Pengembangan Media Diorama Magnet Metamorfosis Serangga Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.691Abstract
Rendahnya kemampuan berpikir kritis pada siswa dalam pembelajaran IPAS memerlukan penerapan
media pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Penelitian
ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kelayakan, praktikalitas, serta efektivitas alat
peraga Diorama Magnet Metamorfosis Serangga dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis
siswa di tingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and
Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi langkah-langkah Analysis, Design,
Development, Implementation, dan Evaluation. Peserta penelitian terdiri dari 26 siswa kelas III di
SD Negeri 6 Tahunan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi, angket respons, dan
tes kemampuan berpikir kritis. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa media ini mendapatkan
persentase validasi dari ahli materi sebesar 85% dan dari ahli media sebesar 81,7% yang termasuk
dalam kategori sangat layak. Respons dari guru mencapai 94% dengan kategori sangat layak,
sementara respons siswa merupakan 84% dengan kategori sangat layak. Rata-rata nilai siswa
meningkat dari 45,6 pada pretest menjadi 84,0 pada posttest. Hasil uji Paired Samples t-Test
menunjukkan nilai p < 0,001, dan nilai N-Gain sebesar 0,71 masuk dalam kategori tinggi. Dengan
demikian, Diorama Magnet Metamorfosis Serangga terbukti layak, praktis, dan efektif dalam
meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar.






