan kelas III D sebagai kelas kontrol sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan media <em>pop-up book</em> dan siswa yang memperoleh pembelajaran tanpa menggunakan media tersebut. Hasil belajar siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan setelah diberikan perlakuan menggunakan media pop-up book. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa penggunaan media <em>pop-up book</em> berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi hak dan kewajiban anak di sekolah. Dengan demikian, media <em>pop-up book</em> dapat digunakan sebagai salah satu media pembelajaran yang menarik dan membantu meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.</p>Stefhani Tressa NataliaTaty Rosiana KorohHabibi Musa
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-032026-10-03533137314310.31004/sicedu.v5i3.1398Pengaruh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/790
<p>Penelitian ini mengkaji pengaruh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia selama periode 2005–2025. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode regresi linear berganda terhadap 21 observasi data time series tahunan, penelitian ini menemukan bahwa secara parsial, IHSG berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (β = 0,0004; t = 0,7148; p = 0,4839), dan pengeluaran pemerintah berpengaruh negatif namun tidak signifikan (β = -1,6017; t = -1,1705; p = 0,2571). Secara simultan, kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (F = 1,5916; p = 0,2310). Koefisien determinasi menunjukkan R² sebesar 0,1503, yang berarti hanya 15,03% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa dinamika pertumbuhan ekonomi Indonesia dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang lebih dominan, seperti konsumsi rumah tangga, investasi swasta, ekspor neto, dan stabilitas nilai tukar. Hasil penelitian ini memberikan implikasi kebijakan agar pemerintah tidak hanya mengandalkan instrumen pasar modal dan belanja pemerintah sebagai pendorong pertumbuhan, tetapi juga memperkuat fondasi makroekonomi secara lebih komprehensif.</p>Lastaria Br SinagaM. Syafii
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-302026-08-305385886710.31004/sicedu.v5i3.790Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Turut Serta Dalam Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 260 K/Pid/2023)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/844
<p>Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban pidana terhadap pihak yang turut serta dalam tindak pidana pemalsuan surat berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 260 K/Pid/2023. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menelaah bahan hukum primer berupa KUHP dan KUHAP serta bahan hukum sekunder berupa putusan pengadilan dan literatur hukum pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemalsuan surat diatur dalam Pasal 263, 264, 266, dan 378 KUHP yang dikaitkan dengan ketentuan penyertaan dalam Pasal 55 KUHP, sehingga pihak yang membantu atau sengaja menggunakan surat palsu dapat dimintai pertanggungjawaban pidana sebagaimana pelaku utama. Dalam perkara tersebut, Mahkamah Agung menguatkan putusan <em>judex facti</em> yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta dalam pemalsuan surat berdasarkan Pasal 263 ayat (2) <em>juncto</em> Pasal 55 ayat (1) KUHP, karena alasan kasasi hanya menyangkut penilaian pembuktian yang menjadi kewenangan <em>judex facti</em> dan tidak dapat diperiksa dalam kasasi sesuai Pasal 253 ayat (1) KUHAP. Penelitian ini diharapkan dapat memperjelas batas pertanggungjawaban pidana dalam penyertaan tindak pidana pemalsuan surat.</p>Syalma Ade Riska PutriMargo Hadi Pura
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-052026-09-05531355136110.31004/sicedu.v5i3.844Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Dalam Penyusunan Skripsi: Analisis Empiris Peran Faktor Demografis
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/908
<p>Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kesejahteraan psikologis mahasiswa yang sedang menyusun skripsi serta menganalisis hubungan faktor demografis terhadap kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Subjek penelitian berjumlah 84 mahasiswa tingkat akhir. Instrumen yang digunakan mengacu pada konsep <em>Ryff’s Psychological Well-Being</em> yang meliputi enam dimensi utama. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori kesejahteraan psikologis sedang (83,3%), sedangkan kategori tinggi dan rendah masing-masing sebesar 8,3%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara tempat tinggal (p = 0,044) dan asal daerah (p = 0,030) dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Sementara itu, jenis kelamin (p = 0,260) dan status pekerjaan (p = 0,990) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kesejahteraan psikologis. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor lingkungan sosial memiliki keterkaitan dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa dalam proses penyusunan skripsi. Implikasi penelitian menekankan pentingnya pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang mendukung adaptasi psikologis mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tuntutan akademik selama penyusunan skripsi.</p>Fadhila RahmanIsnaria Rizki HayatiSiska MardesMuryanti Muryanti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-152026-09-15531979199010.31004/sicedu.v5i3.908Diskursus Pelecehan Seksual Di Pondok Pesantren Dalam Film Wahyu: Analisis Wacana Kritis
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/941
<p>Penelitian ini berfokus pada bagaimana wacana pelecehan seksual di pondok pesantren dikonstruksi dalam film Wahyu. Film menjadi salah satu media yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berperan aktif dalam mengonstruksi wacana sosial melalui pilihan narasi, dialog, dan visual yang ditampilkan. Film Wahyu menarik untuk dikaji karena mengangkat isu pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan pondok pesantren, sebuah latar yang selama ini identik dengan citra religius dan otoritas moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wacana pelecehan seksual di lingkungan pondok pesantren dikonstruksi dalam film Wahyu berdasarkan pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis dengan metode kualitatif dan jenis penelitian deskriptif, dengan menganalisis tiga dimensi wacana Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana pelecehan seksual di Pondok Pesantren menunjukkan bahwa Pondok Pesantren sebagai institusi dengan otoritas moral yang kuat sekaligus sebagai ruang yang menciptakan celah bagi terjadinya dan tersembunyinya pelecehan seksual.</p>Aulia Shifa AzzahraWindri Saifudin
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-315394596610.31004/sicedu.v5i3.941Pengaruh Penerapan Standar Operasional Prosedur (Sop) Terhadap Kualitas Pelayanan Administrasi Persuratan Bagi Mahasiswa Di Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Makassar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1022
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), gambaran kualitas pelayanan administrasi persuratan bagi mahasiswa, serta mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap kualitas pelayanan administrasi persuratan bagi mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode <em>ex post facto</em>. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Makassar yang pernah menerima layanan administrasi persuratan. Sampel penelitian berjumlah 377 mahasiswa yang ditetapkan dengan teknik <em>proportionate stratified random sampling</em>. Instrumen yang digunakan berupa angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) berada pada kategori tinggi dan kualitas pelayanan administrasi persuratan yang dirasakan mahasiswa juga berada pada kategori tinggi. Hasil analisis inferensial menggunakan regresi linear menunjukkan bahwa penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan administrasi persuratan bagi mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Makassar. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), maka semakin baik pula kualitas pelayanan administrasi persuratan yang diberikan kepada mahasiswa.</p>Nisa Adya WijayaniSiti HabibahSumarlin Mus
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275335937010.31004/sicedu.v5i3.1022Analisis Deviasi Jadwal Produksi Menggunakan Critical Path Method (CPM), Line Balancing Dan Schedule Performance Index (SPI) Pada Proses Produksi PT Adil Makmur Fajar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1087
<p>Penjadwalan produksi merupakan aspek penting dalam menjamin kelancaran proses produksi agar target perusahaan dapat tercapai sesuai rencana. PT Adil Makmur Fajar masih menghadapi permasalahan berupa deviasi jadwal produksi yang ditandai dengan keterlambatan penyelesaian pekerjaan, ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun, serta pencapaian target produksi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deviasi jadwal produksi menggunakan metode <em>Critical Path Method</em> (CPM), <em>Line Balancing</em>, <em>Schedule Performance </em>Index (SPI), dan <em>Fishbone Diagram</em>. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer berupa observasi dan wawancara serta data sekunder berupa jadwal produksi, laporan aktual produksi, data <em>downtime </em>mesin, dan data <em>defect</em> periode Januari–Mei 2026. Hasil analisis CPM menunjukkan bahwa seluruh aktivitas produksi pada proses packing berada pada jalur kritis sehingga setiap aktivitas harus diselesaikan sesuai urutan untuk menghindari keterlambatan. Hasil <em>Line Balancing</em> menunjukkan masih terdapat ketidakseimbangan beban kerja yang menyebabkan <em>bottleneck</em> dan <em>idle time</em> pada beberapa stasiun kerja. Perhitungan SPI menghasilkan nilai kurang dari satu pada sebagian besar periode pengamatan, yang menunjukkan bahwa pelaksanaan produksi belum sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Analisis <em>Fishbone Diagram</em> mengidentifikasi bahwa deviasi jadwal dipengaruhi oleh faktor manusia, mesin, metode, material, lingkungan, dan pengukuran. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan disarankan melakukan <em>preventive maintenance</em> secara berkala, meningkatkan kompetensi operator melalui pelatihan, melakukan pemerataan beban kerja, serta menerapkan pemantauan kinerja jadwal menggunakan SPI secara rutin. Penerapan rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketepatan jadwal produksi, mengurangi keterlambatan, dan meningkatkan efisiensi proses produksi.</p>Rakay Edhiargo ToyositoNabila AlifiaAngga Widyas Swara
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285354757210.31004/sicedu.v5i3.1087Evaluasi Antioksidan Kulit Buah Jeruk (Citrus) Dengan Metode Uji DPPH, FRAP, ABTS, CUPRAC
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1135
<p>Limbah kulit buah jeruk (Citrus spp.) merupakan sumber antioksidan alami yang berpotensi besar namun sering belum dimanfaatkan secara optimal. Artikel ini disusun sebagai mini review yang bertujuan merangkum dan membandingkan aktivitas antioksidan kulit berbagai jenis jeruk berdasarkan empat metode uji, yaitu DPPH, FRAP, ABTS, dan CUPRAC. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif kualitatif terhadap publikasi ilmiah nasional dan internasional tahun 2022–2026 yang diperoleh dari Google Scholar, Garuda, ScienceDirect, PubMed/PMC, DOAJ, dan ResearchGate. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ dan kapasitas reduksi bervariasi luas antarjenis jeruk dan antarmetode, dengan kategori aktivitas berkisar dari sangat kuat hingga sangat lemah. Kadar fenolik dan flavonoid, metode ekstraksi, jenis pelarut, serta spesies dan bagian kulit yang diuji menjadi faktor utama yang memengaruhi hasil pengujian. Metode DPPH lebih sensitif terhadap senyawa polar, sedangkan FRAP, ABTS, dan CUPRAC mampu menangkap kontribusi senyawa semipolar hingga lipofilik seperti monoterpena. Perbandingan antarmetode menegaskan bahwa penilaian aktivitas antioksidan kulit jeruk hanya dari satu metode berisiko memberikan gambaran yang tidak lengkap, sehingga pendekatan multimetode diperlukan untuk memperoleh profil antioksidan yang lebih komprehensif.</p>Monica SuryaniEva Diansari MarbunAlfi SapitriBurma Michael SipayungSilvina Putri
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275343044610.31004/sicedu.v5i3.1135Analisis Risiko Keselamatan Kerja Pada Proses Finishing Part Mole Side Cover Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) Dan Hazard Identification And Risk Assessment (HIRA)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1173
<p>Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam industri manufaktur sangat penting untuk mencegah kecelakaan. Proses <em>finishing</em> manual <em>part Mole Side Cover</em> menggunakan pisau <em>cutter</em> memiliki potensi bahaya tinggi. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan menyusun usulan pengendalian menggunakan metode <em>Job Safety Analysis</em> (JSA) serta <em>Hazard Identification and Risk Assessment</em> (HIRA). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan telaah prosedur. Hasil JSA mengidentifikasi tujuh potensi bahaya. Penilaian HIRA mengelompokkan aktivitas ke dalam dua kategori risiko tinggi, dua risiko sedang, dan tiga risiko rendah. Risiko tertinggi ada pada pemotongan <em>burr</em> dan pemeriksaan kondisi <em>cutter</em> yang berpotensi mencederai tangan operator. Berdasarkan <em>Hierarchy of Controls</em>, usulan pengendalian meliputi inspeksi dan penggantian <em>cutter</em> berkala, penyediaan <em>cutter holder</em>, penggunaan sarung tangan tahan sayat (<em>cut-resistant gloves</em>), peningkatan kepatuhan alat pelindung diri (APD), serta penerapan <em>housekeeping</em>. Penelitian memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dalam menentukan prioritas pengendalian risiko</p>Abby Yazid BustommyAlif Adjis SudjonoAbimanyu Abimanyu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-292026-08-295378880110.31004/sicedu.v5i3.1173Efektivitas Kombinasi Terapi Oksigen Melalui Nasal Cannula Dan Posisi Semirecumbent 30° Dalam Mempertahankan Saturasi Oksigen Pasca General Anesthesia Pada Perokok
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1187
<p>Desaturasi merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien perokok pasca <em>general anesthesia</em> akibat gangguan ventilasi dan oksigenasi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko hipoksia apabila tidak segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian oksigen melalui <em>nasal cannula</em> dan <em>positioning</em> 30° terhadap pencegahan desaturasi pada pasien perokok pasca <em>general anesthesia</em> di <em>Post Anesthesia Care Unit</em> (PACU). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain <em>pre-experimental one group pretest-posttest</em>. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>total sampling</em> dengan jumlah 44 responden. Pengukuran saturasi oksigen dilakukan menggunakan <em>pulse oximeter</em> sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji <em>paired t-test</em> dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (84,1%), berusia 36-45 tahun (25,0%), memiliki durasi merokok lebih dari 20 tahun (43,2%), dan menjalani operasi kurang dari 1 jam (45,5%). Setelah pemberian oksigen melalui <em>nasal cannula</em> dan <em>positioning</em> 30°, terjadi peningkatan saturasi oksigen pada sebagian besar responden. Hasil uji <em>paired t-test</em> menunjukkan nilai <em>p</em> = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari intervensi terhadap pencegahan desaturasi pada pasien perokok pasca <em>general anesthesia</em> di <em>Post Anesthesia Care Unit</em> (PACU).</p>Syifa AinaTri Wahyuni IsmoyowatiSuanda SaputraRetno Anggraeni Puspita Sari
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532426243510.31004/sicedu.v5i3.1187Analisis Keadilan Harga Dan Potensi Gharar Dalam Sistem Prasmanan Pada Waroeng Nasi Arhema Kecamatan Jelutung Jambi Perspektif Ekonomi Islam
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1215
<p>Sistem penetapan harga dalam transaksi jual beli merupakan aspek fundamental yang menentukan keadilan dalam muamalah Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme penetapan harga dan potensi gharar dalam sistem prasmanan pada Waroeng Nasi Arhema serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Jenis penelitian adalah field research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi pemilik usaha, karyawan, dan konsumen yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan triangulasi data sebagai verifikasi keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan sistem penetapan harga berbasis kategori lauk utama telah memenuhi prinsip keadilan, transparansi, kerelaan, ketiadaan gharar berat, dukungan 'urf shahih, kewajaran harga, dan ketiadaan tadlis. Strategi volume penjualan dan stabilitas harga mengutamakan berkelanjutan usaha serta kepercayaan konsumen. Penelitian ini menyumbang pemahaman bahwa ekonomi Islam dapat diimplementasikan secara kontekstual dalam sektor informal, implikasinya adalah pentingnya edukasi praktis bagi entrepreneur dan penyesuaian kebijakan regulasi terhadap karakteristik lokal usaha mikro</p>Varel Rizky VeriantoEfni AnitaHareastoma Hareastoma
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532395241110.31004/sicedu.v5i3.1215Aswaja Sebagai Pemikiran Dan Gerakan: Genealogi Intelektual, Moderasi Keagamaan, Dan Transformasi Sosial Di Madura
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1235
<p>Artikel ini membahas Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) sebagai pemikiran dan gerakan dalam dinamika Islam Madura. Aswaja tidak hanya dipahami sebagai doktrin teologis, tetapi juga sebagai <em>manhaj al-fikr</em> yang membentuk cara memahami agama, realitas sosial, dan perubahan zaman, sekaligus sebagai <em>harakah</em> yang diwujudkan melalui praksis pendidikan, dakwah, sosial, kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (<em>library research</em>) dan analisis historis-kritis. Sumber penelitian meliputi karya-karya ulama klasik, literatur pesantren, pemikiran Nahdlatul Ulama, serta kajian kontemporer mengenai moderasi Islam dan transformasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Aswaja dibangun di atas sintesis antara teologi Asy'ariyah-Maturidiyah, fikih empat mazhab, dan tasawuf Sunni. Kerangka pemikiran tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam prinsip <em>tawassuth</em>, <em>tawazun</em>, <em>tasamuh</em>, dan <em>i'tidal</em>. Sebagai gerakan, Aswaja berkembang melalui institusi pesantren, organisasi sosial-keagamaan, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Artikel ini berargumen bahwa kekuatan Aswaja terletak pada kemampuannya menghubungkan kontinuitas tradisi dengan perubahan sosial, sehingga dapat menjadi paradigma keislaman yang moderat, inklusif, dan adaptif dalam menghadapi modernitas, digitalisasi, dan perkembangan kecerdasan buatan.</p> <p>Artikel ini membahas Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) sebagai pemikiran dan gerakan dalam dinamika Islam Madura. Aswaja tidak hanya dipahami sebagai doktrin teologis, tetapi juga sebagai <em>manhaj al-fikr</em> yang membentuk cara memahami agama, realitas sosial, dan perubahan zaman, sekaligus sebagai <em>harakah</em> yang diwujudkan melalui praksis pendidikan, dakwah, sosial, kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (<em>library research</em>) dan analisis historis-kritis. Sumber penelitian meliputi karya-karya ulama klasik, literatur pesantren, pemikiran Nahdlatul Ulama, serta kajian kontemporer mengenai moderasi Islam dan transformasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Aswaja dibangun di atas sintesis antara teologi Asy'ariyah-Maturidiyah, fikih empat mazhab, dan tasawuf Sunni. Kerangka pemikiran tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam prinsip <em>tawassuth</em>, <em>tawazun</em>, <em>tasamuh</em>, dan <em>i'tidal</em>. Sebagai gerakan, Aswaja berkembang melalui institusi pesantren, organisasi sosial-keagamaan, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Artikel ini berargumen bahwa kekuatan Aswaja terletak pada kemampuannya menghubungkan kontinuitas tradisi dengan perubahan sosial, sehingga dapat menjadi paradigma keislaman yang moderat, inklusif, dan adaptif dalam menghadapi modernitas, digitalisasi, dan perkembangan kecerdasan buatan.</p>Abdullah FajarAch. Maimun
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-232026-09-23532519261210.31004/sicedu.v5i3.1235Ketika Likes Menentukan Harga Diri: Eksplorasi Kualitatif Tentang Validitas Eksternal Di Instagram Pada Generasi Z
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1260
<p>Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu membangun identitas diri dan memperoleh pengakuan sosial. Pada Generasi Z, fitur <em>likes</em> di Instagram tidak lagi dipandang sebagai sekadar bentuk apresiasi terhadap unggahan, tetapi juga sebagai simbol penerimaan sosial yang berpotensi memengaruhi harga diri. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana Generasi Z memaknai <em>likes</em> sebagai bentuk validasi eksternal serta bagaimana pengalaman tersebut berhubungan dengan dinamika harga diri mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode <em>Thematic Analysis</em>. Data diperoleh melalui kuesioner terbuka yang disebarkan kepada 336 responden Generasi Z pengguna aktif Instagram. Analisis dilakukan mengikuti enam dari tahapan Braun dan Clarke (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman memperoleh <em>likes</em> menghasilkan berbagai respons psikologis, mulai dari munculnya emosi positif, meningkatnya rasa percaya diri, perasaan dihargai, hingga munculnya persepsi bahwa diri mereka diterima oleh lingkungan sosial digital. Sebaliknya, tidak memperoleh <em>likes</em> memunculkan pengalaman emosional berupa kekecewaan, keraguan terhadap diri sendiri, kecemasan sosial, serta kecenderungan melakukan evaluasi terhadap kualitas diri maupun konten yang diunggah. Hasil ini menunjukkan bahwa <em>likes</em> memiliki fungsi sebagai bentuk validasi eksternal yang dapat memperkuat maupun melemahkan evaluasi diri individu. Meskipun demikian, tingkat pengaruhnya dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam membangun sumber harga diri yang berasal dari dalam diri.</p>Rizkiqa Tria FaneshaRizal KurniawanAmin AkbarAflah Zakinov Irta
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-132026-08-1353526210.31004/sicedu.v5i3.1260Evaluasi Kinerja Operasional Dan Kelayakan Tarif Bus Trans Jatim Koridor I Rute Gresik – Sidoarjo Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan, ATP, Dan WTP
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1287
<p>Pertumbuhan kendaraan bermotor yang tidak diimbangi peningkatan kapasitas jalan menyebabkan kemacetan di wilayah Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik penumpang, kinerja operasional, Biaya Operasional Kendaraan (BOK), serta kelayakan tarif berdasarkan <em>Ability To Pay</em> (ATP) dan <em>Willingness To Pay</em> (WTP) pada Bus Trans Jatim Koridor I. Penelitian menggunakan survei statis, survei dinamis, dan kuesioner terhadap 100 responden. Analisis kinerja operasional meliputi <em>Load factor</em>, <em>headway</em>, waktu tunggu, dan waktu tempuh, sedangkan kelayakan tarif dianalisis berdasarkan BOK, ATP, dan WTP serta dibandingkan dengan tarif eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>headway</em>, waktu tunggu, dan waktu tempuh telah memenuhi standar, sedangkan <em>Load factor</em> sebesar 54% belum memenuhi standar 70%. BOK diperoleh sebesar Rp7.054,38 per bus-km dengan tarif berdasarkan BOK sebesar Rp19.700 per penumpang. Nilai ATP sebesar Rp13.600 untuk penumpang umum dan Rp9.700 untuk pelajar, sedangkan WTP masing-masing sebesar Rp6.700 dan Rp5.800. Tarif eksisting sebesar Rp5.000 untuk umum dan Rp2.500 untuk pelajar masih berada di bawah ATP dan WTP, sehingga terdapat ruang penyesuaian tarif sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap subsidi pemerintah dengan tetap mempertimbangkan kemampuan dan kesediaan membayar pengguna.</p>Yuniar Dwi NabillahNugroho UtomoAchmad Dzulfiqar Alfiansyah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532739275110.31004/sicedu.v5i3.1287Analisis Sebaran Nilai Salinitas Dan Pemetaan Suhu Permukaan Air Laut Di Wilayah Pesisir Paciran Kabupaten Lamongan Dengan Data Citra Satelit Landsat-8 Kurun Waktu 5 Tahun (2022-2026)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1312
<p>Wilayah pesisir Paciran, khususnya Pantai Putri Klayar di Kabupaten Lamongan, merupakan kawasan pesisir yang memiliki berbagai aktivitas masyarakat, seperti perikanan, pelabuhan, serta pembangunan infrastruktur di sekitar pantai. Aktivitas tersebut berpotensi memengaruhi kondisi oseanografi perairan, terutama parameter salinitas dan suhu permukaan laut (SPL). Kedua parameter tersebut memiliki peranan penting dalam menggambarkan karakteristik perairan dan dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam perencanaan infrastruktur pesisir, terutama terkait potensi korosi pada bangunan yang berada di lingkungan laut. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk menganalisis dan memetakan distribusi salinitas dan suhu permukaan laut di wilayah pesisir Pantai Putri Klayar selama periode tahun 2022–2026 dengan memanfaatkan data citra satelit Landsat-8. Penelitian ini menggunakan kombinasi data pengukuran lapangan (<em>in-situ</em>) dan data citra satelit Landsat-8. Pengambilan data lapangan dilakukan pada 20 titik pengamatan dengan menggunakan refraktometer untuk mengukur salinitas dan termometer inframerah untuk mengukur suhu permukaan laut. Data citra Landsat-8 yang digunakan meliputi Band 2, Band 3, Band 4, serta rasio band Band 2/3, Band 2/4, dan Band 3/4 yang kemudian diolah menggunakan aplikasi SeaDAS dan Microsoft Excel. Tahapan pengolahan data meliputi konversi nilai <em>Digital Number</em> (DN) menjadi reflektan, penyusunan model regresi menggunakan persamaan Linear, Exponential, Logarithmic, dan Power, serta analisis statistik untuk menentukan model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai salinitas di wilayah penelitian selama periode 2022–2026 berkisar antara 10,097‰ hingga 39,155‰, sedangkan nilai suhu permukaan laut mengalami variasi pada setiap tahun pengamatan. Model terbaik untuk pemetaan hubungan antara salinitas dan suhu permukaan laut diperoleh menggunakan persamaan Power, yaitu y = 37674x⁻¹·⁹⁶⁷ dengan nilai koefisien determinasi R² = 0,4186. Analisis korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,646830809, yang menunjukkan adanya hubungan negatif dengan tingkat korelasi cukup kuat antara salinitas dan suhu permukaan laut. Hasil pengolahan data selanjutnya disajikan dalam bentuk peta tematik sebaran salinitas, suhu permukaan laut, serta peta hubungan antara kedua parameter tersebut di wilayah pesisir Pantai Putri Klayar, Kabupaten Lamongan.</p>Faiq Kahfi Fachrindra IrawanHendrata Wibisana
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532836285310.31004/sicedu.v5i3.1312Pengaruh Media Pembelajaran Powerpoint Interaktif Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Segitiga Siswa Kelas V
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1360
<p>Rendahnya hasil belajar matematika siswa sekolah dasar sering disebabkan oleh pembelajaran konvensional dan minimnya penggunaan media interaktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media <em>PowerPoint</em> interaktif terhadap hasil belajar matematika materi keliling dan luas segitiga siswa kelas V SD Inpres Oebobo 1 Kota Kupang, serta mengukur tingkat keefektifannya. Metode yang digunakan adalah <em>quasi-experiment</em> dengan <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Sampel berjumlah 43 siswa, terbagi atas Kelas VA (23 siswa) sebagai kelas eksperimen dan Kelas VB (20 siswa) sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui instrumen tes (<em>pretest</em> dan <em>posttest</em>) yang telah tervalidasi serta lembar observasi. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan <em>Independent Samples t-test</em> menunjukkan = 6,239 > = 2,020 pada taraf signifikansi α = 0,05 (<em>p</em> < 0,001), yang berarti ditolak dan diterima. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 84,91, jauh melampaui kelas kontrol yang hanya mencapai 68,30. Uji <em>effect size</em> dengan formula Cohen’s <em>d</em> menghasilkan nilai sebesar 1,907 yang termasuk dalam kategori pengaruh sangat besar (<em>d</em> > 0,80). Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran <em>PowerPoint</em> interaktif terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.</p>Satria Saputra Kay LauDamianus D. SamoDaniel Williams Fointuna
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-262026-09-26532948295410.31004/sicedu.v5i3.1360Pengembangan Komik Digital IPAS Berbasis Kearifan Lokal Jambi Pada Konsep Daerahku Dan Kekayaan Alamnya Di Kelas IV Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1383
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran komik digital untuk Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berdasarkan kearifan lokal Jambi dengan konsep Daerahku dan Sumber Daya Alamnya bagi siswa kelas empat SD, serta untuk menentukan tingkat validitas dan kepraktisannya. Penelitian ini merupakan penelitian riset dan pengembangan (R&D) yang mengacu pada model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Subjek penelitian terdiri dari tiga validator ahli, yaitu seorang ahli konten, seorang ahli media, dan seorang ahli bahasa; satu guru kelas empat; enam siswa dalam uji coba kelompok kecil; dan 24 siswa dalam uji coba kelompok besar di SDN 109 Kota Jambi. Data dikumpulkan melalui kuesioner validasi dan respons serta dianalisis menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik digital yang dikembangkan dinilai sangat valid oleh ahli konten (94,4%), ahli media (97,7%), dan ahli bahasa (95%). Hasil uji kepraktisan juga dikategorikan sangat praktis, berdasarkan penilaian guru (95%), uji coba kelompok kecil (89,17%), dan uji coba kelompok besar (90,42%). Oleh karena itu, komik digital IPAS berbasis kearifan lokal Jambi layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran untuk topik Daerahku dan Sumber Daya Alamnya di kelas empat sekolah dasar.</span></span></p>Meideka SaprianiFaizal Chan Desy Rosmalinda
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532184219010.31004/sicedu.v5i3.1383Analisis Komparatif K-Means Dan Hierarchical Agglomerative Clustering Metode Ward Untuk Segmentasi Wilayah Berdasarkan Karakteristik PUS Dan Unmet Need KB Di Indonesia
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1438
<p>Ketidakmerataan karakteristik Pasangan Usia Subur (PUS) dan unmet need Keluarga Berencana (KB) antardaerah menunjukkan perlunya segmentasi wilayah yang dapat mendukung perencanaan program KB secara lebih tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan membandingkan metode K-Means Clustering dan Hierarchical Agglomerative Clustering (HAC) dengan metode Ward dalam mengelompokkan provinsi di Indonesia berdasarkan karakteristik PUS serta unmet need for spacing dan unmet need for limiting. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder tahun 2024 dari Sistem Informasi Keluarga (SIGA) BKKBN. Analisis dilakukan terhadap tujuh variabel menggunakan transformasi Box-Cox, standardisasi z-score, K-Means, dan HAC Ward, kemudian dievaluasi menggunakan Silhouette Coefficient (SC), Davies-Bouldin Index (DBI), dan Calinski-Harabasz (CH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Means membentuk dua klaster dengan SC 0,490, DBI 0,690, dan CH 54,756, sedangkan HAC Ward menghasilkan tiga klaster dengan SC 0,460, DBI 0,598, dan CH 51,448. K-Means unggul pada SC dan CH sehingga memiliki performa keseluruhan yang relatif lebih baik, sementara HAC Ward unggul pada DBI dan menghasilkan segmentasi yang lebih terperinci. Temuan menunjukkan adanya heterogenitas karakteristik PUS dan unmet need KB antardaerah.</p>Ridha Maulidiyah AbasDjihad WungguliNisky Imansyah Yahya
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-022026-10-02533061307510.31004/sicedu.v5i3.1438Pengaruh Penggunaan Metode Inquiry Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI SMA Dharma Utama Sukasari
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/810
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode <em>Inquiry Learning</em> terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Ekonomi.<a name="_Toc228184794"></a> Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 82,27, sedangkan kelas kontrol mencapai 78,52. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan varians homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,044 (< 0,05), yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan peningkatan respon positif siswa dari rata-rata 54,20 menjadi 90,09 pada kelas eksperimen, serta hasil observasi aktivitas berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode <em>Inquiry Learning</em> memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.</p>Debora Yohana Sitinjak
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-302026-08-305386887610.31004/sicedu.v5i3.810Pengembangan Media Fractional Acrylic Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pecahan Murid Kelas III Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/880
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kelayakan media <em>fractional acrylic </em>dalam meningkatkan hasil belajar pecahan murid kelas III SD; 2) reliabilitas media <em>fractional acrylic </em>dalam meningkatkan hasil belajar pecahan murid kelas III SD ; 3) peningkatan hasil belajar pecahan murid kelas III SD melalui media <em>Fractional Acrylic</em>. Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>Research and Development</em> (R&D) model Edi Istiyono dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Stephen Kemmis dan Robin McTaggart. Prosedur R&D meliputi perancangan tes, uji coba tes dan pengukuran, dilanjutkan PTK melalui prosedur dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas perancangan, implementasi dan observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan data primer dan instrumen penelitian berupa butir tes pilihan ganda. Teknik analisis data teknik korelasi <em>Pearson Product Moment</em> untuk mengetahui validitas, dan <em>Cronbach’s Alpha</em> untuk mengetahui reliabilitas dan teknik persentasi untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pecahan<em>. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat kelayakan media <em>Fractional Acrylic</em> dalam meningkatkan hasil belajar pecahan murid kelas III SD yang ditunjukkan oleh hasil validasi ahli media sebesar 94,23%, validasi ahli materi sebesar 95%, dan validasi ahli bahasa sebesar 100%, maka validitasnya sangat tinggi. Validitas isi ditunjukan dengan r sebesar 0,7539, maka validitas tinggi; 2) Reliabilitas media <em>fractional acrylic </em>dalam meningkatkan hasil belajar pecahan murid kelas 3 SD yang ditunjukkan dalam <em>Cronbach's Alpha</em> sebesar 0,712 maka reliabilitas instrumen tinggi; dan 3) Peningkatan hasil belajar pecahan murid kelas 3 SD melalui media <em>fractional Acrylic, </em>ditunjukkan oleh presentase murid yang mencapai skor hasil belajar pecahan tinggi (≥75) pada pra-siklus sebesar 6,45%, siklus 1 sebesar 14,52% dan siklus 2 meningkat menjadi 54,84%.</p>Ayu Sri TakariniNaniek Sulistya Wardani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-132026-08-1353889710.31004/sicedu.v5i3.880Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Matematis Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Di Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/924
<p><span style="font-size: 11.0pt;">Keterampilan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki murid dalam pembelajaran matematika. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah murid kelas IV masih belum berkembang secara optimal karena murid belum mampu memahami masalah, merencanakan strategi penyelesaian, serta menyelesaikan masalah secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah murid pada pembelajaran matematika melalui penerapan model <em>Problem Based Learning</em>. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 20 murid kelas IV SDN Sungai Miai 11 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> mampu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah murid dari 20% pada pertemuan pertama menjadi 95% pada pertemuan keempat. Peningkatan tersebut diikuti oleh meningkatnya aktivitas guru dari 75% menjadi 100%, aktivitas murid dari 10% menjadi 85%, serta ketuntasan hasil belajar dari 55% menjadi 95%. Dengan demikian, penerapan model <em>Problem Based Learning</em> efektif dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah murid pada pembelajaran matematika di sekolah dasar.</span></p>Evatriana MalanitaTika Puspita Widya Rini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-162026-09-16532114212110.31004/sicedu.v5i3.924Upaya Meningkatkan Keaktifan Dan Pemahaman Konsep IPAS Melalui Model Discovery Learning Berbantuan Papan Sistem Pencernaan Di Kelas VA SDN Tambaksari
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/987
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan belajar dan pemahaman konsep IPAS melalui penerapan model <em>Discovery Learning</em> berbantuan papan sistem pencernaan pada Peserta Didik kelas VA SDN Tambaksari. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 Peserta Didik. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar meningkat dari 66,7% pada Siklus I menjadi 84,25% pada Siklus II. Pemahaman konsep juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai dari 73,11 menjadi 89,3. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator pemahaman konsep. Dengan demikian, penerapan model <em>Discovery Learning</em> berbantuan papan sistem pencernaan terbukti efektif meningkatkan keaktifan belajar dan pemahaman konsep IPAS Peserta Didik kelas VA SDN Tambaksari.</p>Melisa Indrianti Putri Vina EniCicih Wiarsih
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532221223310.31004/sicedu.v5i3.987Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Komunikasi Dan Kolaborasi Siswa Menggunakan Model KOMPAK Di Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1054
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas, keterampilan komunikasi, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan komunikasi, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model KOMPAK (kombinasi <em>Project Based Learning</em> dan <em>Think, Pair, Share</em>). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam tiga pertemuan dengan subjek enam siswa kelas II SDN Belitung Utara 3 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari skor 27 menjadi 40. Secara klasikal, aktivitas siswa meningkat dari 67% menjadi 100%, keterampilan komunikasi dan kolaborasi dari 17% menjadi 100%, serta ketuntasan hasil belajar dari 83% menjadi 100%. Disimpulkan bahwa model KOMPAK apat menjadi alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan aktivitas, keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model KOMPAK dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang inovatif untuk mendukung pembelajaran aktif, kolaboratif, berpusat pada siswa, serta memperkuat pengembangan keterampilan abad ke-21 di sekolah dasar.</p>Mina AndiniAslamiah Aslamiah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-132026-09-13531903191410.31004/sicedu.v5i3.1054Pengaruh Literasi Digital Dan Efikasi Diri Terhadap Kesiapan Berwirausaha Siswa Jurusan BP Di SMK Assalam Durenan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1119
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital dan efikasi diri terhadap kesiapan berwirausaha siswa jurusan Bisnis Pemasaran (BP) di SMK Assalam Durenan Trenggalek, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan populasi sebanyak 83 siswa yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh, dengan 73 responden yang mengisi kuesioner secara lengkap. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji prasyarat analisis, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi digital (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha (Y), dengan nilai t hitung 2,156 dan signifikansi 0,035 (<0,05). Efikasi diri (X2) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha (Y), dengan nilai t hitung 8,229 dan signifikansi 0,000 (<0,05). Secara simultan, uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 204,928 lebih besar dari F tabel 3,12 dengan signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,752 menunjukkan bahwa literasi digital dan efikasi diri secara bersama-sama menyumbang 75,2% terhadap kesiapan berwirausaha siswa, sedangkan 24,8% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini.</p>Nita NovitasariNaila Riza UmamiImam Sukwatus Suja'i
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-202026-09-20532316232610.31004/sicedu.v5i3.1119User Experience Analysis Of The STIT Muhammadiyah Banjar Website Using User Experience Questionnaire (UEQ) And System Usability Scale (SUS) Methods)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1142
<p>Website institusi merupakan salah satu media utama yang digunakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Banjar untuk menyampaikan informasi akademik kepada mahasiswa, dosen, dan calon mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengalaman pengguna pada website STIT Muhammadiyah Banjar dengan menggunakan dua instrumen yang saling melengkapi, yaitu User Experience Questionnaire (UEQ) dan System Usability Scale (SUS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan mahasiswa aktif, dosen, dan calon mahasiswa sebagai responden yang memiliki pengalaman langsung dalam mengakses website. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan menggunakan Google Forms, kemudian dianalisis menggunakan UEQ Data Analysis Tool untuk membandingkan hasil dengan nilai benchmark, serta menggunakan rumus penilaian standar SUS untuk mengukur tingkat usability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website memperoleh nilai rata-rata SUS yang termasuk dalam kategori baik (Good) dengan tingkat usability yang dapat diterima (acceptable). Sementara itu, hasil pengukuran menggunakan UEQ menunjukkan bahwa dimensi Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, dan Dependability memperoleh skor di atas rata-rata (above average), sedangkan dimensi Stimulation dan Novelty masih berada di bawah rata-rata (below average). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun website telah memiliki tingkat kegunaan yang baik dan berfungsi secara andal, daya tarik visual serta aspek inovatifnya masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan dilakukannya perancangan ulang (redesign) website dengan menitikberatkan pada peningkatan interaktivitas, pembaruan tampilan visual, serta optimalisasi navigasi konten guna meningkatkan kualitas pengalaman pengguna secara keseluruhan pada website STIT Muhammadiyah Banjar</p>Amelia SholikhaqAyi Krisnha Widya Adhi Nugraha
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285342242910.31004/sicedu.v5i3.1142Pengaruh Media Pictorical Schedule Untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Autis Di Sekolah Dasar Inklusi Tlogoanyar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1199
<p>Anak dengan autism spectrum disorder (ASD) di sekolah dasar inklusi kerap mengalami hambatan dalam menjalankan rutinitas belajar secara mandiri, seperti kesiapan belajar, mengikuti instruksi, menyelesaikan tugas, dan merapikan alat, sehingga guru menghadapi kesulitan dalam mendampingi anak autis agar mampu belajar tanpa bantuan penuh. Penelitian terdahulu banyak berfokus pada kemandirian bina diri atau penerapan media visual di sekolah luar biasa dan homeschooling, sedangkan kajian mengenai pengaruh pictorial schedule terhadap kemandirian anak autis dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas reguler sekolah dasar inklusi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media pictorial schedule terhadap peningkatan kemandirian anak autis dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di Sekolah Dasar Inklusi Tlogoanyar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen subjek tunggal (Single Subject Research) A–B–A, melibatkan satu siswa kelas 1 berinisial F, usia 7 tahun, dengan hambatan ASD kategori sedang, selama 12 sesi yang terbagi dalam fase baseline 1 (3 sesi), intervensi (6 sesi), dan baseline 2 (3 sesi). Data dikumpulkan melalui lembar observasi berisi enam indikator kemandirian dan dianalisis secara visual menggunakan analisis dalam kondisi dan antarkondisi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor kemandirian dari 7 pada fase baseline 1 menjadi 15 pada fase baseline 2, dengan persentase overlap data 0% pada kedua perbandingan kondisi, yang mengindikasikan pengaruh intervensi yang kuat dan menetap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pictorial schedule efektif meningkatkan kemandirian anak autis dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas inklusi, serta dapat menjadi strategi intervensi visual yang aplikatif bagi guru</p>Kun SriasihMuhammad Nurrohman JauhariEvi Aulia R
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-032026-10-03533117312610.31004/sicedu.v5i3.1199Penerapan Algoritma Dijkstra Pada Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Untuk Penentuan Rute Terpendek Wisata Kota Larantuka
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1223
<p>Kota Larantuka memiliki beragam objek wisata alam, budaya, sejarah, dan religi yang tersebar di berbagai wilayah. Kondisi tersebut memberikan banyak pilihan destinasi bagi wisatawan, namun di sisi lain sering menimbulkan kendala dalam menentukan rute perjalanan yang paling efisien, terutama bagi wisatawan yang belum mengenal kondisi jaringan jalan di wilayah tersebut. Pemilihan rute yang kurang tepat dapat menyebabkan waktu tempuh menjadi lebih lama serta meningkatkan biaya perjalanan, sehingga diperlukan suatu sistem yang mampu memberikan informasi lokasi sekaligus rekomendasi jalur tercepat menuju destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Algoritma Dijkstra pada Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk menentukan rute terpendek menuju objek wisata di Kota Larantuka. Algoritma Dijkstra diterapkan untuk menghitung jalur dengan jarak minimum berdasarkan representasi jaringan jalan yang menghubungkan setiap lokasi wisata. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan data spasial dan nonspasial sehingga pengguna dapat memperoleh informasi mengenai lokasi objek wisata, deskripsi destinasi, serta visualisasi peta digital secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menentukan dan menampilkan rute terpendek menuju objek wisata secara akurat berdasarkan perhitungan Algoritma Dijkstra. Selain itu, sistem juga menyajikan peta digital yang mudah dipahami, informasi destinasi wisata, serta rekomendasi jalur yang optimal. Implementasi sistem ini dapat membantu wisatawan dalam merencanakan perjalanan dengan lebih efektif dan efisien, menghemat waktu tempuh, serta mendukung upaya promosi dan pengembangan sektor pariwisata di Kota Larantuka melalui pemanfaatan teknologi informasi berbasis web.</p>Maria Peni MakinBernadete DetaAlfian Nara Weking
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-31531007101610.31004/sicedu.v5i3.1223Design And Implementation Of A Web-Based E-Voucher Platform As A Digitalization Media At PT Hutama Karya
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1246
<p>This study aims to develop and implement a web-based E-Voucher system to improve the efficiency, accuracy, and transparency at PT Hutama Karya (Persero). The study addresses the limitations of the existing Microsoft Excel-based system, particularly data entry errors, the absence of change history, and inefficient monitoring of outstanding liabilities. This study employed an applied research approach using the Design Science Research (DSR) methodology. The system was developed following the Waterfall model. Data were collected through observations, structured interviews, documentation, and questionnaires. The application was developed using the Laravel framework with MySQL as the database management system. Functional testing was conducted using Black Box Testing, while system effectiveness was evaluated using the PIECES framework. The developed E-Voucher system successfully integrated voucher management into a web-based platform featuring user management, voucher recording, automatic timestamp logging, document generation, and PDF printing. Black Box Testing confirmed that all system functions operated as intended, while the PIECES evaluation indicated improvements in performance, information quality, control, efficiency, and service compared with the previous manual process. The proposed system provides a practical solution for improving liability administration and reducing manual processing errors in the finance division. However, the findings are limited to a single state-owned construction company and may require further validation before being generalized to other organizational settings. This study contributes by designing and implementing a web-based E-Voucher system specifically for voucher payable management in a state-owned construction enterprise. The integration of digital voucher management, automated audit trails, and comprehensive system evaluation provides a practical reference for future digitalization initiatives in accounting information systems.</p>Ananda Tsabina Putri SetiawanRatih Pratiwi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-072026-09-07531541155310.31004/sicedu.v5i3.1246Kontribusi Moral Disengagement Terhadap Cyber Aggression Pada Remaja Minangkabau
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1275
<p><em>Cyber aggression</em> merupakan salah satu bentuk perilaku agresif yang dapat muncul dalam interaksi di media sosial, termasuk melalui penggunaan bahasa kasar, penghinaan, dan perilaku provokatif. Salah satu faktor psikologis yang dapat berperan dalam munculnya perilaku tersebut adalah moral disengagement, yaitu proses kognitif yang memungkinkan individu melepaskan standar moral ketika melakukan perilaku yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi <em>moral disengagement</em> terhadap <em>cyber aggression</em> pada remaja Minangkabau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 404 remaja Minangkabau. Pengumpulan data dilakukan menggunakan <em>Moral Disengagement</em> <em>Scale</em> (MDS) dan <em>Cyber Aggression Scale For Indonesian Adolescent (CASIA)</em>. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>moral disengagement</em> berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan <em>cyber aggression </em>berada pada kategori tinggi. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa <em>moral disengagement</em> berkontribusi secara signifikan terhadap <em>cyber aggression</em> dengan nilai R sebesar 0,750 dan R Square sebesar 0,563 (p < 0,001). Dengan demikian, <em>moral disengagement</em> memberikan kontribusi sebesar 56,3% terhadap <em>cyber aggression</em> pada remaja Minangkabau, sedangkan 43,7% lainnya berkaitan dengan faktor lain di luar model penelitian.</p>Salsabila Az-Zahra RizalMardianto MardiantoRahamadianti AuliaNazarlin Nazarlin
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-182026-08-185310811510.31004/sicedu.v5i3.1275Pupuk Organik Cair Dari Limbah Ikan (Sardinella sp) Untuk Produktivitas Tanaman Terung (Solanum melongena L): Analisis Nilai Tambah Ekonomi Biru
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1301
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) berbahan dasar limbah ikan sardinella ( </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sardinella</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> sp.) terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman terung ( </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Solanum melongena</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> L.), menentukan konsentrasi POC yang memberikan hasil terbaik, serta menganalisis potensi pemanfaatan limbah ikan dalam perspektif ekonomi biru. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu P0 (0 ml/L), P1 (20 ml/L), P2 (40 ml/L), dan P3 (60 ml/L), dengan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah buah, dan bobot buah. Data agronomi dianalisis menggunakan ragam analisis (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Duncan Multiple Range Test</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (DMRT), sedangkan aspek ekonomi biru dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC limbah ikan sardinella memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah buah, dan bobot buah. Perlakuan P3 (60 ml/L) memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman dengan rata-rata 31,31 cm, jumlah daun 9,19 helai, jumlah buah 1,11 buah, dan bobot buah 87,43 g. Pada parameter diameter batang, P1 (20 ml/L) menghasilkan rata-rata tertinggi sebesar 3,8 cm, namun tidak berbeda nyata dengan P2 (40 ml/L) dan P3 (60 ml/L). Dari ekonomi biru, pengolahan 1 kg limbah ikan menghasilkan 5 L POC dengan biaya produksi Rp141.000, potensi penerimaan Rp250.000, keuntungan Rp109.000, R/C Ratio 1,77, dan BEP produksi 2,82 L. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah ikan sardinella sebagai POC berpotensi meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman terung sekaligus memberikan nilai tambah aspek ekonomi, mengurangi ramah lingkungan, dan mendukung penerapan prinsip ekonomi biru serta pertanian berkelanjutan.</span></p>Alberto Ignasius Ile BadinDati NawastutiMarianus Ada Lein
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532770279810.31004/sicedu.v5i3.1301Pengaruh Promosi Dan Lokasi Terhadap Tingkat Penjualan Pada Usaha Kopi Gerobak Ajoe Di Kota Payakumbuh
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1330
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi dan lokasi terhadap tingkat penjualan pada Usaha Kopi Gerobak Ajoe di Kota Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penjual Kopi Gerobak Ajoe di Kota Payakumbuh. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (total sampling), sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat penjualan, sedangkan lokasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat penjualan. Secara simultan, promosi dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat penjualan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa promosi dan lokasi mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap tingkat penjualan, sementara sebagian lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</p>Rachmad Try AnandaNurfitriyenny NurfitriyennyRini Yulia
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531184119310.31004/sicedu.v5i3.1330Perlindungan Hukum Terhadap Kreditur Dalam Perjanjian Kredit Dengan Jaminan Fidusia
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1369
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap kreditur dalam perjanjian kredit dengan jaminan fidusia di Kabupaten Pandeglang serta mengidentifikasi hambatan dalam penerapan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap lembaga pembiayaan, notaris, kreditur, dan debitur yang terlibat dalam praktik perjanjian kredit dengan jaminan fidusia. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menghubungkan ketentuan hukum yang berlaku dengan kondisi empiris di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 telah memberikan landasan perlindungan hukum bagi kreditur melalui pembebanan, pendaftaran, dan pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia. Namun, implementasinya di Kabupaten Pandeglang masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterlambatan pendaftaran jaminan fidusia, kendala dalam pelaksanaan eksekusi ketika debitur melakukan wanprestasi, serta rendahnya pemahaman debitur dan masyarakat mengenai kedudukan dan konsekuensi hukum jaminan fidusia. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan normatif dengan praktik pelaksanaannya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko kerugian bagi kreditur dalam penyelesaian kredit bermasalah. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi sistem pendaftaran fidusia, peningkatan peran notaris dan lembaga pembiayaan dalam memberikan edukasi hukum, serta penguatan mekanisme pelaksanaan eksekusi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Upaya tersebut diharapkan dapat mewujudkan perlindungan hukum yang lebih efektif, kepastian hukum, dan keseimbangan kepentingan antara kreditur dan debitur dalam perjanjian kredit dengan jaminan fidusia.</p>Eneng JuandiniIndra Saputra
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-092026-09-09531643165310.31004/sicedu.v5i3.1369Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Ilmu Waris Menggunakan Pemodelan Teori Graf Berbasis Web
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1392
<p>Ilmu waris (fara'iḍ) merupakan bagian penting syariat Islam yang sering dianggap sulit karena kompleksitas istilah dan relasi antar ahli waris, sementara media visual yang membantu pemahamannya masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji struktur hubungan antar ahli waris menggunakan teori graf berarah dan berbobot serta mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis web yang mengintegrasikan kedua bidang tersebut. Penelitian pengembangan (Research and Development) ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan matematika dan masyarakat umum. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli dan angket kepraktisan berskala Likert, kemudian dianalisis secara deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pewarisan berhasil dimodelkan sebagai graf berbobot berarah, dengan pewaris sebagai simpul pusat, ahli waris sebagai simpul, hubungan pewarisan sebagai sisi berarah, dan proporsi bagian sebagai bobot sisi. Aplikasi yang dikembangkan menggunakan React, D3.js, dan Netlify dinyatakan sangat valid dengan rerata penilaian ahli sebesar 94% dan sangat praktis dengan hasil uji coba terbatas sebesar 88,75%. Media ini terbukti menyederhanakan pemahaman konsep fara'iḍ yang kompleks menjadi visualisasi simpul dan sisi yang lebih mudah dipahami.</p>Muji Arofah M A
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-262026-09-26532873288310.31004/sicedu.v5i3.1392Implementation Of Process Standards Based On Ministry Of Education And Culture Regulation No. 1 Of 2026 To Improve The Quality Of Learning In Elementary Schools
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/755
<p>The implementation of learning process standards in elementary schools still faces various challenges, such as time constraints, limitations in conducting formative assessments, and a learning process that is not yet fully student-centered. This study aims to analyze the effectiveness of implementing learning process standards based on Ministry of Education and Culture Regulation No. 1 of 2026 in improving the quality of learning in elementary schools, while also describing an effective implementation model for that level. This quantitative study employed a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group design. The research sample was selected using total sampling, involving twelve elementary school teachers in the experimental and control groups. The experimental group received an intervention involving the systematic implementation of learning process standards, while the control group conducted conventional instruction. Data were collected via a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistical tests and unpaired t-tests. The results of the analysis showed a significant difference in the quality of learning between the two groups after the intervention, with a significance level of 0,001. The experimental group experienced a much higher increase in average scores compared to the control group. The instructional planning aspect received the highest achievement score, followed by implementation, follow-up, and assessment. The conclusions of this study indicate that the implementation of instructional process standards based on the latest regulations is effective in improving the quality of learning in elementary schools.</p>I Kadek Baladiva AnggaranaKomang Linda MahardikaKetut Seri Sasti DewiyaniI Wayan LasmawanNi Wayan Rati
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-152026-09-15532032204010.31004/sicedu.v5i3.755Memaknai Upah Layak: Studi Fenomenologi Pada Pengalaman Pekerja Di Sektor Industri
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/842
<p>Kabupaten Karawang dikenal sebagai salah satu pusat kawasan industri terbesar di Indonesia dengan nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang berada di antara yang tertinggi secara nasional. Namun demikian, besaran UMK yang tinggi tidak serta-merta menunjukkan bahwa pekerja telah merasakan terpenuhinya makna upah layak dalam kehidupan mereka. Selama ini, penelitian mengenai pengupahan lebih banyak berfokus pada aspek normatif, ekonomi, dan regulasi, sementara pengalaman subjektif pekerja sebagai pihak yang secara langsung menerima dampak kebijakan pengupahan masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna upah layak berdasarkan pengalaman hidup pekerja sektor industri di Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi transendental Clark Moustakas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pekerja tetap dan pekerja kontrak pada industri otomotif, yang didukung oleh observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan <em>epoche, phenomenological reduction, imaginative variation, dan synthesis of meanings and essences.</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah layak tidak hanya dipahami sebagai besarnya pendapatan yang diterima, tetapi juga sebagai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup, memberikan rasa aman bagi keberlangsungan ekonomi keluarga, menghadapi ketidakpastian pekerjaan, serta mewujudkan harapan terhadap masa depan. Temuan ini menunjukkan bahwa makna upah layak dibentuk melalui pengalaman sosial pekerja, sehingga evaluasi kebijakan pengupahan perlu mempertimbangkan dimensi subjektif selain indikator ekonomi.</p>Sheli FitrianiDewi Noor AzijahMochamad Faizal Rizki
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-052026-09-05531341135410.31004/sicedu.v5i3.842Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Mengukur Sudut Pada Bangun Datar Menggunakan Model PBL Dengan Pendekatan Saintifik dan TPACK Siswa Kelas VB SD Gadang 2
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/903
<p>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa serta hasil belajar matematika pada materi mengukur sudut pada bangun datar melalui penerapan model PBLyang dipadukan dengan pendekatan saintifik dan TPACK pada siswa kelas VB SDN Gadang 2 Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 23 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes tertulis. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif berdasarkan hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa serta capaian hasil belajar pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa secara klasikal dari 48% pada siklus I menjadi 83% pada siklus II. Selain itu, ketuntasan hasil belajar pada ranah kognitif mengalami peningkatan dari 57% menjadi 100%, sedangkan pada ranah psikomotorik meningkat dari 52% menjadi 83%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL yang dikombinasikan dengan pendekatan saintifik dan TPACK efektif dalam meningkatkan aktivitas siswa serta hasil belajar matematika pada materi mengukur sudut pada bangun datar.</p>Tri Ratna NorsantiSunarno SunarnoYogi Prihandoko
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-112026-09-11531781179010.31004/sicedu.v5i3.903Pengaruh Return On Assets, Corporate Social Responsibility, Dan Firm Size Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Sektor Energi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/938
<p>Tax avoidance merupakan upaya perusahaan dalam meminimalkan beban pajak secara legal melalui pemanfaatan ketentuan perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), Corporate Social Responsibility (CSR), dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder sebanyak 70 observasi yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Effective Tax Rate (ETR). Karena ETR merupakan proksi terbalik dari tax avoidance, hasil tersebut menunjukkan bahwa CSR berpengaruh positif terhadap tax avoidance, sedangkan ROA dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi pengungkapan CSR, semakin tinggi kecenderungan perusahaan melakukan tax avoidance. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur mengenai faktor-faktor yang memengaruhi tax avoidance serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.</p>Yuyun RosmayantiEndang MahpudinSuhono
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532295230410.31004/sicedu.v5i3.938Analisis Pembelajaran Deep Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV Di SD Negeri Joglo Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1020
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (<em>Deep Learning</em>) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), mengetahui respon peserta didik, serta menganalisis hasil belajar peserta didik kelas IV di SD Negeri Joglo Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026 setelah implementasi pendekatan tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada realitas pembelajaran IPAS konvensional yang cenderung berpusat pada guru (<em>teacher-centered</em>) dan berbasis hafalan, sehingga menyebabkan rendahnya keaktifan dan ketidakmerataan pemahaman konsep peserta didik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, guru kelas IV, dan 28 peserta didik kelas IV A SD Negeri Joglo Surakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan pembelajaran <em>Deep Learning</em> pada mata pelajaran IPAS telah terlaksana dengan baik melalui integrasi tiga pilar utama, yaitu <em>Joyful Learning</em> (suasana pembelajaran menggembirakan melalui kelompok Sahabat Alam), <em>Mindful Learning</em> (berpikir kritis dan berkesadaran penuh melalui pertanyaan pemantik), dan <em>Meaningful Learning</em> (menghubungkan konsep keanekaragaman hayati dengan realitas lingkungan sekolah); (2) Respon peserta didik terhadap penerapan <em>Deep Learning</em> sangat positif, ditunjukkan oleh tingginya antusiasme, keaktifan dalam berdiskusi, serta keberanian mengemukakan pendapat; (3) Implementasi pembelajaran <em>Deep Learning</em> berkontribusi signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS secara komprehensif, yang mencakup aspek kognitif (pemahaman konsep mendalam), afektif (sikap peduli lingkungan), dan psikomotorik (keterampilan kolaborasi dan komunikasi).</p>Arti Kumala SariOktiana Handini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532252226010.31004/sicedu.v5i3.1020Efektivitas Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV MI Maulana Magribi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1079
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) terhadap prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas IV MI Maulana Magribi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen jenis <em>Quasi Experimental</em> dengan tipe <em>Non-Equivalent Control Group Design</em>. Sampel pada penelitian ini berjumlah 50 siswa yang terdiri dari kelas IV A MI Maulana Magribi sebagai kelas kontrol dan kelas IV B MI Maulana Magribi sebagai kelas eksperimen dengan jumlah masing-masing kelas 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi keterlaksanaan guru dengan instrumen berupa soal <em>pretest</em> dan <em>posttest </em>serta lembar observasi keterlaksanaan guru menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> dan lembar observasi keterlaksanaan guru menggunakan model <em>Discovery Learning</em>. Teknik analisis data dilakukan melalui uji <em>Independent Sample t-Test</em> terhadap hasil posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen serta uji <em>N-Gain</em> untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan peningkatan prestasi belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil uji <em>Independent Sample t-Test</em> menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05,sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Selain itu, untuk rata-rata nilai <em>posttest</em> kelas eksperimen sebesar 79,73 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 69,59, dengan peningkatan nilai pada kelas eksperimen sebesar 26,93 lebih besar dibandingkan kelas kontrol sebesar 18,93. Selain itu, untuk uji <em>N-Gain</em> menunjukkan peningkatan prestasi belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 0,56 dan kelas kontrol 0,35 yang keduanya dikategorikan sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan prestasi belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> efektif falam meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS.</p>Arnandita Tiara CahyaniSetyo Eko Atmojo
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-202026-09-20532305231510.31004/sicedu.v5i3.1079Sistem Informasi Manajemen Data Perikanan Tangkap Berbasis Web untuk Meningkatkan Pelayanan Administrasi pada Dinas Perikanan Kabupaten Flores Timur
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1132
<p>The management of capture fisheries data at the Fisheries Office of East Flores Regency is still carried out manually, resulting in delays in data processing, duplicate records, and inefficient report generation. This study aims to design and implement a web-based Capture Fisheries Data Management Information System to improve the effectiveness of data management. The system was developed using the Waterfall model and implemented with PHP, CodeIgniter 4, and MySQL, while system functionality was evaluated through Black Box Testing. The results indicate that the system is capable of managing fishermen, fishing fleet, and fisheries production data in an integrated manner while generating reports quickly and accurately. The testing results demonstrate that all system functions operate according to user requirements. The implementation of the system has improved data management efficiency, reduced recording errors, and supported information presentation and decision-making processes at the Fisheries Office of East Flores Regency.</p>Ahmad Bapala SarabitiBernadete DetaMartinus Irwanto Ishak
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-132026-08-1353344110.31004/sicedu.v5i3.1132Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Media Storybook Digital Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Kelas 4 Pada Materi Keragaman Budaya
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1162
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan berpikir kritis sebagai kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar, sementara prestasi siswa pada materi keragaman budaya masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media buku cerita digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas IV SDN Rungkut Menanggal 1/582 Surabaya dengan kelas IV B sebagai kelompok kontrol dan kelas IV D sebagai kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kritis (pretest dan posttest). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji prasyarat normalitas dan homogenitas, serta uji hipotesis Independent Sample T-test berbantuan SPSS V.25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen mencapai 81,13, sedangkan kelompok kontrol sebesar 75,51. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model PjBL berbantuan media buku cerita digital berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.</span></p>Mohamad Bagus Fajar FajrinDanang PrastyoAmelia Widya Hanindita
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-252026-08-255326126810.31004/sicedu.v5i3.1162Manajemen Sumber Daya Insani Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Di KSPPS BMT Al-Ishlah Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1212
<p>Kualitas layanan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan lembaga keuangan mikro syariah dalam membangun kepercayaan dan kepuasan anggota. Peningkatan kualitas layanan tidak terlepas dari efektivitas pengelolaan sumber daya insani yang mampu mendukung pelaksanaan pelayanan secara profesional dan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen sumber daya insani dalam meningkatkan kualitas layanan pada KSPPS BMT Al-Ishlah Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (<em>field research</em>). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus, karyawan, dan anggota KSPPS BMT Al-Ishlah, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi fungsi manajemen sumber daya insani yang meliputi <em>planning, organizing, actuating,</em> dan <em>controlling</em> telah berjalan secara terintegrasi dengan nilai-nilai syariah sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pada aspek keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik. Penelitian juga menemukan bahwa kepuasan anggota lebih dipengaruhi oleh kompetensi, profesionalisme, dan kualitas interaksi sumber daya insani dibandingkan penyediaan fasilitas fisik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen sumber daya insani sebagai strategi peningkatan kualitas layanan pada lembaga keuangan mikro syariah</p>Mubarak MubarakAnzu Elvia ZaharaSaijun Saijun
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532383239410.31004/sicedu.v5i3.1212Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap Penjualan di PT Ulam Tiba Halim - Jakarta
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1233
<p>This study aims to analyze the effect of Marketing Strategy on Sales at PT. Ulam Tiba Halim – Jakarta. The research method used is quantitative method with descriptive and associative approach. The population in this study amounted to 105 sales personnel. The sample size was determined using the Slovin formula with an error rate of 5%, resulting in a sample of 84 respondents. The sampling technique used was probability sampling. Data collection technique was carried out through distributing questionnaires. Data analysis techniques used include validity test, reliability test, Pearson correlation analysis, coefficient of determination, t-test, and simple linear regression analysis with the help of SPSS version 25 software. The results of the study indicate that Marketing Strategy has a positive and significant effect on Sales. This is evidenced by the t-count value of 2.337 and the significance value of 0.022 < 0.05. The Pearson correlation coefficient value of 0.250 indicates a low relationship. The R Square value of 0.062 or 6.2% indicates that Marketing Strategy contributes 6.2% to Sales, while the remaining 93.8% is influenced by other factors not examined in this study. Based on the results of descriptive analysis, Marketing Strategy is in the High category with an average of 82.93 and Sales is also in the High category with an average of 52.95. However, there is a statement item with the lowest score, namely item number 10 "The company's promo/special price program helps me achieve my target". This indicates that the Promotion aspect still needs to be improved in order to help achieve sales targets above 100%.</p>Gokmariana BarutuDanang Aziz AkbaronaDarka
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-132026-08-135310812510.31004/sicedu.v5i3.1233 Analisis Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) Di Kantor Camat Baso Kabupaten Agam
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1258
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Kantor Camat Baso Kabupaten Agam, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya, menganalisis persepsi aparatur terhadap efektivitas SAKIP, serta merumuskan strategi peningkatan implementasi SAKIP. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi terhadap lima informan yang terdiri atas Sekretaris Kecamatan, Kepala Seksi, dan Kepala Subbagian. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SAKIP di Kantor Camat Baso telah berjalan cukup baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi kinerja sehingga mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih akuntabel dan terukur. Namun, implementasinya belum optimal karena pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar pengambilan keputusan masih terbatas, keterlibatan aparatur belum merata, dan sebagian aparatur masih memandang SAKIP sebagai kewajiban administratif. Faktor pendukung implementasi meliputi regulasi yang jelas, komitmen pimpinan, dukungan pemerintah daerah, dokumen perencanaan yang terintegrasi, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Sementara itu, faktor penghambat mencakup kompetensi aparatur yang belum merata, keterbatasan pelatihan, sarana dan prasarana yang belum memadai, belum tersedianya sistem informasi kinerja yang terintegrasi, serta belum diterapkannya sistem <em>reward</em> dan <em>punishment</em> berbasis kinerja. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur, penguatan sistem informasi kinerja, optimalisasi pemanfaatan hasil evaluasi, serta penerapan sistem penghargaan dan sanksi berbasis kinerja untuk meningkatkan efektivitas implementasi SAKIP.</p>Dewi Putri AnikaDiah Permata
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531126114210.31004/sicedu.v5i3.1258Peta Interaktif Pembelajaran Multikultural Di Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1284
<p>Pembelajaran multikultural di sekolah dasar sering kali dihadapkan pada kendala penyampaian materi yang bersifat abstrak dan cenderung mengandalkan metode ceramah atau teks tertulis konvensional, padahal siswa sekolah dasar berada pada tahap perkembangan operasional konkret yang membutuhkan media visual kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis secara sistematis hasil-hasil penelitian empiris (periode 2020–2025) mengenai pemanfaatan peta interaktif sebagai media pembelajaran digital multikultural di sekolah dasar, mengkaji kontribusinya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan sintesis kualitatif yang dipandu oleh protokol PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, Scopus, dan Semantic Scholar. Berdasarkan proses seleksi ketat menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 21 artikel ilmiah final yang dianalisis. Kerangka analisis dioperasionalkan menggunakan dimensi Pendidikan Multikultural James A. Banks, yaitu <em>Content Integration</em>, <em>Prejudice Reduction</em>, dan <em>Equity Pedagogy</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan peta interaktif efektif memfasilitasi visualisasi konkret atas persebaran suku, bahasa, dan budaya lokal (<em>Content Integration</em>), menumbuhkan nilai-nilai afektif seperti toleransi, empati, dan apresiasi terhadap keberagaman (<em>Prejudice Reduction</em>), serta meningkatkan motivasi, keaktifan, dan keterlibatan inklusif siswa dalam proses belajar (<em>Equity Pedagogy</em>). Keterbatasan literasi digital guru serta aksesibilitas perangkat menjadi hambatan utama dalam implementasinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peta interaktif merupakan media pembelajaran digital yang sangat potensial untuk menguatkan nilai-nilai kebinekaan sejak dini.</p>Oktavia Anggreani Dwi UtamiH. SepturiMuhammad Muchsin Afriyadi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-032026-10-03533160316810.31004/sicedu.v5i3.1284Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Materi Pecahan Kelas V SD Negeri 4 Pancor
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1310
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rendahnya hasil belajar matematika pada materi pecahan bagi siswa kelas V di SD Negeri 4 Pancor disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih terpusat pada guru, sehingga mengakibatkan rendahnya partisipasi siswa, rendahnya antusiasme, dan pemahaman konsep yang tidak tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi pecahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian melibatkan 24 siswa yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji-t, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Jigsaw memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000.</span></p>Nur Dwi SafitriIwan Usma WardaniMuh YazidMusabihatul Kudsiah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275331932310.31004/sicedu.v5i3.1310Enhancing Oyster Mushroom Purchase Decisions Through Digital Promotion And Packaging Innovation With Purchase Intention As An Intervening Variable
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1357
<p>This study analyzes the effects of digital promotion and packaging innovation on consumer purchase decisions through purchase intention as a mediating variable for oyster mushroom micro, small, and medium enterprise products in Cirebon City. Increasing digitalization and competition in the food sector require small businesses to strengthen product visibility and attractiveness. A quantitative survey was conducted using questionnaires administered to 160 oyster mushroom consumers in Cirebon City, and the data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS. The results show that digital promotion positively and significantly affects purchase decisions (β = 0.387; p = 0.000) and purchase intention (β = 0.238; p = 0.006). Packaging innovation also positively and significantly affects purchase decisions (β = 0.288; p = 0.006) and purchase intention (β = 0.318; p = 0.000). Purchase intention positively affects purchase decisions (β = 0.215; p = 0.011). However, purchase intention does not mediate the effects of digital promotion (β = 0.051; p = 0.057) or packaging innovation (β = 0.069; p = 0.460) on purchase decisions. These findings emphasize direct improvements in digital promotion and packaging as practical priorities.</p>Faried Fadhlillah SetiyadiAries ZuswanaCristina EkawatiAbdul Ghofar
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-262026-09-26532937294710.31004/sicedu.v5i3.1357Kedudukan Sertifikat Hak Milik Sebagai Alat Bukti Dalam Sengketa Pertanahan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1378
<p style="text-align: justify;"><span lang="IN">Tanah merupakan salah satu sumber daya yang memiliki peranan penting dalam aspek sosial, ekonomi, dan hukum, sehingga kepastian mengenai status dan kepemilikan tanah menjadi hal yang fundamental dalam mencegah terjadinya sengketa pertanahan. Dalam sistem hukum pertanahan Indonesia, Sertifikat Hak Milik (SHM) memiliki kedudukan sebagai alat bukti yang kuat mengenai hak atas tanah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Meskipun demikian, keberadaan sengketa berupa tumpang tindih sertifikat, kesalahan atau cacat administratif, serta pembatalan sertifikat berdasarkan putusan pengadilan menunjukkan bahwa sertifikat hak milik tidak memberikan jaminan kepemilikan yang bersifat mutlak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan pembuktian Sertifikat Hak Milik sebagai bukti hak atas tanah, mengkaji sifat hukum sertifikat yang masih memungkinkan untuk digugat atau dibatalkan, serta menganalisis peran asas publisitas dan sistem pendaftaran tanah dalam mewujudkan kepastian hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus melalui kajian terhadap putusan pengadilan. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sertifikat Hak Milik merupakan alat bukti yang memiliki kekuatan hukum kuat, tetapi tidak bersifat absolut karena pada prinsipnya masih dapat dipatahkan atau dibatalkan apabila ditemukan cacat administratif, proses perolehan hak yang tidak sah, adanya tumpang tindih data pertanahan, maupun bukti lain yang menunjukkan adanya hak atau penguasaan pihak lain yang lebih kuat. Kekuatan pembuktian sertifikat juga sangat dipengaruhi oleh ketelitian dan kualitas proses pendaftaran serta verifikasi data pertanahan yang dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Oleh karena itu, peningkatan integritas administrasi pertanahan, penerapan prinsip kehati-hatian, serta penguatan sistem pendaftaran tanah diperlukan untuk mewujudkan kepastian dan perlindungan hukum terhadap kepemilikan tanah di Indonesia.</span></p>Siti JulaehaFathir Okta Ramadhan
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-132026-09-13531915193010.31004/sicedu.v5i3.1378Implementasi Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran IPS Materi Kegiatan Ekonomi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Murid Di SMP Labschool Unesa 2
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1415
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Problem Based Learning (PBL) berbasis growth mindset pada mata pelajaran IPS materi kegiatan ekonomi untuk meningkatkan motivasi belajar murid kelas VIII-B SMP Labschool Unesa 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi (mixed method) dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest yang melibatkan seluruh murid kelas VIII-B berjumlah 30 murid sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner motivasi belajar, dan Lembar Kerja Murid (LKM), kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Permasalahan kontekstual yang digunakan adalah penerapan kantin minim plastik sebagai bentuk kegiatan ekonomi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar murid meningkat dari 45,27 menjadi 67,89 dari skor maksimal 80, atau meningkat sebesar 49,97%. Keterlaksanaan sintaks model PBL juga meningkat dari 62,00% pada Siklus I menjadi 88,00% pada Siklus II, atau meningkat sebesar 41,94%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa integrasi PBL dengan penguatan growth mindset mampu mendorong murid untuk lebih aktif, percaya diri, dan gigih dalam menghadapi tantangan belajar. Dengan demikian, implementasi model Problem Based Learning berbasis growth mindset terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar murid pada pembelajaran IPS materi kegiatan ekonomi.</p>Destrian Syharani MachjayaFadila KurniawatiFatimah Kurnia MaharaniZaidatun Na'imahZuhrotul IslamiDian Ayu Larasati
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-032026-10-03533098310710.31004/sicedu.v5i3.1415Representasi Smart Forest City Dalam Kampanye TikTok Resmi Pemerintah Tentang Ibu Kota Nusantara (IKN): Analisis Wacana Kritis Multimodal
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/798
<p>Media sosial telah menjadi ruang penting bagi pemerintah dalam membangun dan menyebarluaskan narasi kebijakan kepada publik. Salah satu narasi yang menyebarluaskan narasi kebijakan kepada publik. Salah satu narasi yang dikomunikasikan melalui TikTok adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan konsep <em>smart forest city</em>. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana wacana <em>smart forest city</em> dikonstruksi melalui elemen visual, audio, dan teks dalam kampanye TikTok resmi pemerintah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode <em>Multimodal Critical Discourse Analysis </em>(MCDA). Data penelitian berupa sepuluh video yang diunggah oleh akun TikTok remi pemerintah @ikn.id, @nusantaraforestcity, dan @kemenpu pada periode 2024-2025. Analisis dilakukan menggunakan kerangka <em>Visual Grammar</em> dari Kress dan Van Leeuwen serta diinterpretasikan melalui perspektif <em>governmentality</em>. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, kampanye secara konsisten merepresentasikan IKN sebagai kota yang hijau, futuristik, dan berkelanjutan. Kedua, pengulangan elemen visual, audio, dan teks menormalisasi narasi pembangunan dengan membingkai pembangunan sebagai proses yang progresif, sah, dan selaras dengan kepentingan publik. Ketiga, konflik ekologis tidak memperoleh ruang representasi dalam konten yang dipublikasikan sehingga membentuk representasi yang menonjolkan harmoni lingkungan sekaligus mengaburkan potensi dampak ekologis pembangunan. Temuan ini menunjukkan bahwa kampanye TikTok pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai media penyebaran informasi, tetapi juga sebagai praktik komunikasi multimodal yang membentuk makna, melegitimasi pembangunan, dan memengaruhi cara pandang publik terhadap Ibu Kota Nusantara.</p>Dina AuliaDewi Noor AzijahMochamad Faizal Rizki
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-102026-09-10531732174310.31004/sicedu.v5i3.798Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, Kolaborasi Pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Intan Pada Murid Kelas V SDN Mawar 7
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/875
<p>Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan rendahnya keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi murid kelas V SDN Mawar 7 Banjarmasin pada pembelajaran IPAS. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi melalui penerapan model INTAN yang merupakan kombinasi dari <em>Problem Based Learning (PBL), Group Investigation (GI), dan Teams Games Tournament (TGT). </em>Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada 25 murid kelas V SDN Mawar 7 Banjarmasin Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 27 pada pertemuan pertama menjadi 32 pada pertemuan ketiga. Aktivitas murid mengalami peningkatan dari 12% menjadi 80%. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 24% menjadi 88%, keterampilan berpikir kreatif dari 12% menjadi 92%, dan keterampilan kolaborasi dari 40% menjadi 96%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model INTAN mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan menyenangkan sehingga efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi murid pada pembelajaran IPAS.</p>Yana SartikaCelia Cinantya
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-052026-09-05531391140410.31004/sicedu.v5i3.875Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid Kelas V Pada Muatan Matematika
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/921
<p>Berpikir kritis merupakan kompetensi esensial yang wajib dikembangkan pada era pendidikan abad dua puluh satu. Kemampuan tersebut kenyataannya belum berkembang secara optimal pada tingkat sekolah dasar khususnya pada mata pelajaran matematika. Tujuan utama penelitian ini mencakup: (1) Mendeskripsikan aktivitas guru beserta murid selama proses pembelajaran berlangsung; serta (2) Menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar melalui penerapan model <em>Problem Based Learning</em>. Pendekatan kualitatif melalui desain Penelitian Tindakan Kelas diaplikasikan sebagai metode utama kajian. Subjek penelitian melibatkan 26 enam murid kelas V SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi serta tes yang kemudian dikaji menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan lapangan mengonfirmasi adanya peningkatan pada seluruh aspek pengamatan dengan rincian: (1) Kinerja guru meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik; (2) Keterlibatan murid berkembang dari sebagian besar aktif menjadi hampir seluruhnya aktif; (3) Keterampilan berpikir kritis melonjak dari kategori sebagian besar terampil menjadi sangat terampil; serta (4) Capaian hasil belajar bertransformasi dari kondisi belum tuntas menjadi tuntas secara klasikal. Kesimpulan akhir menegaskan bahwa penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif mendongkrak kualitas aktivitas guru, keterlibatan murid, keterampilan berpikir kritis, hingga hasil belajar matematika secara menyeluruh</p>Danang Kuncoro JatiTika Puspita Widya Rini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-292026-08-295380981810.31004/sicedu.v5i3.921Pengaruh Work Life Balance Dan Stres Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Dengan Kepuasan Sebagai Variabel Intervening Pada PT. PLN (Persero) ULP Limboto
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/971
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Work Life Balance dan stress kerja terhadap produktivitas karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Limboto. Desain penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian melibatkan 120 karyawan ULP Limboto, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS 4.1.1.4. Hasil penelitian penerapan Work Life Balance berpengaruh positif pada produktivitas karyawan dan kepuasan kerja. Sedangkan Stres kerja berpengaruh negatif pada Kepuasan Kerja dan Produktivitas karyawan. Mediasi kepuasan kerja bersifat penuh terhadap kepuasan kerja dan produktivitas karyawan. Begitu pula dengan mediasi stress kerja juga bersifat penuh terhadap hubungan antara stress kerja dan produktivitas karyawan. Ini menegaskan bahwa pentingnya aspek kepuasan kerja dalam menentukan produktivitas karyawan. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya penguatan budaya organisasi melalui keteladanan pimpinan, komunikasi terbuka, dan kolaborasi; peningkatan employee engagement melalui apresiasi dan pelibatan pegawai; serta pengembangan jalur karir yang jelas, transparan, dan berbasis kompetensi. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan manajemen sumber daya manusia, khususnya di sektor ketenagalistrikan.</p>Rakhmat Zainuddin PutraJannati TangngisaluSyamsul Alam
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-062026-09-06531444146010.31004/sicedu.v5i3.971Kajian Pendekatan Lokalitas Ruang Publik Hotel Horison Sukabumi Dalam Meningkatkan Pengalaman Tamu
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1044
<p>Ruang publik hotel memiliki peran penting dalam membentuk identitas ruang sekaligus pengalaman tamu. Di tengah pesatnya perkembangan globalisasi dan modernisasi, banyak hotel cenderung menghadirkan desain ruang publik yang seragam, generik, dan kurang merepresentasikan karakter lokal. Kondisi ini menjadikan lokalitas sebagai aspek yang semakin penting untuk dihadirkan kembali, khususnya pada ruang publik hotel di Sukabumi yang memiliki kekayaan kearifan lokal dan potensi identitas daerah yang kuat. Sayangnya, kearifan lokal sering kali hanya dimaknai sebagai elemen dekoratif, padahal sejatinya dapat menjadi bagian dari pembentuk suasana, kenyamanan, dan pengalaman ruang yang lebih bermakna bagi tamu. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan pendekatan lokalitas pada ruang publik Hotel Horison Sukabumi dalam meningkatkan pengalaman tamu. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui observasi visual, analisis spasial, dan kajian teori pengalaman ruang, penelitian ini menemukan bahwa ruang publik hotel telah memenuhi kebutuhan fungsional, namun belum sepenuhnya menghadirkan pengalaman ruang yang kontekstual dan berkarakter lokal. Berdasarkan temuan tersebut, pendekatan kritik regionalisme dipilih sebagai solusi untuk mengintegrasikan nilai-nilai lokal Sukabumi secara interpretatif ke dalam material, elemen visual, tata ruang, dan atmosfer ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lokalitas yang kritis dan kontekstual berpotensi memperkuat identitas ruang dan kualitas pengalaman tamu tanpa menghilangkan citra modern hotel.</p>Galih Mahfuzh ZainUlly Irma Maulina HanafiahGanesha Puspa Nabila
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-062026-09-06531461148010.31004/sicedu.v5i3.1044Strategi Global Value Chains Wardah Dalam Industri Kosmetik Halal Di Indonesia-Malaysia
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1106
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Global Value Chains (GVCs) Wardah dalam industri kosmetik halal di Asia Tenggara dengan fokus pada Indonesia dan Malaysia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus serta kerangka analisis GVCs yang menekankan struktur rantai nilai, governance, dan strategi upgrading. Data diperoleh melalui studi literatur, laporan industri, dokumen institusional, serta publikasi media yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wardah menempati posisi strategis dalam GVCs sebagai brand owner yang menguasai aktivitas bernilai tinggi, terutama branding, pemasaran regional, dan pengelolaan standar halal, sementara aktivitas produksi tetap terpusat di Indonesia. Strategi functional upgrading diwujudkan melalui penguatan reputasi global melalui partisipasi dalam forum internasional, kolaborasi strategis, dan perluasan visibilitas merek di tingkat global. Di sisi lain, distribusi di Malaysia memperlihatkan bahwa sertifikasi halal berfungsi sebagai mekanisme governance yang memperkuat legitimasi produk, mempermudah akses pasar, dan mendukung koordinasi rantai nilai lintas negara. Integrasi distribusi melalui jaringan ritel modern, e-commerce, dan pemasaran digital semakin memperkuat posisi Wardah dalam regional value chains ASEAN. Temuan penelitian mendukung bahwa penguasaan aktivitas bernilai tinggi dan governance berbasis standar halal merupakan faktor utama yang meningkatkan daya saing dan posisi Wardah dalam rantai nilai global. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian Hubungan Internasional dan International Political Economy dengan memperluas penerapan teori GVCs pada industri kosmetik halal.</p>Amanda Erica FerdiantiDeasy Silvya Sari
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-062026-09-06531481149010.31004/sicedu.v5i3.1106Pengaruh Customer Experience Dan Customer Review Terhadap Kepuasan Pelanggan Sepatu Urban & Co Dengan Keputusan Pembelian Sebagai Variabel Intervening
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1140
<p>Penelitian ini menganalisis pengaruh <em>customer experience</em> dan <em>customer review</em> terhadap kepuasan pelanggan sepatu Urban & Co, dengan keputusan pembelian sebagai variabel <em>intervening</em>, pada mahasiswa Universitas PGRI Semarang. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara aktivitas pemasaran digital Urban & Co yang tinggi dan kepuasan pelanggan yang belum sepenuhnya konsisten, sebagaimana tercermin dari beragamnya ulasan mengenai ketepatan ukuran, kecepatan pengiriman, dan kualitas produk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei terhadap 347 mahasiswa yang pernah membeli produk Urban & Co, ditentukan melalui <em>purposive sampling</em> dan <em>proportional random sampling</em> berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling Partial Least Squares</em> (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan <em>customer experience</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, namun tidak terhadap keputusan pembelian. Sebaliknya, <em>customer review</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, namun tidak terhadap kepuasan pelanggan. Keputusan pembelian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, tetapi belum mampu memediasi pengaruh <em>customer experience</em> maupun <em>customer review</em> terhadap kepuasan pelanggan secara statistik. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan strategi pemasaran digital merek sepatu lokal, khususnya dalam pengelolaan pengalaman pelanggan dan ulasan daring untuk meningkatkan keputusan pembelian dan kepuasan pelanggan.</p>Septia Nur PramestiBayu KurniawanHenry Casandra Gultom
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-122026-09-12531869188110.31004/sicedu.v5i3.1140Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Play dalam Mengurangi Tingkat Bullying Verbal Di Kelas X SMAN 2 Banjarbaru
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1182
<p>Bullying verbal merupakan salah satu bentuk kekerasan yang paling sering terjadi di lingkungan sekolah. Perilaku tersebut sering dianggap sebagai candaan sehingga kurang mendapatkan perhatian, padahal dapat menimbulkan dampak psikologis berupa rendahnya rasa percaya diri, kecemasan, menurunnya motivasi belajar, hingga terganggunya hubungan sosial antarsiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik <em>role play</em> dalam mengurangi perilaku bullying verbal pada siswa kelas X SMAN 2 Banjarbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>quasi experiment</em> tipe <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive samplin</em>g. Data dikumpulkan menggunakan angket bullying verbal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji <em>paired sample t-test</em> menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor bullying verbal dari 38,6 menjadi 20,4 setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik <em>role play</em>. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skor <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik <em>role play</em> efektif dalam mengurangi perilaku bullying verbal pada siswa kelas X SMAN 2 Banjarbaru.</p>Herliyani HerliyaniMuhammad YuliansyahEka Prasetia
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275333434110.31004/sicedu.v5i3.1182Eksplorasi Strategi Guru Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas III UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1195
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan guru dalam penerapan strategi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran pendidikan pancasila di Kelas III UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot. pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan informan terdiri dari satu guru kelas III dan tiga peserta didik yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur , dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan strategi pembelajaran Problem Based Learning atau pembelajaran berbasis masalah; (2) faktor pendukung penerapan strategi adanya dukungan kepala sekolah, antusiasme peserta didik dalam pembelajaran, ketersediaan media pembelajaran, serta lingkungan kelas yang kondusif; (3) faktor penghambat penerapan strategi adanya keterbatasan waktu pembelajaran, adanya peserta didik yang belum berani menyampaikan pendapat, serta perbedaan kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan strategi pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> atau pembelajaran berbasis masalah di Kelas III.</p>Joni Blenes Shah Price ZaiDernius HuraIndah Wijaya LaseTrisman Harefa
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285351952510.31004/sicedu.v5i3.1195Analisis Perbandingan Kinerja Pembiayaan Murabahah Dan Pembiayaan Musyarakah Pada Baitul Maal Wa Tamwil Al-Ishlah Kota Jambi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1220
<p>Pembiayaan merupakan fungsi krusial lembaga keuangan syariah yang memengaruhi profitabilitas dan keberlanjutan operasional. BMT Al-Ishlah Kota Jambi menghadapi fluktuasi preferensi anggota antara instrumen murabahah dan musyarakah dengan pola pertumbuhan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan kinerja kedua instrumen pembiayaan pada BMT tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode lapangan, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan, staf, dan enam anggota (tiga pengguna murabahah dan tiga pengguna musyarakah), serta dokumentasi laporan keuangan 2017–2023. Analisis dilakukan berdasarkan kerangka unsur kinerja yang mencakup prestasi, kedisiplinan, kreativitas, kerjasama, kecakapan, dan tanggung jawab. Hasil menunjukkan murabahah memberikan stabilitas margin keuntungan dengan pertumbuhan fluktuatif cenderung menurun, cocok untuk anggota yang mengutamakan kepastian dengan dampak sosial terbatas. Musyarakah menciptakan kemitraan aktif mendorong pemberdayaan usaha anggota, meningkatkan keterampilan manajemen, dan menghasilkan dampak ekonomi lokal signifikan, meskipun dengan risiko lebih tinggi. Kombinasi kedua instrumen memungkinkan BMT menyeimbangkan keberlanjutan finansial dengan kebermanfaatan sosial. Implikasi penelitian menekankan perlunya strategi pengembangan pembiayaan yang seimbang serta dukungan terhadap lembaga keuangan mikro syariah dalam menyediakan pembiayaan inklusif berkelanjutan</p>Auzha ZhahraBambang KurniawanJevi Saputra
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532436244510.31004/sicedu.v5i3.1220Strategi Guru Dalam Memperkuat Karakter Disiplin Dan Prososial Siswa SMB Cetiya Theravada Dhamma Viriya Bekasi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1242
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam memperkuat karakter disiplin dan prososial siswa di SMB Cetiya Theravada Dhamma Viriya Bekasi melalui implementasi nilai-nilai Tisikkhā (Sīla, Samādhi, dan Paññā). Penelitian dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pembentukan karakter siswa yang terlihat dari ketidakkonsistenan kehadiran, rendahnya tanggung jawab, dan kurangnya kepedulian sosial.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memperkuat karakter disiplin melalui pembiasaan, penerapan aturan kelas, pemberian penguatan positif dan konsekuensi edukatif, serta komunikasi persuasif. Penguatan karakter prososial dilakukan melalui pembelajaran kolaboratif, diskusi kelompok, dan keteladanan guru. Nilai-nilai Tisikkhā diintegrasikan dalam pembelajaran melalui pembiasaan moral (Sīla), latihan konsentrasi (Samādhi), dan pengembangan kebijaksanaan (Paññā). Meskipun strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter siswa, implementasinya masih memerlukan konsistensi serta dukungan berkelanjutan dari guru, sekolah, dan orang tua</p>Eliana ElianaSutrisno Sutrisno Sulan Sulan
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-012026-10-01533036304110.31004/sicedu.v5i3.1242Pengaruh Gamification Terhadap Customer Engagement Pada Pengguna Aplikasi Kopi Kenangan Di Kota Bandung
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1268
<p>Ketatnya persaingan industri kopi di Indonesia mendorong perusahaan mengembangkan berbagai strategi untuk menciptakan nilai tambah dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Salah satu pendekatan yang mulai diterapkan adalah pemanfaatan <em>gamification</em> pada aplikasi seluler. Meskipun demikian, implementasi <em>gamification</em> pada sebagian besar aplikasi brand kopi masih relatif terbatas sehingga pengaruhnya terhadap <em>customer engagement</em> belum banyak dikaji. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan menguji pengaruh <em>gamification</em> terhadap customer engagement pada pengguna aplikasi Kopi Kenangan di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan pendekatan verifikatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>gamification</em> dipersepsikan berada pada kategori sangat tinggi, sementara <em>customer engagement</em> berada pada kategori tinggi. Pengujian hipotesis juga menunjukkan bahwa <em>gamification</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>customer engagement</em>. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa implementasi <em>gamification</em> dapat menjadi salah satu strategi pemasaran digital dalam membangun <em>customer engagement</em> terhadap merek melalui pengalaman <em>gamification</em> yang menarik, interaktif dan bernilai. Dengan demikian, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa <em>gamification</em> merupakan salah satu pendekatan yang relevan untuk memperkuat hubungan jangka panjang antara pelanggan dan merek pada industri kopi.</p>Sofia KhodijahErna MaulinaRivani Rivani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-3153979100610.31004/sicedu.v5i3.1268Optimalisasi Tekno-Ekonomi Dan Penilaian Stabilitas Dinamis Dari Integrasi PLTS–Bess Pada Sistem Kelistrikan Pulau Nias
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1298
<p>Sistem kelistrikan Pulau Nias merupakan sistem kelistrikan terisolasi yang masih didominasi oleh pembangkit berbasis bahan bakar fosil, sehingga menyebabkan biaya pembangkitan dan emisi karbon yang relatif tinggi. Di sisi lain, potensi energi surya di wilayah tersebut memberikan peluang untuk memanfaatkan sistem Solar Photovoltaic (PV) guna mendukung transisi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konfigurasi optimal sistem hibrida yang terdiri atas PLTS, Battery Energy Storage System (BESS), dan pembangkit eksisting dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, teknis, dan lingkungan. Optimasi dilakukan menggunakan HOMER Pro berdasarkan profil beban, potensi energi surya, karakteristik pembangkit, serta parameter ekonomi dan operasional. Selanjutnya, keandalan konfigurasi hasil optimasi dievaluasi menggunakan DIgSILENT PowerFactory melalui analisis respons frekuensi dan tegangan. Hasil optimasi menghasilkan konfigurasi dengan kapasitas PLTS sebesar 40 MWp dan BESS sebesar 70 MWh, dengan Renewable Fraction sebesar 15,8%. Konfigurasi tersebut mampu menurunkan Levelized Cost of Energy (LCOE) sebesar 16,25%, dari Rp4.456/kWh menjadi Rp3.732/kWh, serta mengurangi emisi CO₂ sekitar 22,54% dibandingkan kondisi sistem eksisting. Hasil simulasi stabilitas menunjukkan bahwa ketika terjadi penurunan keluaran PLTS sebesar 75%, frekuensi minimum mencapai 49,49 Hz dan tegangan turun hingga 69,89 kV sebelum kembali stabil. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi PLTS dan BESS dapat mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit berbahan bakar fosil serta menekan emisi karbon dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem kelistrikan Nias.</p>Yanuar IshaqIgnatius Rendroyoko
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-072026-09-07531568158010.31004/sicedu.v5i3.1298Hubungan Faktor Risiko Gangguan Pendengaran Pada Bayi Baru Lahir Dengan Hasil Skrining Otoacoustic Emission
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1326
<p>Gangguan pendengaran sejak masa neonatal dapat menghambat perkembangan bahasa, komunikasi, dan kualitas hidup anak. Skrining dengan otoacoustic emission (OAE) memungkinkan identifikasi awal bayi yang memerlukan evaluasi lanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor risiko gangguan pendengaran pada bayi baru lahir dengan hasil skrining OAE. Penelitian analitik dengan rancangan potong lintang ini melibatkan 109 bayi baru lahir di Kabupaten Badung. Sampel diambil secara consecutive sampling. Variabel yang dianalisis meliputi berat badan lahir, prematuritas, asfiksia, penggunaan obat ototoksik, jenis persalinan, hiperbilirubinemia, dan riwayat keluarga gangguan pendengaran. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Sebanyak 35 bayi (32,1%) memperoleh hasil OAE refer dan 74 bayi (67,9%) memperoleh hasil pass. Berat badan lahir <2.500 g (p=0,001), asfiksia (p=0,006), dan penggunaan obat ototoksik (p=0,014) berhubungan dengan hasil OAE. Pada analisis multivariat, berat badan lahir <2.500 g (OR=4,719; 95% CI: 1,776–12,537; p=0,002) dan asfiksia (OR=10,537; 95% CI: 1,310–84,749; p=0,027) merupakan faktor yang berhubungan secara independen dengan hasil OAE refer. Asfiksia merupakan faktor dengan asosiasi terbesar. Bayi dengan faktor risiko tersebut perlu diprioritaskan untuk skrining pendengaran dan tindak lanjut diagnostik tepat waktu.</p>Ketut Wahyudiana SudanaAgus SantosaPutu Rinawati Jayanti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-032026-09-03531218122210.31004/sicedu.v5i3.1326Efektifitas Badan Pertanahan Nasional Dalam Menyelesaikan Sengketa Pertanahan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1367
<p>Efektivitas adalah sejauh mana hokum itu berlaku dan berfungsi secara nyata dalam masyarakat sesuai dengan tujuan pembentukannya. Jadi hukum dikatakan efektif apabila norma atau aturan hukum tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi benar-benar dipatuhi, dilaksanakan, dan mampu menyelesaikan masalah di masyarakat. Sengketa adalah suatu situasi dimana para pihak yang merasa dirugikan oleh pihak lain. Pada dasarnya sengketa muncul karena adanya lebih dari satu individu atau kelompok yang mempunyai kepentingan terhadap objek yang sama. Pemerintah menyusun suatu peraturan dalam sistem hukum pertanahan nasional yaitu menerbitkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria yang disebut dengan (UUPA).</p> <p>Penyelesaian sengketa pertanahan juga dapat diselesaikan melalui cara musyawarah, melalui jalur badan peradilan, dan melalui jalur arbitrase dan alternative penyelesaian sengketa. Penelitian ini meneliti terkait apakah Badan Pertanahan sudah efektif dalam menyelesaikan sengketa pertanahan. Permasalahan sengketa pertanahan yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah terkait efektivitas Badan Pertanahan Nasional dalam penyelesaian sengketa pertanahan apakah sudah efektiv atau belum , dan Peraturan Perundang-undangan mengenai sengketa pertanahan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris<em>. </em>Data yang diperoleh untuk penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dan Peraturan Perundang-undangan mengenai penyelesaian sengketa pertanahan yaitu Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternative Penyelesaian Sengketa.</p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat efektivitas Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam penyelesaian sengketa pertanahan di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menelaah penerapan peraturan perundang-undangan yang mengatur penyelesaian sengketa pertanahan, khususnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) serta Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, dalam praktik penyelesaian sengketa di lapangan.</p> <p>Penelitian ini membahas efektivitas Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam penyelesaian sengketa pertanahan. Efektivitas hukum dilihat dari sejauh mana aturan hukum, seperti UUPA Tahun 1960 dan UU No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, diterapkan secara nyata di masyarakat. Sengketa tanah umumnya terjadi karena perbedaan kepentingan terhadap objek yang sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris dengan metode kualitatif untuk mengetahui apakah BPN telah menjalankan perannya secara efektif dalam menyelesaikan sengketa pertanahan serta untuk mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.</p>Atika Ayu Setia HarnumSelviana Afriza
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-142026-09-14531969197910.31004/sicedu.v5i3.1367Analisa Perbandingan Waktu Penjadwalan Proyek Dengan Metode Pert (Project Evaluation And Review Technique) Dan CPM (Critical Path Method) (Studi Kasus : Rs. Type D Camba, Maros)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1390
<p>Analisa Perbandingan Penjadwalan Proyek Dengan Metode PERT (<em>Project Evaluation And Review Technique</em>) Dan CPM (<em>Critical Path Method</em>) Studi Kasus : Rumah Sakit Type D Camba, Maros. Kecamatan Camba berjarak 47 km ke pusat kota dimana terdapat satu-satunya fasilitas kesehatan masyarakat. Pembanguna Gedung Rumah Sakit Type D ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang memadai dan mudah diakses.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) jalur kritis kegiatan pada sebuah proyek dengan metode PERT dan CPM , (2) Mengetahui perbedaan durasi waktu penyelesaian proyek dengan metode PERT & CPM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode PERT dan CPM, dengan menggunakan data yang diperoleh dari proyek dan menggunakan aplikasi tambahan microsoft project dalam menganalisa penelitian tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan waktu penyelesaian kegiatan yaitu dalam metode PERT waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaannya adalah 18 minggu, dan metode CPM waktu yang digunakan dalam menyelesaikan pekerjaan adalah 16 minggu. Kesimpulan menunjukkan bahwa dalam setiap jenis pekerjaan, ada beberapa aktivitas yang saling terhubung, yang biasanya disebut jalur kritis. Ini memerlukan perhatian khusus agar aktivitas tersebut tidak mengalami hambatan yang bisa mengganggu berjalannya proyek. Dari hasil penelitian, penulis menemukan bahwa metode yang paling tepat untuk diterapkan dalam proyek ini adalah metode CPM.</p>Yudith Helene MustakimJames ThoengsalQarnila Ridahniah RahmanMuhammad Fadli SalehPrasetya Agung Wicaksono
Copyright (c) 2026 Science and Education Journa
2026-09-282026-09-28532995300310.31004/sicedu.v5i3.1390Community Services Approach Dalam Program Lentera Jiwa PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Bandung
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/731
<p>Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses layanan kesehatan jiwa, stigma sosial yang tinggi, serta belum optimalnya integrasi layanan antar sektor. Kondisi tersebut mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Community Services Approach (CSA) dalam Program Lentera Jiwa yang dilaksanakan oleh PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Bandung di Desa Pangauban. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan perusahaan, pemerintah desa, kader kesehatan, masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah menerapkan CSA melalui identifikasi kebutuhan masyarakat, pengembangan layanan yang responsif, peningkatan partisipasi masyarakat, serta penguatan kolaborasi lintas lembaga. Keterlibatan masyarakat mengalami peningkatan seiring berkurangnya stigma terhadap ODGJ dan berkembangnya kegiatan pemberdayaan ekonomi melalui UMKM Sobat Jiwa. Meskipun masih menghadapi kendala berupa stigma sosial, keterbatasan pendanaan, dan tantangan keberlanjutan, Program Lentera Jiwa dinilai mampu memperkuat layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas dan mendorong pemberdayaan ODGJ secara berkelanjutan</p>Saddam SetiawanRisna ResnawatySoni Akhmad Nulhaqim
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-315388789910.31004/sicedu.v5i3.731Digital Framing Kebijakan Koperasi Merah Putih: Analisis Robert Entman Lintas Platform Liputan 6
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/835
<p>Studi ini mengevaluasi konstruksi digital kebijakan Koperasi Merah Putih (KMP) lintas platform dalam ekosistem Liputan 6 (Web, YouTube, TikTok, dan Facebook) menggunakan analisis framing Robert N. Entman. Penelitian kualitatif deskriptif ini menerapkan teknik purposive sampling terhadap liputan digital terkait risiko fiskal, resistensi administrasi lokal, dan kesiapan infrastruktur. Temuan mengungkapkan strategi pembingkaian dua sisi (two-faceted framing). Platform tradisional berbasis teks dan video terstruktur (Web dan YouTube) dominan mengoperasikan bingkai risiko makroekonomi, membingkai kebijakan melalui lensa maladministrasi sistemik dan peringatan Ombudsman. Sebaliknya, media sosial visual-partisipatif (TikTok dan Facebook) memperkuat bingkai penilaian moral publik, mengubah narasi pemotongan Dana Desa 58 persen menjadi isu pelanggaran etis terhadap otonomi daerah dan keberlanjutan ekonomi desa. Studi menyimpulkan bahwa mandat top-down yang mengabaikan otoritas regional memicu perlawanan administratif formal di tingkat lokal. Nilai teoretis riset ini menunjukkan bagaimana isu kebijakan yang identik difragmentasikan menjadi realitas sosial berbeda guna memenuhi logika spesifik platform dan ekspektasi audiens di era konvergensi digital.</p>Andini NoveliaLukman HakimAnanda DestriasaCachia Yasa
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531254126610.31004/sicedu.v5i3.835Meningkatkan Hasil Belajar Penyajian Data Melalui Problem Based Learning Dengan Pendekatan Saintifik Dan TPACK Pada Siswa Kelas III
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/900
<p>Pembelajaran matematika pada materi penyajian data menuntut siswa untuk mampu memahami informasi, mengolah data, serta menarik kesimpulan berdasarkan data yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan kombinasi pendekatan Saintifik dan TPACK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 Pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat hingga mencapai 100% dengan kriteria sangat baik, aktivitas siswa meningkat hingga 95% dengan kriteria sangat aktif, hasil belajar ranah kognitif mencapai 95%, dan hasil belajar ranah psikomotorik mencapai 100%. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan kombinasi pendekatan Saintifik dan TPACK dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta hasil belajar matematika materi penyajian data pada siswa kelas III SDN 3 Loktabat Utara.</p>Rofi Rihhadatul AisyaYogi PrihandokoSunarno Sunarno
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-012026-09-01531048105410.31004/sicedu.v5i3.900Meningkatkan Berpikir Kritis, Kerja Sama Dan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IV Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Sinar Di SDN Kelayan Selatan 9
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/933
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya tingkat kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan pemecahan masalah di kalangan siswa kelas IV Pendidikan Pancasila di SDN Kelayan Selatan 9. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran SINAR, kombinasi Pembelajaran Berbasis Masalah, Turnamen Permainan Tim, dan Diskusi Kelompok. Penelitian Tindakan Kelas (KAR) ini melibatkan 17 siswa kelas empat selama empat pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan yang konsisten dari pertemuan pertama hingga keempat: aktivitas guru meningkat dari skor 26 (Baik) menjadi 40 (Sangat Baik); aktivitas siswa meningkat dari 12% menjadi 82%; kemampuan berpikir kritis dari 12% menjadi 82%; kemampuan kerja sama dari 18% menjadi 88%; dan kemampuan pemecahan masalah dari 12% menjadi 82%. Hasil belajar pada ranah afektif, kognitif, dan psikomotor juga mencapai 82% penguasaan klasik. Kesimpulannya, model SINAR efektif dalam meningkatkan aktivitas kelas dan keterampilan abad ke-21 siswa dalam Pendidikan Pancasila.</span></span></p>Eka Diah Nur AprilianiYogi Prihandoko
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531143114910.31004/sicedu.v5i3.933Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Representasi Matematis, dan Kerja Sama Menggunakan Model Pembelajaran PROSES di Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1012
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran PROSES yang merupakan kombinasi dari model pembelajaran <em>Problem Based Learing. Snowball Throwing,</em> dan <em>Numbered Heads Together</em> dalam meningkatkan aktivitas guru dan murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan representasi matematis, dan keterampilan kerja sama murid. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang melibatkan 19 murid kelas IV SDN Kuin Cerucuk 1 Banjarmasin selama empat pertemuan. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Penerapan model PROSES menunjukkan peningkatan yang konsisten pada seluruh indikator yang diteliti. Aktivitas murid meningkat dari 32% menjadi 95%, keterampilan berpikir kritis meningkat dari 32% menjadi 90%, keterampilan representasi matematis meningkat dari 37% menjadi 90%, dan kerja sama meningkat dari 26% menjadi 95% pada akhir tindakan. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik murid. Temuan penelitian mengindikasikan model pembelajaran PROSES mampu menciptakan pembelajaran yang mendorong berpikir kritis murid, mengembangkan ide-ide matematis, dan bekerja sama dalam kelompok secara optimal, khususnya pada muatan Matematika.</p>Amira Puput RahmadaniFathul Jannah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-202026-08-205312714010.31004/sicedu.v5i3.1012Implementasi Siklus (DMAIC) Dengan Integrasi Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Untuk Mengurangi Reject Kerupuk Di PT DSC
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1069
<p>Industri makanan merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Seiring meningkatnya permintaan pasar terhadap produk makanan ringan, perusahaan dituntut untuk menjaga kualitas produk agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. PT DSC sebagai perusahaan yang bergerak dalam produksi bubur instan menghadapi permasalahan tingginya tingkat <em>reject</em> pada proses penggorengan (<em>frying</em>) kerupuk yang berdampak pada efisiensi produksi, peningkatan biaya operasional, serta kepuasan konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penyebab terjadinya <em>reject</em> dan mengevaluasi efektivitas implementasi perbaikan yang dilakukan pada proses <em>frying</em>. Metode penelitian yang digunakan adalah DMAIC dan FMEA, dengan pendekatan analisis data produksi sebelum dan sesudah implementasi perbaikan. Data awal yang digunakan berasal dari hasil produksi selama periode Mei–Oktober 2025 dan periode Desember 2025–Mei 2026 sebagai kondisi setelah perbaikan. Tahapan penelitian meliputi identifikasi permasalahan, analisis penyebab <em>reject</em>, penentuan tindakan perbaikan, implementasi perbaikan, serta evaluasi hasil yang diperoleh. Perbaikan yang dilakukan meliputi peningkatan kondisi dan performa mesin <em>frying</em> dengan pendampingan tim teknik yang berpengalaman, pemberian pelatihan kepada operator mesin penggorengan, penetapan standar kualitas bahan baku kepada pemasok, serta penyusunan dan monitoring panduan standar produk untuk membantu operator membedakan produk yang sesuai dengan standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi perbaikan memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan tingkat <em>reject </em>pada proses <em>frying</em>. Sebelum perbaikan, total <em>reject</em> yang terjadi selama periode Mei–Oktober 2025 mencapai 21.753 kg dengan persentase <em>reject </em>sebesar 3,60%. Setelah implementasi perbaikan pada periode Desember 2025–Mei 2026, total <em>reject </em>berhasil diturunkan menjadi 9.538 kg dengan persentase <em>reject </em>sebesar 1,53%. Berdasarkan hasil menunjukkan penurunan jumlah <em>reject</em> sebesar 12.215 kg atau sekitar 2,07% dibandingkan kondisi sebelumnya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi perbaikan pada aspek mesin, sumber daya manusia, bahan baku, dan standarisasi proses mampu meningkatkan kualitas produk serta menurunkan tingkat <em>reject</em> produksi.</p>Aris MunawarSita Kurniaty RatokoAbimanyu Abimanyu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285352654610.31004/sicedu.v5i3.1069Perbaikan Kualitas Panel Listrik Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Dan DMAIC
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1129
<p>PT Powerindo Prima Perkasa merupakan perusahaan manufaktur panel listrik yang masih menghadapi permasalahan tingginya jumlah produk <em>defect</em>, khususnya pada proses <em>wiring</em> panel. Kondisi tersebut menyebabkan meningkatnya aktivitas <em>rework</em>, bertambahnya waktu produksi, dan menurunkan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi titik kritis penyebab <em>defect</em>, menganalisis potensi penyebab <em>defect</em>, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi <em>defect</em> menggunakan metode <em>Define, Measure, Analyze, Improve, Control</em> (DMAIC) yang didukung <em>Fault Tree Analysis</em> (FTA) dan <em>Failure Mode and Effects Analysis</em> (FMEA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data produksi, data <em>defect</em>, observasi, dan dokumentasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode Juni–Agustus 2025 terdapat 172 produk <em>defect</em> dari total produksi 1.244 unit dengan persentase <em>defect</em> sebesar 13,83%. Diagram Pareto menunjukkan <em>wiring error/salah koneksi</em> sebagai <em>defect</em> dominan. Analisis FTA mengidentifikasi faktor <em>man</em> dan <em>method </em>sebagai penyebab utama, sedangkan FMEA menghasilkan nilai <em>Risk Priority Number</em> (RPN) awal sebesar 336. Berdasarkan hasil tersebut, diterapkan proses <em>Check Continuity</em> setelah proses <em>wiring</em>. Implementasi perbaikan menurunkan nilai RPN menjadi 48 serta menurunkan tingkat <em>defect</em> menjadi 4,33% atau sebesar 68,69% dibandingkan sebelum perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan DMAIC yang didukung FTA dan FMEA efektif dalam meningkatkan kualitas produk panel listrik.</p>Muhammad RojaliAbimanyuAngga Widyas Swara
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-045370071210.31004/sicedu.v5i3.1129Penggunaan Media Interaktif Quizizz Dalam Pembelajaran Matematika Tentang Pola Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Sikumana 2 Kota Kupang
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1158
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Sikumana 2 Kota Kupang pada materi pola gambar. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan penggunaan media pembelajaran yang kurang interaktif menyebabkan sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media interaktif Quizizz pada pembelajaran matematika materi pola gambar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas IV SD Negeri Sikumana 2 Kota Kupang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sedangkan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif Quizizz mampu meningkatkan aktivitas guru meningkat dari 52,34 menjadi 90,62 sedangkan aktivitas siswa selama proses pembelajaran meningkat dari 53,26 menjadi 78,46. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 52,66 pada prasiklus, 54,85 pada siklus I dan 81,73 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar mengalami peningkatan dari kondisi awal ke siklus I diperoleh 19,05% dan meningkat kembali pada siklus II yaitu memperoleh 100%. Dengan demikian, penggunaan media interaktif Quizizz efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi pola gambar di kelas IV SD Negeri Sikumana 2 Kota Kupang</p>Putri Grecilia NenoDamianus D. SamoVera R. Bulu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-292026-08-295380280810.31004/sicedu.v5i3.1158Implementasi Numerasi Melalui Model Pembelajaran Diferensiasi Bagi Anak Autisme
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1207
<p>Penelitian ini menguji efektivitas penerapan model pembelajaran diferensiasi untuk meningkatkan kemampuan numerasi pada siswa dengan gangguan spektrum autis. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain <em>single subject research</em>, yang dilakukan di SDN Dlanggu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar penilaian, observasi dan dokumentasi, dengan Teknik analisis berbasis kondisi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan numerasi selama fase intervensi dan tetap terjadi peningkatan pada fase <em>baseline </em>2. Secara keseluruhan penerapan model diferensiasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa dengan spektrum autisme karena pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa secara individu. Model pembelajaran diferensiasi dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang tepat untuk mendukung perkembangan kemampuan akademik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.</p>Navilatul ItsnainiMuhammad Nurrohman JauhariEvi Aulia Rachma
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-032026-10-03533127313610.31004/sicedu.v5i3.1207Implementasi Model Pembelajaran AKTIF Untuk Mengembangkan Keterampilan Pemecahan Masalah Dan Kolaborasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1228
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran AKTIF dalam mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dan kolaborasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah 11 siswa kelas V MI An Nuriyyah 2 Banjarmasin. Model AKTIF merupakan integrasi dari Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Talking Stick yang dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu Analisis Masalah, Kolaborasi Berpasangan, Tukar Gagasan, Interaksi Aktif, dan Formulasi Solusi. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek pembelajaran. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 37,50% pada pertemuan pertama menjadi 82% pada pertemuan keempat. Keterampilan kolaborasi meningkat dari 55% menjadi 82%, sedangkan hasil belajar siswa meningkat dari 55% menjadi 82%. Dengan demikian, model pembelajaran AKTIF dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan masalah di sekolah dasar.</p>Fajariah AgustinaAhmad Riandy Agusta
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-112026-09-11531754176510.31004/sicedu.v5i3.1228Analisis Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Personal Branding Mahasiswa Melalui Portofolio Digital Pada Mahasiswa
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1254
<p>Perkembangan media sosial telah mengubah cara mahasiswa membangun identitas profesional di ruang digital. Media sosial tidak lagi hanya dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga sebagai media untuk membangun personal branding melalui publikasi kompetensi, pengalaman, prestasi, dan portofolio digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam pembentukan personal branding mahasiswa melalui portofolio digital, mengidentifikasi strategi yang digunakan mahasiswa dalam membangun identitas profesional, serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas lima mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Maju yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap akun media sosial informan, dan dokumentasi portofolio digital, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai ruang pembentukan identitas profesional mahasiswa melalui publikasi pengalaman akademik, organisasi, prestasi, dan karya yang didukung oleh portofolio digital sebagai bukti autentik kompetensi. Mahasiswa membangun personal branding melalui konsistensi konten, pengelolaan identitas digital, dan dokumentasi pengalaman profesional, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital, rendahnya kepercayaan diri, serta belum optimalnya pengelolaan portofolio digital. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi media sosial dan portofolio digital merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat identitas profesional mahasiswa serta meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja di era digital.</p>Yuli PurnamasariAdi WiratamaVeronika Setyadji
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-04531320133010.31004/sicedu.v5i3.1254Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Minat Kunjung Pembaca Di Perpustakaan Daerah Kota Payakumbuh
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1282
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Minat Kunjung Pembaca di Perpustakaan Daerah Kota Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode deskriptif Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan metode keusioner. Populasi pada penelitian ini adalah pengunjung yang datang ke Perpustakaan daerah Kota Payakumbuh dengan sampel sebanyak 92 orang. Adapun Alat analisa yang digunakan adalah SEM PLS (Model Persamaan Struktural dengan program Smart PLS). Hasil yang di dapat adalah kualitas layanan sangat dipengaruhi oleh variabel <em>tangible</em>, <em>empathy </em>dan <em>assurance </em>yang telah terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung pembaca di Perpustakaan Daerah Kota Payakumbuh. Sementara itu variable <em>responsiveness </em>dan<em>reliable </em>juga telah terbukti tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung pembaca di Perpustakaan Daerah Kota Payakumbuh.</p>Vitria DesiSri Kemala
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531150116610.31004/sicedu.v5i3.1282PENGARUH PENERAPAN MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI FAKTA DAN OPINI DI KELAS IV SD NEGERI 075113 FABALIWA
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1307
<p><strong>Abstract</strong></p> <p>This research is motivated by the elementary school learning process, which still tends to be teacher-centered, causing students to be less active in constructing understanding, particularly on the topic of fact and opinion in Grade IV of SD Negeri 075113 Fabaliwa. This condition resulted in suboptimal student learning outcomes. This study aims to determine the difference in learning outcomes between the class using <em>Pop Up Book</em> media and the class using conventional media, as well as the effect of applying <em>Pop Up Book</em> media on students' learning outcomes on that topic. This is a quasi-experimental study using a Nonequivalent Control Group Design. The population consisted of all 32 Grade IV students of SDN 075113 Fabaliwa, with class IVA as the experimental group and class IVB as the control group, each consisting of 16 students. Data were collected through observation and multiple-choice tests in the form of pre-tests and post-tests, which were first trialed at SDN 078011 Tetehosi to determine validity, reliability, difficulty level, and discriminating power. The results showed that the pre-test mean score was 34.0 for the experimental class and 30 for the control class, while the post-test mean score increased to 74.6875 for the experimental class and 48.125 for the control class. The Paired Sample t-test yielded a significance value of 0.000 (< 0.05), meaning Ha was accepted and Ho was rejected. It can therefore be concluded that there was a significant difference in learning outcomes between the two classes, and that the application of <em>Pop Up Book</em> media had a significant effect on students' learning outcomes on the topic of fact and opinion in Grade IV of SD Negeri 075113 Fabaliwa.</p> <p><strong>Keywords: </strong><em>Pop Up Book</em>, learning outcomes, fact and opinion, quasi-experimen</p>Trysna Febryani HuluLestari Waruwu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-052026-09-05532813281810.31004/sicedu.v5i3.1307Pengaruh Bimbingan Karir Terhadap Peningkatan Perencanaan Karir Siswa MA Kelas XII
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1350
<p>Efikasi diri merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas, menghadapi tantangan, dan mencapai tujuan yang diharapkan. Tingkat efikasi diri yang rendah dapat memengaruhi motivasi belajar, kepercayaan diri, serta prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan teknik efikasi melalui layanan bimbingan klasikal terhadap efikasi diri siswa kelas XII dan mendeskripsikan perubahan tingkat efikasi diri siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan klasikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <strong>One Group Pretest-Posttest Design</strong>. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII yang dipilih sebagai sampel penelitian sesuai dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan. Instrumen utama berupa skala efikasi diri dengan 20 item pernyataan menggunakan Skala Likert 4 pilihan yang disusun berdasarkan beberapa indikator, yaitu keyakinan terhadap kemampuan diri, kemampuan menghadapi tantangan, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, serta kemampuan mengatasi hambatan. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur penelitian terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan yang meliputi pemberian pretest, pelaksanaan layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik efikasi, dan pemberian posttest, serta tahap evaluasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik yang sesuai, seperti uji <em>paired sample t-test</em> atau uji <em>Wilcoxon</em> (sesuai hasil uji prasyarat), dengan membandingkan skor pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal dengan teknik efikasi, tingkat efikasi diri siswa mengalami peningkatan. Rata-rata skor posttest lebih tinggi dibandingkan rata-rata skor pretest, yang menunjukkan adanya perubahan positif pada keyakinan siswa terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tugas dan tantangan akademik. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang berarti bahwa teknik efikasi melalui layanan bimbingan klasikal berpengaruh positif terhadap peningkatan efikasi diri siswa kelas XII.</p>Mubarroh MubarrohImarotul UlwiyahBennita Sukmawati
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-022026-08-02531085109310.31004/sicedu.v5i3.1350Deteksi Jenis Penyakit Daun Tanaman Tomat Menggunakan Convolutional Neural Network Berbasis Citra Digital
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1376
<p>This study developed a Convolutional Neural Network (CNN) based on digital images to classify five tomato leaf categories: Healthy, Early Blight, Late Blight, Leaf Mold, and Septoria Leaf Spot. The dataset consisted of 5,459 images that had been divided into training, validation, and testing sets using a 70%, 15%, and 15% split. The original 256 × 256 pixel images were resized to 224 × 224 pixels, converted to RGB format, and normalized to the 0-1 range. Data augmentation was applied only to the training set to increase image variability. The CNN contained four convolutional and max-pooling blocks, followed by global average pooling, dropout, and a five-class softmax classifier. The model was trained using the Adam optimizer and categorical crossentropy with early stopping. Testing on 824 images resulted in 611 correct predictions and 213 incorrect predictions, producing an accuracy of 74.15%, precision of 78.31%, recall of 74.15%, and F1-score of 74.30%. The Healthy class achieved the highest recall at 100%, while disease classes obtained recall values between 65.24% and 73.78%. The confusion matrix showed that the largest errors occurred when Early Blight, Leaf Mold, and Septoria Leaf Spot were classified as Healthy. Grad-CAM indicated that the model attended to leaf regions, although some samples still showed activation around leaf edges and background regions.</p>Thiara Tri Funny MangumaEmil Fatra
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-082026-09-08531519152510.31004/sicedu.v5i3.1376Analisis Kemampuan Belajar Awal Peserta Didik Sebagai Dasar Perencanaan Pembelajaran Pada Materi Teks Surat Murid Kelas VII UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1403
<p>Kemampuan belajar awal peserta didik merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran karena mencerminkan pengalaman belajar, pengetahuan awal, dan pemahaman konsep yang telah dimiliki sebelum pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan belajar awal peserta didik kelas VII UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu pada materi teks surat melalui asesmen diagnostik kognitif serta mendeskripsikan pemanfaatan hasil analisis tersebut sebagai dasar penyusunan perencanaan pembelajaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 34 peserta didik kelas VII.2. Data dikumpulkan melalui asesmen diagnostik kognitif berupa lima soal esai, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan belajar awal peserta didik masih beragam. Seluruh peserta didik telah memiliki pengalaman membaca surat dan sebagian besar pernah menulis surat. Pada aspek pengetahuan awal, sebagian besar peserta didik telah mengenal jenis surat resmi dan surat pribadi, tetapi pemahaman mereka masih bersifat umum. Pada aspek pemahaman konsep, sebagian besar peserta didik masih mengalami kesulitan mengidentifikasi struktur surat secara lengkap serta masih terdapat miskonsepsi antara jenis surat dan struktur surat. Hasil analisis kemampuan belajar awal dimanfaatkan sebagai dasar dalam menyusun perencanaan pembelajaran melalui penetapan tujuan pembelajaran, pemilihan strategi dan aktivitas belajar, pemberian penguatan pada materi struktur surat, serta pembentukan kelompok belajar heterogen sesuai kemampuan awal peserta didik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik kognitif mampu memberikan informasi yang komprehensif mengenai kesiapan belajar peserta didik sehingga mendukung penyusunan perencanaan pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik.</p>Apri Winda HafifahIsni JuniyatiMuhammad DanilRoziah RoziahMaya Ervi Susanti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532498250710.31004/sicedu.v5i3.1403Efektivitas Mekanisme Penegakan Hak Restitusi Anak Korban Kekerasan Seksual: Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Malang
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/795
<p>Upaya perlindungan hukum terhadap anak korban dari tindak pidana, merupakan amanat konstitusi yang diwujudkan melalui kebijakan restitusi. Di Indonesia, restitusi diatur dalam berbagai regulasi seperti PP No. 43 Tahun 2017, UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dan PERMA No. 1 Tahun 2022. Namun demikian, implementasi hak restitusi di tingkat lokal, khususnya di Kota Malang, masih menghadapi berbagai tantangan. Metode yuridis empiris dipilih dalam penelitian ini, dengan pendekatan yang digunakan adalah <em>statute</em> dan pendekatan <em>case</em>. Data primer diperoleh dengan mengaplikasikan instrumen wawancara dan kuesioner. Berdasarkan penelitian, terungkap bahwa efektivitas pelaksanaan restitusi masih terhambat oleh minimnya pemahaman Masyarakat, serta kurangnya sosialisasi dari aparat penegak hukum. Penelitian ini juga meninjau praktik terbaik dari Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat (VOCA) yang menerapkan sistem restitusi terintegrasi, dana kompensasi negara, serta pendampingan hukum yang aktif. Kesimpulannya, peningkatan efektivitas restitusi di Indonesia memerlukan penguatan peran hakim, koordinasi lintas lembaga (LPSK, DP3A, Kejaksaan), serta edukasi publik yang masif agar hak restitusi bagi anak korban kekerasan seksual dapat terwujud secara berkeadilan.</p>Moza FernandaZuhda Mila Fitriana
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-152026-09-15532006202310.31004/sicedu.v5i3.795Pengembangan Instrumen Penilaian Game Pembelajaran IPAS Berbasis EcoBoard untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid Kelas V SD
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/864
<p>Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) kelayakan instrumen penilaian game pembelajaran IPAS berbasis <em>EcoBoard</em>, (2) reliabilitas instrumen penilaian game pembelajaran IPAS berbasis <em>EcoBoard</em>, dan (3) peningkatan keterampilan berpikir kritis murid kelas V SD melalui penggunaan instrumen penilaian game pembelajaran IPAS berbasis <em>EcoBoard</em>. Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>Research and Development </em>(R&D) model Edi Istiyono dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Stephen Kemmis & Robin McTaggart. Prosedur R&D meliputi perencanaan, uji coba, dan pengukuran, dilanjutkan PTK dua siklus yang terdiri atas perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan instrumen berupa butir soal. Teknik analisis data adalah teknik korelasi <em>Pearson Product Moment</em> untuk menguji validitas, <em>Cronbach’s Alpha </em>untuk mengetahui reliabilitas, serta teknik analisis persentase untuk mengetahui peningkatan skor keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) instrumen penilaian game pembelajaran IPAS berbasis <em>EcoBoard</em> dinyatakan sangat layak oleh validasi ahli media (98,18%), validasi ahli materi (86,67%), dan validasi ahli desain pembelajaran (97,00%), dengan nilai r validitas isi sebesar 0,962, maka validitas sangat kuat; (2) instrumen penilaian game pembelajaran IPAS berbasis <em>EcoBoard</em> memiliki <em>Cronbach’s Alpha </em>sebesar 0,977, maka reliabilitas instrumen sangat tinggi; dan (3) peningkatan keterampilan berpikir kritis murid kelas V SD melalui penggunaan instrumen penilaian game pembelajaran IPAS berbasis <em>EcoBoard</em> ditunjukkan oleh jumlah murid yang mencapai skor tinggi (≥ 92) pada pra siklus sebesar 23,08%, meningkat pada siklus 1 sebesar 24,62%, dan siklus 2 sebesar 29,23%. Peningkatan skor tinggi keterampilan berpikir kritis dari pra siklus ke siklus I sebesar 4,61%, dan dari pra siklus ke siklus 2 sebesar 6,15%.</p>Maria LitaNaniek Wardani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-262026-08-265327728810.31004/sicedu.v5i3.864Pengembangan Media Smart Box Pada Materi Ekologi Di Sekolah Menengah Pertama
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/917
<p>This study aimed to determine the feasibility of Smart Box media for teaching ecology at the junior high school level. The research was motivated by students' difficulties in understanding abstract ecological concepts, highlighting the need for innovative and interactive learning media. This study employed a research and development (R&D) approach adapted from the ADDIE model. The participants were 29 seventh-grade students at SMPN 1 Pontianak. The Smart Box media was validated by two media experts, while the learning material was evaluated by three subject-matter experts. Data were collected through media validation sheets, material validation sheets, and student response questionnaires to assess the feasibility and effectiveness of the developed media. The validation results indicated that the Smart Box met the criteria for feasibility in terms of both media design and content quality. Student responses also demonstrated that the media was engaging, increased learning interest, and facilitated a better understanding of ecological concepts through visualization and interactive learning activities. Overall, the findings suggest that the Smart Box is a feasible and effective learning medium for ecology instruction and can serve as an alternative teaching aid to support science learning in junior high schools.</p> <p> </p>Wanda Pramita Lestari
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-222026-08-225318819710.31004/sicedu.v5i3.917Inovasi Media Chemuno Card Games berbasis Augmented Reality (AR) untuk Materi Kimia Sistem Periodik Unsur (SPU)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/961
<p>This research aimed at knowing validity and practicality levels of Chemuno Card Games with Augmented Reality (AR) technology on Periodic System of the Elements lesson. It was Research and Development with 4-D (Define, Design, Development, Disseminate) model limited to Design step. This research was administered at Agriculture Integrated State Vocational High School Riau Province. The subjects of this research were experts of learning media, learning material, and practicality test. The research finding was Chemuno Card Games with Augmented Reality (AR) technology on Periodic System of the Elements lesson. The appropriateness of Chemuno Card Games with Augmented Reality (AR) technology was based on a) validation by media experts, its percentage was 83.6% with very valid category, b) validation by material experts, its percentage was 97% with very valid category, c) practicality by teachers, its percentage was 80% with practical category, and d) practicality by students, its percentage was 85.4% with very practical category.</p>Edla Arifah Syukri Ira Mahartika
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-252026-08-255323925010.31004/sicedu.v5i3.961Pengendalian Risiko K3 Proses Produksi Pasteurisasi Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) Dan Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (HIRARC) Pada Industri Minuman Sari Buah
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1032
<p>Proses pasteurisasi pada industri minuman memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja, seperti paparan suhu tinggi, tekanan, peralatan mekanis, dan bahan kimia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan pengendalian risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proses pasteurisasi di PT Amanah Prima Indonesia. Metode yang digunakan adalah <em>Job Safety Analysis</em> (JSA) dan <em>Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control</em> (HIRARC). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi bahaya yang termasuk dalam kategori fisik, kimia, mekanis, listrik, dan ergonomi dengan tingkat risiko yang bervariasi dari rendah hingga tinggi. Pengendalian risiko direkomendasikan berdasarkan <em>Hierarchy of Control</em> melalui eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri. Penerapan JSA dan HIRARC terbukti mampu meningkatkan efektivitas identifikasi bahaya dan pengendalian risiko pada proses pasteurisasi.</p>Rakay Edhiargo ToyositoSaepul SaepulLifia Citra RamadhantiAngga Widyas Swara
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-122026-09-12531851186810.31004/sicedu.v5i3.1032Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Wayground Paper Mode Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Pembelajaran IPAS Harmoni Dalam Ekosistem Di Kelas V Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1096
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Wayground Paper Mode Paper Mode Paper Mode dengan pendekatan kontekstual pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi Harmoni dalam Ekosistem kelas V sekolah dasar serta mendeskripsikan tingkat validitas dan kepraktisan produk yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (<em>Research and Development</em>) menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap <em>Analyze, Design, Development, Implementation,</em> dan <em>Evaluation</em>. Penelitian dilaksanakan di SDN 131/I Jangga Baru pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dua orang guru kelas V, dan peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis Wayground Paper Mode memperoleh tingkat validitas sangat valid, yaitu validasi ahli materi sebesar 92,5%, validasi ahli media sebesar 97,92%, dan validasi ahli bahasa berada pada kategori sangat valid setelah dilakukan revisi sesuai saran validator. Hasil uji kepraktisan berdasarkan respons guru dan peserta didik menunjukkan bahwa LKPD berada pada kategori sangat praktis, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran IPAS materi Harmoni dalam Ekosistem di kelas V sekolah dasar. Dengan demikian, LKPD berbasis Wayground Paper Mode Paper Mode Paper Mode dapat menjadi alternatif bahan ajar yang mendukung pembelajaran IPAS yang lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna sesuai dengan implementasi Kurikulum Merdeka.</p>Valina Julia CahyaniFaizal ChanDesy Rosmalinda
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-122026-08-1253152210.31004/sicedu.v5i3.1096Optimalisasi Efektivitas Mesin Crusher Cello Dengan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Plan-Do-Check-Act (PDCA) Di Industri Makanan Ringan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1138
<p>This study aims to analyze and improve the effectiveness of the Cello Crusher machine in the production process at PT MYI by applying the Overall Equipment Effectiveness (OEE) and Plan-Do-Check-Act (PDCA) methods. The main problem identified was the high frequency of crusher blade replacement, which resulted in increased downtime and affected the stability of production output. This study used machine operational data from December 2025 to February 2026 as the pre-improvement data and data from March to May 2026 as the post-improvement data. Machine effectiveness was measured using the OEE method, which consists of Availability, Performance, and Quality. The root causes of the problems were identified using a Fishbone Diagram and Five Why Analysis, while the improvement process was implemented through the PDCA cycle. The results showed that the average OEE value before improvement was 79.74%, which was below the World Class OEE standard of 85%. The main factors contributing to the low machine effectiveness were the absence of a standard blade service life, the unavailability of a Standard Operating Procedure (SOP) for Preventive Maintenance, and the absence of a planned schedule for blade replacement and sharpening. Following the implementation of the improvement actions, the average OEE increased to 87.96%, representing an improvement of 8.22%. In addition, average downtime decreased from 106.25 minutes to 61.23 minutes per month, blade replacement frequency decreased from 7 to 4 times, and average production output increased from 4,717 kg to 5,380 kg. Therefore, the application of OEE and PDCA methods proved effective in improving machine effectiveness, reducing downtime, and supporting continuous improvement.</p>Rakay Edhiargo ToyositoVicky Fendy HernawanAngga Widyas SwaraLifia Citra Ramadhanti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-045375276910.31004/sicedu.v5i3.1138Peran Sekolah Menengah Kejuruan (Smk) Dalam Membentuk Kesiapan Kerja Siswa: Studi Kasus SMK Negeri 1 Kota Jambi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1180
<p>Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berperan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran SMK dalam membentuk kesiapan kerja siswa melalui pelaksanaan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) serta mengidentifikasi hambatan dan faktor pendukung dalam pelaksanaan program PKL. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas siswa yang mengikuti PKL, guru produktif, pihak industri, dan Waka Kurikulum. Untuk pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik wawancara dan analisis data menggunakan teknik analisis tematik reflektif dibantu dengan software Nvivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran sekolah dalam pelaksanaan PKL terlihat melalui perencanaan, kegiatan pembekalan sebelum PKL, penempatan siswa sesuai kompetensi keahlian, pembimbingan dan monitoring selama kegiatan berlangsung, serta evaluasi pelaksanaan PKL. Pelaksanaan program PKL memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk kesiapan kerja siswa, khususnya dalam aspek motivasi, kematangan pribadi, kematangan sosial, sikap kerja, dan kompetensi kerja siswa. Program PKL memberikan pengalaman kerja nyata yang mampu mengintegrasikan pembelajaran di sekolah dengan tuntutan dunia kerja. Hambatan dalam pelaksanaan PKL meliputi adaptasi awal siswa, ketidaksesuaian sebagian tempat PKL dengan kompetensi keahlian, dan terjadinya penurunan motivasi akibat pekerjaan yang monoton. Sementara itu, faktor pendukung keberhasilan program PKL antara lain pembekalan sebelum PKL, kerjasama dengan DUDI melalui MoU, sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan industri, pembimbingan efektif dari guru dan industri, serta waktu magang yang memandai.</p>Alvina Idza MirandaMuazza MuazzaSudawan Supriadi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-062026-09-06531491150310.31004/sicedu.v5i3.1180Analisis Hubungan Harga, Promosi Dan Fasilitas Terhadap Peningkatan Pelanggan Bisnis Olahraga Di Ak Recovery
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1191
<p>Perkembangan gaya hidup sehat telah meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemulihan fisik setelah berolahraga. Dalam menentukan pilihan menggunakan layanan sport recovery, pelanggan umumnya mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kesesuaian harga, efektivitas promosi, serta kualitas fasilitas yang disediakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh harga, promosi dan fasilitas terhadap peningkatan pelanggan pada AK Recovery. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian terdiri atas 100 pelanggan yang seluruhnya dijadikan responden melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, promosi dan fasilitas memiliki hubungan positif serta signifikan terhadap peningkatan pelanggan dengan nilai koefisien korelasi berturut-turut sebesar 0,6457; 0,7665; dan 0,7696 (p < 0,001). Hasil uji regresi juga menunjukkan model yang signifikan (F = 70,8266; p < 0,001) dengan nilai R Square sebesar 0,6888 dan Adjusted R Square sebesar 0,6791. Secara parsial, harga (B = 0,2247; p = 0,0009), promosi (B = 0,4565; p = 0,0003) dan fasilitas (B = 0,3982; p = 0,0030) terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan strategi harga yang tepat, promosi yang optimal dan penyediaan fasilitas yang berkualitas secara bersama-sama berkontribusi dalam meningkatkan jumlah pelanggan AK Recovery.</p>Muhammad Fajar AbdullohEva Ferdita YuhantiniJagad Lakon SejatiNabila Naura Nuraini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-315396797810.31004/sicedu.v5i3.1191Penerapan Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Teknologi Untuk Menghubungkan Konsep Akademik Dengan Kehidupan Digital Siswa
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1218
<p class="pdq2pgselectionanchorcontainer" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11.0pt;">This study aimed to improve students’ mathematics learning outcomes through the implementation of technology-based interactive mathematics learning to connect academic concepts with students' digital lives at UPTD SD 88 Sabantarng, Tompobulu District, Maros Regency. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects were students of UPTD SD 88 Sabantarng in the 2025/2026 academic year. Data were collected through learning achievement tests, observations, and documentation. The results showed that technology-based interactive mathematics learning improved students' learning outcomes. The use of digital learning applications, interactive videos, and digital quizzes increased students' participation, enthusiasm, and understanding of mathematical concepts related to their digital lives. Learning mastery improved from the pre-cycle to cycle I and cycle II. Therefore, technology-based interactive mathematics learning effectively improved mathematics learning outcomes in elementary school students.</span></p>Faisal SattarErwin NurdiansyahNur AfniAbdul Wahid
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-132026-08-1353707910.31004/sicedu.v5i3.1218Penerapan Media Cerita Bergambar Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SDN Kelapa Lima Kota Kupang
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1240
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Kelapa Lima SDN Kelapa Lima Kota Kupang dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yang ditandai dengan siswa kurang mampu menentukan ide pokok suatu bacaan, siswa kesulitan menjawab pertanyaan bersadarkan isi teks dan siswa belum mampu menceritakan kembali isi cerita menggunakan bahasanya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media cerita bergambar dalam pembelajaran Bahasa Indonesai untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Kelapa Lima Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini terdiri dari 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian tes siklus I terdapat 12 siswa (60%) yang tuntas sedangkan 8 siswa (40%) lainnya belum tuntas. Pada siklus II sebanyak 18 siswa (90%) yang tuntas dan 2 siswa (10%) belum tuntas. Peningkatan kemampuan membaca pemahaman ini dapat dilihat dari peningkatan skor rata-rata tes yang dilakukan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Kelapa Lima Kota Kupang</p>Keren Yulce Elisabeth BanaLabu DjuliRista A. Devi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-232026-09-23532613262010.31004/sicedu.v5i3.1240Pengaruh Pembelajaran Berbasis Simulasi Phet Dengan Pendekatan Deep Learning Terhadap Pengurangan Miskonsepsi Siswa Pada Materi Gelombang Menggunakan Analisis Rasch
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1264
<p>Miskonsepsi pada materi gelombang menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran fisika karena karakteristik konsepnya yang abstrak dan sulit diamati secara langsung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis simulasi PhET yang diintegrasikan dengan pendekatan Deep Learning terhadap pengurangan miskonsepsi peserta didik pada materi gelombang serta mengidentifikasi perubahan kemampuan konseptual menggunakan Model Rasch. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain Pretest-Posttest Replicated Experimental Design. Subjek penelitian terdiri atas 59 peserta didik dari dua kelas XI. Data dikumpulkan menggunakan Three-Tier Diagnostic Test dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan Model Rasch melalui Winsteps 5.11.2. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kategori Paham Konsep dari 12,0% menjadi 88,0% pada kelas XI-1 dan dari 19,7% menjadi 86,9% pada kelas XI-2. Sebaliknya, total miskonsepsi menurun dari 59,1% menjadi 8,3% pada kelas XI-1 dan dari 54,8% menjadi 7,2% pada kelas XI-2. Analisis Rasch juga menunjukkan peningkatan Person Measure serta reliabilitas item yang tinggi pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi simulasi PhET dan pendekatan Deep Learning efektif mendukung perubahan konseptual dan mengurangi miskonsepsi pada materi gelombang.</p>Olivia TalaluMohamad JahjaMeilan Demulawa
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531108112510.31004/sicedu.v5i3.1264Sirah Nabawiyah Dalam Perspektif Multidisiplin: Integrasi Antropologi, Komunikasi, Politik, Dan Psikologi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1291
<p>Kajian sirah nabawiyah umumnya ditempatkan dalam kerangka sejarah keagamaan dan digunakan untuk menjelaskan keteladanan, hukum, akhlak, serta perjalanan dakwah Nabi Muhammad saw. Kerangka tersebut tetap mendasar, tetapi belum selalu memadai untuk membaca kompleksitas sosial yang menyertai setiap peristiwa kenabian. Artikel ini bertujuan merumuskan model pembacaan multidisiplin atas sirah nabawiyah melalui integrasi antropologi, ilmu komunikasi, ilmu politik, dan psikologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan. Data diperoleh dari karya-karya sirah klasik, syarah hadis, tafsir, serta literatur ilmu sosial-humaniora yang relevan, kemudian dianalisis melalui pemetaan tema, kontekstualisasi historis, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan empat bentuk aplikasi. Pertama, antropologi membantu menjelaskan perubahan budaya masjid dan keragaman pemaknaan gelar <em>ummi</em>. Kedua, ilmu komunikasi menerangkan pola dakwah bertahap sebagai strategi sentrifugal yang bergerak dari relasi interpersonal menuju komunikasi kelompok dan massa. Ketiga, ilmu politik memperlihatkan Baiat Aqabah sebagai proses pembentukan legitimasi melalui kesepakatan sosial. Keempat, psikologi membaca respons Nabi pada masa <em>Am al-Huzn</em> melalui konsep resiliensi. Pendekatan multidisiplin memperluas fungsi sirah dari narasi biografis menjadi sumber analisis sosial dan moral yang kontekstual, sepanjang teori modern digunakan secara proporsional dan tidak menggantikan kritik sumber dalam tradisi keislaman.</p>Yasin Almaliki
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-032026-10-03533144315910.31004/sicedu.v5i3.1291Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas V Di SD Muhammadiyah 1 Sugio
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1322
<p>Pembelajaran matematika di sekolah dasar idealnya berpusat pada siswa, namun metode konvensional yang masih dominan membuat siswa pasif dan menurunkan kemampuan berpikir kritis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika materi bangun ruang siswa kelas V di SD Muhammadiyah 1 Sugio.</p> <p> </p> <p>Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 47 siswa, terbagi menjadi kelas eksperimen (VA, 23 siswa) menggunakan model PBL dan kelas kontrol (VB, 24 siswa) menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian kemampuan berpikir kritis yang telah valid dan reliabel (Cronbach's Alpha=0,823).</p> <p> </p> <p>Hasil analisis data menunjukkan peningkatan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 82,17, sedangkan kelas kontrol sebesar 72,08. Uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen (nilai signifikansi = 0,851 > 0,05). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,006. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari standar (0,006<0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya, penerapan model Problem Based Learning (PBL) memberikan pengaruh yang signifikan secara nyata dalam mendongkrak kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas V Sekolah Dasar.</p>Wiwin NovitasariHumairah HumairahA.F Suryaning Ati MZ
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-172026-09-17532143214810.31004/sicedu.v5i3.1322Pengaruh Fly Ash Dan Kapur Tohor (CaO) Hasil Upgrading Batugamping Dolomit Lokal Terhadap Peningkatan Nilai CBR, Sifat Fisik Dan Mekanis Tanah, Serta Stabilitas Lereng Di Desa Oemasi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1363
<p>Tanah lempung berplastisitas tinggi memiliki daya dukung dan kuat geser yang relatif rendah sehingga berpotensi menyebabkan kerusakan perkerasan jalan dan ketidakstabilan lereng. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stabilisasi menggunakan kapur tohor (CaO) hasil <em>upgrading</em> batugamping dolomit lokal dan <em>Fly Ash</em> terhadap sifat fisik, sifat mekanis, nilai <em>California Bearing Ratio</em> (CBR), serta stabilitas lereng di Desa Oemasi, Kabupaten Kupang. Pengujian dilakukan terhadap tanah asli dan tanah yang distabilisasi dengan 5% kapur serta variasi <em>Fly Ash</em> 10%, 15%, 20%, dan 25%. Parameter yang dianalisis meliputi sifat indeks, pemadatan, CBR, dan kuat geser langsung. Stabilitas lereng dianalisis menggunakan Rocscience Slide dengan metode <em>Limit Equilibrium</em> dan simulasi Monte Carlo berdasarkan parameter geoteknik dari tiga sampel pada bagian atas, tengah, dan dasar lereng dengan beban permukaan 15 kN/m². Hasil menunjukkan peningkatan CBR dari 13,40% menjadi 19,04% serta peningkatan kohesi dan sudut geser dalam. Nilai <em>Factor of Safety</em> (FS) meningkat dari 0,568 pada tanah asli menjadi 0,883; 1,122; 1,402; dan 1,615, sedangkan <em>Probability of Failure</em> (PF) menurun dari 100% menjadi 0% pada variasi 20% dan 25% <em>Fly Ash</em>. Kombinasi 5% kapur dan 25% <em>Fly Ash</em> menghasilkan stabilitas tertinggi, sedangkan 5% kapur dan 20% <em>Fly Ash</em> telah memenuhi kriteria kestabilan dengan FS > 1,30</p>Rizhard NdoluWoro SundariAndreas SinuhajiFrengky Banunaek
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-092026-09-09531654167310.31004/sicedu.v5i3.1363Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 08 Tahun 2016 Tentang Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Terhadap Pemukiman Kumuh Di Desa Buaran Jati
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1387
<p>Kecenderungan perkembangan wilayah di Indonesia di cirikan dengan pertumbuhan penduduk seperti halnya negara - negara berkembang lainnya berlangsung dengan sangat pesat. Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat ini mempunyai implikasi yaitu meningkatnya tuntutan penyediaan sarana dan prasarana yang baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya akan meningkat pula. Berkembanganya suatu lingkungan permukiman tidak terlepas dari pesatnya laju pertumbuhan penduduk baik karena faktor pertumbuhan penduduk itu sendiri maupun karena faktor terjadinya urbanisasi. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apakah Pelaksanaan pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan pemukiman kumuh didesa Buaran Jati telah sesuai dengan Perda nomor 08 tahun 2016 Kabupaten Tangerang dan hambatan dan upaya apa saja yang dilakukan agar pelaksanaan pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan pemukiman kumuh didesa Buaran Jati telah sesuai dengan Perda nomor 08 tahun 2016 Kabupaten Tangerang. Banyak faktor yang mempengaruhi munculnya pemukiman dan perumahan kumuh antara lain adalah faktor sarana dan prasarana, faktor kondisi sosial ekonomi, faktor tata ruang. Masyarakat swadaya harus bekerja sama untuk pencegahan dan peningkatkan kualitas terhadap perumahan kumuh dan pemukiman kumuh di desa Buaran Jati. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kesimpulan sebagai berikut: Pelaksanaan Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh Dan Pemukiman Kumuh Di Desa Buaran Jati telah sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 08 Tahun 2016.Hambatan yang menjadi penyebab terjadinya permukiman kumuh di Desa Buaran Jati, antara lain adalah Faktor Ekonomik, Kepadatan Penduduk, Penataan dan rehabilitasi kawasan permukiman kumuh serta Perbaikan prasarana dan sarana dasar permukiman.</p>Arif BijaksanaBerliana Puspita Arum
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-082026-09-08531600161010.31004/sicedu.v5i3.1387Scoping Review: Strategi Intervensi Regulasi Emosi Pada Anak Disabilitas Intelektual Di Indonesia
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/377
<p>Regulasi emosi merupakan kemampuan penting yang berperan dalam perkembangan perilaku dan sosial anak dengan disabilitas intelektual. Keterbatasan kemampuan kognitif yang dimiliki anak dengan disabilitas intelektual sering kali menyebabkan kesulitan dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara adaptif, sehingga dapat memunculkan perilaku agresif dan maladaptif. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi yang tepat untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada anak dengan disabilitas intelektual.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk intervensi yang digunakan, mendeskripsikan efektivitas intervensi, serta mengkaji faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan intervensi regulasi emosi pada anak dengan disabilitas intelektual. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>scoping review </em>dengan pendekatan PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data <em>Google Scholar </em>dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak tujuh jurnal yang relevan dianalisis dan dipetakan untuk menjawab tujuan penelitian.</p> <p>Hasil <em>scoping review </em>menunjukkan bahwa intervensi regulasi emosi yang diterapkan meliputi pelatihan keterampilan regulasi emosi, <em>Dialectical Behavior Therapy</em>, <em>Emotion Regulation Therapy</em>, intervensi perilaku seperti <em>token economy </em>dan konseling teknik aversi, serta intervensi berbasis aktivitas fisik dan budaya. Seluruh intervensi tersebut menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi anak dengan disabilitas intelektual, baik secara langsung maupun melalui penurunan perilaku agresif. Faktor pendukung utama meliputi penyesuaian intervensi dengan kemampuan kognitif anak, penggunaan metode yang konkret dan menarik, serta keterlibatan lingkungan terdekat anak, sementara faktor penghambat meliputi tingkat keparahan disabilitas intelektual dan keterbatasan durasi intervensi.</p>Muhamad Fikran SatarPriyo SetiawanMuhamad Rakha NugrahaFadillah SuwarnoRachmad Harry Murti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-162026-09-16532067207910.31004/sicedu.v5i3.377Reading Comprehension Through Literacy In The Reading Corner Of Grade IV SDN Ginandong Kebumen
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/822
<p>Reading comprehension is a vital foundation learning in learning, especially via reading corners in elementary schools. However, literacy practices at SDN Ginandong Kebumen reveal a gap between ideal goals anf fourth grades’ actual ability to deeply understand texts. This study analyzes reading reading comprehension ability through literacy. Using a descriptive qualitative case study, data were collected via observation, interviews, and documentation of students, teachers, and the principal. Findings snow all students exel at literal comprehension, yet inferential ability ability is very low (only 2 of 7 can conclude). The reading corner is suboptimal duet o untidy book management and limited variety. Supporting factors like the 15-minute literacy policy and teacher guidance have not sufficed to overcome main obstacles: limited vocabulary and low reading interest. I tis concluded that the reading corner program needs facility improvements and teaching strategies more focused on inferential comprehension to bridge the gap.</p>Maya Safana Nurul HayatiWakhudin Wakhudin
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-152026-09-15531999200510.31004/sicedu.v5i3.822Meningkatkan Komunikasi Matematis Dengan Menggunakan Model Student Teams Achievement Division Pada Murid Kelas IV SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/892
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi matematis murid kelas IV SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin pada pembelajaran Matematika materi bangun datar melalui model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD). Permasalahan penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan komunikasi matematis murid, khususnya dalam mengungkapkan ide matematika secara lisan dan tertulis, menggunakan representasi matematika, serta menjelaskan strategi penyelesaian masalah secara runtut dan koheren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 22 murid kelas IV, terdiri atas 11 murid laki-laki dan 11 murid perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi berupa rubrik penilaian keterampilan komunikasi matematis serta observasi aktivitas guru dan aktivitas murid selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD mampu meningkatkan keterampilan komunikasi matematis murid secara bertahap, dari ketuntasan klasikal 45,45% pada Pertemuan 1, meningkat menjadi 54,55% pada Pertemuan 2, dan mencapai 77,27% pada Pertemuan 3 dengan kategori “Hampir Seluruh Murid Baik”, sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu ≥61,82%. Dengan demikian, model pembelajaran STAD terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan komunikasi matematis murid sekolah dasar.</p>Zahra Aulia JuliantiTika Puspita Widya Rini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-012026-09-01531055106310.31004/sicedu.v5i3.892Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa Menggunakan Model Numbered Heads Together Pada Mata Pelajaran IPAS Di Kelas 3 SDN Sungai Jingah 5 Banjarmasin
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/929
<p>Murid di kelas III mata pelajaran IPAS di SDN Sungai Jingah 5 Banjarmasin tidak dapat bekerja sama. Data peninjauan akhir tahun menunjukkan bahwa hanya 26,67% siswa termasuk dalam kategori terampil untuk kolaborasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model <em>Numbered Heads Together</em> dapat membantu siswa berkolaborasi lebih baik. Selain itu, penelitian ini akan memberikan penjelasan tentang cara model ini digunakan. Penelitian tindakan kelas digunakan dalam penelitian ini. Dengan 30 siswa kelas III, empat pertemuan dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi melalui lembar keterampilan observasi kolaborasi yang berdasarkan lima indikator utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model NHT dapat meningkatkan kemampuan kerja tim siswa secara signifikan. Indikator kolaborasi termasuk berbagi pengetahuan, berkomitmen pada tujuan kelompok, mengambil tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas dengan kualitas yang tinggi, dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman di mana orang saling membantu satu sama lain untuk mendorong satu sama lain untuk mencapai tujuan. Ketuntasan klasik meningkat dari 26,67% pada pertemuan pertama menjadi 83,33% pada pertemuan keempat, melampaui target keberhasilan sebesar 76%. Model NHT meningkatkan ketergantungan positif dan akuntabilitas individu dengan menggunakan sistem pemanggilan nomor acak. Oleh karena itu, model NHT ini adalah cara yang bagus untuk mengajarkan siswa bagaimana bekerja sama. Ini akan membantu siswa di sekolah dasar meningkatkan kemampuan mereka untuk bekerja sama.</p>Ahda BaroriTika Puspita Widya Rini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-102026-09-10531690169910.31004/sicedu.v5i3.929Transformasi Pelayanan Digital E-SID Dalam Konteks Budaya Pelayanan Publik Di KSOP Utama Tanjung Perak
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/995
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pelayanan digital Electronic-Seafarer Identity Document (E-SID) dalam konteks budaya pelayanan publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas Utama Tanjung Perak. Digitalisasi layanan maritim sering dipandang sebatas modernisasi teknologi, padahal esensinya menuntut perubahan budaya birokrasi secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi , lalu dianalisis menggunakan sintesis teori Budaya Organisasi Edgar Schein (Artifacts, Espoused Values, Basic Assumptions) dan dimensi Kualitas Pelayanan Parasuraman (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama (Artefak/Tangibles), infrastruktur biometrik standar ILO 185 berhasil meningkatkan bukti fisik dan citra birokrasi modern, namun keandalannya sangat bergantung pada stabilitas server pusat. Kedua (Nilai yang Dianut/Assurance & Reliability), penerapan SOP keamanan siber menumbuhkan jaminan keamanan (Assurance) yang tinggi bagi pelaut, meskipun konsistensi waktu layanan (Reliability) sering terhambat oleh fluktuasi jaringan sentralistik. Ketiga (Asumsi Dasar/Empathy & Responsiveness), terjadi pergeseran mentalitas aparatur dari paradigma "penguasa loket" menjadi fasilitator solutif. Kesenjangan literasi digital pelaut senior justru memicu peningkatan dimensi empati dan daya tanggap petugas. Kesimpulannya, transformasi E-SID membuktikan bahwa teknologi hanyalah alat; kualitas pelayanan publik digital yang paripurna tetap bergantung pada humanisme aparatur (brainware) dalam menjembatani keterbatasan sistem dan literasi masyarakat.</p>Brigitta MayawatiSri UmiyatiTresna Kusumawati
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-04531275128810.31004/sicedu.v5i3.995Penurunan Pembelian Sparepart Control Burner Dengan Cara Merekondisi Ulang Menggunakan Metode OEE Dan Six Big Losses Di PT. Indah Sukses Tbk
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1059
<p>Salah satu bagian penting dari sistem pembakaran yang berfungsi untuk mengatur proses pembakaran agar beroperasi secara stabil dan aman adalah kontrol pembakar. Di PT. Indah Sukses Tbk, masalah yang sering muncul meliputi kerusakan kontrol pembakar akibat suhu lingkungan yang tinggi, yang dapat mencapai rata-rata 49°C, dan penurunan kualitas komponen elektronik, khususnya Elco, yang mengakibatkan lebih banyak waktu henti dan penggantian kontrol pembakar yang sering. Dalam upaya meningkatkan keandalan sistem dan menurunkan biaya perawatan dan pembelian yang sangat tinggi yang mencapai Rp 314.612.676 dari Juli hingga November 2025, studi ini akan meneliti penyebab kerusakan <em>control burner</em> control dan menilai efektivitas rekondisi. Efektivitas Peralatan Keseluruhan (<em>Overall Equipment Effectiveness</em>) OEE dihitung menggunakan pendekatan Enam Kerugian. Pengamatan lapangan, pengumpulan data waktu henti, dan analisis sebab akibat (diagram tulang ikan) adalah beberapa di antaranya. Temuan studi menunjukkan bahwa penurunan kinerja komponen elektronik sebagian besar disebabkan oleh suhu tinggi di area burner kontrol. Tindakan rekondisi dilakukan dengan mengganti elco yang mengalami penurunan kapasitas dari 100uf/35 volt 85 ◦C ke 100uf/50 volt 105 ◦C agar umur pakai <em>control burner</em> lebih tahan lama atau awet. Setelah dilakukan rekondisi, <em>downtime</em> mengalami penurunan sebesar 77% dan frekuensi pergantian <em>control burner</em> berkurang secara signifikan. Selain itu, kinerja sistem menjadi lebih stabil sehingga dapat meningkatkan efektivitas operasional dan mengurangi biaya pembelian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rekondisi <em>control burner </em>merupakan solusi yang efektif untuk meningkatkan keandalan sistem, menurunkan <em>downtime</em>, memperpanjang umur pakai komponen, dan meningkatkan efisiensi biaya maintenance dan menurunkan value pembelian sparepart <em>control burner</em>.</p>Muhammad Najib AsroriSita Kurniaty RatokoAbimanyu Abimanyu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-122026-09-12531835185010.31004/sicedu.v5i3.1059Network Equipment Inventory Control Using Root Cause Analysis (RCA), Trend Projection, Part Period Balancing (PPB), and Reorder Point (ROP) in the Internet Service Provider Industry
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1126
<p><em>The inventory control system at ISP company has not been optimally implemented, resulting in frequent stock-outs, high emergency purchasing frequency, and increased inventory costs due to the absence of a systematic approach for determining inventory requirements, optimal order quantities, and reorder timing. This study aims to identify the root causes of stock-outs using Root Cause Analysis (RCA), forecast inventory demand using the Trend Projection method, determine the optimal order quantity using Part Period Balancing (PPB), and establish the appropriate Reorder Point using the Reorder Point (ROP) method. This research employed a quantitative descriptive approach using inventory, demand, and purchasing data from January to December 2025 for seven fast-moving inventory items, namely ONT, Pathcore, Cable Clamps, Connector Pins, Adhesive Tape, Adapters, and Fiber Optic Cables. The results indicate that the primary causes of stock-outs are related to human factors, methods, materials, and the working environment. The Trend Projection method successfully generated demand forecasts that can serve as the basis for future inventory planning. The implementation of the PPB method produced more optimal order quantities by balancing ordering and holding costs, while the ROP method determined appropriate Reorder Points to ensure replenishment before inventory reached critical levels. Therefore, the integration of RCA, Trend Projection, PPB, and ROP proved effective in improving inventory control, reducing the risk of stock-outs, minimizing inventory costs, and supporting warehouse operational efficiency at PT AST.</em></p>Lifia Citra RamadhantiNurarofahMochamad Eko Nugroho
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-112026-09-115366067910.31004/sicedu.v5i3.1126Karakteristik Tahuid (Akidah Islam)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1156
<p><span class="s7">llmu Tauhid merupakan cabang ilmu dalam Islam yang membahas keesaan Allah serta prinsipprinsip akidah yang menjadi dasar keyakinan seorang Muslim. Kajian ini menyoroti lima karakteristik utama ilmu Tauhid, yaitu </span><span class="s21">Taufiqiyyah</span><span class="s7">, yang menegaskan bahwa ajaran Tauhid bersumber dari wahyu Allah melalui Nabi Muhammad SAW; </span><span class="s21">Ghaibiyah</span><span class="s7">, yang menuntut keyakinan terhadap hal-hal yang berada di luar jangkauan pancaindra manusia; </span><span class="s21">Syumuliyyah</span><span class="s7">, yang menunjukkan bahwa ajaran Islam mencakup seluruh aspek kehidupan manusia secara menyeluruh; </span><span class="s21">Takamul</span><span class="s7">, yang menekankan keselarasan dan kesempurnaan hukum Islam dalam membentuk kesatuan umat; serta </span><span class="s21">Tawazun</span><span class="s7">, yang mengajarkan keseimbangan dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat. Dengan karakteristik ini, ilmu Tauhid tidak hanya berfungsi sebagai landasan teologis, tetapi juga sebagai pedoman dalam berbagai aspek kehidupan manusia, baik individu maupun sosial. Studi ini menegaskan bahwa ilmu Tauhid bersifat komprehensif, dinamis, dan tetap relevan dalam berbagai konteks zaman.</span></p>Aryuna Amalia HarahapRomadon RomadonRuwanda Almi Hasanah HsbUrai Setiawarni
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-142026-09-14531964196810.31004/sicedu.v5i3.1156Efektivitas Pemberian Body Warmer Pads Pada Pasien Dengan Shivering Di Ruang PACU (Post Anesthesia Care Unit)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1205
<p>Penurunan suhu tubuh dan <em>shivering</em> merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien pasca anestesi umum di ruang pemulihan serta dapat meningkatkan ketidaknyamanan dan risiko komplikasi pasca operasi. Intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan suhu tubuh pasien adalah <em>body warmer pads</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian <em>body warmer pads</em> terhadap kenaikan suhu tubuh pada pasien <em>shivering</em> pasca <em>general anesthesia</em> di ruang <em>Post Anesthesia Care Unit</em>. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain <em>quasi experiment</em> melalui pendekatan <em>one group pretest–posttest</em>. Penelitian ini dilakukan dengan metode <em>pretest-posttest </em>pada pasien pasca <em>general anesthesia </em>yang sesuai dengan kriteria inklusi berjumlah 29 responden. Pengukuran suhu tubuh dilakukan sebelum dan sesudah pemberian <em>body warmer pads</em> selama 15 menit menggunakan termometer digital. Uji normalitas menunjukkan sebagian data tidak berdistribusi normal sehingga analisis menggunakan uji <em>Wilcoxon Signed Rank Test</em>. Hasil uji <em>Wilcoxon Signed Rank Test</em> menunjukkan nilai <em>Z</em> = -4,710 dengan <em>p value</em> = 0,000 (<em>p</em> < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara suhu tubuh sebelum dan sesudah pemberian <em>body warmer pads</em>.</p>Siti NurhanifahVidya UrbaningrumMuh. Nur SyamsuCicilia Nony Ayuningsih Bratajaya
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532446245410.31004/sicedu.v5i3.1205Hubungan Dukungan Emosional Keluarga Dengan Resiko Burnout Akademik Pada Remaja Gen Z Di Lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan Annisa 3 Bogor
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1226
<p>Burnout akademik merupakan masalah kesehatan mental yang banyak dialami remaja Generasi Z akibat meningkatnya tuntutan akademik dan perkembangan era digital. Dukungan emosional dari keluarga menjadi faktor protektif yang penting dalam mengurangi risiko burnout akademik pada remaja. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara dukungan emosional keluarga dan burnout akademik pada remaja Generasi Z di SMK Kesehatan Annisa 3 Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Sebanyak 110 responden dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan emosional keluarga serta Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS), kemudian dianalisis memakai uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan 50,9% responden memperoleh dukungan emosional kategori sedang, sedangkan 46,4% mengalami burnout akademik pada kategori sedang. Uji Spearman Rank menunjukkan hubungan yang signifikan antara kedua variabel (p=0,000; r=-0,420). Nilai korelasi negatif dengan kekuatan sedang mengindikasikan bahwa semakin tinggi dukungan emosional yang diterima remaja, semakin rendah risiko burnout akademik. Temuan ini juga menunjukkan bahwa dukungan emosional keluarga berkontribusi terhadap tingkat burnout akademik, meskipun bukan satu-satunya faktor yang memengaruhinya. Oleh sebab itu, keluarga perlu memperkuat komunikasi, meningkatkan kepedulian, dan memberikan dukungan emosional secara berkelanjutan untuk mencegah burnout akademik pada remaja Generasi Z.</p>Adinda Khoiriyah PutriDina NurdianaImansyah Abd Latif Ode
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-072026-09-07531504151810.31004/sicedu.v5i3.1226Penerapan Strategi Ekspositori Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1249
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas III UPTD SDN Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot. Permasalahan ini disebabkan karena kurang optimal dalam menggunakan strategi pembelajaran yang sesuai oleh guru, pembelajaran selama ini menggunakan metode diskusi tanpa arahan dan penjelasan yang terstruktur. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui penerapan strategi ekspositori serta dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan menggunakan strategi ekspositori. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SDN Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot, dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas III semester II tahun 2025/2026 sebanyak 18 orang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian penerapan strategi ekspositori pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot memberikan dampak baik serta peningkatan, berdasarkan pada lembar observasi guru mencapai nilai dari rata rata 68,64% pada siklus I dengan kategori baik, kemudian meningkat menjadi 85,5% pada siklus II. Kemudian keaktifan keterlibatan peserta didik mencapai dari 57,80% dengan kategori cukup pada siklus I, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 83,32% dengan kategori baik sekali. Peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menerapkan strategi pembelajaran ekspositori yaitu memperoleh nilai rata-rata pada siklus I 63,88 dengan persentase 50% dan siklus II 76,66% dengan kategori baik dengan memiliki persentase ketuntasan 83,33%. Dalam hal ini penerapan strategi ekspositori sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.</p>Yemima Destri TelaumbanuaEka Periaman ZaiIndah Wijaya LaseLestari Waruwu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-242026-09-24532651265810.31004/sicedu.v5i3.1249Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Wordwall Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran IPAS
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1280
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media Wordwall terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Swasta St. Antonius VI Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>total sampling</em>, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Analisis data meliputi uji normalitas, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media Wordwall. Nilai rata-rata pretest sebesar 56,94 meningkat menjadi 82,42 pada posttest. Hasil uji korelasi memperoleh nilai rhitung sebesar 0,946 yang lebih besar daripada rtabel sebesar 0,367, menunjukkan adanya hubungan yang kuat. Selanjutnya, hasil uji hipotesis memperoleh nilai thitung sebesar 13,492 yang lebih besar daripada ttabel sebesar 1,697 pada taraf signifikansi α = 0,05. Dengan demikian, Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media <em>Wordwall</em> terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Swasta St. Antonius VI Medan Tahun Ajaran 2025/2026.</p>Chyntia Theresia SimanjuntakJuliana PanjaitanIrmina Pinem
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-242026-09-24532702271410.31004/sicedu.v5i3.1280Kesepian pada Remaja Pengguna Media Sosial: Menilik Kelekatan Orang Tua Dan Self-Esteem
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1305
<p>Ketergantungan remaja pada media sosial menurunkan interaksi sosial tatap muka dan memicu kesepian akibat minimnya kedekatan emosional, yang terlihat melalui kecanduan layar, sering memeriksa notifikasi, obsesi validasi digital, <em>FoMO</em>, hingga isolasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kelekatan orang tua dan <em>self-esteem </em>terhadap kesepian pada remaja pengguna aktif media sosial di Karawang. Hipotesis dalam penelitian ini adanya pergaruh kelekatan orang tua dan <em>self-esteem </em>terhadap kesepian. Penelitian ini menggunakan desain kausalitas melibatkan 386 remaja berusia 12-21 tahun yang dipilih menggunakan <em>Convenience sampling</em>. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan <em>spss vesion </em>25. Data dikumpulkan melalui tiga instrumen yaitu, <em>Paret Child Relationship </em>(IPPA) untuk mengukur kelekatan orang tua, Rosenberg <em>Self-Esteem </em>Scale (RSES) mengukur harga diri dan UCLA <em>Loneliness </em>Scale Version 3 untuk mengukur kesepian. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa kelekatan orang tua dan <em>Self-Esteem </em>secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesepian, dengan kontribusi sebesar 63,6%, sedangkan 36,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Secara parsial, kelekatan orang tua berpengaruh signifikan sebesar 18,6% dan <em>Self-Esteem </em>berpengaruh signifikan sebesar 44,9%.</p>Salsabila AbdullahDinda AishaYuwono Pratomo
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-092026-09-09531626164210.31004/sicedu.v5i3.1305Strategi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Dan Eksistensi Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1341
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan mempertahankan eksistensi sekolah di SD Negeri Makamhaji 04 dan SD Muhammadiyah PK Kota Barat Surakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan pengujian keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBS bersifat kontekstual. SDN Makamhaji 04 menerapkan strategi revitalisasi melalui supervisi ketat, pembiasaan literasi-religius, serta komunikasi aktif untuk memulihkan jumlah siswa dan kepercayaan publik. Sebaliknya, SD Muhammadiyah PK menggunakan strategi diferensiasi melalui kolaborasi klaster guru, integrasi kurikulum syariah, program internasional (ICD), dan pengembangan potensi peserta didik via 30 ekstrakurikuler. Secara sintesis, efektivitas MBS ditentukan oleh kepemimpinan kontekstual yang mengintegrasikan mutu pembelajaran internal, diferensiasi identitas sekolah, dan efektivitas kemitraan masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa MBS berfungsi sebagai mekanisme adaptasi dinamis dalam membangun keunggulan dan kepercayaan publik (<em>parental school choice</em>) demi keberlanjutan eksistensi sekolah.</p>Kitaman HutapeaMerliana Putri ManafeHesty Ummi Wulandari
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275334235810.31004/sicedu.v5i3.1341Dukungan Spiritual Teman Sebaya Sebagai Strategi Pencegahan Bullying Anak Di Desa Ujung Negeri Hulu Kecamatan Bintang Bayu Kabupaten Serdang Bedagai
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1374
<p>Perilaku perundungan (<em>bullying</em>) pada fase remaja terus mengalami peningkatan, baik dalam bentuk verbal, fisik, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dukungan spiritual teman sebaya sebagai strategi preventif dalam menekan angka tindakan <em>bullying</em> pada remaja di Desa Ujung Negeri Hulu, Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara kolektif terhadap 32 siswa kelas IX SMPN 1 Bintang Bayu serta observasi lapangan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi teman sebaya memiliki peran ganda; dapat memicu <em>bullying</em> akibat normalisasi candaan verbal, namun di sisi lain memiliki posisi strategis sebagai agen pencegah. Implementasi nilai spiritual praktis, seperti menjaga lisan, saling menghargai dan empati, yang diintegrasikan ke dalam dinamika kelompok teman sebaya terbukti efektif menjadi instrumen kontrol sosial formal yang persuasif. Kendala utama penerapan strategi ini adalah adanya kecemasan sosial berupa ketakutan viktimisasi sekunder bagi siswa yang mencoba menegur pelaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan aspek spiritualitas berbasis peer-group dapat menjadi alternatif strategi pencegahan <em>bullying</em> yang efektif di lingkungan perdesaan.</p>Andini AndiniReyza Mamana Sembiring KembarenPutri Yani LubisNovi RahmadhaniKhairul Anwar
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-282026-09-28532963297110.31004/sicedu.v5i3.1374Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Kebermaknaan Hidup Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Di Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1399
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dan kebermaknaan hidup pada warga binaan pemasyarakatan di rutan kelas llB di lubuk Sikaping. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini menerapkan pendekatan pengambilan sampel yang dikenal sebagai total sampling, yang juga disebut sebagai pengambilan sampling jenuh.Total subjek yang di pakai dalam penelitian ini sebanyak 92 orang warga binaan. Hasil penilaian memperlihatkan pengujian reliabilitas instrumen variabel penerimaan diri =0,916 dan kebermaknaan hidup =0,930. Temuan penelitian memperlihatkan r =0,811 serta nilai p= 0,000 maka Ha diterima , yang berarti hubungan yang positif antara penerimaan diri dengan kebermaknaan hidup pada warga binaan pemasyarakatan kelas llB di rutan lubuk Sikaping.</p>Nabilla Maulina PutriRida Yanna Primanita
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-142026-09-14531948196310.31004/sicedu.v5i3.1399Efektifitas Model Reclif Dan Problem Based Learning Berbantuan Video Terhadap Scientific Argumentation Siswa Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/792
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model <em>Real Life, Complex Thinking Skills, and Creating Solutions for Life Situations</em> (ReCLif) berbantuan video terhadap kemampuan <em>scientific argumentation</em> siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>quasi experiment</em> dan desain <em>nonequivalent control group design</em>. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Matan Hilir Utara yang terdiri atas dua kelas dengan jumlah 60 siswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik <em>cluster random sampling</em>, sehingga diperoleh satu kelas sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan model ReCLif berbantuan video dan satu kelas sebagai kelas kontrol yang menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan video. Instrumen penelitian berupa tes esai <em>scientific argumentation</em> yang meliputi indikator <em>claim</em>, <em>evidence</em>, dan <em>reasoning</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai <em>post-test</em> kelas eksperimen sebesar 58,03 dengan persentase <em>scientific argumentation</em> sebesar 57,6% (kategori cukup), sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata nilai <em>post-test</em> sebesar 39,30 dengan persentase sebesar 40% (kategori rendah). Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Hasil perhitungan <em>effect size</em> sebesar 0,971 termasuk kategori besar. Dengan demikian, model ReCLif berbantuan video lebih efektif dibandingkan model PBL berbantuan video dalam meningkatkan kemampuan <em>scientific argumentation</em> siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup.</p>Veronika MiloHandi DarmawanMustika Sari
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-132026-09-13531941194710.31004/sicedu.v5i3.792Penyalahgunaan Narkotika Jenis Ganja Sebagai Bentuk Kejahatan Dalam Perspektif Kriminologi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/847
<p>Penyalahgunaan narkotika jenis ganja merupakan salah satu bentuk kejahatan yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia karena berdampak terhadap kesehatan, kehidupan sosial, serta ketertiban masyarakat. Meskipun telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, praktik penyalahgunaan ganja masih terus ditemukan di berbagai kalangan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya penyalahgunaan ganja melalui perspektif kriminologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyalahgunaan narkotika jenis ganja sebagai bentuk kejahatan dalam perspektif kriminologi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika jenis ganja dapat dikategorikan sebagai bentuk kejahatan karena bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku serta menimbulkan dampak negatif bagi individu dan masyarakat. Dari perspektif kriminologi, penyalahgunaan ganja dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu faktor individu atau psikologis, faktor keluarga, faktor lingkungan pergaulan, faktor pendidikan dan pengetahuan, faktor ekonomi, serta faktor kontrol sosial. Faktor lingkungan pergaulan dan rasa ingin tahu individu merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong terjadinya penyalahgunaan ganja. Teori Differential Association, Social Control, dan Anomie menunjukkan bahwa perilaku penyalahgunaan ganja terbentuk melalui proses interaksi sosial, lemahnya ikatan sosial, serta tekanan sosial yang dialami individu. Oleh karena itu, penanggulangan penyalahgunaan ganja perlu dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan hukum, pendidikan, keluarga, dan masyarakat.</p>Nursarah AzzamiMargo Hadi Pura
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-052026-09-05531362137710.31004/sicedu.v5i3.847Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model PBL Dengan Pendekatan Deep Learning Kelas IV SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/909
<p>Hasil belajar matematika yang kurang memuaskan terkait ciri-ciri bangun datar disebabkan oleh kurangnya pemahaman konseptual, pendekatan pedagogis yang berpusat pada guru, dan minimnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penulisan ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas empat di SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin dengan menggunakan paradigma <em>PBL</em> melalui pendekatan <em>Deep Learning</em>. Penulisan ini menggunakan metodologi kualitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan selama dua siklus dengan 19 siswa kelas empat pada tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas pengajar dan siswa, selain penilaian hasil belajar. Data dievaluasi secara deskriptif menggunakan proporsi penyelesaian pembelajaran. Hasil penulisan memperlihatkan jika aktivitas pengajar meningkat dari skor 18 menjadi 20, memenuhi persyaratan sangat baik. Keterlibatan siswa meningkat dari 63% pada Siklus I menjadi 95% pada Siklus II. Komprehensivitas hasil belajar meningkat dari 57,90% menjadi 84,47%, sehingga memenuhi kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan. Penerapan model <em>PBL</em>, dengan menggunakan teknik <em>Deep Learning</em>, telah memperlihatkan peningkatan baik dalam keterlibatan maupun prestasi akademik dalam matematika terkait fitur-fitur bangun datar di kalangan siswa kelas empat di SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin.</p>Siti AminahSunarno SunarnoYogi Prihandoko
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-152026-09-15531991199810.31004/sicedu.v5i3.909Implementasi Model Cerdas Dalam Meningkatkan Berpikir Kritis, Motivasi Dan Karakter Wasaka Pada Muatan IPAS Di Siswa Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/947
<p>Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, serta karakter WASAKA (kerja keras) murid pada muatan IPAS di kelas V SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat satu arah, kurangnya keterlibatan aktif murid, serta minimnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif. Dampaknya, murid belum mampu berpikir kritis dalam memahami materi, kurang termotivasi dalam belajar, serta belum menunjukkan karakter kerja keras secara optimal, sehingga hasil belajar masih rendah. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran CERDAS yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Index Card Match (ICM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, karakter WASAKA, serta hasil belajar murid. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin berjumlah 21 siswa dengan 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui hasil belajar siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini dihitung menggunakan analisis deskriptif dan analisis kecenderungan seluruh faktor penelitian (<em>cross analysis</em>). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai skor 32 dengan kriteria “sangat baik”, aktivitas siswa mencapai 91% dengan kriteria “sangat aktif”, keterampilan berpikir kritis mencapai 86% dengan kriteria “sangat terampil”, kemampuan motivasi mencapai 95% dengan kriteria “sangat aktif”, dan karakter wasaka mencapai 90% dengan kriteria “sangat membudaya”. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model CERDAS dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, motivasi, dan karakter wasaka siswa kelas VA di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin. Peneliti menyarankan agar penelitian ini dapat menjadi referensi dalam menerapkan model pembelajaran utnuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan hasil belajar.</p>Muzalifah MuzalifahMuhsinah Annisa
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275341242110.31004/sicedu.v5i3.947Penerapan Model Computer Mediated Communication Dalam Komunikasi Digital Internal: Studi Pada Staf Operasional PT PELNI (Persero) Cabang Semarang
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1023
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi digital internal staf operasional PT PELNI (Persero) Cabang Semarang dalam mendukung pelayanan digital melalui aplikasi PELNI Mobile. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan empat informan, terdiri bagian staff operasional bagian loket dan Departure Controlling System (DCS). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi digital internal berperan penting dalam mendukung efektivitas pelayanan digital melalui pemanfaatan berbagai media komunikasi, seperti Grup WhatsApp, Handy Talkie (HT), PELNI Passenger Service System (PPSS), PELNI Mobile dan Vending Machine yang saling terintegrasi. Sistem tersebut mempermudah koordinasi antarstaf, mempercepat penyampaian informasi, memudahkan akses data pelayanan, serta mendukung penyelesaian kendala operasional secara cepat. Meskipun masih ditemukan hambatan berupa gangguan sistem, jaringan internet yang tidak stabil dan kesalahan data penumpang, perusahaan telah menerapkan mekanisme penanganan melalui koordinasi dengan Tim IT, pelaporan kepada kantor pusat, serta penyediaan alternatif layanan digital. Dengan demikian, komunikasi digital internal menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran dan efektivitas pelayanan digital melalui aplikasi PELNI Mobile di PT PELNI (Persero) Cabang Semarang.</p>Dia Fesilia Rosaria IndahHeri Pamungkas
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-302026-08-305382584010.31004/sicedu.v5i3.1023Pengembangan Sistem Monitoring Efektivitas Mesin Berbasis Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) Untuk Mendukung Preventive Maintenance Di PT Adil Makmur Fajar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1091
<p>PT Adil Makmur Fajar Manufaktur mengalami permasalahan tingginya <em>downtime</em> pada Mesin 1 Liter yang berdampak pada menurunnya efektivitas mesin serta belum optimalnya pelaksanaan <em>preventive maintenance</em>. Selain itu, proses monitoring kinerja mesin masih dilakukan secara manual sehingga informasi kondisi mesin belum tersaji secara cepat dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas mesin menggunakan metode <em>Overall Equipment Effectiveness</em> (OEE), menganalisis penyebab rendahnya efektivitas mesin dengan pendekatan <em>Define, Measure, Analyze, Improve, Control</em> (DMAIC), serta mengembangkan sistem monitoring berbasis Spreadsheet untuk mendukung <em>preventive maintenance</em>. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan DMAIC. Pengukuran efektivitas mesin dilakukan menggunakan OEE, sedangkan analisis penyebab permasalahan menggunakan Pareto, 5 <em> Why</em>, <em>Mean Time Between Failure</em> (MTBF), dan <em>Mean Time To Repair</em> (MTTR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring yang dikembangkan mampu mengintegrasikan data produksi, <em>downtime</em>, kualitas, dan aktivitas <em>maintenance</em> dalam satu media, sehingga proses pemantauan menjadi lebih cepat, akurat, dan terstruktur. Sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan <em>preventive maintenance </em>serta penerapan <em>continuous improvement</em> dalam meningkatkan efektivitas mesin.</p>Ajeng Lidia Bian MeifenniMochamad Eko NugrohoLifia Citra RamadhantiRakay Edhiargo ToyositoAngga Widyas Swara
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285357359410.31004/sicedu.v5i3.1091Implementation of the Six Sigma Method Using the DMAIC Approach and Poka-Yoke to Reduce Inner Wrap Rejects in the Packaging Process at PT Talita
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1136
<p><em>The high number of inner wrap defects in the packaging process affects product quality and production efficiency at PT Mayora Indah Tbk. The most dominant defect is the double inner wrap, which occurs when two or more products enter the subsequent packaging process simultaneously, resulting in products that do not meet quality standards. This study aims to identify the main causes of inner wrap defects, evaluate process capability using Six Sigma, analyze the root causes of defects, and propose a Poka-Yoke-based improvement. This research employed the Six Sigma method with the DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) approach. The Measure phase included data collection, Pareto analysis, and the calculation of Defects Per Million Opportunities (DPMO) and Sigma Level. The Analyze phase used the Fishbone Diagram and 5 Why Root Cause Analysis to determine the root causes of defects. The Improve phase proposed a Reject Trap, guide separator, modified screen diameter, and a hopper level sensor as Poka-Yoke devices. The Control phase consisted of implementing standard operating procedures, preventive maintenance, and periodic monitoring of process capability. The results showed that before improvement, total production reached 6,552,000 kg, with 72,450 kg of inner wrap defects (1.11%), a DPMO of 11,058, and a Sigma Level of 3.79σ. After implementing the proposed improvements, defects decreased to 18,860 kg (0.29%), representing a 73.96% reduction, while the DPMO decreased to 2,878 and the Sigma Level increased to 4.24σ. These findings demonstrate that integrating Six Sigma with the DMAIC approach and Poka-Yoke effectively reduces inner wrap defects, improves process capability, and supports a more preventive quality control system.</em></p>AriyantoAbby Yazid BustommyAbimanyu
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-045371372710.31004/sicedu.v5i3.1136Pengaruh Pengungkapan Syariah Compliance Terhadap Kepuasan Nasabah
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1177
<p>Prinsip-Prinsip Syariah. <em>Syariah compliance</em> merupakan salah satu pilar utama dalam perbankan syariah dan menjadi pembeda utama terhadap perbankan konvensional. Namun hingga saat ini masih terdapat banyak keraguan khususnya dikalangan pengguna jasa perbankan mengenai kesesuaian penerapan dari <em>syariah compliance,</em> yang akan berdampak terhadap ketidaksesuaian antara harapan dengan hasil yang didapat oleh nasabah bank syariah yang pada akhirnya dapat menurunkan tingkat kepuasan nasabah itu sendiri. Dari latar belakang diatas, peneliti ingin mengetahui bagaimana mekanisme pelaksanaan <em>syariah compliance</em> dan bagaimana pengaruhnya terhadap kepuasan nasabah pada Bank BSI KCP Seluma? Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan mekanisme pelaksanaan syariah compliance dan mengetahui tingkat pengaruh pengungkapan <em>Syariah Compliance</em> terhadap kepuasan nasabah pada Bank BSI KCP Seluma. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah mixed method. Penentuan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling untuk menjawab rumusan masalah pertama dan masalah kedua, berdasarkan perhitungan rumus slovin ditentukan jumlah sampel 100 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Teknik uji dan analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas data, regresi linier sederhana dengan, uji t dan Koefisien determinasi (R2) menggunakan SPSS 17. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa Bank BSI KCP Seluma telah menerapkan prinsip-prinsip syariah dengan sangat baik dan memiliki ciri khas dalam mekanisme penerapannya. Hal ini dinilai dari lima prinsip transaksi syariah yaitu persaudaraan (Ukhuwah), keadilan („adalah), kemaslahatan (maslahah), keseimbangan (tawazun), dan universalisme (syumuliyah). Berdasarkan perhitungan uji t menyimpulkan bahwa syariah compliance berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah pada Bank BSI KCP Seluma dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0.560 atau 56%.</p> <p><strong> </strong></p>Maya ZilfiaEsti AlfiahDesi Isnaini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-06-302026-06-30535395540510.31004/sicedu.v5i3.1177Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Tentang Fotosintesis Pada Siswa Kelas IV Di UPTD SD Inpres Oesapa
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1189
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep IPA siswa kelas IV pada materi fotosintesis di UPTD SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa cenderung menghafal konsep tanpa memahami makna dan penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA tentang fotosintesis melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas IVC UPTD SD Inpres Oesapa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan pemahaman konsep IPA. Rata-rata aktivitas guru meningkat dari 65 pada siklus I menjadi 96,25 pada siklus II. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 51,25 pada siklus I menjadi 83,75 pada siklus II. Selain itu, rata-rata nilai pemahaman konsep siswa meningkat dari 69,10 dengan ketuntasan klasikal sebesar 46,4% pada siklus I menjadi 79,28 dengan ketuntasan klasikal sebesar 85,71% pada siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA tentang fotosintesis pada siswa kelas IV UPTD SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Model pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang mampu menciptakan proses belajar yang aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa.</p>Maria Cristy Virginia Boi Ledjap
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-132026-08-1353636910.31004/sicedu.v5i3.1189Penerapan Metode Bermain Untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Pada Kelas III SD
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1216
<p class="isselectedend" style="text-align: justify; margin: 0in 0in 5.0pt 9.0pt;"><span style="font-size: 11.0pt;">Model pembelajaran </span>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas III UPT SD Negeri 161 Rawamangun 1 melalui penerapan metode bermain dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket minat belajar, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain mampu meningkatkan minat belajar matematika siswa. Pada tahap prasiklus, persentase minat belajar siswa mencapai 50%. Setelah tindakan pada siklus I meningkat menjadi 72%, dan pada siklus II meningkat menjadi 90%. Siswa terlihat lebih aktif, antusias, dan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, metode bermain efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas III UPT SD Negeri 161 Rawamangun 1.</p>Aksan AksanErwin NurdiansyahMulyadi Mulyadi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275332433310.31004/sicedu.v5i3.1216Family Support pada Individu yang Memutuskan Drop Out tanpa Masalah Finansial
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1236
<p><em><span style="font-weight: 400;">The phenomenon of student </span><span style="font-weight: 400;">dropout</span><span style="font-weight: 400;"> is generally associated with financial difficulties. However, some individuals decide to discontinue their studies despite having adequate family financial conditions, indicating that such decisions are more strongly influenced by psychological, academic, and social factors. This study aims to explore the experience of </span><span style="font-weight: 400;">family support</span><span style="font-weight: 400;"> among early adults who decided to drop out of higher education without financial constraints. This research employed a qualitative approach using Moustakas' (1994) transcendental phenomenological design. Participants were selected through purposive sampling, consisting of individuals aged 18–25 years who had experienced undergraduate dropout, whose decision was not primarily caused by financial problems, and who received support from their families. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and analyzed using Moustakas' phenomenological analysis procedures. The findings revealed four major themes: (1) </span><span style="font-weight: 400;">dropout</span><span style="font-weight: 400;"> as an experience initially faced alone, (2) family acceptance that developed through a process of emotional adaptation, (3) family support perceived through everyday care and attention, and (4) family support that helped individuals rebuild hope after dropping out. The findings indicate that </span><span style="font-weight: 400;">family support</span><span style="font-weight: 400;"> is perceived not through the amount of material assistance provided, but through the experience of being accepted, trusted, and continuously treated as a valued member of the family. Such support plays a significant role in facilitating psychological recovery and post-</span><span style="font-weight: 400;">dropout</span><span style="font-weight: 400;"> adaptation.</span></em></p> <p><em><strong>Keywords:</strong> <span style="font-weight: 400;">family support</span><span style="font-weight: 400;">, </span><span style="font-weight: 400;">dropout</span><span style="font-weight: 400;">, early adulthood, phenomenology, psychological recovery.</span></em></p>Muhamad PramonoCitrawanti Oktavia
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-222026-08-225322523810.31004/sicedu.v5i3.1236Strategi Guru dalam Menanamkan Nilai Disiplin dan Tanggung Jawab pada Siswa Kelas IV SD Inpres Batangmata Sapo No. 73 Kepulauan Selayar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1261
<p>1</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab pada siswa kelas IV SD Inpres Batangmata Sapo No. 73 Kepulauan Selayar, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap guru kelas IV sebagai informan utama, serta kepala sekolah, siswa, dan orang tua sebagai informan pendukung yang dipilih melalui purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat, penguatan (reward), konsekuensi edukatif (punishment), pengawasan, serta komunikasi dengan orang tua secara konsisten dalam menanamkan nilai disiplin, sementara penanaman nilai tanggung jawab paling banyak didukung data pada strategi keteladanan dan pembiasaan. Keteladanan guru ditemukan sebagai strategi yang paling cepat membentuk perilaku siswa. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, budaya sekolah yang disiplin, kerja sama orang tua, dan kesesuaian strategi dengan tahap perkembangan siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi pola asuh keluarga yang kurang mendukung, pengaruh teman sebaya, penggunaan gawai berlebihan, dan rendahnya kesadaran sebagian siswa akan pentingnya nilai karakter.</p>Abdul BasriSri HastatiMulyadi MulyadiAbdul Wahid
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-222026-08-225319820310.31004/sicedu.v5i3.1261Formulasi Nori Berbasis Rumput Laut (Gracilaria sp.) Dengan Variasi Konsentrasi Tepung Tapioka Dan Penambahan Ikan Kembung (Rastrelliger sp.)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1288
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kimia dan organoleptik nori yang terbuat dari rumput laut Gracilaria sp. dengan tambahan ikan mackerel</span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (R</span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">astrelliger</span><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> sp.) dan untuk menentukan formulasi terbaik. Empat (4) formulasi (F1, F2, F3 dan F4) disiapkan menggunakan proporsi Gracilaria sp., ikan mackerel India, dan tepung tapioka yang berbeda. Analisis kimia meliputi bahan kering, kadar air, abu, bahan organik, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, karbohidrat, ekstrak bebas nitrogen (NFE), dan pH. Evaluasi organoleptik melibatkan 30 panelis yang tidak terlatih menggunakan skala hedonik 1-5 untuk warna, aroma, rasa, tekstur, penampilan, dan penerimaan keseluruhan. Data organoleptik dianalisis menggunakan uji Friedman diikuti dengan uji Wilcoxon dengan koreksi Bonferroni. Hasil menunjukkan bahwa formulasi secara signifikan mempengaruhi semua parameter organoleptik (P < 0,001). F3 memperoleh Peringkat Rata-rata tertinggi untuk semua parameter dan menunjukkan karakteristik kimia yang relatif seimbang. Oleh karena itu, F3 ditetapkan sebagai formulasi terbaik, yang terdiri dari 18 g Gracilaria sp., 4 g ikan mackerel, 5 g tepung tapioka, 0,5 mL minyak goreng, 50 mL air, dan 0,5 mL air jeruk nipis.</span></p>Vianthoni AleksanderDati NawastutiMarianus Ada Lein
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532752276110.31004/sicedu.v5i3.1288Problematika Isrāiliyyāt Dan Al-Maudlū’āt Dalam Kitab-Kitab Tafsir (Standarisasi Al-Dakhīl Perspektif Muhammad Bin Muhammad Abū Shahbat)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1315
<p>Dalam penafsiran Al-Qur'an, istilah-istilah yang berkaitan dengan praktik keberadaan al-isrā'īliyyāt dan al-maudlū'āt bukan lagi hal yang asing. Ada suatu fase dalam dinamika penafsiran Al-Qur'an yang membuka ruang masuknya al-isrā'īliyyāt dan al-maudlū'āt dalam kapasitas yang besar. Sebagian mufasir meringkas rangkaian sanad pada setiap halamannya. Pemalsuan terjadi dalam penafsiran Al-Qur'an, riwayat-riwayat yang otentik bercampur dengan topik-topik yang cacat. Ironisnya, mereka menganggap bahwa inti (pendapat) mereka adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, dalam kajian tafsir dikenal istilah al-dakhīl, yaitu menafsirkan Al-Qur'an tanpa dasar, sumber, dan argumen yang valid serta dapat dijustifikasi dari sisi agama. Dua faktor yang menyebabkan munculnya al-dakhīl adalah: faktor eksternal, yaitu faktor dari luar agama Islam yang ingin menghancurkan Islam secara sistematis dan menyeluruh melalui penafsiran Al-Qur'an; dan faktor internal, yaitu faktor yang berasal dari orang-orang yang mengaku Muslim, namun memiliki perbedaan dengan penafsiran-penafsiran yang memperoleh kritik dan melanggar kaidah-kaidah syariat Islam. Atas dasar inilah, kemudian Muḥammad bin Muḥammad Abū Syahbah merumuskan standar yang dapat digunakan untuk menentukan apakah suatu hal termasuk al-dakhīl atau tidak, khususnya terkait al-isrā'īliyyāt dan al-maudlū'āt. Penjelasan ini ditulis dalam sebuah buku berjudul Al-Isrā'īliyyāt wa al-Maudlū'āt fī Kutub al-Tafsīr, setelah melalui penelitian dengan menggunakan metode deskriptif-analitis dengan model studi pustaka (literature study), yang menghasilkan temuan bahwa riwayat-riwayat yang dihasilkan dari penggunaan al-isrā'īliyyāt dan al-maudlū'āt yang tergolong al-dakhīl secara otomatis merupakan al-maudlū'āt. Sementara itu, al-isrā'īliyyāt yang tergolong al-dakhīl adalah al-isrā'īliyyāt al-bāṭilat.</p>Muhammad HusnanMufidatul Hasan
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532854286510.31004/sicedu.v5i3.1315Peningkatan Pemahaman Teks Narasi Melalui Model Directed Reading Activity (DRTA) Berbantuan Teks Multimodal Murid Kelas III
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1361
<p>Kemampuan pemahaman teks narasi murid kelas III SDN Trimulyo 01 masih rendah, terutama dalam menemukan gagasan pokok dan pendukung, memahami rangkaian peristiwa, menyimpulkan pesan, serta menceritakan kembali isi bacaan menggunakan bahasa sendiri. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan pemahaman teks narasi melalui penerapan model <em>Directed Reading Thinking Activity</em> (DRTA) berbantuan teks multimodal. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek 25 murid kelas III SDN Trimulyo 01. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan pemahaman teks narasi meningkat dari 71,08 pada Siklus I menjadi 87,83 pada Siklus II, sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari 56% menjadi 92%. Hasil analisis N-Gain memperoleh rata-rata sebesar 0,62 atau 61,98% dalam kategori sedang. Dengan demikian, penerapan DRTA berbantuan teks multimodal dapat meningkatkan kemampuan pemahaman teks narasi murid kelas III SDN Trimulyo 01 dan memenuhi indikator keberhasilan penelitian.</p>Dyah GuslianawatiSari YustianaYuliama Yuliama
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-262026-09-26532928293610.31004/sicedu.v5i3.1361Kerentanan Berlapis Dalam Perkawinan Anak: Relasi Motif Ekonomi, Dampak Psikologis, Dan Kekerasan Pada Remaja Perempuan
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1384
<p>Perkawinan anak masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak luas terhadap kehidupan remaja perempuan, terutama pada aspek ekonomi, psikologis, dan relasi gender. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerentanan berlapis yang dialami remaja perempuan dalam perkawinan anak melalui keterkaitan motif ekonomi, dampak psikologis, dan potensi kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi dan perspektif feminisme sebagai kerangka analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap remaja perempuan yang menikah sebelum usia 18 tahun di Kota Pekalongan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi keluarga menjadi faktor utama yang mendorong terjadinya perkawinan anak. Setelah menikah, remaja perempuan mengalami kesulitan beradaptasi dengan peran sebagai istri, tekanan emosional akibat konflik rumah tangga, kecemasan sosial, hingga gejala distress psikologis yang diperkuat oleh stigma sebagai janda muda. Selain itu, ketimpangan relasi kuasa dalam rumah tangga menempatkan perempuan pada posisi subordinat yang meningkatkan risiko kekerasan verbal, emosional, dan berbagai bentuk kontrol terhadap otonomi diri. Temuan ini menegaskan bahwa perkawinan anak merupakan persoalan multidimensional yang memerlukan intervensi terpadu melalui pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan akses pendidikan, dan penguatan perlindungan terhadap hak-hak perempuan.</p>Titi AisahPutri Nurul AdestaAlya SetyawatiFitria SabilaNingsih Fadhilah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-172026-09-17532166218310.31004/sicedu.v5i3.1384Pengaruh Deinfluencing Dan Kepercayaan Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Produk Avoskin Skincare Lokal Di Kota Gorontalo
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1449
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh <em>deinfluencing</em> dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian produk <em>skincare</em> lokal Avoskin di Kota Gorontalo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Sampel terdiri atas 96 responden yang berdomisili di Kota Gorontalo dan pernah menggunakan atau berminat membeli produk Avoskin, dengan penentuan sampel menggunakan rumus Lemeshow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>deinfluencing</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai <em>t</em> hitung 2,217 > <em>t</em> tabel 1,986 dan signifikansi 0,029 < 0,05. Kepercayaan konsumen juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai <em>t</em> hitung 8,982 > <em>t</em> tabel 1,986 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, <em>deinfluencing</em> dan kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai <em>F</em> hitung 157,846 > <em>F</em> tabel 3,09 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai <em>R Square</em> sebesar 0,772 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 77,2% variasi keputusan pembelian, sedangkan 22,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar model.</p>Diah Ari SusantiIdham IshakCitra Aditya Kusuma
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-022026-10-02533076309010.31004/sicedu.v5i3.1449Analisis Tingkat Kesejahteraan Kelompok Wanita Tani Melalui Penerapan Green Economy Di Kelurahan Bantargebang, Kota Bekasi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/812
<p>Kelurahan Bantargebang, Kota Bekasi, menanggung beban lingkungan berat sebagai lokasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu sehingga masyarakat sekitar berada dalam kondisi rentan secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat penerapan <em>green economy</em>, tingkat kesejahteraan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), serta pengaruh penerapan <em>green economy</em> terhadap kesejahteraan anggota di Kelurahan Bantargebang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik sensus terhadap 55 anggota KWT Tamara 09, Palem 04, dan Berkah Delima. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert lima tingkat, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian diolah menggunakan analisis indeks skor serta analisis regresi linier berganda yang didahului uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan <em>green economy</em> berada pada kategori tinggi dengan indeks 68,63 persen, sedangkan tingkat kesejahteraan anggota berada pada kategori tinggi dengan indeks 68,05 persen. Hasil uji regresi memperlihatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan inklusivitas sosial berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kesejahteraan, sedangkan ekonomi rendah karbon tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan dengan koefisien determinasi sebesar 70,1 persen. Inklusivitas sosial menjadi variabel dengan koefisien terbesar terhadap kesejahteraan. Penguatan efisiensi penggunaan air dan keterampilan teknis budidaya menjadi aspek yang masih perlu ditingkatkan agar manfaat ekonomi dan lingkungan dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh anggota.</p>Muhmammad Akbar SyauqiFatimah AzzahraSiti Mariyani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-102026-09-10531710172310.31004/sicedu.v5i3.812Penerapan Model PASTA Dalam Muatan Matematika Untuk Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis Dan Komunikasi Murid Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/882
<p>Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi, yang diakibatkan oleh metode pengajaran yang satu arah dan kurang bermakna serta kurangnya variasi dalam model pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi melalui penerapan model peembelajaran PASTA, yaitu kombinasi antara model pembelajaran <em>Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Student Teams Achievement Divisions.</em> Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini mencakup kualitatif dan kuantitatif dalam konteks penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek yang terlibat terdiri dari 10 murid kelas VB di SD Negeri Pengambangan 3. Penelitian ini dilaksanakan pada semester kedua tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui observasi dan tes, yang kemudian dianalisis dengan metode deskriptif baik itu kualitatif maupun kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa aktivitas guru dalam menerapkan model PASTA sangat baik dan sesuai dengan tahapan pembelajaran. Aktivitas murid meningkat dari 60% menjadi 100%, keterampilan berpikir kritis meningkat dari 50% menjadi 80%, dan keterampilan komunikasi meningkat dari 60% menjadi 90%.</p>Dinda Azahra PutriCelia Cinantya
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-052026-09-05531405141510.31004/sicedu.v5i3.882Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dengan Model PBL Pada Murid Kelas IV Di SDN Tatah Mesjid 2
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/926
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi temuan mengenai rendahnya keterampilan berpikir kritis<br />murid kelas IV SDN Tatah Mesjid 2 pada muatan IPAS. Kondisi ini dipengaruhi oleh pola<br />interaksi pembelajaran yang masih cenderung satu arah serta belum optimalnya<br />pemanfaatan stimulus pemecahan masalah yang autentik. Penelitian ini bertujuan<br />menganalisis peningkatan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, dan<br />ketuntasan hasil belajar kognitif melalui intervensi model Problem Based Learning.<br />Metode yang diimplementasikan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam empat<br />pertemuan dengan subjek 21 murid. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis,<br />lalu dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa<br />penerapan model PBL mampu meningkatkan aktivitas guru dari skor 19 menjadi 24.<br />Aktivitas murid secara klasikal meningkat dari 38% menjadi 86%. Keterampilan berpikir<br />kritis murid juga mengalami peningkatan dari 33% menjadi 86%. Peningkatan tersebut<br />berdampak pada ketuntasan hasil belajar kognitif yang meningkat dari 52% menjadi 90%.<br />Disimpulkan bahwa penerapan model PBL terbukti valid dan meyakinkan untuk mengasah<br />nalar kritis, merombak budaya pasif, serta menjamin ketuntasan akademik murid.</p>Rika NupitaTika Puspita Widya Rini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-162026-09-16532080208610.31004/sicedu.v5i3.926Analisis Produktivitas Alat Berat Menggunakan Metode Cycle Time Pada Proyek Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/988
<p>Dalam pekerjaan konstruksi, penggunaan alat berat seperti excavator dan diesel hammer sangat penting untuk mempercepat pekerjaan galian dan pemancangan pondasi. Namun, produktivitas alat berat sering dipengaruhi oleh kondisi alat, kondisi lapangan, serta waktu siklus kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas excavator dan diesel hammer pada proyek pembangunan Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon dengan menggunakan metode cycle time. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara, serta pengumpulan data proyek. Data yang digunakan meliputi waktu siklus alat, volume pekerjaan, dan kapasitas alat. Perhitungan produktivitas dilakukan berdasarkan rumus yang mengacu pada Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas excavator CAT 320D₂ pada proyek tersebut sebesar 21,64 m³/jam, sedangkan produktivitas diesel hammer sebesar 5,11 m/jam. Selain itu berdasarkan hasil analisis jam kerja yang dibutuhkan excavator memerlukan waktu sekitar 0,693–1,617 jam per hari untuk menyelesaikan pekerjaan galian berdasarkan volume hasil observasi. Sementara itu diesel hammer membutuhkan waktu sekitar 0,1902 jam untuk menyelesaikan pekerjaan pemancangan sebanyak 54 tiang. Dengan ini pemanfaatan alat dan perawatan alat sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan konstruksi.</p>Lucas BitalessyFauzan A. SangadjiChristy G. Buyang
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531244125310.31004/sicedu.v5i3.988Natural Phenomena In Madurese Proverbs As Expressions Of Madurese Society
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1056
<p>This study aims to examine the representation of natural phenomena in Madurese proverbs as expressions of Madurese cultural identity. Madurese proverbs embody reflections of a worldview that emerges from the intense interaction between humans and a harsh, arid natural environment. Natural phenomena such as rain, drought, waves, and wind are employed as metaphors to convey moral, social, and behavioral values that shape the social order of the community. A qualitative approach using an ecolinguistic and anthropolinguistic framework was applied to interpret thirteen proverbs selected from Kamus Lengkap Bahasa Indonesia–Madura by Adrian Pawitra. The findings reveal that Madurese proverbs containing elements of natural phenomena function as a medium for internalizing values and ecological wisdom. First, moral values are reflected through natural symbols that emphasize the importance of honesty, perseverance, and patience. Second, social values are evident in proverbs that highlight balance, solidarity, and collective responsibility. Third, behavioral values are associated with work ethic, discipline, and adaptive capacity in facing life’s challenges. Madura proverbs capture local knowledge and life philosophy, presenting ecological wisdom that is essential for cultural preservation and value-based education.</p>khoiri M.Supratman Muhammad Tauhed Julian RoyyanRahmad RahmadPutri Irmalia Islam Rofi’ati Nur Diana
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-142026-08-14539810710.31004/sicedu.v5i3.1056Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi, Tanggung Jawab Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model PjBL, NHT, Dan Talking Chips Murid Kelas III SDN Danau Salak 2
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1122
<p>Permasalahan dalam penelitian adalah rendahnya aktivitas guru dan murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan karakter tanggung jawab pada muatan IPAS. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru dan murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, karakter tanggung jawab, dan hasil belajar murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 4 pertemuan di kelas III SDN Danau Salak tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian di analisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap aspek dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4. Aktivitas guru mengalami peningkatan dari skor 32 menjadi 36. Aktivitas murid meningkat dari 30% menjadi 100%. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 10% menjadi 80%. Keterampilan kolaborasi meningkat dari 20% menjadi 100%. Hasil belajar kognitif meningkat dari 20% menjadi 100%. Hasil belajar afektif meningkat dari 20% menjadi 100%. Hasil belajar psikomotorik meningkat dari 20% menjadi 100%. Dengan demikian, model BAIMBAI efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p>Siti WildaMuhsinah Annisa
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-202026-09-20532327234310.31004/sicedu.v5i3.1122Pengaruh Persepsi Kualitas Dan Promosi Terhadap Keputusan Berkunjung Pada Suara Merdeka Network Melalui Brand Awareness
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1144
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kualitas dan promosi terhadap keputusan berkunjung pada Suara Merdeka Network melalui <em>brand awareness</em>. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya aktivitas promosi digital serta rendahnya <em>engagement</em> audiens pada platform digital Suara Merdeka Network yang diduga memengaruhi keputusan berkunjung masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 76 responden yang pernah mengakses Suara Merdeka Network. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan menggunakan metode <em>Partial Least Squares-Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kualitas, promosi, dan <em>brand awareness</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung. Persepsi kualitas dan promosi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>brand awareness</em>. Selain itu, <em>brand awareness</em> mampu memediasi pengaruh persepsi kualitas terhadap keputusan berkunjung, namun tidak mampu memediasi pengaruh promosi terhadap keputusan berkunjung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan media digital dalam meningkatkan keputusan berkunjung melalui peningkatan kualitas layanan, promosi, dan <em>brand awareness.</em></p>Mukhammad Rio Adi MansyahHeri PrabowoBayu Kurniawan
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-292026-09-29533015303510.31004/sicedu.v5i3.1144Pengaruh Laporan Keberlanjutan Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Periode 2021-2024
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1200
<p><span style="font-size: 11.0pt;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan laporan keberlanjutan pada dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) pada perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan bank sampel. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa pengungkapan dimensi ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dan memiliki arah hubungan negatif. Sementara itu, pengungkapan dimensi sosial dan lingkungan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, meskipun keduanya menunjukkan arah hubungan positif. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa pengungkapan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 10,6% menunjukkan bahwa ketiga dimensi tersebut hanya mampu menjelaskan sebagian kecil variasi ROA. Temuan ini menunjukkan bahwa pengungkapan keberlanjutan belum menjadi faktor utama dalam meningkatkan profitabilitas jangka pendek perbankan syariah.</span></p>Nurdea NurdeaNiswatin NiswatinIkhlas Ul AqmalRio MonoarfaYustina Hiola
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531094110710.31004/sicedu.v5i3.1200Implementasi Program Kampung Bahari Nusantara Tlocor Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Di Kabupaten Sidoarjo
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1224
<p>Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi Program Kampung Bahari Nusantara (KBN) dalam program pemberdayaan masyarakat pesisir yang diinisiasi oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui pendekatan yang mengintegrasikan lima klaster, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, pariwisata, dan pertahanan. Berangkat dari adanya kesenjangan antara keberhasilan pembangunan fisik lima klaster Program KBN dengan keberlanjutan implementasi program pada fase pascapembangunan di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.</p> <p>Penelitian menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan unsur TNI AL, Pemerintah Desa, BUMDes, kelompok masyarakat, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Kampung Bahari Nusantara telah berjalan pada lima klaster utama, namun keberlanjutannya belum optimal. Dimensi komunikasi menunjukkan koordinasi antaraktor telah terbangun, tetapi belum berlangsung secara rutin. Pada dimensi sumber daya masih ditemukan keterbatasan anggaran operasional, sumber daya manusia, dan keberlanjutan pembinaan. Dimensi disposisi menunjukkan adanya komitmen pelaksana yang tinggi, meskipun partisipasi dan kemandirian masyarakat belum merata. Dimensi struktur birokrasi memperlihatkan pembagian peran antaraktor telah terbentuk, tetapi mekanisme koordinasi dan evaluasi belum terintegrasi. Faktor pendukung meliputi komitmen para pemangku kepentingan, potensi wisata bahari, dukungan masyarakat dan sinergi kelembagaan.</p>Tri Santi P. HappySri UmiyatiTresna Kusumawati
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-04531304131910.31004/sicedu.v5i3.1224Kemampuan Numerasi Siswa Sekolah Menengah Pada Pembelajaran Berbasis TIK: Systematic Literature Review
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1247
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai kontribusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran matematika terhadap pengembangan kemampuan numerasi siswa sekolah menengah. Secara khusus, penelitian ini berupaya mengidentifikasi model pembelajaran berbasis TIK yang paling sering digunakan, menganalisis pengaruh integrasi TIK terhadap kemampuan numerasi, serta memetakan profil kemampuan numerasi siswa dalam konteks pembelajaran digital. Penelitian ini menggunakan metode </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Systematic Literature Review</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (SLR) dengan melalui tahapan </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan.</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Proses penyaringan dilakukan terhadap 503 artikel yang diperoleh melalui Google Scholar dan database relevan lainnya, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi hingga diperoleh 10 artikel yang memenuhi standar kualitas untuk dianalisis. Hasil telaah menunjukkan bahwa model </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Problem-Based Learning</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (PBL) merupakan pendekatan pedagogis yang paling dominan berinteraksi dengan TIK, diikuti oleh </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Blended </span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Learning</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dan </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Project-Based Learning</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Integrasi TIK terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi siswa, serta memfasilitasi representasi visual dan umpan balik adaptif yang memperkuat pemahaman numerik. Profil kemampuan numerasi siswa secara umum berada pada kategori sedang, namun menunjukkan peningkatan yang signifikan setelah intervensi berbasis TIK, terutama pada aspek konseptualisasi dan interpretasi data, meskipun penalaran kritis masih menjadi tantangan. Disimpulkan bahwa efektivitas TIK tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan perangkat, tetapi oleh kualitas integrasi pedagogi dan peran guru sebagai fasilitator teknologi.</span></p>Hazel Salsabila SantosoAlifia Sri AgustinSugiman SugimanArief AgoestantoAdi Nur Cahyono
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-232026-09-23532629264110.31004/sicedu.v5i3.1247Analisis Tekno Ekonomi Rencana Penyediaan Fasilitas Blackstart: Studi Kasus PTLGU Cilegon
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1276
<p>Keandalan sistim kelistrikan Jawa Madura Bali (JAMALI) harus selalu dijaga untuk meminimalisir terjadinya gangguan. Jika terjadi gangguan bahkan hingga blackout, maka sistem harus mampu recovery dengan cepat. Berdasarkan RUPTL 2025-2031, salah satu mitigasi gangguan blackout yaitu strategi kebijakan Program Anti Blackout dimana PLTGU Cilegon menjadi salah satu pembangkit blakstart. Kendala saat ini, PLTGU Cilegon tidak memiliki fasilitas blackstart mandiri karena sejak commisioning tidak dirancang sebagai pembangkit blackstart oleh pabrikan sehingga apabila terjadi gangguan blackout dan PLTGU Cilegon mengalami hilang tegangan, maka masih membutuhkan tegangan dari jaringan luar pembangkit. Penelitian ini bertujuan merancang dan membandingkan opsi teknologi sistem blackstart untuk suplai kelistrikan pemakaian sendiri PLTGU Cilegon selama terjadi blackout, menganalisis karakteristik daya keluaran, serta mengevaluasi aspek keekonomian melalui pendekatan Net Present Cost (NPC), Levelized Cost of Electricity (LCOE), dan Payback Period (PP) menggunakan perangkat lunak HOMER. Data potensi radiasi surya, profil beban, dan spesifikasi teknis komponen pembangkit dikumpulkan dan digunakan sebagai input simulasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi sistem hibrid PLTS-BESS mampu menyediakan listrik selama 1 jam dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan sistem PLTD. Sistem optimal terdiri dari PLTS 1490 kW, 7500 unit baterai dan inverter 6500 kW, dengan kontribusi energi terbarukan 100% dari total produksi energi tahunan. Implementasi sistem ini dapat menghasilkan nilai NPC paling rendah sebesar Rp 98,5 miliar serta LCOE sebesar 4.357 Rp/kWh, lebih efisien dibanding sistem PLTD murni (8.891 Rp/kWh). Penelitian ini merekomendasikan konfigurasi kombinasi PLTS-BESS sebagai solusi transisi energi yang ekonomis dan ramah lingkungan untuk sistem blackstart pembangkit, serta menunjukkan potensi pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil dan peningkatan kualitas di pembangkit.</p>David FirdausMusa Partahi Marbun
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-242026-09-24532676268710.31004/sicedu.v5i3.1276Pengaruh Implementasi Pendekatan Mendalam Dan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas III SD Negeri 02 Pedes
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1303
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi pendekatan mendalam dengan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas III pada mata pelajaran Matematika materi perkalian di SD Negeri 02 Pedes, serta mengetahui peningkatannya setelah pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah kelas III A sebagai kelas eksperimen dan kelas III B sebagai kelas kontrol, masing-masing 20 siswa, ditentukan melalui teknik undian. Data dikumpulkan melalui tes 24 butir soal pilihan ganda, wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan koefisien reliabilitas instrumen 0,911 (sangat tinggi). Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene Test, Independent Samples t-Test, dan uji N-Gain dengan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 48,95 menjadi 85,30, sedangkan kelas kontrol dari 47,80 menjadi 59,40. Uji Independent Samples t-Test menunjukkan signifikansi <0,05 dengan Mean Difference 25,900, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Uji N-Gain memperoleh rata-rata 0,4735 (47,35%), kategori sedang. Dengan demikian, implementasi pendekatan mendalam dengan model PBL terbukti berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.</p>Gita AprilianaHeru Purnomo
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532799281210.31004/sicedu.v5i3.1303Penerapan Media Ular Tangga Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Kelas IV UPTD SD Negeri 070991 Mudik
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1331
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS murid kelas IV UPTD SD Negeri 070991 Mudik akibat pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional, penggunaan media yang kurang bervariasi, dan rendahnya keaktifan murid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan media permainan ular tangga dan menganalisis peningkatan hasil belajar IPAS murid. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 murid kelas IV-A. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media permainan ular tangga meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar kognitif murid. Aktivitas guru meningkat dari 60,94% pada Siklus I menjadi 82,81% pada Siklus II, sedangkan aktivitas murid meningkat dari 50% menjadi 78,13%. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 56,39 menjadi 80,83, sementara ketuntasan klasikal meningkat dari 16,66% menjadi 88,88%. Dengan demikian, penerapan media permainan ular tangga berhasil meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar kognitif IPAS murid.</p>Indah Anjelitha Telaumbanua
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-262026-09-26532893290410.31004/sicedu.v5i3.1331Model TEMAN Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Membaca Sederhana Dan Menulis Sederhana Di Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1371
<p>Dengan menerapkan model pembelajaran TEMAN pada materi Pengenalan Profesi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, penelitian ini diarahkan untuk mendongkrak kemampuan membaca dan menulis sederhana siswa kelas I SDN Belitung Utara 3 Banjarmasin. Dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis tiga siklus pertemuan, penelitian ini berhasil memenuhi seluruh kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan sejak awal. Pada pertemuan terakhir, kinerja mengajar guru tercatat naik hingga skor 36 dengan kategori “Sangat Baik”, keterlibatan siswa melonjak menjadi 100% dengan kategori “Seluruh Siswa Sangat Aktif”, serta keterampilan membaca sederhana dan menulis sederhana masing-masing mencapai 100% dengan kategori “Seluruh Siswa Sangat Terampil”.</p>Elisa Nur HanifaAhmad Riandy Agusta
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-282026-09-28532955296210.31004/sicedu.v5i3.1371Penerapan Problem Based Learning Berbantuan Video Animasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Kelas V SD
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1393
<p>Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan rumusan masalah yaitu apakah penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media Video Animasi dapat meningkatkan hasil belajar murid materi sistem pernapasan manusia kelas V di SDN 8 Tilongkabila. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar murid melalui penerapan model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan media Video Animasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 murid yang terdiri dari 6 murid laki-laki dan 14 murid perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I dari 20 murid hanya 9 murid yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP ≥ 76) dengan persentase 45%, sedangkan 11 murid atau 55% belum mencapai ketuntasan. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, hasil belajar murid mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sebanyak 18 murid atau 90% telah mencapai ketuntasan, sedangkan 2 murid atau 10% belum mencapai ketuntasan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>berbantuan media Video Animasi dapat meningkatkan hasil belajar murid materi sistem pernapasan manusia kelas V di SDN 8 Tilongkabila.</p>Nur Rabbiyan UsmanIrvin Novita ArifinRifda Mardian ArifGamar AbdullahKudus Kudus
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-282026-09-28533004301410.31004/sicedu.v5i3.1393Pengaruh Kenaikan Suku Bunga Dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/789
<p>Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suku bunga acuan (<em>BI Rate/BI 7-Day Reverse Repo Rate</em>) dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2005–2025, yang mencakup krisis keuangan global, pandemi Covid-19, serta fase pemulihan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data sekunder <em>time series</em> tahunan dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, <em>World Bank</em>, dan <em>International Monetary Fund</em>. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui EViews 13 dengan pengujian asumsi klasik meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan inflasi berpengaruh negatif namun juga tidak signifikan. Secara simultan, kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (F = 1,9365; p = 0,1731) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,1771. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan struktural sebagai pelengkap kebijakan moneter dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.</p>Sri Ayu NingsiM. Syafii
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-302026-08-305384885710.31004/sicedu.v5i3.789Pengaruh Pendekatan Worked Example Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pada Materi Statistika Siswa SMP
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/843
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan <em>Worked Example</em> terhadap prestasi belajar matematika pada materi statistika siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis <em>quasi experiment</em> dan desain <em>Posttest-Only Control Group Design</em>. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Papar. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>, yaitu kelas VIII-G sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan pendekatan <em>Worked Example</em> dan kelas VIII-F sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes prestasi belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan <em>Independent Sample t-Test</em> dengan bantuan IBM SPSS Statistics Version 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata prestasi belajar kelas eksperimen sebesar 88,21, sedangkan kelas kontrol sebesar 82,83. Hasil uji <em>Independent Sample t-Test</em> memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 (<0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendekatan <em>Worked Example</em> terhadap prestasi belajar matematika siswa. Dengan demikian, pendekatan <em>Worked Example</em> efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa pada materi statistika.</p>Irma WidyawatiJatmiko JatmikoAprilia Dwi Handayani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-082026-09-08531590159910.31004/sicedu.v5i3.843Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pengukuran Luas Menggunakan Model PBL Dengan Kombinasi Pendekatan Saintifik Dan TPACK Pada Siswa Kelas IV Di SDN Sungai Miai 1
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/904
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan aktivitas belajar serta capaian hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan pendekatan saintifik dan TPACK. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN Sungai Miai 1 sejumlah 17 orang, dengan pelaksanaan penelitian yang berlangsung dalam dua siklus. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan campuran, yakni kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui tiga teknik, yaitu observasi, wawancara, dan tes tertulis. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan peningkatan yang signifikan baik pada aktivitas siswa maupun hasil belajarnya. Persentase aktivitas siswa naik dari 76% pada kondisi awal menjadi 97% dengan predikat sangat baik; hasil belajar kognitif meningkat dari 53% menjadi 82%; sedangkan hasil belajar psikomotorik bertambah dari 71% menjadi 82%. Kenaikan ini tercermin dari pelaksanaan pembelajaran oleh guru yang semakin optimal, keterlibatan siswa yang kian aktif selama pembelajaran berlangsung, serta jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar yang terus bertambah pada tiap siklus. Dari temuan yang diperoleh, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggabungan model PBL dengan pendekatan saintifik dan TPACK terbukti mampu meningkatkan aktivitas belajar serta hasil belajar siswa secara efektif.</p>Vina Rodhatul JanahSunarno SunarnoYogi Prihandoko
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-112026-09-11531791180110.31004/sicedu.v5i3.904Konstruksi Hubungan Parasosial Antara SEVENTEEN Dan CARAT Melalui Interaksi Komunikasi Digital Pada Platform Weverse
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/939
<p>Perkembangan komunikasi digital telah mengubah pola hubungan antara figur publik dan penggemar, khususnya dalam budaya fandom K-Pop. Platform digital seperti Weverse memungkinkan terjadinya interaksi yang lebih dekat dan personal antara idol dengan penggemar, sehingga berpotensi membentuk hubungan parasosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi hubungan parasosial antara SEVENTEEN dan CARAT melalui interaksi komunikasi digital pada platform Weverse. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap enam informan yang merupakan penggemar SEVENTEEN (CARAT) aktif menggunakan Weverse, serta didukung observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan parasosial antara SEVENTEEN dan CARAT terbentuk melalui tiga aspek utama, yaitu keterbukaan komunikasi anggota SEVENTEEN, intensitas interaksi digital dan komunikasi dua arah melalui fitur Weverse. Interaksi yang berlangsung secara konsisten melalui unggahan personal, balasan komentar dan siaran langsung membuat penggemar merasa lebih mengenal serta memiliki kedekatan emosional dengan anggota SEVENTEEN. Dengan demikian, Weverse berperan sebagai ruang komunikasi digital yang mengonstruksi hubungan parasosial melalui pengalaman interaksi yang dimaknai secara personal oleh penggemar.</p>Naila Rif’atul JazilahLukas Yulianto
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-312026-08-315391393110.31004/sicedu.v5i3.939Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III SD
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1021
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe <em>Group Investigation</em> (GI) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Negeri Sonosewu pada materi <em>Rahasia Kehidupan Hewan</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (<em>quasi-experimental research</em>) dan desain <em>Non-Equivalent Control Group Design</em>. Sampel penelitian terdiri dari 27 siswa kelas III A sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan model <em>Group Investigation</em> dan 27 siswa kelas III B sebagai kelas kontrol yang mendapatkan model <em>Talking Stick</em>. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes (<em>pretest dan posttest</em>), kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (<em>independent sample t-test</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen meningkat signifikan dari 53,14 menjadi 75,74, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang meningkat dari 51,29 menjadi 63,88. Hasil uji <em>independent sample t-test</em> menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,042 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model <em>Group Investigation</em> terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Negeri Sonosewu. Model ini juga terbukti meningkatkan keaktifan, kerja sama, dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.</p>Hengki SaputraDhiniaty Gularso
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-192026-09-19532261226810.31004/sicedu.v5i3.1021Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Menggambar Melalui Media Kolase Di Kelas IV Sekolah Dasar
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1086
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menggambar murid kelas IV SDN 85 Sipatana Kota Gorontalo. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media kolase dapat meningkatkan kemampuan menggambar murid. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menggambar murid melalui penerapan media kolase. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 murid kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kolase mampu meningkatkan kemampuan menggambar murid. Pada siklus I, sebanyak 7 dari 13 murid mencapai ketuntasan belajar dengan persentase sebesar 60%, sedangkan 6 murid (40%) belum mencapai ketuntasan. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, jumlah murid yang mencapai ketuntasan meningkat menjadi 10 orang atau sebesar 80%, sementara 3 murid (20%) belum mencapai ketuntasan. Peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II menunjukkan bahwa media kolase efektif dalam meningkatkan kemampuan menggambar murid kelas IV SDN 85 Sipatana Kota Gorontalo. Dengan demikian, media kolase dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran seni rupa untuk meningkatkan kemampuan menggambar di sekolah dasar.</p>Vita WidiyastutiWiwy Triyanty PulukadangMimy Astuty PulukadangPupung Puspa ArdiniVicka Muniati Arifin
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-302026-08-305384184710.31004/sicedu.v5i3.1086Desain dan Implementasi Website Pengaduan Masyarakat Berbasis Rule-Based System pada Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1133
<p>Public complaint services at the East Flores Regency Social Service Office previously relied on direct visits and personal social media accounts, which limited integrated recording, identity verification, status monitoring, and initial responses. This study designs a web-based complaint website and application, implements a Rule-Based System, and evaluates functionality and user acceptance. The system was developed using the Waterfall model. IF-THEN rules validate data, classify complaints, assign responsible units, moderate language, and generate initial responses. The system provides service information, complaint submission, WhatsApp OTP, reference numbers, status tracking, document upload, an administrator panel, a response knowledge base, and Fonnte notifications. Black Box Testing covered 45 scenarios, of which 44 passed, resulting in a 97.78% functional success rate. Beta Testing with 50 respondents and 20 statements produced a score of 4,161 out of 5,000 or 83.22%, classified as Very Good. All 20 items were valid, with item-total correlations from 0.646 to 0.830, while Cronbach's Alpha reached 0.968. The overall usability score was 83.01%, including effectiveness at 82.72%, efficiency at 83.12%, and user satisfaction at 83.20%. The system met functional requirements and received very good user acceptance in the test environment. Public HTTPS deployment, webhook, load, security, and recovery testing remain necessary before broad implementation.</p>Yohanes Tenuper HewenBernadete DetaMartinus Irwanto Ishak
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-132026-08-1353425110.31004/sicedu.v5i3.1133Kualitas Pelayanan Di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bintan Kijang Kota
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1167
<p>Kualitas pelayanan kesehatan merupakan indikator penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik karena memengaruhi kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan pada Unit Rawat Jalan RSUD Kabupaten Bintan Kijang Kota berdasarkan lima dimensi Service Quality (SERVQUAL), yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan secara umum telah berjalan cukup baik, namun belum optimal. Dimensi assurance dan empathy menunjukkan hasil yang baik, sedangkan dimensi tangible, reliability, dan responsiveness masih memerlukan perbaikan, terutama pada fasilitas pelayanan, ketersediaan tenaga dokter, sistem pelayanan digital, dan waktu tunggu pasien. Faktor pendukung meliputi komitmen tenaga kesehatan, penerapan SOP, dan fasilitas pelayanan, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan SDM, tingginya kunjungan pasien, dan belum optimalnya digitalisasi pelayanan.</p>Maharani MaharaniFitri KurnianingsihOkky Rizki AziziEdy Akhyary
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-222026-09-22532412241910.31004/sicedu.v5i3.1167Literasi Fikih Multimadzhab Dalam Bimbingan Manasik Haji: Model Internalisasi Moderasi Beragama Bagi Jemaah Haji Di KBIHU Ar-Raudhah Yogyakarta
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1214
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana literasi fikih multimazhab diinternalisasikan dalam bimbingan manasik haji sebagai model penguatan moderasi beragama bagi jemaah haji di KBIHU Ar-Raudhah Yogyakarta. Masalah utama yang diangkat adalah dominasi pendekatan teknis dalam bimbingan manasik yang belum sepenuhnya membekali jemaah dengan kemampuan memahami keragaman pendapat fikih dan sikap moderat dalam beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap pengelola, pembimbing, serta jemaah KBIHU Ar-Raudhah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi fikih multimazhab menjadi instrumen strategis dalam membentuk jemaah yang toleran, inklusif, dan adaptif terhadap keragaman praktik ibadah di Tanah Suci. Model bimbingan manasik yang dikembangkan mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama seperti tawassuth, tasamuh, i’tidal, ishlah, komitmen kebangsaan, dan sikap akomodatif terhadap budaya lokal. Dengan demikian, bimbingan manasik haji berbasis literasi fikih multimazhab tidak hanya berfungsi sebagai pelatihan teknis ibadah, tetapi juga sebagai proses pendidikan Islam yang membentuk karakter jemaah moderat dan berakhlak mulia.</p>Noor Hamid
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-045346449510.31004/sicedu.v5i3.1214Mengembangkan Kreativitas Dan Motorik Halus Menggunakan Model PJBL, Metode Demonstrasi Dan Media Clay Kelompok B2
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1234
<p>Tujuan yang ingin penulis capai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas<br />anak, kreativitas anak, juga keterampilan motorik halus kelompok B2 anak-anak TK Syabilal Rasyad<br />yang berjumlah 18 anak. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan pendekatan kualitatif dengan jenis PTK atau Penelitian Tindakan Kelas, yang dilaksanakan melalui tahapan perencanaan,tindakan, pengamatan, dan refleksi sebanyak 4 kali pertemuan. Penulis menggunakan teknik observasi<br />dalam melakukan pengumpulan data, dan pendekatan deskriptif untuk analisis data yang disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian yang didapat adalah implementasi model Project Based Learning, metode demonstrasi, dan media clay memberikan dampak positif terhadap keempat aspek yang diteliti selama pertemuan 1 hingga pertemuan 4. Aktivitas guru berhasil meraih kriteria "Sangat<br />Baik", aktivitas anak mencapai kriteria "Hampir Seluruh Anak Aktif", kreativitas anak mencapai<br />kriteria "Hampir Seluruh Anak Kreatif", sedangkan keterampilan motorik halus anak mencapai kriteria "Berkembang Sangat Baik". Para tenaga didik dapat menjadikan temuan ini sebagai rujukan dalam memilih model pembelajaran guna mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik halus anak.</p>Salsabela SalsabelaTika Puspita Widya Rini
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-012026-10-01533042305310.31004/sicedu.v5i3.1234Evaluasi Kinerja Operasional Dan Kelayakan Tarif Kereta Api Commuter Line Rute Surabaya – Kertosono Berdasarkan Ability To Pay (ATP) Dan Willingness To Pay (WTP)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1259
<p>Kereta Api Commuter Line merupakan moda transportasi massal yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat pada rute Surabaya–Kertosono. Meningkatnya kebutuhan layanan menuntut kinerja operasional yang optimal serta penetapan tarif yang sesuai dengan kemampuan dan kemauan membayar penumpang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja operasional Kereta Api Commuter Line rute Surabaya–Kertosono berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019 serta menganalisis kelayakan tarif berdasarkan Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP). Penelitian menggunakan metode survei lapangan, observasi operasional, dan penyebaran kuesioner kepada penumpang. Data primer meliputi jumlah penumpang, karakteristik sosial ekonomi, persepsi pelayanan, serta kemampuan dan kemauan membayar, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis dilakukan terhadap indikator load factor, ketepatan waktu, waktu tempuh, kapasitas angkut, serta ATP dan WTP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja operasional Kereta Api Commuter Line rute Surabaya–Kertosono telah memenuhi kategori sesuai standar pelayanan, sedangkan analisis ATP dan WTP menunjukkan tingkat kesesuaian tarif eksisting dengan kondisi ekonomi dan persepsi manfaat yang dirasakan penumpang. Temuan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan menetapkan tarif yang berkelanjutan.</p>Jasmyne Jelita ArumNugroho UtomoFithri Estikhamah
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-282026-08-285349650910.31004/sicedu.v5i3.1259Pengaruh Kompetensi, Pengawasan Internal Dan Akuntabilitas Bendahara Terhadap Kepatuhan Pajak Di Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1285
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi bendahara, pengawasan internal, dan akuntabilitas bendahara terhadap kepatuhan pajak di Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya permasalahan dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan, seperti ketidaksesuaian pelaporan, keterlambatan penyetoran, serta perlunya peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah melalui peningkatan kompetensi, efektivitas pengawasan internal, dan akuntabilitas bendahara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah bendahara pengeluran pada Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (sensus) sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi bendahara tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak, pengawasan internal tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak, sedangkan akuntabilitas bendahara berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak di Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas merupakan faktor yang paling menentukan dalam meningkatkan kepatuhan pajak, karena mencerminkan tanggung jawab, transparansi, dan komitmen bendahara dalam melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, kompetensi dan pengawasan internal belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan pajak sehingga masih diperlukan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan efektivitas sistem pengawasan.</p>Zulmarhamah ZulmarhamahJennisa Dwina Indriani
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-022026-09-02531167118310.31004/sicedu.v5i3.1285Analisis Sebaran Oksigen Terlarut Terhadap Ph Air Laut Studi Kasus : Pesisir Paciran Kabupaten Lamongan Dengan Data Citra Satelit Landsat-8 Kurun Waktu 5 Tahun (2022-2026)
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1311
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi oksigen terlarut (DO), melakukan validasi data DO hasil penginderaan jauh menggunakan citra Landsat-8, serta menganalisis hubungan antara pH dan DO di wilayah pesisir Paciran, Kabupaten Lamongan. Penelitian menggunakan data DO <em>in-situ</em> dan citra Landsat-8 periode Mei 2022–2026 yang diolah menggunakan Microsoft Excel dan SeaDAS. Pemodelan dilakukan dengan membandingkan beberapa model regresi untuk memperoleh algoritma terbaik dalam estimasi DO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara data DO <em>in-situ</em> dan DO hasil citra Landsat-8 memiliki koefisien korelasi sebesar 0,5132 yang menunjukkan hubungan positif dengan tingkat korelasi sedang. Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai DO <em>in-situ</em> dan nilai DO hasil citra antar tahun, dengan nilai Fhitung sebesar 4,4962 dan <em>p-value</em> 0,0010. Pemetaan menunjukkan adanya variasi spasial dan temporal DO selama periode penelitian, dengan nilai terendah sebesar 1,536 mg/L pada tahun 2024 dan tertinggi sebesar 11,826 mg/L pada tahun 2025. Analisis hubungan pH dan DO menghasilkan korelasi Pearson sebesar 0,5050, sedangkan model regresi terbaik adalah <em>logarithmic</em> dengan persamaan y = 37,124ln(x) − 71,003 dan R² = 0,2561. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pH berhubungan positif dengan DO, tetapi sebagian besar variasi DO dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan oseanografi lainnya.</p>Rendy Febrian Eka PutraHendrata Wibisana
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-252026-09-25532819283510.31004/sicedu.v5i3.1311Redesain Instalasi Pengolah Air Limbah Domestik PT A
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1358
<p>PT A merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyaluran bahan bakar minyak. PT A berlokasi di Kota Kupang. PT A berupaya untuk memperoleh PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Permasalahan yang dihadapi adalah IPAL eksisting tidak berfungsi sehingga PT A tidak dapat memenuhi syarat untuk mengajukan PROPER. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan IPAL, mengevaluasi infrastruktur eksisting dan meredesain IPAL PT A. Metode redesain IPAL akan mengikuti kriteria desain yang sudah ditetapkan oleh KLH. IPAL hasil redesain mengolah air limbah PT A yang mengandung TSS, BOD, COD, dan Total Coliform. Kandungan air sisa proses IPAL berdasarkan hasil redesain, nilai TSS sebesar 25 mg/Liter; BOD sebesar 10 mg/Liter; COD sebesar 75 mg/Liter dan Total Coliform maksimum 200 MPN/100 mL. Air sisa proses IPAL PT A dapat dilepaskan ke drainase atau saluran irigasi. Oleh karena itu, air sisa proses IPAL ini sudah berada di bawah aturan Baku Mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2025 Baku Mutu Air Limbah dan Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah untuk Air Limbah Domestik. Saran dan tindak lanjut bagi PT P adalah membangun IPAL sesuai hasil redesain yang sudah disesuaikan dengan peraturan lingkungan hidup yang berlaku saat ini.</p>Teguh Taruna UtamaDedy Suprayogi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-092026-09-09531611162510.31004/sicedu.v5i3.1358The Effect Of Work Experience, Coaching Leadership, And Knowledge Sharing On Employee Performance
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1380
<p>This study aims to analyze the effects of work experience, coaching leadership, and knowledge sharing on employee performance at PT Bukit Asam (Persero) Tbk Tarahan Port Unit. The study employed a quantitative approach with an explanatory survey design. Primary data were collected through a structured questionnaire using a five-point Likert scale. The population consisted of 1,679 employees, with 200 respondents selected as the research sample. Data were analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, multiple linear regression, coefficient of determination, and t-test and F-test hypothesis testing using SPSS 25.0. The results show that work experience has a positive and significant effect on employee performance (t = 9.676, p < 0.001). Coaching leadership also has a positive and significant effect (t = 10.023, p < 0.001), while knowledge sharing demonstrates the strongest positive and significant effect (t = 10.509, p < 0.001). Simultaneously, work experience, coaching leadership, and knowledge sharing significantly affect employee performance (p < 0.001), with an R² of 0.673. Thus, the three variables jointly explain 67.3% of the variance in employee performance. These findings highlight the importance of integrating employee experience, developmental leadership, and knowledge-sharing practices to strengthen performance and support organizational learning in mining operations and sustainability.</p>Elvin AgustiandaRR. ErlinaZainur M. Rusdi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-162026-09-16532051206610.31004/sicedu.v5i3.1380Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Flipbook Pada Materi Sifat-Sifat Cahaya Untuk Menigkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sdi Perumnas 2
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1427
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Interaktif Berbasis Flipbook pada materi sifat-sifat cahaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDI Perumnas 2. Penelitian ini merupakan enelitian pengembangan ( Research and Devolopment ) dengan menggunakan model ADDIE yang terdapat lima tahap yaitu, <em>Analyze </em>(analisis),<em> Design </em>(desain),<em> Devolopment </em>(pengembangan),<em> Implementation</em>, (implementasi) dan <em>Evaluation </em>(evaluasi). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDI perumnas 2 sebagai kelas ekperimen berjumlah 30 siswa sana siswa SDI Perumnas 3 sebagai kelas kontrol berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan validasi ahli, angket respon guru dan siswa, dan tes hasil belajar. dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data hasil belajar diperoleh melalui tes <em>post-test</em> dan dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan <em>Independent Samples t-test</em> dengan bantuan IBM SPSS for Windows versi 27. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data <em>post-test</em> kelas eksperimen memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,080 dan kelas kontrol sebesar 0,087, sehingga kedua kelompok data berdistribusi normal karena nilai signifikansi > 0,05. Hasil uji homogenitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,931 > 0,05, sehingga varians kedua kelompok dinyatakan homogen. Selanjutnya, hasil uji <em>Independent Samples t-test</em> menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 < 0,05 dengan nilai t hitung sebesar 3,158, sehingga H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>a</sub> diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penggunaan E-Modul Interaktif Berbasis <em>Flipbook</em> memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat cahaya. Temuan ini menunjukkan bahwa E-Modul Interaktif Berbasis <em>Flipbook</em> dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar.</p>Ina Angelika Stefany BaleAngelikus Nama KotenNetty Elisabeth Antonetha
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-10-032026-10-03533108311610.31004/sicedu.v5i3.1427Pengaruh Religiusitas, Media Sosial, Norma Subjektif Dan Literasi Keuangan Syariah Terhadap Perilaku Konsumtif Fashion Mahasiswa Muslim Di Jawa Timur
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/809
<p>Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas, media sosial, norma subjektif, dan literasi keuangan syariah terhadap perilaku konsumtif produk fashion pada mahasiswa Muslim di Jawa Timur. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang melibatkan 172 responden mahasiswa Muslim di Jawa Timur, dengan sumber data yang didapat dari penyebaran kuisioner secara online. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma subjektif berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif, sedangkan religiusitas, media sosial, dan literasi keuangan syariah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Muslim di Jawa Timur.</p>Nadya Putri Noor RamdhanniarYan Putra Timur
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-04531289130310.31004/sicedu.v5i3.809Penerapan Model SANTAI dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Motivasi dan Hasil Belajar Murid
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/879
<p>Tingkat berpikir kritis yang rendah, kurangnya dorongan, dan hasil belajar yang buruk dalam pengajaran matematika adalah faktor yang mendorong penelitian ini. Pembelajaran satu sisi dan model pembelajaran yang tidak beragam menyebabkan masalah ini. Siswa mengalami kesulitan untuk memahami bahan dan berkomunikasi secara efektif. Sebagai solusi, disarankan untuk menerapkan model SANTAI. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada semester kedua tahun ajaran 2025/2026 di SDN Pelambuan 2 Banjarmasin, di mana ada 15 siswa kelas lima yang tergabung dalam tiga kelompok kelas. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas guru dan siswa, serta keterampilan berpikir kritis, motivasi, dan hasil belajar siswa. Data kuantitatif diperoleh dari tes tertulis siswa. Data disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan persentase menggunakan analisis tabulasi silang deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada semua aspek: aktivitas guru meningkat dari 73% menjadi 100%, aktivitas siswa dari 73% menjadi 93%, keterampilan berpikir kritis dari 73% menjadi 80%, dan motivasi dari 73% menjadi 86%, sementara hasil belajar meningkat lebih dari 70 persen.</p>Rahma YantiCelia Cinantya
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-202026-08-205314114910.31004/sicedu.v5i3.879Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Keterampilan Berpikir Kritis, Dan Berdiskusi Dalam Pembelajaran Pkn Melalui Model Problem Based Learning Dan Cople Pada Siswa Kelas 5 Di SDN Tatakan 3
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/923
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan keterampilan berdiskusi di kalangan siswa kelas 5 mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SDN Tatakan 3, yang disebabkan oleh metode pengajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan berdiskusi siswa melalui penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dan COPLE (Pembelajaran Kooperatif dan Pembelajaran Inkuiri). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan selama empat sesi dengan 17 siswa kelas 5 di SDN Tatakan 3. Data dikumpulkan melalui pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa, serta keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan berdiskusi siswa, dan melalui tes prestasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada semua aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari 57,14% menjadi 89,29%, aktivitas siswa dari 11,76% menjadi 76,47%, keterampilan pemecahan masalah dari 11,76% menjadi 82,35%, keterampilan berpikir kritis dari 66,67% menjadi 92,42%, dan keterampilan berdiskusi dari 67,95% menjadi 92,95%. Hasil belajar siswa juga meningkat, sehingga mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dan COPLE secara efektif meningkatkan keterlibatan guru, keterlibatan siswa, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan berpikir kritis, serta keterampilan berdiskusi di kalangan siswa pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas lima SDN Tatakan 3.</p>Halimatus Sa'diahWahdah Refia Rafianti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-162026-09-16532104211310.31004/sicedu.v5i3.923Meningkatkan Kerja Sama, Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Siswa Kelas IV Pendidikan Pancasila Melalui Model PENTAS Di SDN Sungai Miai 11
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/973
<p>Rendahnya keterampilan kerja sama, kemampuan berpikir kritis, serta minat belajar siswa kelas IV SDN Sungai Miai 11 pada muatan Pendidikan Pancasila merupakan fokus utama dalam penelitian ini. Masalah tersebut disebabkan oleh dominasi metode satu arah, kurangnya stimulus masalah nyata, dan diskusi kelompok yang tidak produktif karena hanya dikuasai oleh siswa tertentu. Solusi yang diterapkan adalah model PENTAS yang menggabungkan model Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Talking Stick. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan kerja sama, kemampuan berpikir kritis, dan minat belajar siswa. Penelitian melibatkan 20 siswa sebagai subjek dan dilaksanakan sepanjang empat pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi proses yang dinilai secara objektif. Hasil penelitian membuktikan bahwa model PENTAS efektif merekonstruksi ketiga variabel tersebut secara signifikan. Keterampilan kerja sama siswa secara klasikal meningkat dari 60% menjadi 90% berkat sistem pertukaran peran nomor kepala. Kemampuan berpikir kritis melonjak dari 55% menjadi 90%, ditandai oleh kemandirian siswa dalam mengurai hubungan sebab-akibat. Minat belajar siswa juga meningkat drastis dari 50% hingga menyentuh angka 95% didorong oleh suasana permainan tongkat yang menyenangkan. Berdasarkan data empiris tersebut, disimpulkan bahwa kombinasi model PENTAS berhasil memecahkan hambatan kelas dasar serta mewujudkan iklim belajar yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan.</p>Hikmah SafiraYogi Prihandoko
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-062026-09-06531433144310.31004/sicedu.v5i3.973Peningkatan Efektivitas Tata Letak Fasilitas Melalui Analisa Activity Relationship Chart (ARC) Dengan Metode Systematic Layout Planning (SLP) Dan Algoritma BLOCPLAN Di Bengkel Bubut Dan Las NN
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1053
<p>Tata letak fasilitas memiliki dampak signifikan terhadap efektivitas proses produksi karena perannya yang krusial dalam mengurangi jarak pemindahan material dan mengoptimalkan alur kerja. Penempatan fasilitas yang tidak selaras dengan urutan proses produksi menimbulkan masalah bagi Bengkel Bubut dan Las NN, seperti jarak pemindahan material yang jauh dan aliran material yang tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kedekatan antar fasilitas menggunakan Activity Relationship Chart (ARC), merancang usulan tata letak dengan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan algoritma BLOCPLAN, serta menilai efektivitas tata letak berdasarkan pengurangan jarak pemindahan material. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung, wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai bagian dari metode deskriptif kuantitatif. Analisis mencakup penyusunan ARC, perancangan tata letak menggunakan SLP, dan penggunaan algoritma BLOCPLAN untuk menghasilkan berbagai opsi tata letak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ketiga teknik tersebut menghasilkan tata letak yang lebih teratur dan selaras dengan alur proses produksi; hal ini mengurangi jarak pemindahan material, serta meningkatkan efektivitas tata letak dibandingkan kondisi awal. Oleh karena itu, kombinasi ARC, SLP, dan BLOCPLAN terbukti efektif bagi Bengkel Bubut dan Las NN dalam merancang ulang tata letak fasilitas guna meningkatkan efisiensi operasional dan kelancaran proses produksi.</p>Supriyandi SupriyandiMochamad Eko NugrohoLifia Citra Ramadhanti
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-122026-09-12531802181610.31004/sicedu.v5i3.1053Implementasi Root Cause Analysis Sebagai Dasar TPM Pilar 4 (Focus Improvement) Dalam Pengurangan Downtime Mesin Packing Untuk Meningkatkan Overall Equipment Effectiveness Di PT ACD
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1114
<p><em>Downtime</em> pada mesin <em>Packing</em> merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan efektivitas penggunaan mesin serta menghambat pencapaian target produksi di PT ACD. Meskipun nilai efektivitas mesin telah memenuhi standar, masih terdapat gangguan yang terjadi secara berulang sehingga diperlukan identifikasi penyebab utama dan tindakan perbaikan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin menggunakan <em>Overall Equipment Effectiveness</em> (OEE), menentukan prioritas penyebab <em>downtime</em> menggunakan Diagram Pareto, mengidentifikasi akar penyebab menggunakan <em>Root Cause Analysis (RCA)</em>, mengimplementasikan TPM Pilar 4 (<em>Focused Improvement/Kobetsu Kaizen</em>), serta mengevaluasi hasil implementasi terhadap <em>downtime</em> dan nilai OEE. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data <em>downtime</em>, data produksi, dan data kualitas produk pada mesin <em>Packing</em> PT ACD. Data sebelum implementasi diperoleh pada periode Agustus 2025–Januari 2026, sedangkan data sesudah implementasi diperoleh pada periode Maret–Mei 2026. Analisis dilakukan melalui perhitungan OEE, penyusunan Diagram Pareto, <em>Root Cause Analysis</em> menggunakan <em>Fishbone</em> Diagram dan <em>Five</em><em> Why Analysis</em>, implementasi TPM Pilar 4 pada komponen <em>Roll </em>Tarik, serta evaluasi hasil implementasi berdasarkan perubahan <em>downtime</em> dan nilai OEE.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OEE mesin <em>Packing</em> telah memenuhi standar <em>World Class OEE</em> sebesar 85%. Diagram Pareto mengidentifikasi empat jenis <em>downtime</em> dominan, yaitu <em>Roll </em>Tarik, <em>Sealer</em>, Sensor, dan <em>Heater</em>, dengan <em>Roll </em>Tarik sebagai penyumbang <em>downtime</em> terbesar sehingga dipilih sebagai prioritas perbaikan. Hasil <em>Root Cause Analysis</em> menunjukkan bahwa akar penyebab utama berasal dari ketidaksesuaian spesifikasi <em>Bearing</em> terhadap karakteristik beban eksentrik pada mekanisme stang eksentrik. Berdasarkan hasil tersebut dilakukan implementasi TPM Pilar 4 melalui modifikasi stang eksentrik dengan mengganti <em>Ball</em> <em>Bearing</em> 608 menjadi <em>Rod End Bearing</em> PHS-8. Implementasi perbaikan berhasil menurunkan downtime serta meningkatkan nilai OEE mesin <em>Packing</em>. Penelitian ini menunjukkan bahwa <em>integrasi Overall Equipment Effectiveness (OEE),</em> Diagram Pareto, <em>Root Cause Analysis</em> (RCA), dan TPM Pilar 4 (<em>Focused Improvement/Kobetsu Kaizen</em>) dapat digunakan sebagai pendekatan yang sistematis untuk menentukan prioritas permasalahan, mengidentifikasi akar penyebab, mengimplementasikan tindakan perbaikan, serta meningkatkan efektivitas mesin <em>Packing</em>.</p>Hendra MaulanaAbby Yazid BustommyAngga Widyas Swara
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-272026-08-275337139110.31004/sicedu.v5i3.1114Comparison of Thermal Environments in New and Existing Buildings on Rubber Press Operators' Heat Strain Using the Heat Index (HI) and Physiological Strain Index (PSI) at PT XYZ
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1141
<p><em>The footwear manufacturing industry inherently involves physical hazards in the form of exposure to a hot working climate, particularly in the press rubber process that utilizes high-temperature heating machines. This study aims to measure and compare the level of heat strain experienced by operators in two production facilities with different ventilation systems, namely the New Building (mechanically ventilated) and the Old Building (naturally ventilated) at PT XYZ. The evaluation was conducted by combining environmental indicators using the Heat Index (HI) and internal physiological load indicators via the Physiological Strain Index (PSI). This comparative quantitative study involved 30 Shift 1 operators (15 operators per building) over a 15-day observation period. The parameters measured included air temperature, relative humidity, heart rate, skin surface temperature, as well as the Subjective Fatigue Assessment (SFA) questionnaire. The results indicated a highly significant disparity in thermal loads. At the peak hour (13:00 WIB), the Heat Index in the New Building was recorded at 48.8°C (Danger Category) with an average PSI of 4.06 (Moderate Strain). In contrast, the absence of mechanical air circulation in the Old Building led to extreme heat stagnation, causing the Heat Index to surge to 66.2°C (Extreme Danger Category) and elevating the average PSI to 6.25 (High Strain). These critical conditions in the Old Building were subjectively validated, revealing that 80% of the operators experienced decreased cognitive alertness and dizziness, thereby increasing the risk of human error. As a mitigation strategy, improvements in the Occupational Health and Safety (OHS) hierarchy are recommended. These include engineering controls through the installation of Canopy Hood-type Local Exhaust Ventilation (LEV), the implementation of structured micro-breaks, and the provision of Personal Protective Equipment (PPE) such as Phase Change Cooling Vests specifically for operators in the Old Building.</em></p>M. AlfariziAngga Widyas SwaraSita Kurniaty Ratoko
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-09-042026-09-045377078710.31004/sicedu.v5i3.1141Pengembangan LKPD Berbasis Canva Terhadap Efektivitas Hasil Belajar IPAS Kelas IV Semester Ganjil SDN Blotongan 02 & SDN 03 Tuntang Tahun Pelajaran 2025/2026
https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/1183
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan media pembelajaran LKPD berbasis canva pada mata pelajaran IPAS kelas IVserta untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran LKPD berbasis canva terhadap efektivitas hasil belajar IPAS kelas IV. Pengembangan penelitian ini menggunakan penelitian <em>Research & Development</em> (R&D) dengan pengembangan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu <em>analysis, design, development, implementation, dan evaluation</em>. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN Blotongan 02 & SDN 03 Tuntang. Hasil validasi media sebesar 94,2% dengan kategori “Sangat Baik” dan perolehan hasil validasi materi sebesar 93,3% dengan kategori “Sangat Baik”. Media LKPD berbasis canva dinyatakan efektif dikarenakan hasil post-test meningkat dari hasil pre-test. Adanya perbedaan rata-rata dari hasil post-test dan pre-test ditunjukkan dengan Signifikansi (<em>2-tailed) .</em>000 < 0.05 maka Ho ditolak. Dari hasil penelitian media pembelajaran LKPD berbasis canva yang dikembangkan memiliki kategori “sangat layak” untuk di implementasikan dalam pembelajaran.</p>Selvina Frisca Vindi YuniarMawardi Mawardi
Copyright (c) 2026 Science and Education Journal
2026-08-202026-08-205315016310.31004/sicedu.v5i3.1183