Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III SD
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1021Keywords:
group investigation, hasil belajar, IPAS, sekolah dasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Negeri Sonosewu pada materi Rahasia Kehidupan Hewan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi-experimental research) dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 27 siswa kelas III A sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan model Group Investigation dan 27 siswa kelas III B sebagai kelas kontrol yang mendapatkan model Talking Stick. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes (pretest dan posttest), kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen meningkat signifikan dari 53,14 menjadi 75,74, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang meningkat dari 51,29 menjadi 63,88. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,042 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Group Investigation terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Negeri Sonosewu. Model ini juga terbukti meningkatkan keaktifan, kerja sama, dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.






