Daya Hambat Ekstrak Non-Polar (n-Heksan) Daun Ladhangka (Lunasia amara Blanco) Terhadap Bakteri Escherichia coli
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.1185Abstrak
Telah dilakukan penelitian tentang Daya Hambat Ekstrak Non-Polar (N-Heksan) Daun Ladhangka (Lunasia amara Blanco) terhadap Bakteri Escherichia coli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa penyususun yang terkandung dalam ekstrak non-polar (n-heksan) daun Ladhangka yang diperoleh melalui proses ekstraksi dan untuk mengetahui daya hambat ekstrak n-heksan daun Ladhangka terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksan, dilanjutkan dengan skrining fitokimia, identifikasi menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), analisis komponen senyawa dengan Gass Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), serta uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram pada konsentrasi 75%, 50%, 25%, dan 12,5% selama masa inkubasi 24 dan 48 jam. Hasil penelitian analisis GC-MS mengidentifikasi 4 komponen senyawa utama yaitu 2-Propenil, 2-propenoat, 5-siklopropilidene-, 1-pentanol, 2,3,5-trimetil-4-metilen-2-siklopenten-1-on, Metil-ꞷ-3 Arakidonoat. Namun, hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan daun Lunasia amara Blanco pada seluruh konsentrasi uji (75%, 50%, 25%, dan 12,5%) tidak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli ditunjukkan dengan tidak terbentuknya zona hambat (0 mm).






