Digital Activism dalam Membangun Kesadaran Anak Muda Terhadap Isu Rokok (Studi pada Instagram Indonesian Youth Council for Tactical Changes)
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.402Kata Kunci:
connective action, digital activism, iyctc, tobacco controlAbstrak
Tingginya prevalensi perokok usia muda di Indonesia dipengaruhi oleh strategi industri tembakau yang secara sistematis menargetkan anak muda sebagai “replacement smokers” melalui ruang digital. Kondisi ini memunculkan pertarungan narasi antara industri tembakau dan gerakan pengendalian tembakau yang mendorong pentingnya aktivisme digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme connective action dalam aktivisme digital akun Instagram Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) dalam membangun kesadaran anak muda terhadap isu rokok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, analisis tematik konten Instagram IYCTC, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa connective action IYCTC dibangun melalui personalisasi pesan, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan jejaring komunikasi. Strategi tersebut dilakukan melalui framing isu yang dekat dengan anak muda, penggunaan bahasa nonformal, visual interaktif, serta call to action yang mendorong partisipasi audiens secara organik melalui fitur Instagram.






