Membumikan Islam Di Indonesia

Penulis

  • Relly Septia Putri Utarianti Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Irpini Hayati Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Nurlaili Nurlaili Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31004/sicedu.v2i2.128

Kata Kunci:

Islam, Indonesia

Abstrak

Islam datang ke nusantara (Indonesia ) tidak dapat dipisahkan dari nuansa di mana Islam itu lahir. Akan tetapi, Islam masuk ke Indonesia mampu beradaptasi dengan kebudayaan lokal. Proses persenyawaan keislaman dengan kenusantaraan, menjadikan Islam yang ada di nusantara ini, mudah diterima oleh masyarakat. Tidak ada resistensi, yang ada adalah penyambutan. Sungguhpun ada modifikasi,  itu tidak lebih dari injeksi nilai-nilai keislaman dalam tradisi yang telah ada. Dalam perkembangannya, Islam nusantara dengan wataknya yang moderat dan apresiatif terhadap budaya lokal, serta memihak pada warga setempat dalam menghadapi tantangan, menyebabkan Islam diterima sebagai agama baru. Bukti nyata dari proses persenyawaan antara Islam dan budaya lokal, dapat ditemukan dalam bentuk karya Babad, hikayat, lontara, sastra suluk, mitologi. Kemudian dari segi bentuk arsitektur bangunan-bangunan atap masjid Demak yang berlapis sembilan “dari Meru” pra Islam, kemudian diganti oleh Sunan Kalijaga menjadi tiga yang melambangkan Iman, Islam, dan Ihsan. Budaya selamatan, Maulid Nabi, Yasinan, Sekaten.

Unduhan

Diterbitkan

2023-06-29

Cara Mengutip

Septia Putri Utarianti, R., Hayati, I., & Nurlaili, N. (2023). Membumikan Islam Di Indonesia. Science and Education Journal (SICEDU), 2(2), 364–371. https://doi.org/10.31004/sicedu.v2i2.128

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.