Dukungan Spiritual Teman Sebaya Sebagai Strategi Pencegahan Bullying Anak Di Desa Ujung Negeri Hulu Kecamatan Bintang Bayu Kabupaten Serdang Bedagai
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1374Abstrak
Perilaku perundungan (bullying) pada fase remaja terus mengalami peningkatan, baik dalam bentuk verbal, fisik, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dukungan spiritual teman sebaya sebagai strategi preventif dalam menekan angka tindakan bullying pada remaja di Desa Ujung Negeri Hulu, Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara kolektif terhadap 32 siswa kelas IX SMPN 1 Bintang Bayu serta observasi lapangan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi teman sebaya memiliki peran ganda; dapat memicu bullying akibat normalisasi candaan verbal, namun di sisi lain memiliki posisi strategis sebagai agen pencegah. Implementasi nilai spiritual praktis, seperti menjaga lisan, saling menghargai dan empati, yang diintegrasikan ke dalam dinamika kelompok teman sebaya terbukti efektif menjadi instrumen kontrol sosial formal yang persuasif. Kendala utama penerapan strategi ini adalah adanya kecemasan sosial berupa ketakutan viktimisasi sekunder bagi siswa yang mencoba menegur pelaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan aspek spiritualitas berbasis peer-group dapat menjadi alternatif strategi pencegahan bullying yang efektif di lingkungan perdesaan.






