Pengembangan Media Smart Box Pada Pembelajaran IPAS Materi Keberagaman Budaya Indonesia Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1060Keywords:
Smart Box; learning media; Natural and Social Sciences; cultural diversity; elementary school.Abstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Smart Box pada materi keberagaman budaya Indonesia serta mendeskripsikan tingkat validitas dan kepraktisannya pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Tahap pengembangan mencakup analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, revisi, dan uji coba terbatas sebagai evaluasi formatif produk. Subjek penelitian terdiri atas enam validator, yaitu dua ahli media, dua ahli materi, dan dua ahli bahasa. Uji coba terbatas melibatkan dua guru dan sepuluh siswa kelas IV UPT SD Negeri 025 Danau Lancang Kabupaten Kampar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, lembar validasi, dan angket respons pengguna, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Smart Box memperoleh tingkat validitas sebesar 96,67% dari ahli media, 96,67% dari ahli materi, dan 95,50% dari ahli bahasa, dengan rata-rata antar-aspek sebesar 96,28% yang termasuk kategori sangat valid. Hasil uji coba terbatas menunjukkan respons guru sebesar 97,50% dan respons siswa sebesar 98,00%, dengan rata-rata antar-kelompok pengguna sebesar 97,75% yang termasuk kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran Smart Box dinyatakan sangat valid dan praktis pada uji terbatas serta berpotensi digunakan untuk mendukung pembelajaran IPAS yang konkret, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV. Pengujian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui efektivitas media terhadap hasil belajar siswa.






