Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dengan Model PBL Pada Murid Kelas IV Di SDN Tatah Mesjid 2

Penulis

  • Rika Nupita Universitas Lambung Mangkurat
  • Tika Puspita Widya Rini Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.926

Kata Kunci:

Berpikir Kritis, Hasil belajar, Problem based learning, Aktivitas Murid

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi temuan mengenai rendahnya keterampilan berpikir kritis
murid kelas IV SDN Tatah Mesjid 2 pada muatan IPAS. Kondisi ini dipengaruhi oleh pola
interaksi pembelajaran yang masih cenderung satu arah serta belum optimalnya
pemanfaatan stimulus pemecahan masalah yang autentik. Penelitian ini bertujuan
menganalisis peningkatan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, dan
ketuntasan hasil belajar kognitif melalui intervensi model Problem Based Learning.
Metode yang diimplementasikan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam empat
pertemuan dengan subjek 21 murid. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis,
lalu dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan model PBL mampu meningkatkan aktivitas guru dari skor 19 menjadi 24.
Aktivitas murid secara klasikal meningkat dari 38% menjadi 86%. Keterampilan berpikir
kritis murid juga mengalami peningkatan dari 33% menjadi 86%. Peningkatan tersebut
berdampak pada ketuntasan hasil belajar kognitif yang meningkat dari 52% menjadi 90%.
Disimpulkan bahwa penerapan model PBL terbukti valid dan meyakinkan untuk mengasah
nalar kritis, merombak budaya pasif, serta menjamin ketuntasan akademik murid.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-16

Cara Mengutip

Nupita, R., & Puspita Widya Rini, T. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dengan Model PBL Pada Murid Kelas IV Di SDN Tatah Mesjid 2. Science and Education Journal (SICEDU), 5(3), 2080–2086. https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.926

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama