Peningkatan Hasil Belajar PPKn Materi Semangat Kebangkitan Nasional Melalui Model Game Based Learning Berbantuan Kahoot Pada Peserta Didik Kelas VIII F SMP Negeri 2 Mertoyudan Tahun Pelajaran 2021/2022
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v1i2.22Kata Kunci:
hasil belajar, game based learning, kahootAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran menggunakan model game based learning berbantuan kahoot untuk meningkatkan hasil belajar PPKn, mendeskripsikan seberapa banyak peningkatan hasil belajar PPKn setelah diberikan pembelajaran dengan menggunakan model game based learning berbantuan kahoot, mendeskripsikan perubahan perilaku yang menyertai peningkatan hasil belajar PPKn materi Semangat Kebangkitan Nasional Tahun dengan menggunakan model game based learning berbantuan kahoot pada peserta didik kelas VIII F SMP Negeri 2 Mertoyudan tahun pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada siklus I dan II pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model game based learning berbantuan kahoot. Pada masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik berjumlah 31 orang, sumber data penelitian diperoleh dari data kualitatif berupa data hasil observasi aktivitas guru dan peserta didik serta data kuantitatif berupa data tes hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model game based learning berbantuan kahoot dapat meningkatkan hasil belajar maupun perubahan perilaku peserta didik kelas VIII F SMP Negeri 2 Mertoyudan Tahun Pelajaran 2021/2022. Pada pratindakan jumlah peserta didik yang mencapai nilai ≥79 sebanyak 18 (58%) dan <79 sebanyak 13(42%) dengan nilai rata-rata kelas 76,45. Pada tes siklus I nilai rata-rata kelas 81,61 peserta didik yang mendapat nilai ≥ 79 sebanyak 25 (80%) dan < 79 sebanyak 6 (20%), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 85,96 peserta didik yang mendapat nilai ≥ 79 sebanyak 31 (100%) dan <79 sebanyak 0 (0%). Dengan demikian pada rata-rata nilai peserta didik dari pratindakan ke siklus I mengalami peningkatan yaitu sebesar 5,16 dan dari siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan sebesar 4,37.






