Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas III MIS NWDI Selong
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1539Keywords:
sociodrama method, speaking skills, primary schoolAbstract
Keterampilan berbicara merupakan bagian penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, namun hasil observasi awal di kelas III MIS NWDI Selong menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan ide secara jelas dan lancar, kurang percaya diri, serta belum memperoleh kesempatan yang cukup untuk berlatih berbicara secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode sosiodrama terhadap keterampilan berbicara siswa kelas III MIS NWDI Selong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes praktik keterampilan berbicara pada pretest dan posttest, angket keterampilan berbicara, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan Paired Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Rata-rata nilai pretest sebesar 41,40 meningkat menjadi 45,10 pada posttest. Data pretest dan posttest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,341 dan 0,061. Hasil Paired Sample t-Test memperoleh Sig. (2-tailed) 0,018 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, metode sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa.






