Profil Kemampuan Mahasiswa PGSD Dalam Merancang Pembelajaran Mendalam Pada Pembelajaran IPAS
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1436Keywords:
student ability, deep learning, IPAS lesson plans, and Circuit Learning ModelAbstract
Penelitian ini bertujuan memetakan kemampuan mahasiswa PGSD dalam merancang Pembelajaran Mendalam melalui analisis dokumen Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) IPAS pada mata kuliah pengembangan pembelajaran IPAS di SD. Pembelajaran Mendalam dipahami sebagai pendekatan yang menekankan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan serta mendorong berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis dokumen terhadap enam RPM IPAS yang disusun oleh enam kelompok mahasiswa. Penilaian dilakukan pada 12 indikator yang dikelompokkan dalam empat dimensi, yaitu perencanaan, aktivitas pembelajaran, Pembelajaran Mendalam, serta asesmen dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam kelompok memperoleh total skor 176 dari skor maksimum 216 (81,5%) dengan kategori sangat baik. Dimensi perencanaan mencapai capaian tertinggi (90,7%), diikuti asesmen dan refleksi (88,9%) serta aktivitas pembelajaran (81,9%), sedangkan dimensi Pembelajaran Mendalam memperoleh capaian terendah (66,7%). Pada tingkat indikator, kejelasan tujuan, kontekstualisasi, dan media/sumber belajar mencapai capaian tertinggi (94,4%), sedangkan problem solving menjadi indikator terlemah (50,0%), diikuti HOTS/berpikir kritis (61,1%). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa relatif kuat dalam menyusun komponen perencanaan dan asesmen, tetapi belum konsisten mengoperasionalkan masalah autentik, berpikir tingkat tinggi, dan pemecahan masalah ke dalam rancangan pembelajaran.






