Analisis Tekno Ekonomi Rencana Penyediaan Fasilitas Blackstart: Studi Kasus PTLGU Cilegon

Penulis

  • David Firdaus Institut Teknologi PLN
  • Musa Partahi Marbun Institut Teknologi PLN

DOI:

https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1276

Kata Kunci:

Blackout, Blackstart, PLTS-BESS, LCOE, NPC.

Abstrak

Keandalan sistim kelistrikan Jawa Madura Bali (JAMALI) harus selalu dijaga untuk meminimalisir terjadinya gangguan. Jika terjadi gangguan bahkan hingga blackout, maka sistem harus mampu recovery dengan cepat. Berdasarkan RUPTL 2025-2031, salah satu mitigasi gangguan blackout yaitu strategi kebijakan Program Anti Blackout dimana PLTGU Cilegon menjadi salah satu pembangkit blakstart. Kendala saat ini, PLTGU Cilegon tidak memiliki fasilitas blackstart mandiri karena sejak commisioning tidak dirancang sebagai pembangkit blackstart oleh pabrikan sehingga apabila terjadi gangguan blackout dan PLTGU Cilegon mengalami hilang tegangan, maka masih membutuhkan tegangan dari jaringan luar pembangkit. Penelitian ini bertujuan merancang dan membandingkan opsi teknologi sistem blackstart untuk suplai kelistrikan pemakaian sendiri PLTGU Cilegon selama terjadi blackout, menganalisis karakteristik daya keluaran, serta mengevaluasi aspek keekonomian melalui pendekatan Net Present Cost (NPC), Levelized Cost of Electricity (LCOE), dan Payback Period (PP) menggunakan perangkat lunak HOMER. Data potensi radiasi surya, profil beban, dan spesifikasi teknis komponen pembangkit dikumpulkan dan digunakan sebagai input simulasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi sistem hibrid PLTS-BESS mampu menyediakan listrik selama 1 jam dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan sistem PLTD. Sistem optimal terdiri dari PLTS 1490 kW, 7500 unit baterai dan inverter 6500 kW, dengan kontribusi energi terbarukan 100% dari total produksi energi tahunan. Implementasi sistem ini dapat menghasilkan nilai NPC paling rendah sebesar Rp 98,5 miliar serta LCOE sebesar 4.357 Rp/kWh, lebih efisien dibanding sistem PLTD murni (8.891 Rp/kWh). Penelitian ini merekomendasikan konfigurasi kombinasi PLTS-BESS sebagai solusi transisi energi yang ekonomis dan ramah lingkungan untuk sistem blackstart pembangkit, serta menunjukkan potensi pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil dan peningkatan kualitas di pembangkit.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-24

Cara Mengutip

Firdaus, D., & Partahi Marbun, M. (2026). Analisis Tekno Ekonomi Rencana Penyediaan Fasilitas Blackstart: Studi Kasus PTLGU Cilegon. Science and Education Journal (SICEDU), 5(3), 2676–2687. https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1276