Peningkatan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Melalui Pendekatan Etnomatematika Berbasis Bentuk Rumah Adat Limasan Di Kelas V SD Muhammadiyah Belik

Penulis

  • Alifatus Ssalsabila Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Badarudin Badarudin Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.538

Kata Kunci:

Pemahaman konsep, Etnomatematika, Rumah Adat Limasan, Bangun Ruang

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan konsep bangun ruang siswa kelas V
SD Muhammadiyah Belik, dimana hanya 8 dari 38 siswa (21,1%) yang mencapai ketuntasan
belajar. Kondisi ini disebabkan oleh penyampaian materi yang terlalu abstrak, minimnya
pemanfaatan media pembelajaran, serta belum adanya keterkaitan materi dengan budaya sekitar
siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep bangun ruang melalui
pendekatan Etnomatematika berbasis rumah adat Limasan. Metode yang digunakan adalah
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart, mencakup tahap perencanaan,
pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 38 siswa kelas V, dengan
pengumpulan data melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukan peningkatan yang signifikan pada setiap siklusnya. Nilai rata – rata kelas naik dari
63,00 dan 67,37 pada siklus I menjadi 76,32 dan 85,05 pada siklus II. Dengan demikian,
pendekatan Etnomatematika berbasis rumah adat Limasan terbukti efektif meningkatkan
pemahaman konsep bangun ruang sekaligus menjadikannya pembelajaran lebih kontekstual dan
bermakna bagi siswa.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Ssalsabila, A., & Badarudin, B. (2026). Peningkatan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Melalui Pendekatan Etnomatematika Berbasis Bentuk Rumah Adat Limasan Di Kelas V SD Muhammadiyah Belik . Science and Education Journal (SICEDU), 5(2), 2828–2836. https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.538