Strategi Guru Dalam Memperkuat Karakter Disiplin Dan Prososial Siswa SMB Cetiya Theravada Dhamma Viriya Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i3.1242Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam memperkuat karakter disiplin dan prososial siswa di SMB Cetiya Theravada Dhamma Viriya Bekasi melalui implementasi nilai-nilai Tisikkhā (Sīla, Samādhi, dan Paññā). Penelitian dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pembentukan karakter siswa yang terlihat dari ketidakkonsistenan kehadiran, rendahnya tanggung jawab, dan kurangnya kepedulian sosial.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memperkuat karakter disiplin melalui pembiasaan, penerapan aturan kelas, pemberian penguatan positif dan konsekuensi edukatif, serta komunikasi persuasif. Penguatan karakter prososial dilakukan melalui pembelajaran kolaboratif, diskusi kelompok, dan keteladanan guru. Nilai-nilai Tisikkhā diintegrasikan dalam pembelajaran melalui pembiasaan moral (Sīla), latihan konsentrasi (Samādhi), dan pengembangan kebijaksanaan (Paññā). Meskipun strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter siswa, implementasinya masih memerlukan konsistensi serta dukungan berkelanjutan dari guru, sekolah, dan orang tua






