Optimalisasi Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa Dalam Pemberdayaan dan Peningkatan Partisipasi Masyarakat: Studi Kasus di Desa Mulyasari
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.746Keywords:
Kata Kunci: Lembaga Kemasyarakatan Desa, Pemberdayaan Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, Kolaborasi, Desa MulyasariAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD)
dalam pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat di Desa Mulyasari. Metode
penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan
melalui wawancara mendalam dengan anggota LKD, perangkat desa, dan masyarakat, serta
studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKD, melalui BPD, LPM, Karang Taruna,
BUMDes, dan PKK, berperan signifikan dalam menampung aspirasi masyarakat, merancang
program pembangunan, memotivasi partisipasi pemuda, meningkatkan kesejahteraan keluarga,
dan meningkatkan ekonomi lokal. Kolaborasi antara LKD, pemerintah desa, dan pihak terkait
melalui forum Minggon Desa efektif meningkatkan partisipasi masyarakat. Namun, peran pasif
sebagian masyarakat menjadi kendala. Disarankan untuk meningkatkan kapasitas LKD melalui
pelatihan, mengoptimalkan forum koordinasi, melakukan sosialisasi intensif, mengalokasikan
anggaran operasional yang memadai, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya
partisipasi aktif dalam pembangunan desa.






