Penerapan Model PROSES dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Komunikasi Murid Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31004/sicedu.v5i2.874Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, dan komunikasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang bersifat satu arah dan kurangnya variasi model pembelajaran, sehingga murid kesulitan memahami materi dan berkomunikasi secara efektif. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan model PROSES. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan, dengan subjek 10 murid kelas V SDN Pengambangan 10 Banjarmasin pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan murid, serta keterampilan berpikir kritis, komunikasi, sedangkan data kuantitatif berupa hasil tes tertulis murid. Analisis data menggunakan deskriptif dengan cross tabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek: aktivitas guru meningkat dari 82% menjadi 100%, aktivitas murid dari 40% menjadi 100%, keterampilan berpikir kritis dari 30% menjadi 80%, keterampilan komunikasi dari 40% menjadi 90%.






