Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Culture Literacy Digital Wetland Terhadap Hasil Belajar Sistem Ekskresi
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.949Keywords:
culture_literacy_digital_wetland; hasil_belajar; problem_based_learning; sistem_ekskresiAbstract
Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki keterampilan yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Culture Literacy Digital Wetland (CLDW). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh penerapan model PBL berbasis CLDW terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem ekskresi. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain control group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 73 peserta didik kelas XI MIPA SMAN 11 Banjarmasin yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Pembelajaran pada kelas eksperimen menggunakan Learning Management System (LMS) berbasis CLDW yang dirancang sesuai sintaks PBL. Data dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berbasis CLDW berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik (p = 0,01; p < 0,05). Hasil belajar kognitif berada pada kategori baik, afektif pada kategori sangat baik, dan psikomotorik pada kategori baik. Dengan demikian, model PBL berbasis CLDW efektif meningkatkan hasil belajar serta mendukung pembelajaran biologi berbasis literasi digital dan kearifan lokal lahan basah.






