Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Berdasarkan Asesmen EGRA di SD Negeri Kaliduren Sleman
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.235Kata Kunci:
membaca permulaan, huruf, siswa, sekolah dasar, kataAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan membaca permulaan siswa kelas II berdasarkan indikator yang terdapat dalam instrumen EGRA. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan terkait dengan kemampuan membaca siswa secara mendalam. Peneliti menetapkan siswa kelas II sekolah dasar sebagai subjek penelitian di SD Negeri Kaliduren. Penelitian mengumpulkan data melalui tes membaca menggunakan instrumen EGRA, observasi kegiatan membaca siswa secara individu, wawancara guru kelas,siswa dan orang tua serta dokumentasi. Peneliti menganalisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Peneliti menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa berada pada tingkat yang bervariasi pada setiap indikator yang diamati. Sebagian besar siswa menunjukkan kemampuan mengenali nama huruf dan bunyi huruf serta membaca suku kata dan kata yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, beberapa siswa masih mengalami kesulitan ketika membaca kata yang disajikan secara acak, terutama pada kata yang memiliki struktur fonologi yang lebih kompleks. Kesulitan tersebut ditunjukkan melalui kesalahan pelafalan huruf, penghilangan bunyi huruf, membaca terbata-bata, serta kurangnya kelancaran membaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa dipengaruhi oleh motivasi belajar, konsentrasi membaca serta dukungan lingkungan belajar di sekolah dan di rumah.






